Share

Bab 1421

Author: Anggur
“Maaf ya ngerepotin kamu, Pak Calvin,” ujar Rosalina setelah sempat terdiam selama beberapa saat.

“Jangan panggil dia Pak Calvin, dong. Kamu itu temanku dan dia adik iparku. Kalian juga sudah saling mengenal cukup lama, jadi panggil saja dia Calvin,” ujar Olivia.

Kemudian Calvin menatap Olivia dengan tatapan penuh rasa terima kasih. Rosalina menanggapi perkataan Olivia dengan senyuman tanpa berkata satu patah pun.

Tidak lama kemudian, Rosalina dan Calvin pergi dari rumah sakit setelah Yuna dan Amelia tiba. Lagi pula, Odelina masih harus banyak istirahat, jadi Rosalina juga tidak bisa terlalu lama berada di dalam ruang rawat Odelina.

“Oliv, kamu bawa Stefan dan Russel pulang dulu untuk makan. Kalian sore ini istirahat saja di rumah biar Tante dan Amelia yang jaga Odelina. Nanti malam baru kamu sama Stefan ke sini lagi dan menjaganya,” ujar Yuna.

Yuna bukannya tidak mau menjaga Odelina di malam hari, tapi dia sudah kalah argumen dengan Olivia. Lagi pula, Yuna juga semakin menua dan an
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1422

    Olivia merasa bersalah karena dia tidak menemani kakaknya akibat pertengkarannya dengan Stefan. Entah apa yang akan dipikirkan Olivia kalau sampai dia tahu berita tentang dirinya masih saja menjadi trending topik di kota ini. “Kita kembali ke vila saja, ya. Kata orang dulu, anak-anak yang sangat ketakutan harus melalui ritual pemanggilan roh agar mereka bisa menjadi lebih baik. Mamaku bilang, aku juga sering dipanggilkan roh waktu aku kecil.”Kemudian Stefan kembali berkata setelah mereka semua masuk ke dalam mobil, “Aku nggak tahu sejak kapan nenek percaya sama hal kayak gini. Tapi yang aku tahu, ahli spiritual itu sempat bilang kalau kita ditakdirkan untuk bersama selamanya sampai mau memisahkan kita. Makanya nenek mencoba untuk mempersatukan kita dan ternyata memang berhasil.”“Oh, ternyata begitu, ya? Aku kira nenek suka sama sifatku. Tapi ternyata ucapan ahli spiritual yang sudah menyatukan kita,” ujar Olivia. Kemudian Stefan berkata sambil memeluk Olivia dan Russel, “Ya, ternya

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1423

    Di sisi lain, Calvin tidak langsung membawa Rosalina ke Spring Blossom setelah mereka pergi dari rumah sakit. Calvin justru membawa Rosalina menuju sebuah hotel.“Aku kan sudah nemenin kamu ke rumah sakit. Sekarang kamu traktir aku makan siang, ya,” ujar Calvin santai. Rosalina sempat terdiam selama beberapa saat. Selama ini, Calvin selalu saja memintanya untuk mentraktir makan. “Pak Calvin, kita mau ke mana?” tanya Rosalina sambil menoleh ke arah Calvin. “Aku mau ....” Namun, tiba-tiba saja ponselnya berdering ketika Calvin belum menyelesaikan kata-katanya. Tidak ada nama peneleponnya ketika dia melihat layar ponselnya. Entah kenapa, Calvin merasa kalau peneleponnya adalah Johan Siahaan. “Om kamu telepon aku, nih,” ujar Calvin santai. Rosalina langsung mengerutkan keningnya lalu berkata, “Kayaknya dia panik, deh. Makanya dia telepon kamu untuk cari bantuan.”Johan memang sedang panik dan ketakutan saat ini. Dia dan istrinya saling terikat satu sama lain. Walaupun istrinya adalah

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1424

    Calvin langsung menyerahkan ponselnya ke depan wajah Rosalina tanpa menunggu Rosalina menjawabnya. “Cepat ambil ponselku dan angkat teleponnya kalau kamu nggak mau mati bareng sama aku hari ini,” ujar Calvin. Rosalina tidak memiliki pilihan lain selain melakukan permintaan Calvin. “Pak Calvin, apa Bapak sedang santai? Saya mau mengundang Bapak untuk makan bersama,” ujar Johan dari balik telepon dengan nada suara lembut. Rosalina menempelkan ponsel Calvin ke telinganya dan mendengarkan perkataan Johan. Kemudian dia pun berkata dengan tenang, “Om, Pak Calvin lagi nyetir, jadi dia nggak bisa angkat teleponnya.”“Rosalina? Kamu lagi sama Pak Calvin? Kalau begitu, tanyain dia bisa nggak kalau aku ajak makan bersama? Kamu juga ikut saja sama Pak Calvin ke sini, ya,” ujar Johan lembut setelah mengetahui kalau keponakannya sedang bersama Calvin. “Pak Calvin, Om Johan mau ajak Pak Calvin makan bersama. Apa Pak Calvin bisa?” tanya Rosalina. “Oke, aku bisa, kok. Kebetulan kita kan juga mau

