Home / Romansa / Terjerat Gairah Suami Palsu / Bab 6. Menikmati Permainan

Share

Bab 6. Menikmati Permainan

Author: Lenijuli
last update Last Updated: 2025-02-11 21:46:31

Api unggun sudah menyala. Kali ini mereka tidak perlu tidur di sisi sungai lagi karena mereka telah menemukan tempat untuk menyimpan air bersih.

Mereka pun sudah memiliki makanan karena Aiken berhasil menangkap beberapa ekor ikan menggunakan tombak kayu yang dia buat seadanya.

Mereka berdua berada di sisi pantai, menikmati makan malam mereka. Di situasi seperti itu, dapat menikmati ikan bakar sudah seperti menikmati hidangan mewah dari restoran saja.

Harmoni yang kelaparan makan begitu banyak. Aiken membersihkan tulang ikan untuknya. Dia memperlakukan Harmoni seolah-olah wanita itu benar-benar dia cintai.

Dia memang sudah gila tapi anggap dia sedang berakting agar Harmoni percaya jika mereka berdua benar-benar suami istri.

“Tidak perlu terburu-buru, Harmoni,” dia kembali memberikan sepotong ikan bakar yang baru saja matang.

“Maaf, aku benar-benar lapar dan aku tidak bisa menahannya,” semenjak mereka terdampar, yang dia makan hanyalah buah-buahan yang tidak begitu enak itu

Rasa buah yang diberikan oleh Aiken tidak semuanya terasa manis sebab beberapa buah itu terasa sedikit pahit tapi karena lapar membuatnya mau tidak mau harus memakannya.

“Tidak apa-apa. Aku yakin besok bantuan sudah datang,” adiknya pasti sedang mencari keberadaan dirinya begitu juga dengan kedua orang tuanya.

“Kita tinggal di mana, Aiken?”

“Tentu saja di rumah kita, memangnya kita tinggal di mana?”

“Bukan itu maksudku. Ki-kita berdua berasal dari mana?” Seharian dia termenung di sisi pantai untuk mencari ingatannya tapi tidak ada satupun yang dapat dia ingat.

“Tentu saja dari Amerika,” dia memandangi Harmoni dengan tajam dan dibalik tatapannya itu, dia sedang menyelidiki Harmoni untuk mencari tahu apakah wanita itu sedang bersandiwara atau tidak.

“Amerika?” Harmoni mengerutkan dahi. Dia mencoba mengingat tapi lagi-lagi dia tak dapat mengingat apapun. Selain ingatan yang tidak ada, dia juga tidak berasal dari Amerika.

Dia adalah pendatang dan bergabung ke dalam sebuah organisasi untuk mencari tahu penyebab kematian kakaknya.

“Apa kau mengingat sesuatu, Harmoni?” Setelah dia kembali nanti, dia pasti akan mencari tahu identitas Harmoni dengan lebih rinci lagi.

“Tidak. Aku tidak bisa mengingat apapun, Maaf,” Harmoni menunduk, Ikan bakarnya tidak jadi dia nikmati. Dia merasa sedikit bersalah karena dia telah mempersulit Aiken.

“Tidak perlu meminta maaf, habiskan makanannya dan setelah itu beristirahatlah!”

“Aku sudah tidak lapar lagi!” Harmoni memberikan makanannya kepada Aiken lalu melangkah pergi. Dia duduk di sisi pantai, memandangi laut yang begitu gelap.

Aiken pun beranjak dan menghampiri Harmoni. Seharusnya dia tidak memperdulikannya dan membiarkan Harmoni tapi dia tidak bisa mengabaikan pembunuh bayaran itu.

“Apa yang sedang kau pikirkan? Bukankah kau bilang kau begitu lapar?”

“Sudah tidak lagi!” Harmoni membuang wajah. Dia berusaha menahan air mata. Dia benar-benar berubah total dan dia sudah tidak seperti Harmoni yang biasanya.

“Jika ada masalah, katakan saja!” Aiken merangkul bahu Harmoni dan menariknya mendekat.

