Share

7 FOTO MESRA

Author: aall0vee
last update Last Updated: 2025-02-04 09:37:36

Kafe Jomblo,

Hari ini Zura dan Farah sahabatnya, sedang berdiskusi mengenai bisnis yang mereka berdua jalani. Mereka memang membuat toko hijab bersama-sama namun, toko mereka sedang dalam masalah karena ada yang korupsi walaupun mereka belum tahu siapa orang itu.

"Apa, mbak Resa? Dia 'kan kasir bisa saja dia menggelapkan uang secara diam-diam karena saat pertama datang walaupun kita berdua bos dia, mbak Resa tetap bermuka masam tanpa ada ramah-tamah sedikit pun" ujar Farah sambil mengecek ulang data-data kerudung yang sudah laku terjual. Semakin hari kerudung semakin laris namun uang juga seketika raib seketika.

Zura terdiam sejenak lalu menghela napas dengan panjang. "Jangan soudzon dulu Farah! Kita hanya perlu menyelidiki dengan ulang dan harus berhati-hati. Ingat, anggap saja pura-pura nggak tahu mengenai masalah korupsi nanti yang ada pelakunya malah menghilangkan bukti-bukti."

Farah mengangguk. Lalu, ia beralih mengambil ponselnya dan membuka aplikasi we-a untuk mengecek pesan terbaru.

08416547****

(Mengirim Foto)

[Beritahu pacar dari lelaki buaya satu ini. Masih tetap membela dan mendukungnya?]

Farah yang melihat ada nomor baru langsung menyeritkan dahi. Dia juga langsung membuka pesan tersebut dan membelakkan matanya setelah tahu apa pesan dan foto yang baru saja dikirim oleh orang asing.

"I-ini mantan lo 'kan? Eh, maksudnya pacar." Ujar Farah sambil menyerahkan ponselnya kepada Zura.

Zura yang melihat langsung menggelengkan kepalanya tidak percaya. Benarkan itu Kenan? Siapa wanita yang sedang bersamanya? Kenapa mereka terlihat seperti pasangan kekasih dan sangat mesra.

(Mengirim Video)

"Ini juga ada video Kenan lagi tertawa-tawa sama wanita yang disebelahnya. Lo kenal sama perempuan ini?" tanya Farah.

Zura langsung menggeleng, apa wanita itu sepupunya? atau malah selingkuhan Kenan?

"Gila! Dia benar-benar bikin gue ngamuk! Jangan mau balikan lagi deh lo sama orang playboy dan bermulut manis seperti ini. Jijik gue ngeliatnya."

"Tapi, itu katanya sepupu Kenan," bela Zura.

"Sepupu? Nggak mungkin! Gue sama sepupu juga nggak sampai sender-senderan sambil pangkuan kayak gitu paling mentok cuma ketawa-ketawa doang." bantah Farah sambil melihat vidio tersebut dengan seksama.

"Tapi, gue sama abang sering sender-senderan," ujar Zura.

"Dia itu abang lo Zura! Sementara ini? Nggak jelas statusnya. Udah deh putusin aja sekarang. Gue dengar-dengar dia juga bawa anak kecil 'kan, anaknya siapa?"

"Katanya anak yang dia asuh selama di Australia."

"Dan, lo percaya?" Zura mengangguk.

"Zura, gimana kalau ternyata itu anak dia? Gue pernah liat di sosmed Kenan bahwasanya muka anak itu rada-rada mirip sama Kenan. Emangnya lo nggak ada curiga sama sekali? Please buka mata lebar-lebar dan harus lebih teliti Zura."

"Tapi, dia nggak mungkin bohong 'kan Farah? D-dari dulu dia selalu berkata jujur tanpa ada kebohongan sedikit pun dan, nggak mungkin kalau sekarang dia bohong?"

Farah tampak menghela napasnya dengan kasar dan menatap Zura dengan mata yang menyipit. "Tapi, dia pernah ninggalin lo 'kan? Kalau ada masalah tentang itu buaya buntung jangan curhat dan ngadu-ngadu sama gue."

"Ish, terus ngadu sama siapa?"

"Terserah. Yang penting jangan sama gue otak lo terlalu bebal dan terlalu bucin sehingga bisa dibodoh-bodohi sama mantan syalan yang ngaku-ngaku inilah, itulah."