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1425

    Rosalina berusaha menahan amarahnya seraya berkata, “Aku saja nggak tahu gimana wajah Pak Calvin. Jadi, gimana mungkin aku bisa menganggap Pak Calvin itu jelek?”“Pak Calvin, pernikahan itu bukan suatu permainan. Kita saja nggak pacaran. Jadi, gimana mungkin aku bisa menikah sama Bapak?” jawab Rosalina.Calvin sempat terdiam selama beberapa saat dan tidak langsung membalas perkataan Rosalina. Tidak lama kemudian, dia pun berkata dengan lembut, “Pernikahan itu nggak perlu pacaran dulu, kok. Kakak dan kakak iparku bahkan bertemu pertama kali ketika pernikahan mereka sudah sah secara hukum. Lalu hubungan mereka baik-baik saja sampai sekarang. Bahkan semua orang dibuat iri sama hubungan mereka yang romantis dan manis.” Rosalina hanya bisa terdiam setelah mendengar perkataan Calvin. Olivia dan Stefan menikah secara mendadak. Apa mungkin para anggota keluarga Adhitama yang lainnya akan melakukan hal yang sama seperti Stefan? Atau mungkinkah mereka ingin menikah secara mendadak seperti Stefa

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1426

    Calvin bergegas turun dari mobil setelah tiba di Hotel Mambera. Kemudian dia berjalan ke sisi pintu penumpang untuk menunggu Rosalina turun dari mobil.“Pak Calvin,” ujar Rosalina setelah merasakan Calvin yang sedang berdiri di hadapannya. Mereka berdua berhadapan dengan sangat dekat sampai Rosalina bisa mencium aroma tubuh Calvin yang terasa sangat familier. Calvin buru-buru menggenggam tangan Rosalina dan menariknya. Kemudian dia meletakkan tangan Rosalina di wajahnya. “Rosalina, sentuh wajahku. Walaupun kamu nggak bisa melihat wajahku, setidaknya kamu bisa membayangkannya dengan menyentuhnya,” ujar Calvin. Rosalina terlihat sangat tenang. Kemudian dia mulai menggerakkan tangannya dan meraba wajah Calvin setelah Calvin melepas genggaman tangannya dari tangan Rosalina. Tangan Rosalina yang ramping menyentuh wajah Calvin dengan lembut dan ragu. Namun, entah kenapa tangan Rosalina terasa kasar di wajah Calvin. Karena telapak tangan Rosalina saat ini sudah dipenuhi dengan kapalan yan

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1427

    “Kok kalian bisa datang bersama?” tanya Johan penasaran. “Kami kebetulan ketemu di rumah sakit ketika kami mau jenguk Kak Odelina. Pak Calvin dengan baiknya mau mengantarku pulang. Lalu di jalan Om Johan tiba-tiba saja telepon,” jelas Rosalina tenang. Johan sempat terdiam selama beberapa saat lalu bertanya, “Gimana keadaan Bu Odelina?”“Sudah membaik. Dia sudah keluar dari masa kritis. Aku ke sana untuk minta maaf mewakili Mama,” jawab Rosalina. “Rosalina, perbuatan itu belum tentu ulah ibumu. Kamu nggak bisa bilang kalau ibumu yang melakukannya karena dia juga belum menerima hukuman apa pun,” ujar Johan sedikit kesal. “Polisi nggak akan menangkap Mama kalau memang nggak ada bukti yang kuat. Lagi pula, semua orang yang terlibat dengan kejadian itu nggak ada yang bisa melarikan diri. Om pasti sudah mendengar semua itu kan, sekalipun Om baru kembali. Aku percaya kalau polisi nggak akan sembarangan melayangkan tuduhan ke Mama,” balas Rosalina tenang. Sebenarnya, Rosalina juga tidak m