“Aku merasa tidak berguna, Aiken. Aku telah memberikan masalah dalam hidupmu dan sekarang, kau boleh membenci aku karena semua yang terjadi pada kita gara-gara kebodohanku!”

“Untuk apa aku membencimu? Ini adalah musibah dan kita berdua tidak menginginkannya!” Sungguh luar biasa, dia tidak menyangka jika dia dapat berakting sampai sejauh ini untuk menipu Harmoni. Sepertinya dia pantas mendapatkan piala Oscar untuk akting yang dia mainkan.

“Seandainya aku tidak cemburu?” Harmoni menggigit bibirnya dengan sedikit kuat.

“Aku senang kau cemburu, itu berarti kau mencintai aku,” perkataan itu benar-benar menggelikan. Beruntungnya tidak ada yang mendengar kecuali deburan ombak serta para ikan yang sudah mati karena telah menjadi makan malam yang lezat bagi mereka.

“Apa benar kau mencintai aku, Aiken?” Kini dia berpaling, memandangi Aiken. Walau sedikit gelap tapi cahaya bulan yang bersinar membuatnya dapat melihat wajah tampan pria itu.

“Tentu saja, kemarilah!” Aiken meminta Harmoni untuk duduk di atas pangkuannya.

Harmoni pun melakukan apa yang pria itu inginkan. Dia sudah berada di atas pangkuan Aiken dan mereka berdua saling berhadapan. Tangan Aiken berada di wajah Harmoni, dan memberikan usapan lembut di sana..

“Tolong jangan tinggalkan aku, Aiken,” Harmoni memegangi telapak tangan Aiken yang terasa hangat. Dia juga meletakkan wajahnya di atas telapak tangan besar pria itu. Kedua matanya terpejam, sentuhan pria itu membuatnya merasa begitu nyaman.

“Aku tidak akan pergi kemanapun, kau tidak perlu khawatir. Pergilah tidur, aku akan menjagamu dan aku akan membangunkanmu ketika bantuan sudah datang.”

“Bagaimana denganmu? Apakah tidak ingin tidur bersama denganku?”

“Aku ingin berada di sini untuk sesaat!” Sayangnya tidak ada rokok. Jika benda itu ada maka dia akan merenung sampai pagi.

“Aku akan berada di sini untuk menemani dirimu!” Harmoni mendekatkan wajah mereka berdua lalu mencium bibir Aiken.

Pria itu tidak menyia-nyiakannya, dia membalas ciuman Harmoni dan balasan yang dia berikan adalah ciuman panas yang begitu memabukkan.

“Hm,” Harmoni berusaha mendorong tubuh Aiken tapi sudah terlambat. Tangan Aiken sudah bergerak, menyusup masuk ke dalam gaun harmonis yang sudah compang-camping.

Lidahnya pun bergerak liar di dalam mulut Harmoni. Wanita itu yang memulainya dan dia hanya mengikuti permainan Harmoni.

“Aiken, ahhh!” Tubuh Harmoni bergetar, sentuhan tangan Aiken membuat bagian intimnya terasa berdenyut.

Melihat itu membuat Aiken semakin menggerakkan tangannya dengan bebas. Pakaian Harmoni pun diturunkan. Ciumannya kini sudah berpindah ke bahu. Kecupan yang dia berikan membuat jantung Harmoni berdegup. Dia tidak mau memikirkan apapun lagi, yang dia inginkan hanyalah kebersamaan itu. Lagi pula mereka suami istri, jadi melakukan hal itu bukanlah hal aneh.

Sedikit cahaya bulan yang menyinari membuat Aiken dapat melihat kedua dada yang begitu padat berisi. Meskipun tidak terlalu besar tapi itu sudah cukup. Dia tidak menyia-nyiakan kesempatan, tubuh Harmoni sedikit diangkat agar dia dapat mencium dadanya dengan mudah.

Harmoni tahu apa yang harus dia lakukanx dia mengangkat tubuhnya dan membiarkan bibir pria itu bermain di atas dadanya. Jilatan yang dia dapatkan di puncak dada, membuat Harmoni mendesah. Tidak sabar membuat Aiken mengulumnya, dan menghisapnya bagaikan bayi.

