Share

Bab 556

Penulis: Angin
Kediaman Keluarga Kurniawan.

Nova yang sudah sadar terus-menerus menggelengkan kepalanya.

"Ini nggak mungkin benar, aku nggak percaya. Aku nggak percaya ini benar, gimana mungkin Chandra melakukan hal seperti ini?" ucap Nova yang tampak percaya kepada Chandra. Sejak menikah, Chandra tidak pernah memaksa apa pun kepadanya. Sekalipun mereka tidur bersama, Chandra juga tidak akan menyentuhnya jika dia tidak bersedia. Seseorang yang bahkan tidak akan sembarangan menyentuh istrinya, bagaimana mungkin akan berbuat sembarangan di luar?

"Nova, kamu jangan naif lagi. Beritanya bahkan sudah disiarkan, lihatlah seberapa jelas videonya itu. Kalau dia bukan Chandra, lalu siapa lagi? Selain itu, kamu lihat gadis di atas kasur itu, apa mungkin itu palsu? Aku sejak awal sudah melihat kalau Chandra bukan orang yang baik dan menyuruhmu segera bercerai dengannya, tapi kamu malah nggak mau mendengarkanku."

Begitu terjadi masalah kepada Chandra, Yani sama sekali tidak merasa bahwa itu adalah hal yang memal
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Jenderal Naga   Bab 557

    Nova terperanjat dan bertanya, "Kalau begitu, gimana sekarang?"Olive sedikit menggelengkan kepalanya dan berkata, "Nggak ada cara lain lagi, aku nggak punya keyakinan untuk memenangkan kasus ini. Sekarang, satu-satunya cara adalah pihak yang terlibat harus menarik tuntutannya kepada Chandra. Dengan begitu, Chandra baru bisa terlepas dari hukuman penjara."Sandra mengernyitkan alisnya, lalu menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Aku mengerti, kamu pulang saja dulu.""Baik, Bu Sandra," jawab Olive.Olive langsung berbalik dan pergi."Sandra, gimana ini sekarang? Aku percaya dengan Chandra, dia pasti nggak bersalah dan pasti dijebak," kata Nova.Sandra berkata dengan tidak berdaya, "Aku juga percaya dengan Chandra, tapi hakim hanya melihat bukti. Sekarang, segala bukti sangat merugikan Chandra.""Kalau begitu, gimana?" tanya Nova."Kita pulang dulu saja, nggak akan terjadi apa-apa," ucap Sandra sambil menarik Nova untuk pergi.Chandra bukan orang biasa, dia merupakan bos dari Perusahaan

  • Jenderal Naga   Bab 558

    Arya tidak tahu apa yang ingin Chandra lakukan, tetapi dia tetap memilih untuk membantu."Baiklah, aku akan membawamu keluar dulu," kata Arya.Chandra melambaikan tangannya dengan pelan dan berkata, "Sudah kubilang, diam-diam mencari pengganti untukku. Aku tidak bisa keluar dengan terang-terangan seperti ini. Kamu pergi carikan orang yang tinggi dan postur tubuhnya mirip denganku. Aku akan membuat topeng kulit manusia setelah keluar secara diam-diam, lalu kamu akan diam-diam membawaku ke sel tahanan lagi nanti."Arya mengernyitkan alisnya dan bertanya, "Apa yang mau kamu lakukan sebenarnya?""Jangan banyak tanya," jawab Chandra."Oke," sahut Arya sambil mengangguk.Arya pun bergegas mengatur semuanya. Dia mencari seseorang yang tinggi dan postur tubuhnya yang mirip dengan Chandra dari militer, lalu diam-diam membawa Chandra keluar. Begitu keluar, Chandra mulai membuat topeng kulit manusia, lalu membiarkan orang tersebut menggantikannya berada di sel tahanan kepolisian. Setelah itu, Ch

  • Jenderal Naga   Bab 559

    Mawar melambaikan tangannya dengan pelan, lalu berkata, "Pak Roy, aku sudah mendengar masalah Amanda. Apa mungkin ada kesalahpahaman di dalamnya?"Raut wajah Roy seketika menjadi suram, lalu dia berkata dengan suara dingin, "Bu Mawar, apa kamu datang untuk membela Chandra?"Mawar tidak menyangkalnya dan mengangguk sebelum berkata, "Pak Roy mungkin tidak tahu, Chandra adalah pemilik sesungguhnya dari Perusahaan New Era. Dia memiliki harta kekayaan triliunan dan tidak kekurangan wanita cantik sama sekali. Selama dia menginginkannya, entah berapa wanita cantik yang akan menghampirinya. Selain itu, dia juga memiliki seorang istri yang sangat cantik. Aku benar-benar tidak percaya kalau bos-ku melakukan pelecehan.""Bos sesungguhnya Perusahaan New Era?" Roy juga dibuat terperanjat oleh identitas Chandra. Dia tidak menyangka ternyata Chandra yang sudah melecehkan putrinya itu memiliki latar belakang sebesar itu."Benar." Mawar mengangguk dan lanjut berkata, "Pasti ada kesalahpahaman di sini,

