Pagi di Villa Jayagiri terasa sunyi dan penuh ketegangan.Kabut tipis yang menyelimuti pegunungan mulai menguap seiring munculnya sinar matahari yang lembut.Villa yang terletak di tengah hutan pinus itu, biasanya memberikan ketenangan dan kehangatan, tetapi kali ini suasana di dalamnya terasa berbeda.Dua pria gagah dan amat tampan, Dean dan Elang, berdiri saling berhadapan di teras belakang villa. Udara yang sejuk seolah menambah keheningan canggung di antara mereka.“Duduklah,” ujar Elang datar.Pria tampan itu pun duduk di salah satu kursi yang berdampingan.Elang, dengan rahang yang sedikit mengeras, menatap pemandangan hutan yang hijau di kejauhan.Ia mencari kata-kata untuk memecah keheningan yang menggantung, namun setiap kata terasa salah.Tubuhnya tegang, dan meskipun ia ingin terlihat tenang, satu perasaan cemburu yang menyelinap di dalam dirinya membuatnya sulit berpura-pura.Dean masih berdiri tegak, tangannya disisipkan ke dalam saku celana kargo yang ia kenakan, sebelum
Read more