"Mama mu tak pernah melarangmu makan coklat?" tanya Eliza, suaranya lembut namun penuh perhatian.Kelvin menatapnya sejenak, lalu menjawab dengan polos, "Kata papa, mama sudah pergi ke surga."Eliza terdiam, hatinya terasa berdenyut sakit. Kata-kata Kelvin membangkitkan perasaan yang sulit diungkapkan, rasa kesedihan yang mendalam. Dia menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri."Bukankah yang bersama papamu itu mamamu?" tanya Eliza, suara sedikit gemetar.Kelvin menggeleng cepat, matanya serius dan tanpa ragu, "Itu tante Isabel, pacarnya papa!"Eliza tersenyum kecil, meski ada rasa haru yang menggenang di dalam hati. Tanpa berkata-kata lagi, dia meraih tubuh mungil Kelvin, menariknya dengan lembut dan duduk di pangkuannya. Eliza memeluknya erat, seolah memberikan kehangatan yang mungkin dibutuhkan oleh keduanya. Kelvin merasa nyaman dalam pelukan itu, tak berkata apa-apa, hanya menikmati kehangatan yang tiba-tiba ada di sekitarnya.Eliza menutup matanya, membiarkan momen itu me
Terakhir Diperbarui : 2024-12-31 Baca selengkapnya