  • Jenderal Naga   Bab 560

    Selama dua hari ini, Keluarga Kurniawan menjadi berita panas di internet.Berita panas pertama adalah Nova dari Keluarga Kurniawan, seseorang yang tidak tahu keterampilan medis, tetapi menjadi dokter di bawah naungan Klinik Century. Dengan menghabiskan uang hingga miliaran, dia berhasil menduduki peringkat dokter pertama dalam konferensi medis kali ini. Hal ini membuat Nova harus menanggung makian tidak tahu malu dan orang bodoh yang kaya.Sebelum berita ini mereda, berita panas kedua muncul. Ini adalah berita tentang suami Nova, Chandra. Sekarang, berbagai forum besar sedang membahas masalah ini."Pelaku pelecehan harus mati!""Orang seperti ini seharusnya dikebiri saja!""Dibunuh seratus kali juga nggak berlebihan!""Aku nggak mengerti. Chandra punya istri yang begitu menawan, kenapa dia melakukan hal seperti ini?""Kalian mungkin nggak tahu, Chandra adalah menantu yang menumpang hidup di Keluarga Kurniawan. Dia sama sekali nggak punya status di Keluarga Kurniawan. Dengar-dengar, mer

  • Jenderal Naga   Bab 561

    Nova menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tunggu sampai kasus Chandra selesai dulu.""Oke, oke," ucap Yani berulang kali dan berdiri sambil tersenyum. Dia lalu menarik Boni dan berkata, "Nova, kamu istirahat saja. Aku dan ayahmu akan ke rumah sakit untuk menjenguk adikmu.""Ya," kata Nova sambil mengangguk.Setelah Yani dan Boni pergi, Nova melihat Sandra dengan ekspresi tidak berdaya dan bertanya, "Sandra, apakah aku terlalu nggak berperasaan berbuat seperti ini? Bagaimanapun juga, Chandra sudah bekerja keras setelah menikah serta menumpang tinggal di Keluarga Kurniawan dan juga memperlakukanku dengan sangat baik. Sekarang, aku malah ingin bercerai begitu terjadi sesuatu padanya.""Ini …." Sandra juga tidak tahu apa yang harus dia katakan. Dari sudut pandangnya, dia benar-benar berharap Nova bercerai dengan Chandra. Akan tetapi, dari sudut pandang sebagai teman baik Nova, dia tidak berharap Nova dan Chandra bercerai."Awalnya kukira Chandra jujur dan juga punya batasan. Kalau dia men

  • Jenderal Naga   Bab 562

    Chandra melakukan kejahatan hingga masuk penjara membuat Nova memiliki niat untuk bercerai. Dia berencana untuk menggugat Chandra secara paksa setelah Chandra dijatuhi hukuman. Usianya masih belum 28 tahun dan berada dalam usia muda yang penuh semangat. Dia tidak ingin menghabiskan sisa separuh hidupnya hanya untuk menunggu Chandra.Setelah Chandra keluar dari penjara, Nova sudah tua dan dia tidak ingin meninggalkan masa mudanya dengan penyesalan. Nova tahu bahwa dia bersalah kepada Chandra. Karena dirinya, Chandra tidak bisa menahan diri dan terjerumus ke jalan yang salah. Akan tetapi, masalah sudah terjadi dan tidak bisa kembali lagi, menyalahkan diri juga tidak ada gunanya.Di sisi lain, Chandra sudah menukar identitasnya, meninggalkan sel tahanan kepolisian, dan kembali ke Atma Group. Selama beberapa waktu ini, dia tidak pernah datang dan menanyakan masalah tentang Atma Group. Di ruangan presiden direktur Atma Group, Chandra sudah memakai topeng kulit manusia dan parasnya sekarang