“Akh!” Harmoni mencengkram bahu Aiken dan berusaha menopang tubuhnya agar dia tetap dalam posisi seperti itu. Tangan Aiken pun kembali mengusap pahanya dan dengan perlahan masuk ke dalam pakaian dalamnya.

"Akh... Ah" Harmoni kembali mendesah panjang tak kala Aiken menyapukan jarinya ke arah intimnya yang sudah basah.

"Ternyata kau sudah tidak tahan, Harmoni," Dia kembali mengecup puncak dada Harmoni dan tak henti memainkan jarinya.

"Ja... ngan, akh!" Tubuhnya semakin bergetar hebat.

"Benarkah?" Dengan sengaja, Aiken memasukkan jarinya yang membuat Harmoni memekik.

"Apa aku harus berhenti?" Aiken memaju mundurkan jarinya dibawah sana.

"Tidak.. Tidak!" Harmoni tampak putus asa.

"Aku tahu kau memang sudah tidak tahan!" Aiken kembali mencium bahunya, menjelajahi dan kembali mengulum dadanya.

"A-aku menginginkan dirimu, Aiken!" Dia tidak tahan hanya dengan jari saja.

"Katakan sekali lagi?"

"Aku menginginkan dirimu," Nafasnya sudah memburu. Dia semakin tidak tahan.

Aiken menarik jarinya keluar, lalu menjilatinya.

"Seperti keinginanmu!" Dia kembali mencium Harmoni, lalu menggendongnya. Aiken membawa Harmoni mendekat api unggun.

Dia membaringkan Harmoni dengan perlahan, pakaiannya pun dilepaskan dengan tidak sabar. Mereka berdua sudah lepas kendali akibat hasrat yang sudah menggebu.

Walau hanya beralaskan dedaunan, percintaan mereka pun dilakukan. Aiken menahan satu kaki Harmoni, lalu menyatukan tubuh mereka berdua.

Dia mulia mendorong, dengan perlahan tapi semakin dia mendorong, gerakannya semakin cepat saja. Harmoni menikmatinya, menikmati percintaan panas itu.

Di pulau yang tak berpenghuni, dia mengerang dengan keras. Aiken pun tidak melepaskan dirinya. Kedua tangan mencengkeram pasir dengan begitu kuat.

“Fa-faster, akh… ahh!” permintaannya itu membuat Aiken tersenyum. Bukankah wanita itu melawannya beberapa hari yang lalu? Tapi sekarang lihatlah, Harmoni benar-benar menikmatinya dan dia menikmati perannya sebagai suami palsu wanita itu.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Nay AoiBara
Aiken menang banyak nih
goodnovel comment avatar
nunaa_minsuga
awas lho aiken trjebak dgn prmainan sndri hihihi...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 7. Kembali

    “Di sini!” Harmoni melompat di bibir pantai sambil melambaikan kedua tangannya pada beberapa kapal yang tampak mendekati Pulau itu.Pagi sudah menjelang, dia terbangun karena mendengar suara kapal. Aiken masih tidur. Harmoni tidak sempat membangunkannya karena dia takut kapal-kapal itu pergi tanpa melihat keberadaan mereka.Suara teriakannya kini membuat Aiken terbangun. Pria itu beranjak dengan perlahan, Harmoni masih melompat sambil berteriak memanggil kedua kapal yang semakin mendekat."Kenapa kau berteriak?" Harmoni berpaling, mendengar suaranya. “Ada kapal yang datang!” Harmoni berlari menghampiri dengan wajah berseri.“Bagus!” Dia yakin mereka adalah anak buahnya.“Cepat pakai bajumu!” Harmoni melemparkan pakaian Aiken dengan wajah memerah karena di atas tubuh pria itu terdapat bercak merah yang dibuat olehnya.Dia kembali berlari ke sisi pantai dan kembali melompat supaya terlihat oleh orang-orang yang ada di atas kapal itu. Aiken begitu santai. Dia menghampiri Harmoni sambil

