Semua mata kini menoleh ke sumber suara, ternyata itu suara Jose. Pegangan Selena dan Pak Dante pun terlepas. “Apa yang terjadi di sini? Nyonya, Tuan mencari Anda.”“Baik, aku segera ke kantor.”Selena yang tidak terima, Elena pergi begitu saja. Menarik kembali tangan Elena. “Kita belum selesai, mau kemana kamu?”“Nona Selena, biarkan Bu Elena pergi. Presdir memanggilnya,” ucap Jose.“Apa? Ba..bagaimana bisa?” Selena terkejut, tak menyangka.“Asal Anda tahu, Bu Elena mulai hari ini adalah asisten pribadi Presdir. Jadi menyinggungnya berarti menyinggung Presdir. Jika kamu tidak ingin dipecat, biarkan dia pergi. Dan semuanya, kembali bekerja!”Jose bicara dengan lantang, membubarkan kerumunan. Selena mundur satu langkah, genggaman tangannya yang menarik Elena pun mulai mengendur. Elena hanya bisa menatap wanita itu dengan kesal. Lalu pergi meninggalkan kerumunan menuju ruangan Alvaro bersama Jose. Sedang Selena mengepalkan tangan, kesal. “Awas kamu Elena,” lirih Selena. “Terima kas
Huling Na-update : 2025-03-22 Magbasa pa