  • Jenderal Naga   Bab 563

    Sekarang baru pukul 08.00 pagi, tetapi lokasi sudah dipenuhi oleh orang-orang. Ruangan yang sangat besar itu penuh dengan kebisingan dan keramaian. Chandra juga sudah tiba di lokasi acara sejak awal, tetapi kali ini dia sangat rendah hati. Dia menyuruh Kusuma untuk membeli tempat yang tidak terlalu di depan dan di belakang. Setelah duduk di kursi, Chandra pun menunggu dengan tenang. Dia ingin melihat apa rencana yang akan dilakukan oleh Deska dari Klinik Majestic dan juga Kimin yang berasal dari Negara Gorli. Saat ini, pembawa acara dari konferensi medis naik ke atas panggung. Dia adalah bintang yang sedang tenar saat ini, Ruby Lupita. Dia mengenakan gaun berwarna merah yang memperlihatkan postur tubuhnya yang ramping. Dia berjalan ke atas panggung sambil memegang mikrofon dan suara tertawa yang merdu langsung bergema di seluruh ruangan."Aku benar-benar sangat bersemangat. Sebelum konferensi medis dimulai, aku sudah sangat menggebu-gebu. Aku sama sekali tidak menyangka kalau aku bis

  • Jenderal Naga   Bab 564

    Setelah Nova turun dari panggung, Ruby lanjut berkata, "Peringkat kedua adalah Nurul yang berasal dari Medikal Gria, dia merupakan cucu dari Dokter Sakti Cakra. Dalam 20 tahun belakangan, Dokter Sakti Cakra mampu mengalahkan semua orang dalam konferensi medis setiap tahunnya. Saat ini, Nurul bahkan tampak jauh lebih baik dari Dokter Sakti Cakra sendiri."Kayson berkata, "Silakan Nurul untuk naik ke atas panggung."Nurul yang mengenakan gaun putih tampak sangat anggun, dia lalu berjalan naik ke atas panggung dan menerima mikrofonnya. Kemudian, Ruby berkata sambil tersenyum, "Dokter Nurul, bagaimana perasaanmu bisa mendapatkan peringkat kedua dalam babak penyisihan saat pertama kali berpartisipasi dalam konferensi medis saat ini?"Nurul menjawab dengan sangat rendah hati, "Bisa bertukar pendapat dengan berbagai senior dalam dunia kedokteran merupakan impianku. Aku percaya, kalau kali ini entah itu menang atau kalah, aku tetap akan mendapatkan hasil yang sangat besar.""Terima kasih, Nona

Bab terbaru

  • Jenderal Naga   Bab 2147

    Tubuh Morga jatuh dengan keras di atas tanah dan membentuk reruntuhan. Di sisi lain, Chandra berdiri dengan gagahnya di atas langit. Tidak lama kemudian, seorang laki-laki tua yang berlumuran darah merangkak keluar dari reruntuhan. Dia adalah Morga. Langkah melawan surga sungguh mengerikan. Jurus ini menggunakan kekuatan bumi dan langit untuk menekan dan menginjak-injak lawannya. Bahkan Morga yang sudah berada di tingkat ketiga Alam Keabadian tetap saja tidak bisa menahan tekanan tersebut dan membuatnya terluka cukup parah setelah tubuhnya terinjak-injak oleh langit dan bumi. Dia berjuang untuk bangkit lalu menatap Chandra dan berseru, “Kamu harus mati!”Morga mengeluarkan jurus rahasianya. Aura di tubuhnya seketika meningkat. Bahkan tingkat kekuatannya tiba-tiba saja meningkat ke tingkat keempat Alam Kesucian dengan bantuan jurusnya tersebut. Sekarang, aura kekuatannya jauh lebih menakutkan dari sebelumnya. “Mati kamu!” serunya dengan ganas. Sebilah pedang tiba-tiba muncul di tang

  • Jenderal Naga   Bab 2146

    Di sebuah pegunungan yang berada di luar Kota Freely. Morga muncul di depan Chandra dan menghalangi jalannya. Chandra berbalik dan berusaha melarikan diri. Namun, Cendekia berhasil mengejarnya dan menghalangi jalannya. Kedua orang itu menyerang Chandra dari depan dan belakang. Namun, Chandra tetap tenang dalam menghadapi kedua prajurit kuat itu. “Anak muda, aku minta padamu sekali lagi agar kamu memberikan harta karun itu padaku. Dengan begitu, aku akan membiarkan tubuhmu itu utuh,” ujar Morga dingin. “Huh!”Chandra justru mencibir. Kemudian Chandra mulai mengaktifkan jurus langkah melawan langit. Energi sejati yang sangat kuat muncul dari lautan energi di setiap titik akupunkturnya. Energi sejati yang tidak terhitung jumlahnya berkumpul menjadi satu dan membuat aura tubuh Chandra meningkat pesat. Kemudian energi sejatinya mulai menghancurkan tulang punggungnya. Dalam sekejap mata, kekuatan langit dan bumi berkumpul menjadi satu dan membentuk tulang punggung baru. Chandra mulai mel

