Setelah selesai makan malam, Lea merasa puas. Mereka berjalan berdampingan menuju parkiran ditemani hawa dingin musim salju yang menusuk. Napas mereka mengepul tipis di udara, menandakan betapa dinginnya malam ini.Lea mengeratkan mantel di tubuhnya, sementara Kayden terlihat tenang meskipun hanya mengenakan mantel tanpa syal atau sarung tangan.Saat mereka tiba di area parkir, Lea berbalik untuk menghadap pria itu. “Terima kasih untuk makan malamnya. Aku jadi merasa seperti sedang berkencan,” ucapnya sedikit tersipu.Kayden menyeringai kecil. “Aku tidak ingat kalau ini adalah kencan, tapi kalau itu membuatmu senang, anggap saja begitu.”Lea mendengus pelan, tetapi tidak membalas. Ia hanya menggelengkan kepala, lalu berbalik menuju mobilnya. Namun sebelum ia sempat membuka pintu, suara Kayden terdengar lagi.“Hati-hati di jalan, My Little Rose.”Lea terhenti. Ia menoleh pelan, menatap pria itu dengan sorot terkejut. Panggilan itu ... anehnya terasa begitu alami dari bibir Kayden.Namu
Last Updated : 2025-03-08 Read more