Share

Bab 895

Penulis: Matahari
Pria yang sama hebatnya?

Di seluruh Mastika, siapa lagi yang punya kedudukan setinggi Andreas?

Lala mendongak melihat Hansen lalu merangkul lengannya dengan akrab. "Aku cuma mau tetap di sisi Kakak!"

Lala tahu, kali ini, Hansen adalah pendukung terbesarnya, jadi dia harus menggenggamnya erat-erat.

Dalam benaknya muncul kata-kata Nyonya.

"Perasaan Hansen terhadap Lala mungkin nggak hanya perasaan antara adik dan kakak."

Tidak hanya perasaan antara adik dan kakak?

Bibir Lala membentuk senyuman, dengan menjadi "Lala", harusnya dia bisa mengendalikan pria ini!

Dia menempelkan wajahnya di lengan Hansen, tidak menyadari kalau ekspresi Hansen membeku sejenak.

Namun, dalam sekejap, Hansen menunjukkan ekspresi puas.

Sekarang, Lala sudah pulang, Celly juga berada di tempat yang bisa dia jangkau, apa lagi yang harus dia khawatirkan?

...

Di dalam mobil mewah,

Andreas mengira Celine akan kembali bertanya tentang Lily, tapi dia tidak menyangka sampai sudah tiba di luar rumah sakit, Celine tetap tida
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Zayn Defhan
q break dulu deh,,soalx lama bangt nunggu kebersamaan suami istri andreas dan Celine,sesuai judul,, seharusx kasus yg lain belakngn biar mreka hdapi sama"......
goodnovel comment avatar
Jane Roya
haruskah Andreas berkorbn.. agar Celine peduli seperti dulu.
goodnovel comment avatar
Nur Faidah
lama kelamaan alurnya bercabang. shngga pmbaca mulai bosan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 896

    "Kamu sudah lupa dengan janjimu semalam?" Albert terdengar marah.Celine tiba-tiba teringat tentang janji mereka semalam, tapi dia tidak menyangka Albert ternyata orang yang begitu efisien."Kak ...."Teringat dengan janji mereka semalam, Celine ingin bilang, kalaupun sudah janji, tidak perlu sampai ... secepat ini, 'kan?Namun, pemberontakannya diabaikan oleh Albert."Aku sudah mencari tim terapis khusus. Nona Winny sudah tinggal selama ini di rumah sakit, pasti sudah bosan, kebetulan bisa ganti tempat." Kemudian, Albert memberi Celine tatapan penuh peringatan. "Pokoknya begitu!"Seakan-akan kalau Celine mau menolak, dia akan marah besar.Celine tidak bisa berkata-kata.Dia belum memberi tahu Hansen soal ini.Kalau dia pergi begitu saja, apa yang akan Hansen pikirkan?Celine terlihat agak ragu, Albert juga tahu apa yang Celine pikirkan. "Aku bakal jelaskan ke Hansen!"Dia yang jelaskan ke Hansen ....Teringat pertemuan mereka di rumah sakit dan interaksi mereka, bibir Celine langsung

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 897

    Melihat ekspresi Albert yang semakin jelek, Andreas semakin senang.Setelah berhenti sejenak, Andreas melanjutkan, "Cuma meminjam acara orang lain, takutnya nggak tulus!"Tidak tulus?Andreas bisa-bisanya bilang dia tidak tulus?Albert ingin melawan, tapi dia tidak bisa mengatakan apa-apa.Dalam hati, Albert sangat marah, dia tidak ingin Andreas merendahkan ketulusannya terhadap Celine, juga tidak ingin kalah dari Hansen.Perlahan-lahan, Albert menenangkan emosinya.Dia berkata pada Andreas seperti sedang mengumumkan, "Tuan Andreas, terlalu cepat membuat kesimpulan sekarang. Ketulusanku terhadap Celly sebagai adikku ini nggak mungkin kalah dari Keluarga Nadine!""Oh ya?" Andreas mengangkat alisnya.Sebuah kilauan cahaya berkelebat di matanya, jelas dia sudah mendapatkan yang dia mau.Kalau begitu, dia tidak perlu mengatakan apa-apa lagi.Di kantor pusat Grup Nadine.Belakangan ini Hansen sangat sibuk.Hansen membawa Lala hari ini, tapi hanya meminta sekretarisnya untuk memperkenalkan k