  • Jenderal Naga   Bab 2145

    Istana Kegelapan adalah organisasi paling misterius yang ada di dunia Sky Draga dan sudah berdiri selama bertahun-tahun. Pemimpin dari Istana Kegelapan merupakan salah satu orang terkuat yang ada di dunia Sky Draga yang bernama Morga Huraz dan Sergi adalah adiknya. Chandra sudah membunuh adik laki-laki Morga. Itu artinya, Chandra sudah pasti mati di mata Morga. Sekarang, dia tidak ingin lagi terlalu banyak berbasa-basi dengan Chandra. Karena tujuan utamanya adalah harta karun keluarga Sky. Sekarang, harta karun itu berada di tangan Chandra. Morga mengulurkan tangannya lalu berkata dengan raut wajah kesal, “Anak muda, berikan liontin giok itu padaku. Dengan begitu, aku akan membiarkan tubuhmu utuh.”Morga bersikap arogan ketika melontarkan kata-katanya. Chandra menatap liontin giok itu lalu sebuah pemikiran muncul di benaknya. Dalam sekejap mata, liontin itu menghilang dari tangannya dan masuk ke dalam Istana Abadi. “Majulah kalau memang kamu menginginkannya,” ujar Chandra sambil ter

  • Jenderal Naga   Bab 2144

    Namun, sepertinya Chandra lebih dari sekedar bawahan bagi Lilian. Cendekia merasa kesal di dalam hatinya, tapi dia tidak ingin menunjukkan kekesalannya. Jadi, dia menatap Chandra sambil tersenyum lalu berkata, “Anak muda, apa kamu sadar dengan ucapanmu? Apa kamu tahu, kelompok seperti apa Istana Kegelapan itu? Aku saja tidak akan mampu menyelamatkan para sandera dari cengkeraman Istana Kegelapan. Apa kamu berpikir, dirimu memiliki kekuatan untuk melawan mereka?”“Kamu tidak perlu memedulikan masalah itu,” ujar Chandra tenang. Chandra memang tidak mengenal Cendekia. Namun, Lilian mengatakan kalau Cendekia akan menerima siapa pun yang datang ke Kota Freely tanpa peduli seberapa buruk dan keji kelakuan orang itu. Orang seperti Cendekia ini pastinya bukanlah orang baik. Cendekia tersenyum tipis lalu menatap Chandra seraya bertanya, “Aku dengar, wakil pemimpin Istana Kegelapan sudah tewas. Apa kamu ada hubungan dengan kematiannya?”Chandra membalas tatapan Cendekia lalu berkata dengan te

  • Jenderal Naga   Bab 2143

    Cendekia langsung tersenyum setelah mendengar kedatangan Putri dari Negara Sky Draga. Pemimpin Istana Kegelapan juga tampak terkejut lalu berkata sambil tersenyum, “Aku baru saja mau mencarinya. Tapi ternyata, dia datang sendiri tanpa diundang.”Si Cendekia melambaikan kipasnya lalu berkata, “Pemimpin Istana Kegelapan, lebih baik kamu sembunyi dulu sekarang. Aku ingin lihat, apa yang diinginkan Putri Negara Sky Draga dariku.”“Oke,” jawab si pemimpin Istana Kegelapan sambil mengangguk. “Izinkan dia masuk,” ujar Cendekia kepada penjaga. “Baik,” jawab si penjaga lalu bergegas pergi. Di depan gerbang kediaman pemimpin Kota Freely. Chandra dan Lilian menunggu selama beberapa saat, sampai akhirnya si penjaga yang melapor ke dalam bergegas keluar. “Putri, silakan masuk.”Chandra dan Lilian masuk ke dalam kediaman pemimpin kota dengan dipandu oleh si penjaga. Mereka masuk ke dalam aula utama setelah melewati sebuah lorong. Seorang pemuda terlihat sedang duduk di kursi utama aula. Pemud