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1428

    Johan melirik keponakannya lalu berkata kepada Calvin, “Pak Calvin, keponakan saya ini berbeda dari semua gadis itu. Dia ini buta. Dia nggak akan bisa menikah sama siapa pun kalau Pak Calvin tidak mau menikahinya.”“Om Johan! Aku nggak perlu menikah sama Pak Calvin. Orang itu nggak sempat melakukan apa pun sama aku. Jadi, aku nggak kehilangan apa pun dan nggak perlu menikah sama Pak Calvin!” seru Rosalina marah. Johan adalah orang yang lebih tua darinya sekaligus pamannya. Namun, semua perkataan Johan kepada Calvin benar-benar membuat Rosalina malu. “Rosalina, Om kan sudah janji sama ayahmu kalau Om akan membesarkanmu dan mencarikanmu suami yang berasal dari keluarga yang baik. Aku sudah merasa sangat bersalah dengan semua yang terjadi padamu. Gimana Om bisa ketemu ayahmu setelah Om mati nanti kalau Om nggak bisa mencarikan seorang suami yang baik untukmu?” ujar Johan dengan wajah sedih. Sebenarnya, apa yang dilakukan oleh Johan kepada Rosalina adalah sesuatu yang akan merusak citr

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 1429

    Mereka bergegas keluar dari ruang VIP yang dipesan oleh Johan. Namun, mereka tidak keluar dari restoran. Mereka berdua justru masuk ke dalam ruang VIP lainnya dan memesan makanan lagi di sana. Calvin juga meminta Rosalina untuk mentraktirnya hari ini. “Aku merasa teraniaya karena Om Johan terus maksa aku buat nikah sama kamu. Jadi, kamu harus mentraktirku makan hari ini,” ujar Calvin penuh percaya diri. “Aku juga nggak bilang kalau aku nggak akan mentraktir Pak Calvin. Sudahlah Pak, jangan cari alasan terus,” ujar Rosalina.“Aku akan antar kamu pulang setelah kita selesai makan. Setelah itu, kamu harus mengepak barangmu dan pindah dari rumah itu. Aku takut pamanmu punya niat jahat sama kamu,” ujar Calvin dengan wajah serius. “Aku harus pindah ke mana?” tanya Rosalina bingung. “Ke rumahku saja. Aku punya rumah di sekitar rumahmu. Kamu bisa tinggal di situ sementara dan aku juga akan menyuruh orang untuk menjagamu. Tenang saja, aku nggak akan tinggal bersamamu di sana, kok. Aku juga

Latest chapter

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3599

    Meskipun Yuna adalah putri sulung dari kepala keluarga sebelumnya, jika kepala keluarga sebelumnya masih hidup, status Yuna tentu sangat dihormati. Sayangnya, kepala keluarga sebelumnya sudah meninggal empat hingga lima puluh tahun yang lalu. Selain itu, Yuna juga menghilang selama puluhan tahun dan baru muncul beberapa bulan yang lalu. Sekalipun kepala keluarga saat ini telah memastikan bahwa dia benar-benar putri sulung dari kepala keluarga sebelumnya, memangnya kenapa? Sekarang yang duduk di posisi kepala keluarga adalah Patricia, dialah kepala keluarga Gatara yang sah. Orang-orang selalu berkata bahwa satu kerajaan hanya ada satu penguasa. Patricia telah menduduki posisi kepala keluarga selama empat hingga lima puluh tahun. Mereka tidak percaya bahwa Yuna bisa merebut kembali posisi kepala keluarga. Bahkan Odelina pun tidak memiliki harapan besar. Berapa lama perempuan tinggal di Kota Cianter? Sementara Patricia dan anaknya telah mengelola Cianter selama bertahun-tahun, a

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3598

    Di dalam area pemakaman sudah ada orang-orang dari keluarga Gatara yang bersiaga. Saat mereka melihat Yuna dan yang lain datang, mereka langsung bertanya dengan suara lantang, “Siapa di situ? Ada urusan apa kalian datang ke tempat ini? Ini pemakaman pribadi, bukan untuk umum. Siapa pun yang nggak berkepentingan … eh, Bu Yuna?”Seketika mereka memastikan kalau sekumpulan orang yang baru datang itu rupanya adalah Yuna dan kawanannya, mereka tersentak, dan orang selaku pimpinan yang tadi bertanya segera berkata, “Maaf, kami nggak tahu kalau ternyata yang datang rombongannya Bu Yuna. Saya pikir orang nggak dikenal yang mau merusak makam keluarga Gatara.”Yuna datang untuk mengunjungi mendiang orang tuanya, dan orang yang ditugaskan untuk berjaga di pemakaman tentu saja tahu siapa itu Yuna.“Pak Tito, aku sudah ketemu sama Pak Setya dan sudah bawa dia pulang kemari. Pak Setya bilang mau ketemu mamaku.”Orang penjaga makam yang bernama Tito itu jika dilihat dari usianya bisa dianggap seusia

