“Wah, indah sekali!” Huànyǐng berseru kagum.Di bawahnya terhampar pemandangan yang menakjubkan. Hamparan bambu yang berkilauan di bawah sinar rembulan, seperti lembaran perak yang melambai lembut dalam belaian angin malam. Hutan ini, Yín Guāng Lín, benar-benar sesuai dengan namanya, Hutan Cahaya Perak.“Bukankah itu pohon bambu?” tanya Lei dengan heran, matanya membelalak.Ia pernah melihat keindahan Cuì Zhui Lín yang bagai hamparan zamrud di tengah kesunyian You Gu, tetapi pemandangan ini berbeda, hutan bambu yang terang benderang, seolah memantulkan cahaya bulan, menciptakan panorama yang nyaris tak nyata."Bambu di sini adalah jenis bambu kuning," jelas Liú Zhǎng, suaranya tenang, selaras dengan suasana sekitar. "Yang tumbuh di hutan ini memiliki warna yang bercampur putih. Hingga nyaris keperakan terutama saat terkena sinar bulan.""Pantas saja tempat ini dinamakan Yín Guāng Lín," sahut Yāo Yu, mengangguk paham. Namun, tatapan matany
Terakhir Diperbarui : 2025-02-26 Baca selengkapnya