Di ruangannya yang luas, Gavin Lysandros menatap layar komputer dengan dahi berkerut. Sejak Livia meninggalkan ruangannya, pikirannya tak bisa lepas dari gadis itu. Ada sesuatu yang mengusiknya, sebuah intuisi yang selama ini jarang keliru. Tangannya meraih telepon di meja. "Nadia, bisa ke ruangan saya sebentar?" Tak lama kemudian, pintu ruangannya diketuk. Sekretarisnya, wanita berusia tiga puluhan dengan penampilan selalu rapi dan profesional, masuk dengan notes di tangan. "Ya, Pak Gavin?" "Tolong carikan saya data lengkap dan CV Livia, cleaning service baru di lantai dasar," pinta Gavin langsung. "Saya ingin tahu latar belakangnya, pendidikan, keluarga, alamat, semuanya." Nadia terlihat sedikit terkejut, namun dengan cepat kembali ke ekspresi profesionalnya. "Baik, Pak. Ada hal lain yang Bapak butuhkan?" "Tidak, itu saja untuk sekarang. Terima kasih." Setelah Nadia keluar, Gavin bersandar di kursinya, memutar-mutar pena di tangannya. Pikirannya melayang kembali ke mala
Terakhir Diperbarui : 2025-03-09 Baca selengkapnya