    Last Updated : 2025-02-13
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 8. Bermain Api

    Aiken benar-benar membawa Harmoni pulang ke rumahnya. Pakaian yang dapat digunakan oleh Harmoni pun sudah berada di dalam lemari. Semua kebutuhannya telah tersedia dan hal itu dilakukan supaya Harmoni tidak menaruh curiga akan hubungan mereka berdua.Sebelum dia mengetahui siapa orang yang telah memerintahkan Harmoni untuk membunuh adiknya maka dia tidak akan membiarkan Harmoni pergi begitu saja. Dia pun akan membuat hitungan dengan Harmoni setelah dia mendapatkan pelakunya.Harmoni melangkah masuk, mengikuti dirinya. Semua terlihat begitu asing. Tidak ada yang dapat dia ingat sama sekali bahkan tidak ada sedikitpun perasaan yang muncul di hati setelah menginjakkan kaki di rumah itu.Walaupun dia hilang ingatan, seharusnya dia merasa familiar dengan rumah itu tapi kenapa dia tidak merasakannya? Dia merasa sangat asing apalagi para pelayan memandangi dirinya dengan tatapan aneh, tapi tak ada satupun yang berani berbicara.“Pergilah mandi. Aku akan memerintahkan mereka untuk menyiapkan

    Last Updated : 2025-02-14
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 9. Hanya Palsu

    Harmoni sedang tidur ketika Aleandra datang bersama dengan suaminya. Maximus tidak terlalu peduli tapi istrinya yang heboh. Lagi pula putra mereka sudah dewasa. Aiken sudah bisa mengambil keputusan dan tahu apa yang dia lakukan tapi dia tak bisa menolak keinginan istrinya untuk mengunjungi putra mereka.Dia bahkan ditarik paksa untuk keluar dari lemari padahal dia ingin menikmati waktunya bersantai. Apa boleh buat, mau tidak mau dia mengikuti istrinya tapi pembunuh bayaran yang bersama dengan Putra mereka tidak terlihat sama sekali.“Mana dia, Aiken? Biarkan kami menemui dirinya dan jangan coba-coba menyembunyikan keberadaan wanita itu!” Ucap Aleandra ketika tidak menemukan keberadaan Harmoni.“Mom, Harmoni sedang tidur. Kami terdampar di pulau beberapa hari jadi dia kurang beristirahat apalagi kami harus tidur di atas pasir jadi biarkan saja dia beristirahat .”“Kau begitu baik dengan seorang pembunuh bayaran, Aiken. Jangan terlalu tenggelam dalam permainan karena itu sangat berbahay

    Last Updated : 2025-02-15
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 10. Perasaan Rindu

    Joy kembali mencari keberadaan Harmoni. Dia yakin rekannya itu masih hidup. Dia curiga jika Aiken Smith telah menangkap Harmoni dan menjadikannya tawanan. Dia harap Harmoni dapat menyelamatkan dirinya meski dia sudah mendengar jika tidak ada satu musuh pun yang bisa selamat.Apakah Harmoni menghilang karena telah dihabisi oleh Aiken Smith? Atau jangan-jangan dia sudah berada di markas pria itu dan sedang di introgasi? Apapun caranya, dia harus menemukan keberadaan Harmoni dan membebaskan dirinya.Semua terjadi karena kesalahan yang dia lakukan. Jika dia tidak salah mengenali target maka kejadian itu tidak akan pernah terjadi tapi siapa yang dapat mengenali mereka berdua?Rupa mereka yang sama benar-benar mengecoh. Dia mendapatkan informasi jika yang bisa membedakan mereka berdua hanyalah siat mereka yang jauh berbeda. Joy sedang mengintai di sebuah klub malam yang dimiliki oleh Aiken. Mungkin saja dia bisa bertemu dengan pria itu. Dia akan mengikutinya secara diam-diam jika memang

    Last Updated : 2025-02-16
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 11. Jangan Pergi Kemana-mana