"Jangan marah-marah gitu Farah ntar, cepat tua!"

Farah memutar bola matanya dengan malas, "alasan klasik!"

Setelah perdebatan kecil mereka, Zura terpaksa pamit pulang duluan karena Reza mengajaknya bertemu untuk membahas tentang Kenan dan obat-obatan palsu. Dia langsung mendatangi kantor polisi untuk menemui Reza. Iya, Reza memang bukan tentara melainkan seorang polisi dia merahasiakan itu semua karena tidak mau rencananya berantakan.

"Kami sudah menemukan cukup bukti-bukti untuk menangkap Kenan namun, harus menemukan lebih banyak lagi karena ayah Kenan bukan orang sembarangan. Ia pasti bisa saja memberikan uang untuk tutup mulut demi menyelamatkan Kenan."

Zura mengangguk, Kenan memang bukan orang yang sembarangan. Keluarganya sangat disegani oleh masyarakat selain itu orang tuanya juga suka berbagi setiap bulan karena itulah mereka selalu dipandang 'orang kaya yang baik hati dan tidak sombong'

"Kenan lagi bersama siapa di Bali?" Tanya Reza.

"Dia, bersama seorang wanita dan Raka."

"Kamu nggak cemburu? Atau kayak merasa curiga gitu karena kekasihmu pergi dengan seorang wanita."

"Kenapa? Kamu sama Farah sama aja. Kalian itu terlalu berburuk sangka sama Kenan jadi, apa yang dilakukan Kenan selalu kalian curigai."

"Saya cuma hanya membantu kamu saja, biar tidak merasakan sakit hati terlalu dalam."

Zura berdecih dan pergi meninggalkan Reza.

"Dasar cewe bucin!" Lirih Reza sambil menatap punggung Zura yang semakin menjauh.

***

"Widii, ratu kecil kita tiba dengan muka masamnya."

"Jangan kamu gituin Azam!" Ujar bunda sambil memandang Azam dengan kesal. Baru saja mereka berdua damai ini malah mau bertengkar lagi.

"Paling lagi mikirin pacarnya yang selingkuh!" Ujar Azman yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Zura.

"Kenapa abang bisa menyimpulkan seperti itu?"

Azman hanya menaikkan satu alisnya seraya berdecak, "emangnya abang nggak tahu gerak-gerik dari pacar kamu itu. Udah tukang bohong dokter gadungan pula!"

Bunda yang mendengar langsung menghentikan kegiatan masaknya dan Azam yang lagi fokus main game langsung mematikan permainannya. Semua yang berada disana menatap Azman dengan tatapan bingung kecuali Zura, dia menatap kakaknya dengan tatapan kesal dan muka yang ditekuk.

"Beneran seperti itu sayang?" Tanya bunda yang sekarang sudah duduk disamping kiri Zura.

"Ha? Sumpah lo dapat info darimana bang? Gue aja yang sering keluar rumah kadang juga suka ghibah sama emak-emak nggak tahu info ini" sambung Azam.

"Tanya aja sama adek lo yang bucin!" Jawab Azman sambil memandang Zura dengan sinis ia juga langsung membuang muka kalau bertatapan dengan Zura.

"Kenapa kalian semua malah menyalahkan Kenan sih? Dia itu nggak salah! Yang salah kalian karena terlalu curiga sama Kenan dan memandang kalau Kenan itu buruk!" Bela Zura yang kini sudah berdiri dari tempat duduknya.

"Ouh yah? Kalau ternyata dugaan gue benar mau gimana? Abang cuma nggak mau kamu disakiti sama dia Zura, abang nggak mau itu terjadi sama kamu." Kesal Azman.

"Sikap abang seperti ini juga sudah nyakitin Zura."

Zura langsung pergi begitu saja meninggalkan mereka semua.

"Tenangkan dulu diri kamu lalu ceritakan pada bunda apa yang sedang terjadi."

Azman hanya terdiam sambil memijit pangkal hidungnya. Ia juga hanya menatap kepergian adiknya dengan muka yang khawatir. Apa dia terlalu keras terhadap Zura? Bukankah pantas kalau seorang abang melindungi adiknya?

