Все главы Lima Tahun Usai Berpisah: Глава 11 - Глава 20

128

Bab 11

Bab 11MUNGKINKAH?Berulang kali Lisa menarik napas dan nampak tidak tenang. Dia terus menatap ke arah belakang, takut tiba-tiba ada Farhan, Sonya dan Arum di sana. Dirinya tak mau apa yang terjadi saat memergoki Farhan lamaran dengan Sonya dan dirinya yang dipermalukan oleh Arum terjadi lagi.“Sekarang keluarga ayahnya mencari-cari keberadaan Davin. Jadi, saya mohon agar Miss Tina dan sekolah bisa menyembunyikan informasi tentang Davin,” tutup Lisa setelah hampir setengah jam berbincang dengan Miss Tina.“Bagaimana, Miss?” katanya memohon sebelum perlahan Miss Tina mengangguk.“Sekolah pasti akan berusaha untuk menjaga murid-muridnya. Tenang saja, Bu Lisa.”***“Hei. Kamu! Ya, kamu. Kamu lihat karyawan yang duduk di sini?”“T—tidak, Pak,” jawab karyawan kesekian yang ditanya oleh Farhan.Dengan sengaja, Farhan melewati tempat duduk Lisa, berusaha mencari tahu kenapa Lisa belum juga datang padahal sudah lewat jam
last updateПоследнее обновление : 2025-01-31
Читайте больше

Bab 12

BAB 12TERPOJOKKebetulan sekali bertemu dengan pria bajingan itu di sini. Padahal baru tadi pagi Dista membatin saat melihat presentase kemiripan wajah Davin dengan Farhan, ayahnya, Dia sudah gatal ingin memaki-maki Farhan, atau bahkan membunuhnya kalau perlu! Kini, Dista memandang ke arah Farhan dan Davin secara bergantian, tidak akan ada yang mengelak bahwa keduanya adalah pasangan ayah dan anak kandung, karena mereka bagaikan pinang di belah dua kecuali bibir yang sangat sama dengan milik Lisa.“Oh Tuan Farhan ternyata masih ingat dengan nama saya,” sindirnya telak dengan penuh penekanan dan emosi sementara Davin sekarang bersembunyi tepat dibelakang tubuh Dista, memeluknya kencang-kencang.“Saya kira Tuan Farhan akan melupakan saya seperti ketika Tuan Farhan lupa bahwa terdapat seorang istri yang setia menunggu suaminya tetapi suaminya justru bertunangan dengan wanita lain secara diam-diam!”“Aku tidak ingin membahas soal itu, Dista
last updateПоследнее обновление : 2025-01-31
Читайте больше

Bab 13

Bab 13TERJEBAK “Mbak Lisa, tolong dokumen ini ditaruh ke ruangan Pak Farhan ya. Aku lagi kebelet pipis! Dia butuh cepat.”Lisa mengangkat kepala setelah kembali dari kamar mandi dan berpapasan dengan karyawan lain. Tanpa prasangka apapun, Lisa mengiyakan dan menerima dokumen itu. Dia berjalan ke ruangan Farhan dan bertanya kepada sekretaris Farhan.“Pak Farhan sedang di luar. Silakan saja masuk dan letakan dokumennya. Nanti akan saya sampaikan ke Pak Farhan kalau ada dokumen baru yang harus segera ditandatangani.”“Oke.” Kata sekretaris Farhan, pria itu sedang tidak berada di ruangan, Lisa menjadi berani. Dia masuk ke dalam ruangan dan menaruh dokumen tepat di atas mejanya lalu berhenti sejenak untuk mengagumi ruangan Farhan. Saat Lisa membalik tubuh, dia sangat terkejut karena Farhan tiba-tiba ada di belakangnya."Maaf, Pak, saya hanya mengantar dokumen. Permisi!" Dengan kikuk, Lisa melangkah dan hendak meninggalkan ruang
last updateПоследнее обновление : 2025-02-01
Читайте больше