    Aiken mendapatkan telepon dari Stuart jika ada hal penting yang harus dia lakukan. Hari ini dia harus pergi ke kantor tapi dia ragu untuk membawa Harmoni. Dia belum mendapatkan informasi dari organidasi mana Harmoni berasal dan siapa saja sekutunya jadi dia harus waspada karena dia khawatir seseorang yang mengenal Harmoni melihatnya.Jangan sampai Harmoni dibawa pergi secara diam-diam tanpa sepengetahuannya. Dia tidak boleh kehilangan Harmoni begitu saja karena dia adalah petunjuk penting.“Apa kau bisa datang, Master?” Tanya Stuart karena Aiken belum memberikan jawaban.“Aku akan pergi ke sana jadi persiapkan saja semuanya!”“Baiklah. Aku akan memberi mereka kabar untuk segera datang!”Aiken memandangi Harmoni yang sedang sibuk melihat barang-barang yang ada di dalam lemari. Semua barang yang diberikan terlihat bagus tapi dia tidak merasa senang menerima semua barang-barang itu.Hatinya tertuju pada tempat lain dan dia sedang mencari jawaban kenapa dia merasakan hal seperti itu. Har

    Last Updated : 2025-02-17
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 12. Pelarian Yang Gagal

    Aiken telah kembali sebelum makan siang. Dia menyelesaikan semua pekerjaannya dengan cepat agar dia dapat pulang sehingga dia bisa menemani Harmoni. Dia sengaja melakukannya supaya Harmoni tidak tenggelam dalam perasaan takut.Seharusnya dia tidak perlu memperdulikan hal itu. Lagi pula, Harmoni tidak akan bisa pergi ke mana-mana sebab ada anak buahnya.Dia ingin mengajak Harmoni makan siang bersama. Di tengah perasaan gundah yang Harmoni rasakan, dia tahu dia harus membuat Harmoni nyaman bersama dengannya. Dengan begitu Harmoni tidak akan pergi kemanapun karena dia telah mempercayai dirinya.Tak ada yang aneh ketika dia kembali meski dia tidak melihat keberadaan Harmoni. Dia pikir wanita itu sedang tidur atau sedang melakukan sesuatu. Aiken pergi ke dalam kamar tapi dia tidak mendapati Harmoni.“Harmoni!” Aiken memanggilnya sambil mencarinya ke balkon kamar. Dia pun tak menemukan Harmoni di sana oleh karena itu dia keluar dari kamar sambil berteriak.“Ke mana wanita itu?!” Teriakannya

    Last Updated : 2025-02-18
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 13. Mulai Terjerat

    Harmoni duduk di sisi ranjang, sedangkan Aiken membersihkan kakinya dengan obat antiseptik. Akibat berjalan cukup jauh membuat kaki Harmoni mengalami luka-luka. “Sakit!” Harmoni menarik kakinya yang sedang diobati oleh Aiken.“Salahmu sendiri. Kenapa kau pergi padahal aku sudah mengingatkan!”“Aku hanya ingin coba-coba!” Rasa penasarannya justru tidak membuahkan hasil tapi memang dia yang salah.Seandainya dia mengambil arah yang berbeda maka dia akan menemukan kota dan dia tidak akan tersesat seperti yang terjadi.“Jangan melakukan hal seperti ini lagi. Hari ini kau masih beruntung tapi lain kali aku tidak yakin!”“Maaf,” Harmoni menunduk, dia jadi merasa bersalah.“Tidak perlu meminta maaf tapi berjanjilah kau tidak akan pergi kemanapun tanpa sepengetahuanku. Aku pasti akan membawamu pergi jadi bersabarlah.”“Aku hanya ingin mencari tahu jati diriku saja, Aiken. Aku pikir mungkin akan ada yang mengenalku di luar sana dan mungkin saja setelah bertemu dengan orang itu, aku dapat meng

    Last Updated : 2025-02-19
  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 14. Ingin Memiliki Anak

