Ayuni masih menatap Ryan yang tengah menunggu dirinya bertanya. Entah apa yang ingin ditanyakan sang kepadanya dan itu membuat Ryan penasaran.“Kamu mau tanya apa, heum?” ucap Ryan yang sudah penasaran.Ayuni kemudian menunjuk sebuah café yang tak jauh dari mereka kini berdiri. “Kita makan hotdog aja. Di sana.”Ryan lalu menoleh dan menarik tangan Ayuni, membawanya ke café di seberang itu. “Tapi, kamu belum bicara, kamu mau tanya apa?”Ayuni terkekeh pelan. “Hanya sebuah keputusan yang akhirnya aku pilih aja sih, Mas.”Ryan menaikan alisnya. Ia masih tak paham dengan ucapan istrinya itu. “Maksudnya? Keputusan yang mana, heum?”Ayuni menatap Ryan lagi. “Eum … mungkin, suatu saat nanti aku ingin punya anak, Mas.”Ryan terdiam sejenak. Ia lalu menghela napas kasar dan menatap Ayuni dengan lekat.“Kamu yakin, dengan keputusan kamu itu? Atas dasar alasan apa, kamu mengambil keputusan itu? Aku tanya, karena kamu sendiri yang membuat perjanjian itu. Yang mana, jangan pernah membahas soal ana
Last Updated : 2025-03-07 Read more