Beranda / Rumah Tangga / ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA / BAB 55 APA HUBUNGAN MEREKA?

Share

BAB 55 APA HUBUNGAN MEREKA?

Penulis: sugi ria
last update Terakhir Diperbarui: 2024-11-04 19:45:21

Di tengah keterkejutan Reiner, Han mendekat lantas berbisik ke telinga Zio. Pria itu melihat arloji yang melingkar di pergelangan tangannya.

Tanpa kata Zio berlalu pergi dari ruangan itu, meninggalkan Reiner yang seketika mengumpat. Siapa yang sudah mengganggu acaranya.

"Tuan mengundang Anda untuk datang ke kantornya lusa. Pesan Tuan, datang sendiri atau dengan asisten Anda."

Seorang pria yang Reiner kenal sebagai bawahan Han kembali untuk menyampaikan pesan. Reiner tak jadi mengumpat. Setidaknya dia masih punya kesempatan untuk bekerja sama dengan AK Grup.

"Papa di mana dia?" Seorang perempuan berpakaian super seksi datang menghampiri Reiner.

"Dia pergi, Rain" balas Reiner sambil mencium pipi putrinya.

"Padahal aku sudah lama menunggunya di kamar. Tidak sabar pengen tidur dengannya," kata Rain frontal.

"Kamu tidak perlu melakukan itu. Lusa, Papa akan menemuinya. Sendiri, dia tidak mau Papa membawamu. Lagi pula, dia sudah menikah jadi jauhi dia."

"Apa? Dia sudah menikah? Bukannya dia
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 56 DRAMA DI MULAI

    "Di mana Kak Agra?" Vika bertanya pada Raisa yang dia jumpai begitu masuk rumah."Di ruang kerjanya kali," balas Raisa ketus. Gadis itu langsung berlalu dari hadapan Vika. Aksinya mendapat dengusan kesal dari sang kakak."Dasar tidak tahu sopan santun," gumam Vika.Raisa sempat mendengarnya meski sudah separuh jalan menaiki tangga menuju lantai dua. "Tidak tahu sopan santun? Harusnya kata itu dibalikin ke muka dia. Dasar tidak tahu malu. Belum nikah saja sudah suka nginap di rumah lelaki. Itu bukan lagi tidak punya sopan santun. Tapi murahan," gerutu Raisa sambil menutup pintu kamar lalu menguncinya.Raisa sudah mampu berpikir dewasa dalam beberapa kesempatan. Dia mengetahui Vika, kakak perempuannya sudah lama tidak pulang ke rumah. Hanya beberapa kali saja. Gadis remaja itu juga tahu kalau sang kakak tinggal di rumah kekasihnya. Dalam pandangan Raisa, hal itu sudah tidak benar. Helaan napas terdengar dari bibir tipis Raisa. Begitu banyak masalah dalam hidupnya. Dua kakaknya yang d

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-04
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 57 BASAH

    Lea mendengus kesal saat masuk ke kamarnya, dia pikir Zio akan memarahi Nancy setelah melihat apa yang perempuan itu lakukan padanya. Nancy jelas sudah menjambak rambutnya, bahkan beberapa helai sampai tercabut, belum lagi pinggangnya yang lumayan nyeri setelah membentur tepian meja, sebelum jatuh betulan di lantai."Dasar pasangan tidak tahu malu! Aduh!" Lea menyentuh pinggangnya."Dramanya gak valid ih, masak iya aku kudu akting mokat biar si tuan mulut mercon membelaku. Emohlah, kalau harus lebay-lebay. Pasti mereka sekarang lagi indehoy tu."Lea menggerutu dengan badan bersandar ke punggung sofa kesayangannya. Harusnya Lea sadar kalau tempat itu membuat dirinya tidak tahu jika ada yang masuk ke kamar. Ditambah gemericik air dari kolam mini Zio, membuat apapun jadi tersamarkan bunyinya. Suasana kamar Zio memang menenangkan, macam berada di alam terbuka.Dan kejadian itu terulang lagi, saat Lea asyik menggerutu dan memaki, seseorang mendengarnya dengan tangan bersedekap di dada. "