    Hubungan yang dilandasi dengan kepura-puraan, justru terasa begitu nyata. Keraguan yang ada di hati tersingkirkan dengan perlahan karena kebersamaan mereka.Harmoni yang tidak dapat menolak setiap kali Aiken menyentuhnya kembali tenggelam dalam dekapan hangat dan sentuhan nikmat yang pria itu berikan. Meski dia tidak dapat mengingat apapun tapi dia tidak munafik sama sekali karena dia pun menyukai apa yang mereka lakukan.Mereka tenggelam dalam percintaan yang terasa tak pernah usai. Mereka melakukannya karena mereka berdua saling membutuhkan. Harmoni tidak ingat Kapan malam pertamanya dengan Aiken tapi dia rasa dia juga menikmati malam pertama mereka berdua.Mereka sudah melewatkan malam bergairah selama beberapa kali, hal itu membuatnya berpikir jika mereka akan memiliki seorang bayi sebentar lagi. Sebagai pasangan suami istri seharusnya itu adalah hal yang paling dinantikan.Harmoni sedang menyisir rambutnya karena mereka berdua baru saja selesai dari kamar mandi. Aiken pun sedang

    Last Updated : 2025-02-20

Latest chapter

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 47. Salah Perhitungan

    "Apa kau bilang?" Danzel sangat terkejut mendengar laporan dari anak buahnya. Bukan pertemuan anak buahnya dengan Harmoni yang membuatnya terkejut tapi keberadaan Harmoni di tempat itu. Entah kebetulan atau tidak tapi tidak seharusnya Harmoni berada di tempat itu di mana rencana besar akan dijalankan. Dia Jadi curiga jika Harmoni memang telah mengetahui rencana besarnya dari Baron. Bisa saja sebelum Baron mati dia telah memberitahu Harmoni akan rencana itu dan sekarang dia jadi curiga, jangan-jangan Harmoni sengaja bergabung ke dalam organisasi karena ingin menggagalkan rencana besarnya. Harmoni sengaja keluar dari organisasi di waktu yang tepat dan bergabung dengan musuh. Dia tahu setiap anggota yang hendak mengundurkan diri akan dilenyapkan oleh karena itulah dia bergabung dengan Aiken Smith. Dia pasti menawarkan sesuatu pada pria itu untuk mendapatkan perlindungan. Sekarang semakin jelas. Harmoni memberontak dan ingin menggagalkan rencana besarnya. Jangan katakan pula dia melak

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 46. Ide Gila

    Mereka berdua sedang mengintai dari balik persembunyian. Orang-orang itu terlihat semakin banyak. Mereka tidak saja berada di luar tapi mereka juga masuk ke dalam bangunan dan mereka seperti sedang mencari sebuah tempat strategis.Harmoni menarik Aiken agar mereka tidak terlihat. Dia memang menyamar tapi tidak dengan Aiken. Jika salah satu dari orang-orang itu melihat Aiken maka situasi akan menjadi kacau.Mereka tidak boleh membuat keributan di tempat ramai seperti itu apalagi orang-orang itu sedang membuat sebuah rencana. Jangan sampai keberadaan mereka berdua jusrtu membuat rencana mereka berubah. “Hei, kenapa kau menarikku?”“Ssst, mereka akan mengenalimu jika kita tidak bersembunyi dengan benar!” Beberapa dari orang-orang itu baru saja melewati mereka. “Ck, seharusnya aku menyamar juga!” Aiken menggosok janggutnya. Jika dia tahu akan ada yang datang, dia pasti sudah menyamar.Harmoni melihat sekitarnya, dia melihat seorang wanita yang terlihat sibuk memperhatikan bangunan itu.

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 45. Apa Hubungan Kita Berdua?

    Mereka sudah berada di sebuah lapangan yang luas yang dikelilingi oleh bangunan prasejarah. Tempat itu adalah tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya. Seperti yang Aiken katakan, tempat itu memiliki banyak jendela dan bangunan itu memiliki bentuk dan rupa yang sama. Matahari bersinar dengan begitu terik. Tapi hal itu tidak menyurutkan niat mereka berdua untuk menjelajahi tempat itu. Mungkin saja ada sesuatu yang akan mereka dapatkan setelah melihat-lihat tempat itu. Harmoni berjalan berputar, agar dia dapat melihat tempat itu dengan baik. Di tempat terbuka seperti itu di mana semuanya terlihat sama, bagaimana seseorang akan tahu jika ada seorang pembunuh bayaran sedang bersembunyi di salah satu jendela bangunan yang ada? “Jalan yang benar!” Aiken memegangi tangannya agar Harmoni tidak berjauhan dengannya. Ini pertama kali dia bersama dengan seorang wanita di tempat terbuka seperti itu. Anggap mereka sedang berkencan walaupun Harmoni sedang menyamar