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3597

    Umumnya keluarga mertua akan tinggal di vila tersebut karena untuk mengunjungi kediaman keluarga besar Gatara juga akan lebih praktis. Namun setelah mereka semua dibunuh oleh Patricia, karena ingin membuktikan kalau dia bisa menjadi contoh yang baik, Patricia menguburkan keluarga mertua kakaknya di pemakaman yang ada di sebelah pemakaman utama. Patricia bilang dengan begitu ketika keponakannya sudah ketemu dan tumbuh dewasa, dia akan dengan mudah mengunjunginya.Tidak ada yang menjemput Yuna dan yang lain di bandara, karena dia memang meminta untuk tidak dijemput. Mereka langsung menuju ke pangkalan jemputan online begitu turun dari pesawat dan berangkat ke pemakaman.Saat sopir taksi mengetahui akan menuju ke pemakaman, awalnya dia keberatan karena meski di siang bolong, pada musim dingin biasanya matahari tidak begitu terang sehingga di pemakaman terasa agak mencekam. Namun pada akhirnya sopir taksi tetap mengantar mereka ke pemakaman setelah dibayar tarif dua kali lipat.Dua jam kem

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3596

    “Lah, yang setiap musim dingin mengurung diri di rumah siapa? Setiap kali masuk musim dingin, pasti nggak pernah mau pergi keluar dan setiap hari maunya makan hotpot. Salju yang ada di halaman kamu itu kami yang bersihin, lho,” ujar Kellin.“... habiskan dulu itu makananmu. Mulutmu isinya biji kuaci semua,” balas Setya.Kelling hanya menanggapinya dengan tertawa riang.“Oke, ayo kita berangkat,” ucap Yuna. Dia lalu berkata kepada anak-anak dan menantunya, “Papa Mama dan Kakak nggak di rumah. Kalian berdua jaga rumah, ya. Jonas, titip Olivia dan Russel, ya.”Sekarang Yuna sudah mulai menganggap penting menantunya. Selama dia dan suami tidak di rumah, dan Aksa juga tidak di rumah, dia merasa lebih tenang selama ada Jonas yang menjaga. Toh Jonas juga tinggal di rumah sebelah. Jarak rumah dia dengan rumah ini sangat dekat, sehingga apabila terjadi apa-apa, dia bisa langsung memanggil Jonas dari halaman untuk datang. Mencari menanti memang lebih baik cari yang bisa dipercaya seperti Jonas.

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3595

    Di keluarga Sanjaya ….Dari pagi-pagi sekali Daniel sudah tiba di sana, apalagi Jonas. Calon mertuanya Jonas ingin pergi ke Cianter. Amelia juga awalnya mau pergi, tetapi dia tidak mendapat izin dari ibunya dengan alasan Amelia ke sana pun tidak akan bisa banya membantu. Sifat Amelia yang terlalu bebas dianggap justru malah tidak menguntungkan.Sebenarnya mereka sekeluarga tahu hal apa yang paling ditakutkan untuk terjadi. Amelia dan kakaknya tidak boleh ikut, begitu pun dengan Olivia karena Russel masih kecil.Daniel berulang kali menasihati Olivia untuk tetap di sini, tetapi dia sendiri juga tampak begitu kesepian. Yuna yang memahami isi hatinya pun mencoba untuk menghiburnya, “Odelina tahu kamu sayang sama dia. Dia nggak menyalahkan kamu, kok. Kamu baik-baik saja di sini, biar Odelina nggak perlu khawatir dan bisa fokus dengan urusan dia di sana. Kamu cuma perlu menunggu dia pulang dengan sabar di sini. Kan Odelina sendiri sudah bilang dia bakal pulang untuk merayakan tahun baru. Ka

