Home / Rumah Tangga / AKU ISTRIMU MAS! / Chapter 21 - Chapter 30

All Chapters of AKU ISTRIMU MAS! : Chapter 21 - Chapter 30

82 Chapters

Kerjasama

Keesokan harinya, Bayu terbangun dengan masih sedikit sakit dan bingung. Dia tidak ingat apa yang terjadi malam sebelumnya, tapi dia merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Dia mencoba untuk mengingat, tapi ingatannya masih kabur.Bayu berusaha untuk duduk dan melihat sekitarnya. Dia berada di kamar tidur, dan Bara sedang duduk di samping tempat tidurnya, memandanginya dengan rasa khawatir."Bayu, kamu baik-baik saja?" tanya Bara, dengan suara yang lembut dan khawatir.Bayu menggelengkan kepala, masih mencoba untuk mengingat apa yang terjadi. "Apa yang terjadi malam kemarin?" tanya Bayu, dengan suara yang lemah dan bingung.Bara memandang Bayu dengan rasa khawatir. "Kamu pulang dalam keadaan mabuk malam kemarin," kata Bara, dengan suara yang lembut dan khawatir. "Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi Nenek Liyana ada di sini dan dia sangat khawatir tentang kamu."Bayu memandang Bara dengan rasa bingung. "Nenek Liyana? Apa yang dia katakan?" tanya Bayu, dengan suara yang masih lema
last updateLast Updated : 2025-01-28
Read more

TAK DIKENAL

Bara mengangguk setuju dengan Bayu. "Aku setuju, kita harus menemukan Liyana secepat mungkin," kata Bara, dengan suara yang serius. "Tapi kita harus berhati-hati, karena kita tidak tahu apa yang kita hadapi."Bayu memandang Bara dengan rasa tekad. "Aku tidak peduli apa yang kita hadapi, aku hanya ingin menemukan Liyana dan membawanya pulang," kata Bayu, dengan suara yang kuat dan tekad.Bara memandang Bayu dengan rasa hormat. "Aku tahu kamu bisa melakukannya, Bayu," kata Bara, dengan suara yang lembut. "Kita akan bekerja sama untuk menemukan Liyana dan membawanya pulang."Tiba-tiba, telepon Bara berdering. Bara memandang layar telepon dan melihat bahwa panggilan tersebut dari Sapphire, seorang yang sudah ada lama di hidup Bara. Bara memandang Bayu dan mengangguk sebelum menjawab panggilan tersebut." Halo, Sapphire. Apa yang terjadi?" tanya Bara, dengan suara yang ramah, namun sebenarnya jengkel.Sapphire terdengar sedikit tergesa-gesa di ujung telepon. "Bara, aku ingin bertemu dengan
last updateLast Updated : 2025-01-29
Read more

Rumit

Bayu dengan cepat meminta Bara untuk pulang, meninggalkan Sapphire yang masih berdiri di tempat. Bara masih terlihat terkejut dan sebenarnya penasaran setelah mendengar kabar tentang Liyana dari Sapphire."Aku tidak bisa percaya ini," kata Bara, dengan suara yang keras. "Aku harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan Liyana."Bayu memandang Bara dengan ekspresi yang khawatir. "Kita harus berhati-hati, Bara. Kita tidak tahu apa yang kita hadapi, apalagi terhadap wanita ini," kata Bayu, dengan suara yang berbisik.Bara mengangguk pelan, tapi masih terlihat terobsesi dengan apa yang dikatakan oleh Sapphire terhadap Liyana. Bayu tahu bahwa dia harus menjaga Bara agar tidak melakukan sesuatu yang berbahaya.Sebelum mereka pulang, Sapphire memanggil Bara dan Bayu untuk berhenti sejenak. "Tunggu, Bara," kata Sapphire, dengan suara yang serius. "Aku ingin membantu kamu menemukan Liyana, Tapi, kamu malah begini," terang lagi Sapphire "Jangan sok peduli Sapphire, kamu aja tidak tahu bagaiman
last updateLast Updated : 2025-01-30
Read more

