Bab 21VONIS DOKTERSepanjang perjalanan, pria tersebut tampak sedang memikirkan sesuatu. Semakin dia pikirkan, hatinya terasa semakin gelisah.“Ken!” ujar kakek tua tersebut pada Kenzi, asisten pribadinya, pria muda yang mendampinginya kemana pun beliu pergi.“Selidiki latar belakang wanita tadi!” ujar kakek tua tersebut.“Baik, Tuan!” sahut Kenzi mantap.*****Tiga hari sudah, Davin dirawat di rumah sakit. Berarti sudah tiga hari juga, Sonya mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.“Mas, kapan aku bisa pulang? Aku bosan disini!” rengek wanita tersebut.“Sabar dulu. Kita harus menunggu hasil pemeriksaan,” ujar Farhan.“Hasil pemeriksaan apaan sih, Mas? Aku gak papa. Bilang sama dokternya, pokoknya aku mau pulang sekarang,” seru Sonya lagi.“Gak bisa, dokter belum memberikan izin.”“Mas!”“Sudahlah, jangan seperti anak kecil,” sahut Farhan dengan tegas. Lama-lama, dia merasa jengah juga dengan sikap manja sang istr
Последнее обновление : 2025-02-04 Читайте больше