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-05
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 58 MANTAN CALON KAKAK IPAR

    Lea terus dibuat penasaran dengan apa yang Zio lakukan padanya. Perempuan itu sudah seharian ini sering melamun. Jika tidak ada pelanggan, maka Lea akan kembali teringat bagaimana intimnya ciuman mereka tadi malam.Bak anak remaja yang baru mendapatkan first kiss-nya, Lea selalu terbayang bagaimana bibir Zio saat memagutnya. "Malah melamun. Aku atau kamu yang nganterin bunga ke restoran di ujung sana. Mumpung pelanggan sedang tidak banyak. Mukamu suntuk amat. Kenapa? Tidak dapat jatah ya?"Agni ini biarpun masih single tapi mulutnya kalau bicara suka los dol. Apa saja disebut tanpa filter."Jatah apaan?" tanya Lea polos.Agni langsung fokus pada Lea. "Serius kamu gak tahu apa itu jatah. Kalian nyebutnya apa, kawin, nge ...."Lea langsung membekap mulut Agni yang berpotensi membuatnya malu ke ubun-ubun. "Jangan teriak! Bikin malu aja."Agni nyengir lebar setelah Lea melepas bekapan mulutnya. "Sorry, soalnya di wajahmu tulisannya begitu.""Apa itu?""Kurang lama, kurang lama."Digetokl

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-05
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 59 GANGGUAN LAIN DATANG

    "Kenapa kamu di sini?""Kamu sudah bisa melihat? Wow, ini keajaiban Lea."Lea mundur ketika tangan Aldo terulur ke arahnya. Aldo, kekasih Rina yang brengseknya amit-amit. Awalnya dia terkejut mendengar suara yang sangat familiar di telinganya. Setelah Lea pastikan ternyata itu suara Aldo.Baru kali ini Lea melihat rupa seorang Aldo. Bolehlah, tampangnya memang cocok untuk jadi playboy cap kadal gurun pasir."Kenapa kamu di sini?" Lea mengulangi pertanyaannya. Heran sekali kenapa dunia begitu sempit. Setelah kemarin Vika dan Rina mendatangi tokonya. Kini dia justru dipertemukan dengan Aldo yang sedang menatapnya penuh minat."Aku di sini? Ini restoranku Lea. Aku pemiliknya, dan aku sungguh tidak percaya ini. Kamu Lea, mantan istrinya Rian. Wah, siapa yang sangka kamu makin cantik sekarang. Vika mah lewat, Rian pasti nyesal habis-habisan sudah lepasin kamu."Sorot mata Aldo makin tidak nyaman Lea rasakan. Apalagi Aldo sesekali menjilat bibirnya sendiri, menjijikkan."Tapi tidak masalah

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-05
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 60 PEMBOHONG

    "Lah malah dia lagi yang muncul."Lea berujar dalam hati melihat sosok Agra turun dari mobil lantas berjalan ke arahnya. Pria itu tampan dengan kemeja hitam yang sudah digulung sampai siku. Apa jam kerja sudah habis. Kenapa pria ini justru berkeliaran jika jam kerja belum selesai.Istri Zio hanya tersenyum karir saat Agra sudah duduk di depannya. Lea harus segera pergi, dia tidak mau dicekik lagi oleh Zio gegara pria berparas rupawan di hadapannya.Agra sendiri entah bagaimana langsung memutuskan untuk menghampiri Lea yang dia lihat sedang melamun sambil menyedot minumannya.Lelaki itu lantas teringat ucapan Vika soal menyuruhnya membuat Lea hancur dan menderita."Lemon tea-nya, Kak." Suara sang penjual membuat fokus Agra pulih. Lelaki itu hanya mengangguk saat menerima pesanannya. Agra lantas kembali memperhatikan Lea yang kali ini tampak acuh padanya. Hebat, perempuan ini memang memiliki paras seperti Nika, tapi sikapnya sama sekali tidak seperti Nika.Nika sudah pasti akan mengaj