Sesuatu

Setelah diketuk tiba-tiba saja pintu di buka dari luar, bara lupa untuk mengunci pintu kamarnya.Abara pikir yang masuk ke dalam kamarnya itu Bayu, ternyata bukan!Bara terkejut ketika Nenek Liyana yang memasuki kamarnya. "Nenek, apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Bara, dengan suara yang pelan dan terkejut.Nenek Liyana tersenyum dan berjalan menuju tempat tidur Bara. "Aku ingin tidur di sini, mas," kata Nenek Liyana, dengan suara yang lembut dan santai.Bara merasa tidak nyaman dengan kehadiran Nenek Liyana di kamarnya. "Tapi, Nenek, ini kamar pribadiku," kata Bara, masih dengan suara yang pelan dan tidak nyaman.Nenek Liyana tersenyum lagi dan duduk di atas tempat tidur Bara. "Berarti ini juga kamarku, Kitakan suami-istri. Lagi pula aku tidak akan mengganggumu, mas," kata Nenek Liyana, dengan suara yang lembut dan santai.Bara merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dia tidak ingin membuat Mak Lampir itu marah, tapi dia juga tidak ingin Nenek Liyana tidur di kamarnya.Bara me
last updateLast Updated : 2025-01-31
Read more

Masa Lalu

Sapphire tersenyum dan memandang Bara dengan ekspresi yang aneh. "Kamu tidak tahu apa yang terjadi dengan istrimu, kan?" kata Sapphire dengan suara yang pelan.Bara memandang Sapphire dengan ekspresi yang tidak pasti. "Apa yang kamu maksud?" tanya Bara dengan suara yang pelan.Sapphire tidak menjawab pertanyaan Bara. Dia hanya tersenyum dan berjalan keluar dari rumah.Nenek Liyana memandang Bara dengan ekspresi yang khawatir. "Bara, kamu harus berhati-hati dengan Sapphire," kata Nenek Liyana dengan suara yang serius.Bayu juga memandang Bara dengan ekspresi yang khawatir. "Ya, Bara, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya antara kamu dan Sapphire," kata Bayu dengan suara yang serius.Bara memandang Nenek Liyana dan Bayu dengan ekspresi yang tidak pasti. Dia tidak tahu apa yang memang terjadi sebenarnya dengan istrinya, tapi ia akan berusaha untuk menemukan di mana sebetulnya Liaya? Hidup atau mati. Tapi sekarang, dia merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres.Sapphire berdir
last updateLast Updated : 2025-02-01
Read more

Panggilan Sayang

Nenek Liyana memasuki kantor Bara dengan percaya diri, meskipun penampilannya sedikit tidak biasa. Dia mengenakan pakaian yang nyentrik, dengan warna-warna cerah dan motif yang unik. Dia juga memakai kacamata hitam yang membuatnya terlihat seperti seorang bintang film.Orang-orang di kantor tidak bisa tidak memandang Nenek Liyana dengan heran. Mereka tidak terbiasa melihat seseorang yang berpakaian seperti itu, apalagi seorang nenek yang sudah berusia lanjut.Beberapa orang memandang Nenek Liyana dengan ekspresi yang bingung, sementara yang lain memandangnya dengan ekspresi yang terhibur. Tapi Nenek Liyana tidak peduli dengan pandangan mereka. Dia terus berjalan dengan percaya diri, menuju ke arah meja resepsionis.Bara sendiri tidak menyadari bahwa Nenek Liyana datang ke kantornya. Dia masih sibuk bekerja dan tidak melihat Nenek Liyana yang sedang berjalan menuju ke ruangannya.Nenek Liyana berjalan menuju meja resepsionis yang terletak di dekat pintu masuk kantor. Dia tersenyum dan
last updateLast Updated : 2025-02-01
Read more

Pura-pura

Nenek Liyana tersenyum dan memandang Bara dengan ekspresi yang puas. "Saya senang Anda mau memanggil saya dengan sebutan yang lebih intim, Sayang," kata Nenek Liyana dengan suara yang lembut.Bara memandang Nenek Liyana dengan ekspresi yang sedikit tidak nyaman. Dia merasa bahwa Nenek Liyana sedang mencoba untuk membuatnya merasa lebih dekat dengannya, tapi dia tidak yakin apakah dia siap untuk itu.Nenek Liyana kemudian berdiri dan berjalan menuju Bara. "Saya ingin Anda tahu bahwa saya sangat senang memiliki Anda sebagai suami saya, Sayang," kata Nenek Liyana dengan suara yang lembut.Bara memandang Nenek Liyana dengan ekspresi yang sedikit terkejut. Dia tidak terbiasa dengan perilaku Nenek Liyana yang begitu intim dan dia tidak yakin bagaimana harus bereaksi. Tapi, ia lakukan demi kelangsungan hidupnya dan berharap misinya untuk jauh dari si wanita penggoda (sapphire ) akan berjalan lancar. Nenek Liyana kemudian memeluk Bara dengan erat, membuat Bara merasa begitu tidak nyaman. "Sa
last updateLast Updated : 2025-02-02
Read more

