"Terima kasih Tuan Ravco telah datang ke sini. Kami tahu Anda sangat sibuk," ucap Papa Tion. Ravco menatap tajam, "Aku tahu ini urusan penting, terutama. menyangkut..." Ravco melirik pada Livia sambil tersenyum tipis. "Tuan perkenalkan ini anak sulung kami, Raeny dan ini dia Livia, adiknya.." ucap Mama Yeny menunjuk kepada dua perempuan di sampingnya. Ravco memperhatikan keduanya dengan tajam, "Hm, kenapa wajah kalian sangat berbeda?" "Maaf, Tuan. Sebenarnya mereka bukan saudara kandung dari darah yang sama," ucap Papa Tion menjelaskan lebih rinci. "Hm, tidak masalah.." Ravco menatap satu perempuan yang cukup menarik baginya. Sedangkan, Livia merasa risih terhadap lelaki itu yang terus menatapnya. Mencoba mengalihkan pandangannya ke arah lain. Raeny tersenyum tipis dan tenang, "Senang bertemu Anda, Tuann.." Livia menatap kaku, berbicara pelan. "A-aku juga.." "Tuan, sebelumnya kami ingin menawarkan Raeny untuk menjadi calon istri Anda. Tapi karena Raeny sudah memiliki
Last Updated : 2025-01-12 Read more