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-06
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 61 TIDAK BAIK

    "Aku tidak bohong. Aku tidak sengaja bertemu Agra ... aarrghh!Lea terkejut saat Zio benar-benar menghimpit tubuhnya, menekannya ke kaca di belakang mereka. "Apa yang dia katakan?" Zio mencengkeram dagu Lea tapi tidak kuat. Walau begitu efeknya sangat luar biasa bagi Lea. Dia panik, cemas kalau Zio kembali mencekiknya."Dia cuma bilang mau jadi temanku, ta-tapi aku tidak mau. Sumpah Tuan, aku langsung pergi saat itu juga," balas Lea tergagap. Wajah gadis itu memucat saking takutnya.Zio sesaat hanya memandang wajah Lea yang sudut netranya berair saat gadis itu memejamkan mata. Lea pikir nasibkan akan sama seperti malam itu. Namun tebakannya keliru. Tidak ada rasa sakit di leher, tak ada nyeri, yang terasa justru pagutan lembut yang kembali menerpa bibirnya."Open your mouth," pinta Zio.Meski bingung, Lea patuh melakukannya. Hingga netra Lea melebar saat lidah Zio merangsek masuk. Mengabsen tiap sudut rongga mulutnya, menyapu deretan giginya. Juga mengajak lidahnya berbelit.Oh tidak

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-06
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 62 PERTUKARAN

    "Siapa kau berani melarangku?!" Inez menatap nyalang pada Lea yang berdiri agak jauh darinya. Di tangannya ada satu cangkir yang aromanya sangat menggoda hidung Inez."Minum ini, Nyonya. Saya akan membawa wine-nya.""He! Tunggu! Siapa yang memberimu izin. Kau tidak boleh membawanya!"Inez melotot saat Lea langsung menenggak habis wine yang ada di gelas mama Zio."Nyonya, minuman yang buat tenggorokan terbakar ini yang Nyonya suka. Coba ini, saya jamin Nyonya akan lebih menyukainya. Rasanya enak dan efeknya lebih kurang sama."Lea langsung menggelengkan kepalanya yang seketika berputar. Hah! Apa yang baru saja diminumnya. Rasanya pahit dengan rasa panas di tenggorokan. Enak apanya, ini mah racun, racau Lea dalam hati."Memang apa efeknya?" tantang Inez. Dia jelas tidak suka ketika ketenangannya diusik."Teh chamomile akan membuat Anda rilek, lebih mudah untuk tidur," sahut Lea terus mencoba tetap sadar. Oh, kapok dia minum yang namanya wine. Kalau sama-sama punya efek buruk, dia akan

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-06
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 63 JOGING DAY

    Pagi menjelang dengan sinar mentari baru memunculkan semburat orange di ufuk timur. Zio menggeliat pelan setelah tirai jendela kamarnya otomatis terbuka begitu sensornya menerima aliran cahaya sang surya.Pria itu bangun, sejenak mengumpulkan nyawa yang semalam entah terbang sampai mana, lanjut berdiri. Tubuh kekar itu hanya tertutup celana pendek longgar. Punggung lebar, bahu kokoh, perut sixpack, pemandangan indah di pagi hari.Pria itu sesaat heran, tidak mendapati Lea berada di kamarnya. Biasanya dia selalu jadi yang pertama bangun di kamar itu. "Ke mana biang rusuh itu?" Zio bergumam sambil masuk ke kamar mandi.Dia menyebut Lea rusuh, sebab mabuk karena setengah gelas wine yang Lea minum, juga karena perempuan itu diam-diam memanggilnya dengan sebutan aneh di belakangnya.Lea teler, dalam keadaan setengah sadar saat Zio menginterogasinya soal wine yang dia minum. Lea mengatakan kalau dia nemu di dapur. Ajaibnya Lea sama sekali tidak menyebut Inez. Zio mengulas senyum bagaimana