BERSAMBUNG.

terima kasii untuk teman teman semua yaa, yang masih setia dengan cerita akuu, boleh juga mampir di cerita pertama aku yang berjudul 'MENIKAH DENGAN GUS GALAK'

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Related chapters

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   01 ANUGRAH TERINDAH

    "Zura! Lu bener-bener yah. Gua capek nyariin lo kemana-mana kirain lo kabur ternyata ngumpet dibawah kolong kasur, mau lo apaan sih? Sakit nih badan gue digebuk sama bunda lo!"Zura yang mendengar hanya mampu menghela napas dengan panjang. 'bunda gua' katanya? Terus kalau bunda gua dia anaknya siapa? Jelas-jelas bunda kami berdua sama emang dasar abang engga ada akhlak! Punya dua abang, kembar lagi tapi sama-sama tidak menguntungkan sama sekali.Yang satu namanya Azman Syahputra dan yang satu lagi namanya Azam Syahputro. Jangan heran nama mereka yang mirip-mirip. cuma beda satu atau dua huruf saja karena kata bunda dia malas ribet yang penting mereka punya nama. Beda denganku yang spesial katanya karena anak perempuan satu-satunya paling bungsu lagi. Azura Mikayla Syahputri.Keluarga kami memang harus ada kata 'syah' nya kalau kata bunda dan ayah biar serasi. Nama bunda juga Arini Harsyah dan nama ayah Hussein Farsyah. Jangan salah sebut ingat 'Farsyah' bu

    Last Updated : 2025-01-22
  • MANTAN? PUTAR BALIK!   02 MEMIKIRKAN MANTAN

    Di kamar,Bohong kalau Zura tidak memikirkan Kenan. Dia selalu memikirkan pria yang masih ia cintai walaupun memberi luka, bahkan walaupun otaknya menolak untuk tidak mendengarkan penjelasan dari Kenan namun hatinya berbeda. Dia ingin mendengar penjelasan dari Kenan.Satu kata yang terpikir di benaknya 'Papa' Apakah benar dia sudah menikah? Kenapa anak itu memanggil Kenan dengan sebutan 'Papa' menyulitkan.{Bisakah kamu menemui saya di taman? Saya akan menjelaskan semuanya, saya menunggu kamu Kayla.}Walaupun nomornya tidak tersimpan dikontak tetapi Zura langsung mengetahui siapa yang mengirim pesan. Setelah sekian lama akhirnya mereka bertemu namun banyak yang ingin ditanyakan Zura kepada Kenan.Haruskah ia menemui pria itu? Tidak! Zura tidak boleh lemah setidaknya dia harus mengetahui seberapa kemampuan Kenan untuk dirinya agar mau bertemu. Dia ingin melihat Kenan berusaha untuk mendapatkan maaf darinya.Zura : aku nggak bisa sudah malam.Tidak sampai berjam-jam pesannya langsung di

    Last Updated : 2025-01-23
  • MANTAN? PUTAR BALIK!   03 PENJELASAN KENAN

    Kenan : bisakah kita bertemu? Aku hanya ingin menjelaskan semuanya agar hubungan kita tetap baik-baik saja. Maafkan aku karena sudah egois dan selalu memaksa kamu sayang tapi kamu harus tahu kalau Kenan benar-benar mencintai Kayla dan tidak pernah mendua.Zura yang membaca pesan dari Kenan tentu bimbang, apakah dia harus menemui Kenan? Dan mereka menjalani hubungan kembali seperti semula?Kenan : aku mohon, aku selalu merasa bersalah.Zura yakin, dia harus menemui Kenan untuk meminta penjelasan atas semua ini dan alasan kenapa Kenan pergi begitu saja dengan sebuah pesan 'jaga diri dan jaga hati kamu' setelah itu nomor Kenan tidak aktif.Zura berpacaran dengan Kenan berumur 19 tahun dan Keenan berumur 20 tahun. Mereka bertemu karena acara camping yang diadakan oleh pihak kampus kebetulan mereka berdua satu kampus namun beda jurusan. Mereka berdua berjanji akan lulus bareng-bareng namun semua hanya khayalan semata karena Kenan pergi meninggalkan dirinya.Tentu, Zura menjalani hari-hari

    Last Updated : 2025-01-23
  • MANTAN? PUTAR BALIK!   04 TETANGGA BARU LAGI?

