All Chapters of Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu: Chapter 381 - Chapter 390

422 Chapters

Bab 381: Ternyata Sarang Penculik

“Tunggu dulu, jangan buru-buru, kita pelan-pelan saja menuju ke pondok itu,” bisik Bryan dan kini waspada, Rebecca pun mengangguk.Kedua kini berindap-indap dan sambil pasang telinga dan mata. Bryan agak aneh dengan pondok ini, begitu dekat tambah curiga saat mendengar suara percakapan di dalam pondok tersebut.“Lama amat si Bonco dan si Lodo bawa anak yang di culik itu,” terdengar suara dari dalam pondok kecil ini.“Gila juga bos kita, berani sekali culik anak itu, ayahnya seorang jenderal polisi dan kabarnya terkenal tak segan dor penjahat,” terdengar sahutan rekannya.“Iya, andai upahnya tak gede, nggak bakalan aku mau ikut-ikutan nyulik anak orang penting ini,” kata rekannya lagi.“Tapi si bos kita ini agaknya punya dendam lama dengan si jenderal itu, entah dendam apa? Dia bilang kalau tebusan tak di kirim, jangan segan bunuh saja sandera yang kita culik itu?” sahut temannya lagi.Bryan dan Rebecca yang mendengarkan percakapan ini saling pandang dalam gelap. Tak mereka sangka, pond
last updateLast Updated : 2025-02-08
Read more

Bab 382: Ternyata Bukan Anak Sembarangan

“Heii apa yang terjadi Amo,” terdengar seruan dari dalam pondok, teriakan singkat Bonco membuat mereka curiga.Dua orang keluar dari pondok sambil nyalakan senter dari ponsel masing-masing, mereka terheran-heran sekaligus curiga.“Londo kamu cek ke sana, aku ke arah sini,” kata orang itu, sambil cabut pistol dari pinggangnya.Orang yang bernama Londo juga mencabut pistolnya dan kini sama seperti rekannya, mulai curiga, dia pun dengan hati-hati menyusuri bagian sisi kiri pondok ini.Namun sekian lama muter-muter, dia tak menemukan siapapun, sepi dan tiada suara, makin curigalah keduanya.“Uri, gimana di sana, apakaha kamu menemukan si Bonco dan Amo?” teriaknya pada rekannya. Sampai 3X Londo mengulangi panggilannya, tapi sama sekali tak ada sahutan.Akibatnya pria yang bernama Londo ini tiba-tiba merasa serem, tengkuknya meremang tak bisa di cegah.“Kenapa tak ada suara si Uri, lampu ponselnya juga tak nyala, duh mana hutan ini dikatakan angker lagi!” gumamnya mulai ketakutan sendiri, d
last updateLast Updated : 2025-02-08
Read more

Bab 383: Kakek yang Misterius

Setelah hampir 1,5 jam menembus hutan belantara, mobil MPV manual ini akhirnya sampai juga ke jalan raya yang tak terlalu lebar, jalanannya pun kadang ada lubang kecil.“Kemana kita sekarang, ponsel kita nggak bawa?”Rebecca bertanya, karena Bryan hentikan mobilnya, dia bingung ambil jalan ke kiri atau kanan.“Aku lapar Bang Bryan, kak Becca, cari makan yuks,” tiba-tiba kepala Sandrina nongol di antara Bryan dan Rebecca.“Ya udah, kalau gitu kita ambil ke arah kiri saja,” sahut Bryan dan mobil pun belok ke arah kiri.Bryan tak tahu kalau mereka saat ini masih berada di hutan wilayah Hutan Gunung Salak yang terkenal sebagai hutan dengan mistis-nya yang bikin merinding siapa saja kalau lewat, apalagi ini sudah tengah malam.“Bang, lihat ada lampu, kayaknya itu sebuah rumah, moga ini rumah makan, Sandrina udah 2 harian nggak karuan makan, laper banget!”Bryan mengangguk dan kini tancap gas menuju ke tempat yang di tunjuk Sandrina.Ternyata tebakan Sandrina benar, ini sebuah warung makan,
last updateLast Updated : 2025-02-08
Read more