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-07

Bab terbaru

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 393

    "Tenang saja, Celio aman sama mama. Kalian bersenang-senanglah. Livi juga anteng kalau ada Arch."Lea memeluk Inez dan Anita bergantian. Merasa sangat beruntung memiliki dua wanita tersebut dalam kehidupannya.Dia disupport seratus persen dalam karier, dibantu dalam mengurus buah hati. Sungguh sebuah anugerah yang tak terganti oleh apapun.Lea mengulas senyum, dia berjalan menghampiri sang suami yang sudah menunggu."Persediaan ASI melimpah, nyonya siap diajak kencan," goda Zio sambil membuka pintu mobil "Memangnya mau ke mana?""Adalah. Kita kan belum pernah pergi kencan seperti ini."Lea kembali melengkungkan bibir. Iya, dia dan Zio dikatakan belum pernah pergi berdua, menikmati waktu tanpa diganggu. Boleh dikatakan ini adalah reward dari semua kesibukan Lea dan Zio selama ini. Juga kerelaan atas keduanya yang hampir tak pernah protes soal pekerjaan masing-masing.Saling percaya dan komunikasi adalah dua hal yang Zio dan Lea terapkan dalam rumah tangga mereka. Prinsip yang juga mu

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 392 ME TIME

    "Diem lu biji melinjo! Anak gue itu!" Hardik Zico."Bodo amat! Livi mana! Tante! Livi mana?!" Balas Arch tak takut oleh bentakan sang om."Lihat Kak Celio."Jawab Raisa setelah Arch mencium tangan Raisa juga mencium pipi wanita yang memang sudah Arch kenal dari dulu.Bocah itu melesat mencari Livi. Dengan Raisa lekas memeluk Lea yang balik mendekapnya."Terima kasih sudah bertahan sendirian selama ini. Kenapa tidak hubungi Kakak?"Raisa terisak lirih. Dia tahu mengarah ke mana pembicaraan Lea."Takut, Kak. Waktu itu kakak dan kak Zio masih musuhan. Kalau aku kasih tahu, mereka bisa war lebih parah.""Keadaannya akan berbeda, Sa. Mereka musuhan tapi tidak bisa mengabaikan keadaanmu. Lihat sekarang, mereka bisa akur. Agra malah yang kasih tahu banyak soal kesukaanmu."Raisa menerima detail konsep akadnya."Kak, serius ini?""Serius. Dia yang minta. Dan kakakmu setuju. Akan lebih baik jika begitu. Dia sudah siapkan semuanya."Lea dan Raisa melihat ke arah Zico yang tangannya sibuk bermai

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 391 PULANG

    "Baru juga nyetak satu, sudah mau dipotong. Kejam amat kalian," balas Zico santai.Inez dan Anita saling pandang. "Ndak mempan, Ta.""Iya, ya," sahut Anita heran."Sudah gak mempan dramanya. Dah kenalin, ini calon istri, sama anakku."Zico menarik tangan Raisa yang tampak bingung. Inez dan Anita memindai tampilan Raisa. Dari atas ke bawah. Dari bawah balik lagi ke atas."Screening-nya sudah deh. Kalian nakutin dia. Zico jamin dia lolos sensor. Kan sudah ada buktinya."Raisa makin gugup melihat ekspresi dua perempuan yang dia tahu salah satunya mama Zico."Co, mereka gak suka aku ya?" Bisik Raisa panik."Suka kok. Mereka lagi main drama. Jadi mari kita ikutan."Raisa tidak mengerti dengan ucapan Zico. Tapi detik setelahnya dia dibuat menganga ketika Zico berlutut di hadapan Inez dan Anita."Heh? Ngapain kamu?" Inez bingung melihat kelakuan sang putra."Mau minta maaf. Zico tahu salah. Tapi Zico janji akan memperbaiki semua. Zico bakal tanggung jawab."Ucap Zico dengan wajah memelas pe