    Zura saat ini lagi menikmati semilir angin dipagi hari. Ia duduk di balkon kamarnya dan menatap lurus ke depan seraya menikmati teh dan menikmati pemandangan yang masih sangat indah. Cuaca dipagi hari belum tercemar dengan polusi-polusi sehingga udaranya masih segar belum ada debu dan asap-asap kendaraan.Kalau hari libur Zura biasanya memanfaatkan waktu untuk beristirahat tanpa memikirkan pekerjaannya. Penulis memang tidak memerlukan banyak tenaga namun memerlukan pikiran dan imajinasi yang lancar agar tulisan baik sehingga alur cerita nyambung dan seakan-akan nyata dan pembaca bisa merasakannya.Tentang makan malam, Gagal! Kenan tidak bisa karena ada keperluan yang mendesak. Tidak mungkin 'kan Zura memaksakan kehendaknya? Ia juga tidak boleh egois karena Kenan punya kehidupan sendiri dan begitu juga dirinya. Untungnya keluarganya memaklumi karena katanya 'wajar, mungkin memang nak Kenan lagi sibuk atau pasiennya lagi banyak' gitu kata mereka."Lah, rumah depan udah ada penghuninya k

    Last Updated : 2025-01-23
  • MANTAN? PUTAR BALIK!   05 KAGET

    Setelah kejadian yang Kenan memutuskan panggilannya sepihak hingga saat ini dia tidak menghubungi Zura lagi atau menjelaskan dan meyakinkan Zura bahwasanya cuma salah paham dan perempuan itu saudara atau masih kerabat Kenan.Terhitung sudah seminggu ia dibiarkan dengan pikirannya sendiri tanpa tahu kebenarannya. Banyak pertanyaan yang berada di benaknya, apakah ada kebohongan yang Kenan simpan? Dan ada yang belum disampaikan oleh Kenan padanya?"Apa Kenan memang bukan jodoh gue? Mungkin dia cuma singgah sebentar untuk melukai hati yang memang masih terluka dan dibiarkan tambah menganga?" gumamnya sambil menatap rumah Kenan. Rumah itu kosong sama seperti hatinya kosong, punya pacar tapi nggak tahu kejelasannya."Kamu kenal dengan pemilik rumah itu?"Zura tersentak kaget, ia langsung berbalik dan melihat siapa yang berbicara dengannya. "Kenapa menatap saya seperti itu? Emangnya ada yang salah? Saya hanya bertanya apa bertanya juga tidak boleh" tanya Reza. Dia adalah Reza, tetangga baru

    Last Updated : 2025-01-23
  • MANTAN? PUTAR BALIK!   06 PESAN DARI KENAN

    Kenan : maafkan aku sayang, itu nggak seperti apa yang kamu pikirkan. Dia itu sepupu aku iya dia memang ikut aku Di Bali namun, nggak sendiri melainkan berdua bersama suami dan kedua anaknya. Maafin yaa? Zura yang memang sedang menunggu pesan dari Kenan langsung melihat dan membacanya. Apakah ia harus memaafkan Kenan sekali lagi? Dia sangat bimbang karena memang ia sangat mencintai Kenan."Kenapa, dari Dokter gadungan?" Tanya Reza yang berada disamping kanannya. Iya, Reza dan dirinya saat ini berada di cafe untuk membahas tentang misi membongkar kedok obat-obatan yang membuat banyak korban. Tadinya, Zura tidak mau namun, dia dipaksa oleh pria dingin tak punya hati yang tidak lain dan tidak bukan adalah Reza!"Kenapa menatapku seperti itu? 'kan memang benar kalau pacarmu itu Dokter gadungan saya ngga salah bukan?"Zura menganga, dia mengutuk dirinya sendiri kenapa mau-mau aja dipaksa oleh Reza? Sekarang lihatlah gayanya sangat songong. Tampan? Iya. Tapi, ada tengil-tengil nya banyak.