  • Jenderal Naga   Bab 2142

    Mereka berdua mencari tempat tinggal terlebih dahulu setelah masuk ke dalam kota. Di dalam kamar. Chandra duduk di sebuah kursi, sementara Lilian menuangkan teh untuknya. “Kak Chandra, kapan kita akan pergi ke kediaman pemimpin kota?” tanya Lilian cemas. Beberapa hari telah berlalu, tapi dia masih belum mengetahui keadaan para kerabatnya. Sekarang, dia benar-benar ingin tahu keberadaan Istana Kegelapan serta keadaan pada kerabatnya.“Makan saja dulu setelah itu baru kita pergi,” ujar Chandra lalu berjalan menuju pintu keluar. Dia berjalan ke lantai pertama untuk memesan beberapa makanan lalu makan dengan santai. Lilian duduk di dekat Chandra tanpa keinginan untuk makan sedikit pun. Di aula, ada banyak orang yang sedang menikmati makanan mereka. “Aku dengar, istana kekaisaran Kota Sky Draga dihancurkan dan jutaan orang dibantai di sana.”“Ya, aku juga mendengarnya. Sepertinya, itu ulah Istana Kegelapan.”“Sepertinya alasan pembantaian itu karena Negara Sky Draga memiliki harta ka

  • Jenderal Naga   Bab 2141

    Pemandangan yang sangat memilukan ketika melihat tanah yang mereka injak dipenuhi dengan mayat. Lilian bergegas menuju istana kekaisaran. Di sekitar istana, jumlah mayat yang bergelimpangan juga semakin banyak. Seluruh tanah berlumuran darah. Dia terpaksa menginjak mayat ketika bergerak maju. Sampai akhirnya, dia tiba di istana tidak lama kemudian. Mayat pengawal berbaju besi tampak bergelimpangan ketika Lilian melangkah masuk ke dalam istana. Lilian terus melangkah masuk ke dalam istana. Namun, semua orang sudah menjadi mayat dan tidak ada satu pun orang hidup yang bisa dia temui di sana. “Papa ….”Lilian berjongkok di tanah sambil berteriak pilu. Chandra yang melihat ini, hanya bisa diam tanpa tahu, bagaimana cara menghibur perempuan ini.Sampai akhirnya, Chandra berusaha untuk menenangkannya dengan berkata, “Kamu lihat dulu, apakah ada kerabatmu di antara mayat-mayat itu? Mungkin saja mereka tidak mati dan hanya ditangkap.”Lilian bergegas bangkit dan mulai mencari kerabatnya di a

  • Jenderal Naga   Bab 2140

    Lilian membutuhkan waktu beberapa saat untuk bisa tiba di tempat Chandra berada ketika Chandra masih terbaring di atas tanah dengan napas lemah. Lilian sempat tidak berani mendekati Chandra setelah melihat pertarungan Chandra dan Sergi. Dia hanya berdiri beberapa meter jauhnya dari Chandra sambil memperhatikan Chandra lalu bertanya pelan, “Apa kamu baik-baik saja?”Chandra berkata dengan suara lemah, “Aku tidak apa-apa. Aku hanya butuh istirahat sebentar.”Lilian menghela napas lega setelah mendengar jawaban Chandra. Namun, dia masih tidak berani mendekat dan hanya berani berdiri beberapa meter dari Chandra sambil menatap laki-laki itu. Wajah Chandra tampak memerah setelah menyadari Lilian yang terus menatapnya. Sampai akhirnya 30 menit kemudian, tubuh Chandra kembali pulih. Dia bisa berdiri di atas tanah lalu meregangkan ototnya. “Ini?”Lilian sangat terkejut dengan pemandangan ini. Dia bisa merasakan napas Chandra yang sangat lemah dan hampir mati sebelumnya. Namun, hanya dalam wa

  • Jenderal Naga   Bab 2139

    Tubuh Chandra tertusuk dan terpukul oleh kekuatan tangan Sergi yang dahsyat sampai tubuhnya terpental. Tubuh Chandra terjatuh dengan keras sampai tanah yang ditabraknya membentuk lubang yang sangat dalam. Wajah Lilian seketika memucat. Sekarang, dia tidak lagi bisa melarikan diri. bahkan penyelamat hidupnya saja sudah tewas di tangan Sergi. “Putri ….”Sergi berdiri melayang di udara sambil menatap Lilian yang gemetaran di kejauhan lalu dia tersenyum seraya berkata, “Kamu pikir, orang ini bisa menyelamatkanmu? Kamu benar-benar suka bermimpi, ya!”Di mata Sergi, Chandra sudah tewas.“Aku … aku akan memberikannya padamu,” ujar Lilian memilih untuk berkompromi. Lagi pula, Sergi tetap bisa mendapatkan giok itu kalau dia mati. Jadi, setidaknya dia masih bisa hidup jika dia memberikan giok itu dengan sukarela. Namun, tiba-tiba saja Chandra melesat keluar dari lubang reruntuhan dengan rambut berantakan dan tubuh yang berlumuran darah. Dia benar-benar tampak menyedihkan. Anehnya, cedera di d

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status