Victor datang ke rumah Diego dengan langkah penuh perhitungan. Pintu terbuka dengan gesekan halus, dan di hadapannya berdiri Eliza, mengenakan ekspresi yang sulit dibaca. Kali ini, dia tahu Diego tidak ada di rumah, memberikan Victor kesempatan untuk masuk tanpa gangguan."Kau datang lagi," ujar Eliza, suaranya datar, tetapi ada rasa tajam yang terkandung dalam kata-katanya.Victor tersenyum ramah, meski di balik senyum itu, ada ketegangan yang tertahan. "Nyonya Eliza, saya ingin bertemu dengan Yoona," jawabnya sopan, namun penuh makna.Eliza mendengus, nada suaranya dingin dan tajam. "Sudah sepantasnya kau bawa putrimu yang tak tahu malu itu," sindirnya tanpa berpikir panjang.Victor tetap tenang dan melangkah masuk ke dalam rumah, diikuti oleh Eliza yang tampak tidak senang, namun tak menghalangi. "Ini rumahku, anda bisa keluar sekarang!" kata Eliza, suaranya sedikit meninggi, mencoba menegaskan dominasi.Victor menatapnya dengan senyum miring yang seolah mengandung tawa yang tersem
Last Updated : 2025-01-05 Read more