    Last Updated : 2025-02-01

Latest chapter

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   7 FOTO MESRA

    Kafe Jomblo,Hari ini Zura dan Farah sahabatnya, sedang berdiskusi mengenai bisnis yang mereka berdua jalani. Mereka memang membuat toko hijab bersama-sama namun, toko mereka sedang dalam masalah karena ada yang korupsi walaupun mereka belum tahu siapa orang itu."Apa, mbak Resa? Dia 'kan kasir bisa saja dia menggelapkan uang secara diam-diam karena saat pertama datang walaupun kita berdua bos dia, mbak Resa tetap bermuka masam tanpa ada ramah-tamah sedikit pun" ujar Farah sambil mengecek ulang data-data kerudung yang sudah laku terjual. Semakin hari kerudung semakin laris namun uang juga seketika raib seketika.Zura terdiam sejenak lalu menghela napas dengan panjang. "Jangan soudzon dulu Farah! Kita hanya perlu menyelidiki dengan ulang dan harus berhati-hati. Ingat, anggap saja pura-pura nggak tahu mengenai masalah korupsi nanti yang ada pelakunya malah menghilangkan bukti-bukti."Farah mengangguk. Lalu, ia beralih mengambil ponselnya dan membuka aplikasi we-a untuk mengecek pesan te

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   06 PESAN DARI KENAN

    Kenan : maafkan aku sayang, itu nggak seperti apa yang kamu pikirkan. Dia itu sepupu aku iya dia memang ikut aku Di Bali namun, nggak sendiri melainkan berdua bersama suami dan kedua anaknya. Maafin yaa? Zura yang memang sedang menunggu pesan dari Kenan langsung melihat dan membacanya. Apakah ia harus memaafkan Kenan sekali lagi? Dia sangat bimbang karena memang ia sangat mencintai Kenan."Kenapa, dari Dokter gadungan?" Tanya Reza yang berada disamping kanannya. Iya, Reza dan dirinya saat ini berada di cafe untuk membahas tentang misi membongkar kedok obat-obatan yang membuat banyak korban. Tadinya, Zura tidak mau namun, dia dipaksa oleh pria dingin tak punya hati yang tidak lain dan tidak bukan adalah Reza!"Kenapa menatapku seperti itu? 'kan memang benar kalau pacarmu itu Dokter gadungan saya ngga salah bukan?"Zura menganga, dia mengutuk dirinya sendiri kenapa mau-mau aja dipaksa oleh Reza? Sekarang lihatlah gayanya sangat songong. Tampan? Iya. Tapi, ada tengil-tengil nya banyak.

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   05 KAGET

    Setelah kejadian yang Kenan memutuskan panggilannya sepihak hingga saat ini dia tidak menghubungi Zura lagi atau menjelaskan dan meyakinkan Zura bahwasanya cuma salah paham dan perempuan itu saudara atau masih kerabat Kenan.Terhitung sudah seminggu ia dibiarkan dengan pikirannya sendiri tanpa tahu kebenarannya. Banyak pertanyaan yang berada di benaknya, apakah ada kebohongan yang Kenan simpan? Dan ada yang belum disampaikan oleh Kenan padanya?"Apa Kenan memang bukan jodoh gue? Mungkin dia cuma singgah sebentar untuk melukai hati yang memang masih terluka dan dibiarkan tambah menganga?" gumamnya sambil menatap rumah Kenan. Rumah itu kosong sama seperti hatinya kosong, punya pacar tapi nggak tahu kejelasannya."Kamu kenal dengan pemilik rumah itu?"Zura tersentak kaget, ia langsung berbalik dan melihat siapa yang berbicara dengannya. "Kenapa menatap saya seperti itu? Emangnya ada yang salah? Saya hanya bertanya apa bertanya juga tidak boleh" tanya Reza. Dia adalah Reza, tetangga baru

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   04 TETANGGA BARU LAGI?

    Zura saat ini lagi menikmati semilir angin dipagi hari. Ia duduk di balkon kamarnya dan menatap lurus ke depan seraya menikmati teh dan menikmati pemandangan yang masih sangat indah. Cuaca dipagi hari belum tercemar dengan polusi-polusi sehingga udaranya masih segar belum ada debu dan asap-asap kendaraan.Kalau hari libur Zura biasanya memanfaatkan waktu untuk beristirahat tanpa memikirkan pekerjaannya. Penulis memang tidak memerlukan banyak tenaga namun memerlukan pikiran dan imajinasi yang lancar agar tulisan baik sehingga alur cerita nyambung dan seakan-akan nyata dan pembaca bisa merasakannya.Tentang makan malam, Gagal! Kenan tidak bisa karena ada keperluan yang mendesak. Tidak mungkin 'kan Zura memaksakan kehendaknya? Ia juga tidak boleh egois karena Kenan punya kehidupan sendiri dan begitu juga dirinya. Untungnya keluarganya memaklumi karena katanya 'wajar, mungkin memang nak Kenan lagi sibuk atau pasiennya lagi banyak' gitu kata mereka."Lah, rumah depan udah ada penghuninya k