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 390 BUCIN OTEWE GENDENG

    Agra tak habis pikir, Raisa bahkan membawa Livi ke pernikahan mereka. Tapi dia sama sekali tidak tahu. "Ini aku yang kebangetan atau dia yang terlalu pintar?" Agra bertanya ketika mereka sampai di apart Raisa. Sebuah tempat yang membuat dada Zio sesak. Bukan karena kurang mewah, atau kurang bagus. Namun di sini, dia bisa merasakan perjuangan seorang Raisa dalam merawat Livi.Dia kembali teringat bagaimana susahnya Lea hamil dan melahirkan. Beruntungnya Lea punya dirinya juga yang lain.Tapi Raisa, totally alone. Sendirian. Tidak terbayangkan bagaimana Raisa berlomba dengan waktu, kuliah, pekerjaan juga dirinya sendiri. Bisa tetap waras sampai sekarang saja sudah bagus."Biarkan dia makan sendiri." Suara galak Raisa terdengar ketika Zico coba menyuapi Livi."Dua-duanya. Kau bego dan adikmu terlampau smart," ceplos James yang sepertinya mulai akrab dengan Agra.Ingat, dua pria itu juga hampir adu tinju waktu itu."Sialan kau!" Agra menendang James, tapi pria itu berhasil menghindar."

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 389 PROTEKTIF

    Tujuh jam kemudian.Zio dengan didampingi James mendarat di bandara internasional Haneda. Mereka langsung menuju rumah sakit tempat Zico dirawat.Awalnya mereka kemari untuk mengurusi Zico, tapi siapa sangka yang mereka temui justru melebihi ekspektasi mereka.James sengaja ikut, sebab dia sudah diberi bisikan oleh Miguel. Mengenai garis besar persoalan Zico."Apa yang terjadi sebenarnya?" Itu yang Zio tanyakan begitu dia berhadapan dengan Agra."Duduk dulu. Kita bicara." Zio mengikuti permintaan Agra. Dua pria itu terlibat pembicaraan serius. Sangat serius sampai Zio memejamkan mata, coba menahan diri.Di tempat Raisa, perempuan itu hanya bisa diam, tertunduk tanpa berani melihat ke arah Zio. Sejak dulu, aura Zio sangat menakutkan bagi Raisa."Apa aku harus percaya begitu saja? Maaf bukan meragukanmu. Tapi Zico itu brengsek."Zio berujar sambil menatap Raisa."Soal Livi, apa kalian punya bukti otentik kalau dia anak Zico. Tes DNA contohnya." Agra bertanya pada sang adik."Zico punya

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 388 HURU HARA

    Setelah semalam merenung, menimang juga mempertimbangkan semua hal dari segala sisi. Pada akhirnya Agra memutuskan untuk menyerahkan permasalahan sang adik pada yang bersangkutan.Agra tidak ingin mendoktrin, apalagi memaksa Raisa soal apapun. Pun dengan Zico, Agra secara khusus minta bertemu. Dan Zico dengan segera menyanggupi.Dengan membawa Livi, Agra kembali dibuat yakin dengan keputusannya. Dia pasti Zico bisa lebih baik darinya. "Aku izinkan kau berjuang. Tapi dengan satu catatan. Jika dia menolak kau harus enyah dari hadapannya juga Livi."Zico menelan ludah. Ditolak Raisa dia bisa terima. Tapi berjauhan dengan Livi, Zico tidak akan sanggup. Tidak, setelah dia menjalani dua puluh empat jam full bersama sang putri. Zico tidak akan bisa berpisah dengan Livi. Tidak, sesudah dia menyadari betapa berharganya Livi baginya.Maka siang itu dengan harapan setinggi langit, Zico nekat melamar Raisa. Dia yakin lamarannya akan diterima."Sa, mari menikah."Suara Zio membuat Raisa kembali