Bab 14

BAB 14KUNJUNGAN DADAKAN“Apakah ada kunci cadangan? Bisakah seseorang membukakan untukku? Hei!”“Farhan, bagaimana?” desak Lisa ingin tahu apa yang mau dibahas oleh Farhan ketika dirinya turut mendengar suara Sonya. Mustahil dia melupakan suara perempuan angkuh yang memandangnya rendah dan hina tersebut. Berbeda dengan Lisa yang meminta Farhan menjelaskan, Farhan malah menanggapi Lisa dengan berbeda, dirinya pikir, Lisa panik karena keberadaan Sonya.“Kamu … bersembunyilah di kamar mandi,” kata Farhan dengan diselingi kepanikan.“Apa? Tidak,” sahut Lisa tidak terima, dia masih berada tepat di atas sofa. “Kenapa aku jadi seperti selingkuhanmu? Kenapa aku harus bersembunyi? Tidak. Jelas-jelas aku bekerja di sini sebagai karyawan,” kata Lisa dengan melipat kedua tangan di depan dada.Tok tok tok ....“Mas Farhan, kamu di dalam sana?!”Lisa melirik ke arah pintu dan kembali melanjutkan kalimatnya apalagi ketika ia menyadari
last updateПоследнее обновление : 2025-02-01
Читайте больше

Bab 15

BAB 15TERJEBAK“Iya, Mas, Coba kamu tanya ke papa.” Sonya membalas Farhan dan tubuhnya sedikit bergoyang ketika kembali menatap suaminya.“Mas Farhan, kamu hari ini agendanya apa? Rapat? Mau aku temani? Aku bisa jadi asisten kamu kalau kamu minta, Mas.”“Enggak. Rapat sudah selesai sebelum makan siang. Aku hanya akan berada di dalam ruangan sampai jam pulang selesai untuk menandatangani beberapa hal. Kenapa, Sonya?” tanya Farhan ketika Sonya terlihat gelisah dan bergoyang-goyang.“Aku lagi ingin bermesraan jika kamu tidak memiliki banyak agenda, Mas,” bisik Sonya dengan mengetuk paha Farhan dengan jarinya.“Kita bisa bermesraan di rumah,” balas Farhan menolak Sonya lalu bergerak sedikit menjauh hingga Sonya yang sebelum tersenyum lebar dan berperangai manis di hadapan Farhan berubah menjadi cemberut.Bagaimana tidak cemberut ketika tawaran manisnya ditolak mentah-mentah oleh sang suami? Bagaimana dirinya tidak cemberut ketika dari gel
last updateПоследнее обновление : 2025-02-01
Читайте больше

Bab 16

Bab 16Keadaan sudah hening, Lisa membuka kunci kamar mandi dengan menutup mata dan berusaha membuatnya tidak terlalu terdengar.Lisa membuka pintunya sedikit saja agar matanya dapat melihat dan memastikan apa yang terjadi. Jika memang sudah tidak ada Sonya, Lisa bisa buru-buru keluar dari sana dengan cepat.“ASTAGA!” pekik Lisa dengan buru-buru menutup kembali pintu kamar mandi sambil memejamkan mata ketika dia melihat Sonya dan Farhan dengan posisi intens.Di dalam kamar mandi, Lisa terus memegangi dadanya dan berusaha menghapuskan bayangan akan Sonya yang bermesraan dengan Farhan. Mau dibilang pantas tidak pantas, keduanya adalah atasan Lisa, jadi ia tak memiliki hak untuk melarang.Selain itu, dia sudah sejak lama tidak memiliki hubungan apapun dengan lelaki itu, tetapi kenapa rasanya sesak?***Sepulang dari kantor, Lisa berhenti di depan alamat yang sudah diberikan oleh Dista sebelumnya untuk menjemput Davin. Dia t
last updateПоследнее обновление : 2025-02-02
Читайте больше

Bab 17

Bab 17BERTEMU LAGIDista terus memandang Lisa, hal yang dapat dilakukannya kepada hidup sahabatnya yang terasa berat hanya memeluk dan mencoba memberikan sikap positif bahwa Lisa bisa melewatinya. Karena jika tidak begitu, apalagi yang dapat dilakukan oleh Dista?“Aku benci, Dis! Kenapa harus terjadi secara bersamaan? Aku capek! Aku marah. Aku kesal ya Tuhan, Dista,” adunya dengan terisak-isak dan bibir bergetar menahan sedih.***“Davin, jangan lupa cuci tangan cuci kaki ya. Mainannya nanti mama taruh di dalam kamar,” kata Lisa yang masih sibuk di dekat motornya sambil meraih tas kemudian menaruh helm dan membuka ikatan plastik yang di cantel dekat dengan stang pada sebelah kiri.“Iya, Ma!” balas Davin untuk meninggalkan Lisa dan masuk ke dalam rumah yang sudah dibuka kuncinya.Lisa masuk belakangan dengan tergopoh-gopoh, matanya memerah setelah puas menangis dan berkeluh kesah dihadapan Dista. Rambutnya berantakan karena terkena ang
last updateПоследнее обновление : 2025-02-02
Читайте больше