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 898

    "Kakak ...." Lala tetap tersenyum seperti biasanya.Karena tidak bisa kabur, dia langsung memberanikan diri.Dia yakin, dengan perasaan Hansen terhadap "Lala", Hansen tidak akan mencurigainya.Seperti yang dia duga, Hansen sama sekali tidak merasa ada yang aneh dengan dia duduk di kursinya."Kamu lapar, nggak? Sudah siang, ayo kita pergi makan." Hansen menatap Lala dengan wajah penuh senyuman."Iya, kebetulan aku lapar, aku mau mencoba makanan yang biasa Kakak makan!"Lala berlari ke Hansen dengan penuh semangat, lalu langsung merangkul lengannya dan berjalan keluar dari kantor bersama.Di dalam kantor, ponsel kembali berbunyi, tapi tetap tidak diangkat.Sampai setelah mereka berdua kembali, Lala baru seakan-akan teringat suatu hal yang penting dan segera berlari ke dalam kantor untuk mengambil ponsel itu. Dia melihat ada beberapa panggilan tak terjawab."Kakak, maaf, aku lupa ... " ujar Lala sambil memasang ekspresi merasa bersalah.Hansen berkata dengan tenang dan lembut, "Untuk apa

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 899

    Hansen dilema, tapi Lala langsung berkata, "Kakak, rumah sakit sudah dekat, aku pergi sendiri saja. Kakak pergi urus masalah kerjaan dulu, kerjaan lebih penting."Masalah perusahaan tentu saja penting.Hal ini menyangkut keseluruhan usaha Keluarga Nadine.Selama ini, Hansen berusaha keras untuk mendapatkan seluruh hak penentuan setiap bisnis Keluarga Nadine agar dia bisa menyerahkan semuanya ke Celine seperti yang diminta Richard.Sekarang dia sudah sampai di masa paling kritis, tidak boleh ada kesalahan."Oke."Hansen menurunkan Lala di depan rumah sakit lalu melaju pergi.Begitu melihat mobil itu sudah hilang, ekspresi Lala langsung berubah.Setelah Richard mati, Keluarga Nadine terjebak dalam persaingan perebutan harta. Situasinya saat ini adalah Hansen sudah hampir mendapatkan sebagian besar kuasa atas bisnis Keluarga Nadine.Teringat surat wasiat yang ada di laci kantor Hansen tadi, muncul sebuah perkiraan di benak Lala.Jangan-jangan ....Dia mau melaksanakan wasiat Richard denga

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 900

    Inez ....Dia tahu kenapa belakangan ini Inez selalu menemani Yuni.Dari jauh, Fera melihat Inez mengatakan sesuatu ke Yuni dengan penuh emosi, lalu pergi dengan emosi menggebu-gebu.Kelihatannya Yuni lagi-lagi tidak menyetujui permintaan Inez!Fera mengangkat alisnya.Tak lama kemudian, dia mendengar suara Inez membanting-banting barang. Setelah itu, terdengar suara sepatu hak tinggi menaiki tangga.Inez sudah naik.Fera tersenyum tipis lalu berjalan keluar.Kemudian, dia memanggil Inez tepat sebelum Inez masuk ke kamar. "Inez ...."Inez berhenti lalu menoleh ke asal suara. Melihat Fera yang berdiri di koridor sebelah dan teringat Fera sedang melihatnya seperti melihat pertunjukan, Inez semakin kesal.Dia tidak ingin memedulikan Fera.Namun, Fera malah menghampirinya. "Inez, di kamarku ada arak, bagaimana kalau kita minum sedikit?"Minum arak?Meski mereka itu kakak adik ipar dan sudah hidup bersama selama bertahun-tahun, mereka tidak pernah minum-minum bersama secara pribadi."Aku ng

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 901

    Saat ini juga, Inez tidak bisa menahan amarah dan kekesalan yang sudah terkumpul selama ini."Renald nggak punya hati! Timothy juga anaknya, tapi dia malah nggak peduli padanya, bahkan mengumumkan kalau dia mau putus hubungan dengan Timothy!""Seorang ayah mana mungkin melakukan hal seperti ini? Nyonya Tua juga sama sekali nggak peduli dengan kelakuannya ini!""Renald hanya mementingkan dirinya sendiri, sedangkan Nyonya Tua hanya mementingkan Keluarga Jayadi. Kasihan anakku ...."Inez tiba-tiba menangis.Dia refleks meneguk arak di gelasnya."Inez, Timothy memang sangat kasihan. Dengar-dengar, dia masih ditahan di kantor polisi, terus pihak kepolisian juga menemukan kalau kasus beberapa tahun yang lalu juga ....""Apanya kasus beberapa tahun yang lalu?" Inez langsung menyela, "Kasus-kasus itu bukan salahnya Timothy, dia cuma suka main. Keluarga dari wanita-wanita yang mati itu jelas-jelas sudah mendapatkan kompensasi, tapi sekarang tiba-tiba muncul lagi!"Inez tidak menjaga mulutnya la