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 44. Teka Teki Mudah

    Harmoni duduk sendiri, dengan beberapa kertas yang berserakan di atas meja. Dia menulis sesuatu di kertas itu dan membacanya dengan baik tapi dia kembali menghancurkannya karena dia tidak mengerti sama sekali. Teka-teki yang diucapkan oleh kakaknya, itulah yang ingin dia tahu. Dia sudah banyak mendengar dari Joy jika kakaknya adalah orang kepercayaan Danzel tapi kakaknya justru mati secara misterius. Dia yakin teka-teki itu memiliki arti dan pesan yang ditinggalkan oleh kakaknya agar dia tidak mencari keadilan, mungkin ada yang dikhawatirkan oleh kakaknya. Harmoni kembali membaca teka-teki yang telah dia tulis tapi pikirannya buntu. Selain tidak jago dalam memecahkan teka-teki, dia pun tidak mengerti sama sekali bagian akhir dari teka-teki itu. Mungkin akan ada sesuatu yang terjadi di tanggal 5 tapi apa?"Ck, sial!" Harmoni menggumpal kertas hingga remuk lalu melemparkannya. Dia sudah melakukan hal seperti itu berkali-kali dan melihat apa yang dia lakukan membuat Aiken menggeleng

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 43. Hanya Dia Saja

    Aiken buru-buru kembali ketika dia mendengar adiknya diserang oleh orang yang tidak dikenal. Dia juga mendengar jika adiknya terluka akibat penyerangan itu. Dia yakin yang menyerang adiknya adalah orang-orang dari organisasi di mana Harmoni bekerja.Mereka cukup cerdik sehingga keberadaan mereka sulit dilacak. Tak adanya petunjuk membuatnya buta untuk mencari keberadaan mereka. Tanpa banyak bicara, Aiken mencari adiknya di dalam kamar. Seperti biasa, Archer selalu tak terlihat. Sepertinya tempat tidur itu hanya sebagai hiasan saja karena dia tidak akan pernah berbaring di sana walaupun dalam keadaan sakit sekalipun.“Archer!” Dia mulai memanggil sambil mengetuk pintu lemari, “Keluar sekarang, aku ingin berbicara denganmu!” Dia tahu adiknya pasti berada di sana. Akan tetapi, tidak ada suara sama sekali.Aiken berjalan ke arah lemari lain dan kembali mengetuk. Dia pun memanggil adiknya dan lagi-lagi tak ada jawaban. Dia memeriksa seluruh lemari yang ada di dalam kamar sampai dia menem

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 42. Pemegang Kartu As

    Kali ini Joy yang tidak kembali. Danzel menggebrak meja. Dia berteriak kepada para anak buahnya yang dianggap tidak becus sama sekali. Padahal dia mengutus Joy karena dia pikir Joy dapat membawa Harmoni kembali tapi apa yang terjadi? Dia pun menghilang begitu saja. "Aku ingin kalian mencari Joy sampai ketemu!" Dia kembali berteriak sambil memukul meja. Entah apa yang terjadi, bisnisnya bisa terancam. Selain gagal membunuh Archer Smith, Harmoni adalah ancaman terbesar yang bisa menggagalkan rencana besar yang akan dilakukan beberapa bulan lagi karena dia pemegang kartu As atas rencana itu. Dia sudah gagal satu kali untuk menyingkirkan Archer dan jika dia kembali mengalami kegagalan maka dia akan rugi besar dan yang paling buruk adalah, tidak akan ada lagi yang mempercayai organisasinya. Telepon yang berdiri di atas meja membuat Danzel berkeringat dingin. Dia duduk dengan perlahan dan dengan tangan gemetar, Danzel mengambil gagang telepon itu. "Tu-Tuan," Keringat menetes, dia

