Reyfaldi menatap Sofia yang hanya diam mematung, pandangannya kosong menembus lembar perjanjian di genggamannya. Kerutan samar muncul di kening pria itu, menandakan kegelisahannya. "Kenapa? Apakah kamu ragu dan berubah pikiran?" tanya Reyfaldi, suaranya tenang namun penuh selidik. Mendengar itu, Sofia tersentak dari lamunannya. Ia mengerjapkan mata beberapa kali, seolah baru tersadar dari alam bawah sadarnya, lalu menoleh ke arah Reyfaldi. "Apa? Tadi kamu bicara apa?" tanyanya, masih setengah linglung. "Mengapa malah melamun? Apa kamu berubah pikiran?" "Oh. Tidak! Tentu saja aku tidak berubah pikiran! Disini ya, tandatanganya?" Sofia menunjuk bagian materai yang tertempel pada dokumen, jemarinya sedikit gemetar. "Betul, Bu!" sahut pengacara itu, mengangguk mantap. Tanpa keraguan yang terlihat, Sofia membubuhkan tanda tangannya di atas materai tersebut. Goresan penanya tegas, menegaskan keputusan final yang telah diambilnya. Reyfaldi kemudian mengikuti, membubuhkan tanda tanganny
Terakhir Diperbarui : 2024-01-08 Baca selengkapnya