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 902

    "Dua hari lagi, Celine bakal jalan-jalan di Gunung Prana."Mendapatkan kabar ini, Inez sangat senang, dia sama sekali tidak memedulikan pesan Fera yang menyuruhnya jangan melakukan hal bodoh.Heh, hal bodoh?Tidak melakukan apa-apa terhadap Celine baru termasuk hal bodoh!Gunung Prana?Dia berharap Gunung Prana menjadi tempat Celine dikubur. Bagaimanapun juga, di gunung terjadi kecelakaan adalah hal normal....Ketika Celine menerima panggilan dari Hansen, sudah dua hari berlalu."Kak?"Mendengar suara Celine di seberang telepon, Hansen jelas tertegun sejenak. Suara Celine terdengar ceria, seakan-akan kehidupannya di rumah Albert lumayan menyenangkan.Awalnya, dia mau bertanya masalah membawa Winny keluar rumah sakit, tapi begitu mendengar suara Celine yang ceria, dia tidak bisa menanyakannya.Setelah diam sejenak, Hansen akhirnya berkata, "Dua hari lagi, kita sekeluarga mau ke Gunung Prana.""Gunung Prana?" Celine agak terkejut.Hansen menjelaskan, "Waktu Kakek masih hidup, dia selalu

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 903

    Pegawai yang lembur sudah terbiasa dengan keakraban mereka.Selama beberapa hari ini, semua orang sudah mengenali nona pertama Keluarga Nadine yang asli ini. Meski pita suaranya terluka dan suaranya agak jelek, wajahnya sangat cantik.Terutama sifatnya sangat menyenangkan.Hampir semua yang pernah berinteraksi dengannya merasa dia jauh lebih baik dari Carla.Tidak hanya itu, hubungannya dengan Tuan Muda Hansen sangat akrab.Meski mereka berdua adalah saudara, mereka adalah cucu yang diadopsi Richard, tidak ada hubungan darah.Terkadang, mereka merasa Hansen dan Lala tidak seperti saudara, malah terlihat seperti pasangan kekasih."Kakak, aku sudah lama nggak ke Gunung Prana. Aku ingat dulu setiap kali ke sana pasti ada Kakek." Begitu mengungkit Gunung Prana, Lala menunduk, seperti sedang mengenang masa itu.Namun, di matanya sebenarnya ada senyuman sinis.Gunung Prana ....Selama ini dia terus mencari kesempatan. Tidak disangka, tadi pagi Hansen mengungkit kebiasaan Richard mengunjungi

Bab terbaru

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1219

    Hilangnya Andreas adalah sebuah rahasia.Namun, Nicholas adalah salah satu dari sedikit orang yang tahu tentang hal ini.Senyuman Celine berubah kaku sejenak, lalu sebuah senyuman pahit muncul. Dia tidak perlu berpura-pura kuat di depan Nicholas."Belum, tapi dia ... ada di Binara.""Kalau ada di Binara, harusnya sedikit lagi bakal ketemu."Celine menoleh lalu bertatapan dengan Nicholas. "Kak Nicholas, nggak usah khawatir, aku nggak apa-apa. Bagaimana denganmu? Belakangan bagaimana kabarnya? Terus Winny, belakangan ... aku nggak sempat memperhatikan dia."Dia sepertinya sudah sangat lama tidak berinisiatif menghubungi Winny. Setiap kali Winny mencarinya, dia juga tidak pernah menanyakan kondisi Winny.Celine merasa sedikit bersalah.Nicholas menyadari perasaan Celine dan segera menjawab, "Winny sangat baik, dia terapi setiap hari, membaik dengan sangat cepat. Sebelum aku pulang ke Binara kali ini, dia berpesan padaku minta fotomu terus kirim ke dia, dia sangat merindukanmu."Celine mer

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1218

    Benar, asalkan bisa menemukan Andreas, semuanya terbayarkan.Mereka saling menyemangati lewat telepon.Setelah mengakhiri panggilan, Celine melihat jam dan langsung teringat hari ini hari apa.Hari ini babak final Kompetisi Desain Perhiasan Nasional.Beberapa hari ini, dia fokus mencari Andreas, melupakan soal kompetisi ini.Noni juga tidak mengingatkannya.Celine tahu, pasti Hansen yang ada di Mastika yang berpesan pada Noni jangan mengganggu Celine dengan permasalahan kompetisi.Namun hari ini, dia harus hadir.Celine pun menyemangati dirinya.Setelah selesai mandi dan berpakaian, sebelum dia keluar, dia memakai cincin yang diberikan Andreas padanya.Lokasi babak final Kompetisi Desain Perhiasan Nasional ditentukan di tempat yang sama dengan tahun lalu.Pagi-pagi sekali, sudah ada banyak wartawan yang datang.Selain peserta, orang-orang yang boleh masuk adalah para orang berpengaruh di Binara.Sheryn berhasil masuk dan berbaur dengan kerumunan orang.Kalau bukan karena pria yang dia

