"Nana!" Gavin tersentak kaget ketika dengan tiba-tiba Revita mendorong dadanya, di tengah cumbuan mereka. Pria itu sempat syok selama beberapa saat. Lagi nikmat-nikmatnya, main potong aja. "Nana aman, Re. Dia sama Selena dan Adriana." Revita mengerjap. Dia makin mendorong Gavin menjauh, hingga penyatuan mereka terlepas. Tangannya menyambar selimut dengan segera. "Kita harus jemput Nana, Mas." Kali ini Gavin yang mengerjap bingung. "Sekarang? Tapi Re, ini sudah malam. Dan aku yakin Nana pasti sudah tidur.""Dia pasti nyari kita."Membuang napas kasar, Gavin pun terpaksa turun dari ranjang. Dia bergerak meraih ponselnya yang tergeletak begitu saja di lantai bersama dengan celananya. "Biar aku telpon Selena," putusnya kemudian. Dia menunduk dan menatap miris miliknya yang masih menegang sempurna, sambil menunggu panggilannya diangkat. Tidak berapa lama, suara Selana terdengar. "Ada apa, Mas?" tanya Selena di sana terdengar khawatir. "Nggak ada. Aku cuma mau mastiin keadaan Nana, u
Last Updated : 2025-02-24 Read more