Tipu Muslihat

Bara memandang Nenek Liyana dengan ekspresi yang penasaran. "Apa itu, Nenek Liyana, maksudnya is ... triku?" tanya Bara dengan suara yang sedikit ragu.Nenek Liyana memandang Bara dengan ekspresi yang hangat. "Saya ingin berbicara dengan kamu tentang masa depan kita," kata Nenek Liyana dengan suara yang lembut.Bara merasa tidak nyaman dengan arah pembicaraan ini. Dia tidak tahu apa yang Nenek Liyana ingin bicarakan, tapi dia merasa bahwa itu tidak akan baik."Apa yang kamu maksud, Nenek Liyana?" tanya Bara dengan suara yang sedikit ragu.Nenek Liyana memandang Bara dengan ekspresi yang hangat. "Saya ingin kamu menjadi bagian dari keluarga saya, Sayang," kata Nenek Liyana dengan suara yang lembut.Bara merasa terkejut dengan kata-kata Nenek Liyana. Dia tidak pernah membayangkan bahwa Nenek Liyana akan mengatakan sesuatu seperti itu. Dia merasa syok dan tidak tahu bagaimana harus bereaksi."Apa yang kamu maksud, Nenek Liyana?" tanya Bara dengan suara yang sedikit ragu, berusaha untuk m
last updateLast Updated : 2025-02-03
Read more

Jam Waktu

Bara memandang Nenek Liyana dengan ekspresi yang sedih. "Liyana, saya tidak tahu apa yang terjadi pada kamu," kata Bara dengan suara yang lembut. "Tapi saya akan membantu kamu, tidak peduli apa pun yang terjadi."Nenek Liyana memandang Bara dengan ekspresi yang lega. "Terima kasih, Bara," kata Nenek Liyana dengan suara yang lembut. "Saya tahu bahwa saya bisa mengandalkan kamu."Bayu memandang Nenek Liyana dan Bara dengan ekspresi yang serius. Kenapa tiba-tiba Bara mendadak luluh dan percaya pada wanita tua itu? Apakah ia sedang merencanakan sesuatu? Bayu pikir lebih baik ia mengikuti alur cerita yang dibuat oleh Bara. "Kita harus mencari tahu apa yang terjadi pada Liyana," kata Bayu dengan suara yang pelan. "Kita harus mencari jawaban dan mengembalikan Liyana ke bentuk aslimu."Nenek Liyana memandang Bayu dengan ekspresi yang sedih. "Tapi bagaimana kita bisa melakukannya?" tanya Nenek Liyana dengan suara yang ragu.Bayu memandang Liyana dengan ekspresi yang tenang. "Kita akan mencari
last updateLast Updated : 2025-02-04
Read more

Dalam Bahaya

Tak ada orang yang mengetahui bahwa Liyana yang menyamar sebagai Bayu terus mengawasi Sapphire dari jauh, mencoba untuk memahami apa yang sedang terjadi. Dia tidak bisa membiarkan Sapphire melaksanakan segala rencananya dan mengambil alih hati Bara.Sapphire, yang tidak menyadari bahwa dia sedang diawasi, terus melanjutkan rencananya. Dia memanggil salah satu bawahannya dan memberikan perintah untuk melaksanakan langkah berikutnya dalam rencananya.Liyana yang menyamar sebagai Bayu memutuskan untuk terus bertindak dalam diamnya. Dia tidak bisa membiarkan Sapphire melaksanakan rencananya dan mengambil alih hati Bara. Dia mulai merencanakan cara untuk menghentikan Sapphire dan menyelamatkan Bara.Tapi, Sapphire tidak akan mudah dikalahkan. Dia memiliki rencana cadangan yang siap untuk dilaksanakan jika rencana awalnya gagal. Dan, rencana cadangan itu akan membuat Liyana yang menyamar sebagai Bayu dan Bara dalam bahaya yang lebih besar.Liyana yang menyamar sebagai Bayu memutuskan untuk
last updateLast Updated : 2025-02-05
Read more
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status