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 387 LAMARAN

    "Apapa," sebut Livi dengan bibir bertekuk menahan tangis."Ndak apa-apa, Sayang. Apapa nakal jadi pantas dipukul. Tapi kamu gak boleh asal pukul orang."Livi melayangkan tatapan tajam penuh permusuhan pada Agra."He, bukan Om yang salah. Dia yang jahat."Livi menangis dengan tangan sibuk melempar apa saja yang ada di meja. Agra maju tidak terima dengan aksi sang ponakan. Sementara Zico dengan cepat mendekap Livi yang bibir mungilnya terus menyebut om jahat."Kau! Kau jangan mimpi bisa dapatin Raisa," ancam Agra."Agra, berhenti gak!" Pria itu kicep begitu sang istri bicara. Irene mendekati Raisa yang cuma duduk sambil memijat pelipisnya yang berdenyut. Dalam sekejap, Livi sudah jadi perisai hidup untuk ayahnya. Dipandangnya wajah Zico yang memar di beberapa tempat. Saat ini pria itu masih menenangkan Livi yang masih menebar aura permusuhan pada omnya."Ren ....""Jangan tanya, Mbak. Pusing aku." Irene mundur ketika Raisa angkat tanganAgra mendesah frustrasi. Pria itu berdiam diri d

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 386 BERANTAKAN

    "Apa kamu bilang? Zico ke Tokyo?" Lea mengutip ucapan Zio barusan."Lah kan aku sudah bilang kemarin. Abian kasih tahu kalau Zico ke Tokyo. Katanya kerjaannya berantakan, jadi mereka suruh Zico buat healing lagi."Zio berkata sambil mendekati Lea yang sedang menyusui Celio. Zio seketika jadi cemburu. Benda itu bertambah menggiurkan, tapi sekarang bukan lagi miliknya. Ada Celio yang memonopoli tempat favorit Zio."Dia ke Tokyo bukan healing tapi cari perkara. Lihat saja yang ada di sana. Bukannya Zico selalu sakit kepala kalau coba mengingat Raisa," Lea membetulkan posisi Celio supaya lebih nyaman."Kan beda kalau ketemu orangnya langsung. Boy, gantian napa. Dikit aja."Lea menepis tangan Zio yang selalu ingin mengganggu Celio. Bayi lelaki itu sudah bertambah montok dengan pipi seperti bakpao. Tingkahnya juga bikin satu rumah tertawa senang."Memangnya kau setuju kalau Zico dengan Raisa?""Enggak! Jauh-jauh dari yang namanya Agra," balas Zio cepat.Lea seketika memutar bola matanya je

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 385 JANGAN MENGELAK

    Livi menangis dengan tubuh Raisa turut gemetar, melihat bagaimana Zico menggelepar menahan sakit di kepala. "Tolong, Dok. Sakit!" Teriak Zico berulang kali.Dia pegangi kepalanya yang serasa mau pecah. Pria itu meringis, mendesis sementara tim medis sedang mencoba mengurangi kesakitan yang Zico rasa.Raisa susah payah berhasil membawa Zico ke klinik terdekat. Tubuh Zico yang tumbuh besar dan tinggi membuat Raisa kesulitan memapah. Ditambah dia sedang menggendong Livi yang sejak itu mulai menangis.Beruntungnya dia bertemu dua orang yang membantu Zico berjalan ke klinik. "Apapa!" Sebut Livi berulang kali. Balita tersebut tampak ketakutan, tapi juga menampilkan ekspresi sedih."Apa yang terjadi padanya?" Seorang dokter bertanya setelah Zico berhasil ditenangkan. Raisa melirik Zico yang mulai tenang, meski sesekali masih meringis kesakitan."Dia bilang pernah kecelakaan, lalu hilang ingatan. Tapi saya tidak tahu detail-nya.""Oke, kami paham. Kami akan memeriksanya lebih lanjut. Takut

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status