Bab 18

Bab 18 Suara brankar yang didorong terdengar berlalu lalang di dalam IGD, begitu pula Sonya yang masih mengaduh-aduh kesakitan dan terus menerus memegang tangan Farhan. “Mas jangan kemana-mana. Mas temani aku ya, Mas?” “Tenang, aku temani.” “Sakit Mas, perutku AARGGHH,” gerung Sonya dengan kepala yang terus terarah ke kanan dan kiri. Sraaak. Suara dua buah tirai dengan berjarak lima brankar terdengar ditutup dalam waktu yang bersamaan. Salah satu brankar berisi istri yang perutnya sakit dan memerlukan kehadiran suami, sedangkan brankar yang lain berisi ibu yang rela mempertaruhkan apapun agar anaknya bisa tersadar. Menit demi menit berlalu, Lisa lebih dahulu tiba di bagian administrasi untuk mengurus biaya pemeriksaan untuk perawatan Davin sebelum dirinya menerima beberapa lembar kertas dan membalik tubuh. Bruk! “Kamu!” maki Arum dengan suara kencang yang ternyata baris dibe
last updateПоследнее обновление : 2025-02-03
Читайте больше

Bab 19

Bab 19KEKHAWATIRAN LISA“Saya lancang karena Nyonya Arum yang mengajarkan saya seperti itu dulunya, bukan?”“Pantas kamu selalu rendah, selalu miskin dan nasibmu jelek karena bahkan kepada orang tua saja kamu tidak hormat.”“Untuk apa saya menghormati orang yang menginjak harga diri saya?” balas Lisa yang hatinya tersayat-sayat dan membuatnya bersedih ketika Arum terus mengatakan hal-hal buruk padanya.“Sejak kapan kamu berada di Jakarta? Bukannya setelah berpisah dengan Farhan, kamu pergi ke luar kota? Jadi, untuk apa kamu di sini? Jakarta tidak cocok untuk orang kampungan sepertimu, Lisa.”Deg!Mendengar ucapan Arum, Lisa membeku dan sikap kerasnya tadi mendadak berubah ketika Arum memutar balik keadaan.“B—bagaimana Anda bisa tahu?” selidik Lisa hingga Arum yang merasa menang dan ada di atas udara tertawa terbahak. “Kenapa? Kaget? Uang bukan masalah bagi orang seperti kami. Menyuruh orang untuk mengikuti kehidupan kamu itu
last updateПоследнее обновление : 2025-02-03
Читайте больше

Bab 20

Bab 20“Bagaimana dengan keadaan menantu saya, Dok?” tanya Arum yang didampingi Farhan dengan tidak sabar.“Ma, sabar,” tegur Farhan.“Saya belum.bisa memastikannya, Nyonya. Kami harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” sahut sang dokter.“Apa kondisinya parah?” tanya Farhan gugup.“Ada beberapa hal yang saya curigai.”“Maksudnya bagaimana, Dok? Tolong jangan berbelit-belit,” sahut Arum tidak sabar.“Kita akan mengetahui hasilnya besok setelah hasil CT-scan jadi. Jadi, untuk sementara, Nyonya Sonya harus dirawat disini,” sahut sang dokter.****“Dis, seumur-umur aku enggak pernah nyangka Davin bisa dirawat di ruang VVIP,” bisik Lisa dengan memandang Dista yang sedang duduk sambil mengunyah cemilan untuk ibu hamil yang dibelikan oleh Raka.“Aku dan Mas Raka akan berusaha yang terbaik untuk kamu, Lis,” sahut Dista.“Aku tidak tahu harus membalas dengan apa kebaikan kalian,” ujar Lisa penuh haru. Memiliki sahabat sebaik
last updateПоследнее обновление : 2025-02-03
Читайте больше
Предыдущий
123456
...
13
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status