“Halo, Mas. Kamu lagi nggak sibuk? Tumben telepon.”“Kamu ini. Giliran ditelepon dibilang tumben. Giliran nggak ada kabar, lupa sama istri sendiri. Aku kudu gimana, Sayang?”Ayuni lantas tertawa. “Just kidding, sayangku. Kamu lagi apa? Aku lagi makan kacang sama Hani dan Valia. Pak Samuel ternyata lagi meeting. Udah jam empat sore dan dia belum datang juga.”“Nggak ke kantor mungkin. Aku lagi mau nyuruh Biru belanja obat ke apotek. Lagi catat apa saja yang harus dibeli. Jangan terlalu banyak makannya, yaa.”“Iya, Mas. Nggak banyak kok. Udah makan siang?”“Udah atuh, Sayang. Udah jam empat juga soalnya.”“Iya sih. Aku lagi bete nih. Nunggu Pak Samuel nggak datang-datang. Padahal kan, tadinya besok aku mau berenang aja sambil nunggu kamu pulang.”“Kamu mau sakit, berenang sambil nunggu aku pulang.”Ayuni lantas menerbitkan cengiran. “Bercanda, Mas. Oh ya, Mas. Mona juga resign ternyata. Disuruh tunangannya.”“Iya. Rifki juga takut Mona jadi inceran selanjutnya. Nanti hapus nomornya Samu
Last Updated : 2025-03-11 Read more