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   03 PENJELASAN KENAN

    Kenan : bisakah kita bertemu? Aku hanya ingin menjelaskan semuanya agar hubungan kita tetap baik-baik saja. Maafkan aku karena sudah egois dan selalu memaksa kamu sayang tapi kamu harus tahu kalau Kenan benar-benar mencintai Kayla dan tidak pernah mendua.Zura yang membaca pesan dari Kenan tentu bimbang, apakah dia harus menemui Kenan? Dan mereka menjalani hubungan kembali seperti semula?Kenan : aku mohon, aku selalu merasa bersalah.Zura yakin, dia harus menemui Kenan untuk meminta penjelasan atas semua ini dan alasan kenapa Kenan pergi begitu saja dengan sebuah pesan 'jaga diri dan jaga hati kamu' setelah itu nomor Kenan tidak aktif.Zura berpacaran dengan Kenan berumur 19 tahun dan Keenan berumur 20 tahun. Mereka bertemu karena acara camping yang diadakan oleh pihak kampus kebetulan mereka berdua satu kampus namun beda jurusan. Mereka berdua berjanji akan lulus bareng-bareng namun semua hanya khayalan semata karena Kenan pergi meninggalkan dirinya.Tentu, Zura menjalani hari-hari

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   02 MEMIKIRKAN MANTAN

    Di kamar,Bohong kalau Zura tidak memikirkan Kenan. Dia selalu memikirkan pria yang masih ia cintai walaupun memberi luka, bahkan walaupun otaknya menolak untuk tidak mendengarkan penjelasan dari Kenan namun hatinya berbeda. Dia ingin mendengar penjelasan dari Kenan.Satu kata yang terpikir di benaknya 'Papa' Apakah benar dia sudah menikah? Kenapa anak itu memanggil Kenan dengan sebutan 'Papa' menyulitkan.{Bisakah kamu menemui saya di taman? Saya akan menjelaskan semuanya, saya menunggu kamu Kayla.}Walaupun nomornya tidak tersimpan dikontak tetapi Zura langsung mengetahui siapa yang mengirim pesan. Setelah sekian lama akhirnya mereka bertemu namun banyak yang ingin ditanyakan Zura kepada Kenan.Haruskah ia menemui pria itu? Tidak! Zura tidak boleh lemah setidaknya dia harus mengetahui seberapa kemampuan Kenan untuk dirinya agar mau bertemu. Dia ingin melihat Kenan berusaha untuk mendapatkan maaf darinya.Zura : aku nggak bisa sudah malam.Tidak sampai berjam-jam pesannya langsung di

  • MANTAN? PUTAR BALIK!   01 ANUGRAH TERINDAH

    "Zura! Lu bener-bener yah. Gua capek nyariin lo kemana-mana kirain lo kabur ternyata ngumpet dibawah kolong kasur, mau lo apaan sih? Sakit nih badan gue digebuk sama bunda lo!"Zura yang mendengar hanya mampu menghela napas dengan panjang. 'bunda gua' katanya? Terus kalau bunda gua dia anaknya siapa? Jelas-jelas bunda kami berdua sama emang dasar abang engga ada akhlak! Punya dua abang, kembar lagi tapi sama-sama tidak menguntungkan sama sekali.Yang satu namanya Azman Syahputra dan yang satu lagi namanya Azam Syahputro. Jangan heran nama mereka yang mirip-mirip. cuma beda satu atau dua huruf saja karena kata bunda dia malas ribet yang penting mereka punya nama. Beda denganku yang spesial katanya karena anak perempuan satu-satunya paling bungsu lagi. Azura Mikayla Syahputri.Keluarga kami memang harus ada kata 'syah' nya kalau kata bunda dan ayah biar serasi. Nama bunda juga Arini Harsyah dan nama ayah Hussein Farsyah. Jangan salah sebut ingat 'Farsyah' bu

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status