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3594

    Gerakan Nana saat melompat turun pun terlihat sama seperti si Rubah yang melompati dinding vila pribadi milik Samuel saat itu. Samuel langsung mengerutkan keningnya dengan erat. Hanya dengan itu saja dia masih belum bisa menyimpulkan kalau Nana dan si Rubah adalah orang yang sama. Kalau Samuel yang ada di atas pohon, dia juga akan melompat dengan gerakan yang sama. Namun, ini bisa jadi satu hal yang patut dicurigai.“Wah, Kakak hebat banget!” seru anak-anak itu sembari menepuk tangan terkagum oleh ketangkasan Nana.Nana tersenyum malu, lalu memberikan layangan itu ke pemilik sambil berkata, “Aku ini ahli memanjat pohon, lho.”Nana tinggal bersama gurunya di pegunungan yang diselimuti oleh hutan lebat. Sehari-hari yang mereka lihat begitu membuka mata hany ada gunung dan pohon. Tidak hanya Nana saja, tetapi saudara seperguruannya pun sangat mahir dalam panjat memanjat. Tanpa sadar, aktivitas sehari-hari itu menjadi salah satu keunggulan mereka. Bahkan Kellin juga bisa memanjat pohon den

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3593

    Nana tidak berpikir Rosalina membohonginya. Rosalina hanya menjalankan tugasnya sebagai kakak ipar. Samuel sudah bukan anak kecil lagi, Rosalina sebagai kakak ipar mana mungkin selalu mengawasi ke mana dia pergi? Mungkin saja Samuel baru pulang di tengah malam, sehingga wajar saja jika Rosalina tidak tahu.“Kemarin aku pulangnya malam, dan hari ini aku nggak keluar rumah. Aku cuma di kamar saja bayar utang tidurku,” ucap Samuel seraya berjalan turun menghampiri mereka berdua. Lalu dia pun menyapa Nana dengan nada sungkan. “Halo, Nana Imut.”Samuel hanya bisa memanggil Nana dengan sebutan itu karena dia tidak tahu siapa nama sebenarnya. Nana Imut sebenarnya hanya nama panggilan. Mungkin saja saat masih kecil dia sangat menggemaskan sehingga orang-orang yang lebih tua darinya memanggilnya dengan sebutan “Nana Imut”, dan panggilan itu masih bertahan hingga sekarang.Nana membalas sapaan Samuel dengan mengangguk. Lalu Samuel pun kembali menatap ke arah Rosalina dan berkata kepadanya, “Kak

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3592

    “Oke, yuk!” sahut Nana.Rosalina menggandeng tangan Nana keluar, dan Nana juga dengan senang hati mengikutinya. Sementara itu, Samuel yang menguping obrolan mereka dari depan tangga di dekat jendela mulai panik.Apa jangan-jangan Rosalina lupa dengan tugasnya hari ini? Rosalina mengajak Nana datang ke rumah sesuai dengan permintaan Samuel, tetapi sebelum Samuel menemukan tempat yang dia cari, Rosalina malah mengajak Nana pergi bermain layang-layang. Mana mereka bermainnya di halaman pula.Di halaman memang ada pohon agar Samuel bisa bersembunyi, tetapi bersembunyi di pohon yang jaraknya sangat jauh. Kalaupun dia bisa melihat Rosalina dan Nana bermain, dia tidak bisa melihat detail-detail kecilnya dengan jelas.Dalam hati Samuel mengumpat kakaknya. Rosalina hanya mengatakan hari ini anginnya kencang cocok untuk bermain layangan, tetapi Calvin malah dengan gamblangnya mengirimkan layang-layang untuk Rosalina. Alhasil jadinya mereka berdua benar-benar bermain layangan.Samuel tidak bisa b

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3591

    “Sudah lama banget aku nggak main layang-layang. Kayaknya semenjak aku dewasa, aku sudah nggak pernah sentuh layangan lagi. Waktu aku masih kecil sih sering banget. Untung saja hari ini ada kamu, aku jadi teringat lagi sama masa kecilku yang bahagia.”“Aku juga jarang banget main layang-layang. Waktu kecil cuma kakak adikku saja yang punya, aku nggak. Walaupun harganya nggak seberapa, om dan mamaku nggak pernah beliin aku layangan. Dulu yang paling baik sama aku malah pengasuhku. Dia yang bikinin aku layangan, walaupun terbangnya nggak bisa terlalu tinggi. Aku sayang banget sama layangan itu, tapi baru aku mainkan dua kali, layangan itu dirusak sama Giselle. Aku laporin ke Mama, malah aku yang dimarahi. Pengasuhku juga kena marah dan nggak diizinin untuk bikinin aku layangan lagi. Aku nggak punya mainan apa-apa. Sebelum aku berumur dua tahun, papaku beliin aku banyak banget mainan, ada banyak boneka yang cantik-cantik. Tante Dewi bilang aku suka banget sama boneka. Tapi sejak papaku me

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status