Bab 384: Salah Paham

Bryan melirik Rebecca dan Sandrina masih enak-enakan tidur, sudah 2,5 jam lebih setir mobil ini, Bryan belum juga menemukan jalan pertigaan seperti kata kakek misterius itu.Dia juga tak bisa cepat-cepat menjalankan mobil, selain banyak tanjakan berbelok tajam, jalanan juga tak terlalu mulus.Tapi otak Bryan tak lepas dari wajah kakek tua itu.“Wajahnya…serasa kenal, matanya mirip mata…astagaa…iya mirip Om Chulbuy, ayahnya si Sandrina ini. Sebentar…aku sendiri…nggak jauh beda dengan mata Om Chulbuy dan kakek itu, juga Sandrina?”Bryan seakan baru tersadar kalau matanya dengan mata si kakek itu termasuk Sandrina mirip.Apalagi ayahnya si cantik ini, bukan hanya mirip tapi sama persis, bedanya kulit Chulbuy lebih terang, si kakek agak gelap.“Apa maksudnya yaa aku wajib jaga Sandrina dan Topan? Keluarga juga bukan, hanya kebetulan bertemu lalu menolong keduanya dan malah di kasih surprise si Topan, yakni mobil mewah!”Tak sadar Bryan bergumam sendiri, dan kini jawaban itu semua buntu…!P
last updateLast Updated : 2025-02-09
Read more

Bab 385: Jadi Seleb Papan Atas

Chulbul dan Cynthia lega bukan kepalang saat melihat Sandrina sehat wal afiat, tak henti-hentinya Cynthia memeluk putri kesayangannya yang di culik 4 hari yang lalu di sekolahnya, saat bubaran sekolah.“Duehh badan kamu bau asem sayang,” ceplos Cynthia, tapi tetap memeluk putri kesayangannya ini.Chulbuy kini mendekati Bryan dan Rebecca. “Terima kasih Bryan…dan…?”“Becca Om, Rebecca Alona!” sahut Rebecca memotong ucapan Chulbuy.“Iya Becca, kalian sudah selamatkan anakku…padahal tadi malam usai serahkan uang tebusan, aku sangat khawatir, para penculik itu tak menyerahkan Sandrina,” kata Chulbuy yang kini terlihat lega.“Jadi uang tebusannya?” sela Bryan kaget. “Iya Bryan, uang tebusannya sudah mereka bawa kabur…tapi tak apa, yang penting anakku selamat. Soal uang nanti anak buahku akan terus lacak, mereka masih di Indonesia, belum kabur ke luar negeri,” sahut Chulbuy kalem.Bryan dan Rebecca sampai saling pandang, kehilangan uang hingga 1 triliun dalam bentuk pecahan dolar amerika bag
last updateLast Updated : 2025-02-09
Read more

Bab 386: Riona Sang Penyemangat

Bryan hanya menatap tumpukan tawaran main film baru yang di sodorkan Mami Latini, tapi satupun belum ada yang ia ambil, apalagi tanda tangan.Bahkan tawaran lanjutkan sekuel film Santri Pekok II, III dan IV yang disodorkan sang produser dengan bayaran fantastis bagi Bryan, belum ia ACC, boro-boro di tanda tangani.Bryan hanya mau tanda tangani kontrak jadi bintang iklan saja..!Kerjanya singkat, bayarannya wow, itulah salah satu alasannya mau tanda tangan.Itupun ada syaratnya, nggak boleh ada iklan yang mirip degan susu formula yang mengontraknya duluan.“Beri aku waktu dulu mami, aku capek banget!” alasan Bryan, ketika si ngondek ini mendesaknya segera ambil semua kontrak-kontrak bernilai waah ini.“Ya dyeeehhh, tapi jangan lama-lama yaa…sayang donk ye lewatkan kesempatan ini, mana bayarannya mehong banget lagi cyinnnn.”Si ngondek inipun permisi dengan dua asistennya, setelah Bryan bilang ingin rehat dulu. Bryan kini sudah tinggal di apartemen lumayan mewah yang lama kosong milik Ri
last updateLast Updated : 2025-02-09
Read more

Bab 387: Chulbuy dapat Info Tentang Bryan

Tiga hari sebelum Riona dan Aby Sofyan ayahnya ke Jakarta…Bryan dan Rebecca Alona di undang secara khusus Chulbuy di acara syukuran klan Hasim Zailani, dalam rangka selamatnya Sandrina dari kasus penculikan.Untuk pertama kalinya Bryan melihat klan Hasim Zailani ngumpul komplet. Tentu saja yang tertua dan sangat di hormati di keluarga besar ini adalah Aldot dan Brandi Hasim Zailani.Dua anak laki-laki tertua mendiang Brandon Hasim Zailani, termasuk adik-adik mereka yang perempuan dan pastinya datang dengan keluarga masing-masing, juga cucu-cucu mereka.Saat berkenalan dengan dua pria yang tetap gagah padahal sudah jadi kakek-kakek ini, Bryan tentu saja kagum dan sangat hormat, apalagi Brandy si mantan panglima terlihat sangat berwibawa.Sudah bisa di duga, si flamboyan Dean Hasim Zailani langsung pedekati dengan Rebecca Alona.Rebecca juga klepek-klepek, tak bisa di bandingkan dengan gadun-nya yang tua dan soal ketajiran nggak ada apa-apanya di bandingkan si playboy cap biawak ini.Ra
last updateLast Updated : 2025-02-10
Read more