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 41. Jangan Memaksakan Diri

    Harmoni baru saja berkonsultasi dengan dokter saraf yang dipanggil oleh Aiken. Banyak yang ditanyakan oleh dokter itu tapi tak banyak yang bisa dia bicarakan. Dia sendiri tidak tahu berapa usia dan asalnya dan hal itu membuat mereka berada di jalan buntu. Harmoni sampai stress akibat pertanyaan yang tak kunjung berhenti. Dia berteriak marah dengan dokter itu karena dia seperti dipaksa. Bukannya mendapatkan ingatan, dia justru tertekan dengan terapi yang dia jalani. Aiken membawa Harmoni ke dalam kamar. Dia meminta Harmoni untuk beristirahat dan dia pergi menemui dokter itu lagi untuk berbicara dengannya. "Apa kau tidak memiliki cara lain untuk mengembalikan ingatannya?" Pasti ada cara lain yang bisa mereka lakukan. "Terapi hipnotis mungkin bisa dilakukan, Tuan. Tapi ada baiknya kau mencari seseorang yang kenal dengannya agar dapat merangsang ingatannya.""Seseorang yang mengenalnya?" Pikirannya tertuju pada wanita yang dia tawan itu. "Benar. Jika dia melewatkan waktunya bersam

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 40. Pesan Rahasia

    "Harmoni," panggilan seseorang mengejutkan Harmoni. Dia seperti baru terbangun dari tidurnya dan dia pun sangat heran karena mendapati kakaknya berada di hadapannya saat ini. "Kakak?" Dia tampak linglung, antara mimpi dan nyata. "Kenapa memandang Kakak seperti itu? Apa kau sudah tidak mengenali kakakmu sendiri?" "Bu-bukan seperti itu tapi bukankah Kakak sudah tiada? Apakah ini hanyalah sebuah mimpi?" "Ya, ini adalah mimpimu. Aku minta maaf karena tidak bisa menjadi kakak yang baik tapi aku ingin kau hidup dengan baik. Ingatlah selalu dengan pesan yang selalu aku uku ucapkan!" "Pesan apa yang Kakak ucapkan padaku?" Dia mencoba menghampiri kakaknya yang berjalan pergi. Semua terasa begitu nyata, dia tidak yakin jika dia sedang bermimpi. "Aku selalu memintamu untuk hidup dengan baik seandainya terjadi sesuatu denganku, Harmoni. Jangan pernah mencari tahu apa yang telah terjadi denganku. Ikhlaskan saja dan jangan menantang mereka. Kau harus melupakan aku dan jangan pernah men

  • Terjerat Gairah Suami Palsu   Bab 39. Tidak Pernah Melupakannya

    Harmoni masih terlihat tidak bersemangat walaupun mereka sudah kembali ke rumah. Dia meninggalkan meja makan begitu saja saat makan malam. Dia lebih memilih berbaring di balkon kamar sambil merenung.Banyak yang dia pikirkan tapi dia tidak mengerti sama sekali. Nama kakaknya disebut berkali-kali sampai membuat dirinya sendiri bosan menyebut nama itu tapi tak ada apapun yang dia dapatkan.Air mata hampir tumpah tapi kedatangan Aiken mengejutkan dirinya. Pria itu duduk di bawah kakinya dengan sebuah kotak obat.“Apa yang kau lakukan di sini?” Aiken membuka perban yang melilit di kaki Harmoni.“Kau sendiri, apa yang kau lakukan?”“Mengobati kakimu, kau bisa melihatnya sendiri.”“Tidak perlu, Aiken. Simpan perhatianmu untuk orang lain dan kau tidak perlu menunjukkannya padaku.”“Yang ada di hadapanku saat ini hanyalah dirimu jadi yang akan aku perhatikan hanyalah dirimu!”“Kenapa?” Harmoni menutupi matanya dengan lengan. Air mata yang dia tahan sedari tadi mulai jatuh.Aiken tetap mengo

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status