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1217

    Seakan-akan dia tidak tertarik sama sekali dengan cincin itu.Sementara kata "bagus" itu juga hanya komentar objektif, atau mungkin diucapkan hanya untuk membuat Lala senang.Lala sangat senang dengan reaksi Andreas ini.Beberapa hari ini, dia terus mengamati Andreas.Kelihatannya cuci otak Gion kali ini sangat sempurna. Andreas tidak jadi gila, juga sepertinya melupakan semua hal yang berhubungan dengan Celine.Bagus sekali!"Kalau begitu, aku mau yang ini. Boleh, 'kan, Kak Tuvin?" Mata Lala dipenuhi dengan cinta.Seperti yang sudah dia duga, Andreas menjawab, "Boleh.""Kalau begitu, aku bungkus cincin pasangan ini," ujar penjaga toko.Namun, baru saja dia selesai bicara, Lala malah berkata, "Nggak mau sepasang, aku cuma mau yang model wanita, yang pria nggak usah.""Tapi ...." Bukannya mereka sepasang kekasih?Cincin ini bukan untuk tunangan atau cincin nikah? Jadi cincin kekasih juga bagus.Lala menyadari reaksi penjaga toko itu.Dia pun terkekeh."Cincin ini memang bagus, tapi ini

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1216

    Lala sangat puas dengan hadiah yang akan dia berikan ke Celine.Juga sangat puas melihat tampang Andreas yang sempurna di depannya. Melihat jarak mereka yang sangat dekat, dia akhirnya tidak bisa menyembunyikan kesenangan di hatinya."Kak Tuvin ...." Lala tiba-tiba mendekati Andreas.Namun, Andreas malah mundur selangkah.Reaksinya ini jelas adalah refleks.Sejak Andreas sadarkan diri, berapa kali pun Gion mencuci otaknya dan terus memberitahunya kalau Lala adalah tunangannya,bahwa hubungan mereka sangat dekat,setiap kali Lala mau mendekat, Andreas selalu menghindar.Senyuman di wajah Lala jadi kaku, tapi dia segera kembali normal."Kak Tuvin, besok kita sudah mau pergi. Mulai besok, di sanalah rumah kita. Nanti waktu sudah sampai, kamu teruskan sekolahmu, aku bakal menemanimu.""Kak Tuvin, kamu boleh kasih aku sebuah hadiah?"Lala mendongak melihat Andreas, matanya penuh dengan harapan, sama sekali tidak ada hal lain."Boleh." Andreas tidak ada alasan untuk menolak.Lala tahu dia ti

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1215

    Manajer hotel itu pun menceritakan semua yang terjadi hari itu dengan sangat mendetail.Mendengar ceritanya, hati Celine sangat bergejolak."Berarti benar!"Malam itu bukan mimpi, melainkan Andreas yang asli!"Aku sudah pernah menemuinya."Celine bergumam, bibirnya membentuk sebuah senyuman yang paling tulus dalam dua bulan ini.Dia juga perlahan-lahan semakin bersemangat. Dia melihat ke Albert dan Dylan sambil berkata, "Hari itu aku bertemu dengannya!"Albert dan Dylan saling bertatapan.Meski mereka tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi malam itu, mereka percaya dengan Celine.Atau mungkin, Celine dan Andreas tidak hanya pernah bertemu.Andreas bahkan sedang melindungi Celine.Melihat Celine tersenyum, Albert juga ikut tersenyum.Dylan juga menghela napas lega.Dari informasi-informasi ini, mereka sudah bisa membuktikan kalau Andreas baik-baik saja. Hanya masalah waktu ... sampai dia kembali.Sementara hal yang harus dia lakukan sebelum Andreas pulang adalah mengurus Grup Jayadi dan