Bab 388: Benih Cinta Makin Mekar

Saat itu keduanya tak sengaja menatap Bryan yang asyik berbincang dengan Balang dan Dean, tak lama Topan datang dan terlihatlah ke 4 nya bersenda gurau dengan akrab.Kalau di urut, yang tertua Bryan yang kini sudah hampir 22 tahunan, lalu Dean yang sudah 20 tahunan, kemudian Balang yang 19 tahunan dan Topan yang kini hampir 18 tahunan. Tubuh mereka juga sama…sama-sama jangkung.Tanpa sadar, ke 3 pemuda ini aslinya…bersepupu dengan Bryan!“Bul, kamu perhatikan nggak 4 anak muda itu, aneh tapi nyata, kenapa ke 3 nya bisa akrab dengan Bryan…? Mata mereka juga mirip?”Chulbuy pun lama menatap wajah Bryan. Diam-diam dia membenarkan ucapan kakaknya ini.Sejak malam itu, Chulbuy secara diam-diam ingin selidiki latar belakang artis yang lagi nge-top dan penolong anak-anaknya si Bryan Dayoh ini…!Bryan langsung jemput Riona dan ayahnya Aby Sofyan di bandara, yang datang bertiga dengan seorang perawat.Bryan sempat jadi perhatian di bagian kedatangan, wajahnya yang familiar tentu saja di kenali
last updateLast Updated : 2025-02-10
Read more

Bab 389: Kejar Anak Buah Tante Weni

“Eh Bryan…ehh Ryan…padahal nama asli kamu itu lebih bagus loh, daripada Bryan Dayoh?” Riona tentu saja heran, kenapa Bryan mengubah nama aslinya.“Dulu itu…kan biar keren saja, makanya aku tambahin B dan nama Dayoh itu nama kakek dari pihak ibu,” aku Bryan blak-blakan.“Hmm…iya sih, tapi saran aku…kenapa kamu nggak rubah nama jadi ke nama asli saja Bry…eh Ryan!”“Anggap saja itu nama panggung, ntar kalau aku dah pensiun, aku akan kembali ke nama asli!” sahut Bryan enteng dan Riona tersenyum saja.Bryan pun lalu pamit dan kembali ke apartemennya. Seharian menemani Riona sudah membuat Bryan sadar…dia diam-diam mencintai Riona.Tapi…apa bisa mereka berjodoh, karena ibunya pernah menikah dengan Aby Sofyan, ayahnya Riona?Bryan sampai termenung di ruang tamu apartemen ini, kebetulan lagi ada foto close up Riona, yang terlihat menatap ke kamera dengan senyum manisnya.“Cantik dan dewasa…tapi…apa mungkin kita berjodoh…? Apakah Om Aby Sofyan merestui…walaupun agama di bolehkan? Apakah Riona ta
last updateLast Updated : 2025-02-10
Read more

Bab 390: Cinta dari Hati

Di kantor polisi…suasana mendadak ramai. Ratusan wartawan media cetak dan elektronik, di tambah ratusan penggemar Bryan serbu Mapolsek ini, polisi sampai kewalahan bendung kedatangan mereka.“Baiklah mas Bryan, kami akan selidiki soal ini, silahkan anda berdua pulang dulu,” si kapolseknya.“Pak kapolsek…boleh saya pulang lewat pintu belakang?” Bryan yang tak sadar menggandeng Riona ini menolak lewat pintu depan.Dengan ‘wajah’ benjol dan membiru, Bryan malas di foto wartawan.“Tapi…apa mas nggak mau di wawancara wartawan? Kan mas publik figure, kesempatan nihhh biar makin viral!” canda si Kapolsek, yang Bryan liat...agak ngondek...!.“Tante...eh bapak aja deh yang hadapi mereka, saya mahh…ingin sesegeranya mengobati benjol di dahi dan biru di pipi ini,” elak Bryan, lalu buru-buru jalan dan Riona dan senyum saja meliihat wajah Bryan begitu."Ihh...bapak donk masa tante...gemess dyehh kamiuuu!" Si Kapolsek ini lalu tertawa.“Artis satu ini aneh, orang berebut pingin viral, ehh dianya mal
last updateLast Updated : 2025-02-11
Read more
PREV
1
...
3738394041
...
43
Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status