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1214

    Selama dua bulan ini, Celine sangat sering memimpikan Andreas.Namun, kebanyakan di mimpinya, sosok Andreas hanya terlihat bagian punggungnya secara samar-samar. Bagaimanapun Celine memanggil dan mengejar Andreas, dia tetap tidak bisa menyentuhnya.Kecuali satu kali itu.Dia memimpikan Albert, melihat wajahnya dengan jelas.Celine bisa merasakan sentuhan Andreas, bahkan detak jantung dan juga napasnya. Semuanya terasa sangat nyata, seakan-akan dia tidak sedang bermimpi, melainkan benar-benar terjadi.Bukan mimpi ....Celine terkejut dengan tebakannya ini.Saat ini, dia seakan-akan menangkap sesuatu, seperti tadi waktu dia berharap Tuvin adalah Andreas.Meski panggilan tadi sudah membuktikan kalau Tuvin bukan Andreas,Celine tetap ingin mencoba menangkap harapan dan petunjuk sekecil apa pun.Sementara mimpi dan juga tempat di mimpinya ada di Hotel Binara."Ke hotel, Hotel Binara." Celine tiba-tiba berdiri.Dia bahkan mau langsung keluar tanpa memakai sepatu.Albert dan Dylan tahu Celine

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1213

    Semuanya tergantung pada kata-kata Lala.Lala sangat suka dengan rasa di mana semuanya ada di dalam kendalinya."Oh ... oh begitu?" Celine merasa hatinya terasa berat.Seakan-akan ditimpa oleh sesuatu.Sementara wanita di seberang telepon malah terdengar semakin senang. "Iya, kami sudah mau menikah, kamu bakal mendoakan kami, 'kan?"Mendoakan?Celine tidak pernah bertemu "Tuvin", juga tidak pernah bertemu tunangannya.Sepasang orang tidak dikenal akan segera menikah, dia seharusnya mengucapkan selamat.Namun, saat ini, begitu memikirkan mau "mendoakan" mereka, hatinya seakan-akan ditusuk-tusuk, membuatnya kesusahan bernapas."Nona, kamu masih mendengar?"Lala kembali berkata.Dia seakan-akan tidak akan menyerah kalau belum mendapatkan ucapan selamat dari Celine.Terdengar suara napas yang kurang stabil di seberang, Lala pun tersenyum semakin lebar. Dia semakin bertekad mau mendengar ucapan selamat dari Celine.Celine menghirup napas dalam-dalam, dia ingin mengucapkan selamat, tapi mulu

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1212

    Melihat nomor telepon itu, Celine merasa sangat tegang.Dia tahu jelas apa yang dia nantikan.Namun, semakin dia menginginkannya, hatinya semakin gelisah.Pertanyaan di hatinya juga semakin banyak, dia ingin mendapatkan jawaban.Setelah menghirup napas dalam, Celine akhirnya menelepon "Tuvin Sarwen".Ketika sedang menunggu panggilan terhubung, jantung Celine berdetak sangat kencang, seolah-olah akan segera melompat keluar.Setelah panggilan terhubung, apa yang harus dia katakan?Kalau "Tuvin" bukan dia ....Berbagai macam pikiran melintas di benak Celine.Akhirnya, suara dering telepon berhenti, lalu terdengar suara napas."Halo?"Kemudian, terdengar suara seorang wanita.Celine tertegun sejenak, semua pikiran dan juga ketegangan tadi seakan-akan membeku."Halo, siapa ini?"Suara wanita itu membuat Celine seketika tersadar.Dia memastikan sekali lagi kalau ini nomor yang diberi Noni. Setelah itu, dia mencoba bertanya, "Apakah ini nomornya Tuvin Sarwen?"Orang di seberang telepon terdia

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1211

    Owen mendongak melihat ke salah satu rumah.Ketika dia melihat Celine, dia menyadari Celine juga sedang melihat ke rumah itu.Hanya orang rumah ini yang belum mereka temui orangnya.Yang lainnya juga melihat tatapan Celine.Saat ini, fokus mereka semua tertuju pada satu-satunya rumah yang terkunci dan tidak ada orang ini.Mereka masih ingat jelas kata-kata tetangga tadi.Tetangga itu bilang orang yang tinggal di rumah ini adalah keluarga bermarga Sarwen. Cucu orang tua di rumah ini meski bentuk tubuhnya agak mirip dengan Andreas, wajahnya tidak mirip.Yang namanya tetangga tidak mungkin tidak kenal.Tetangga itu bilang bukan, harusnya benar bukan Andreas.Melihat mereka semua tidak berhasil menemukan orang yang ingin dicari, tetangga itu pun berkata, "Kalian lagi mencari orang yang sangat penting untuk kalian, ya? Pasti bakal ketemu, harus tetap berharap, pasti bisa ketemu. Seperti cucunya Gion ....""Tiga tahun lalu, kecelakaan itu parah sekali. Kami mengira Tuvin sudah pasti mati, ta

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status