"Oke, aku akan mengantarmu ke sana.""Nggak perlu, aku mengendarai mobil sendiri."Dalam kurun waktu kurang dari setengah jam, Rhea sudah tiba di rumah sakit.Melihat Weni benar-benar sudah sadar, dia menghela napas lega, matanya juga memerah.Begitu melihatnya, ekspresi Citra langsung berubah menjadi muram."Nona Rhea, kamu nggak diterima di sini."Mendengar ucapan ibunya, Weni mengerutkan keningnya dan berkata, "Ibu, apa yang Ibu lakukan?"Citra mendengus dingin, lalu berkata, "Kalau bukan demi merayakan ulang tahunnya, kamu nggak akan mengalami kecelakaan ini.""Ini adalah dua hal yang berbeda. Memangnya kalau saat aku dalam perjalanan menuju ke sebuah restoran, aku mengalami kecelakaan, restoran itu yang disalahkan?""Intinya, ke depannya aku nggak ingin melihatmu bergaul lagi dengannya.""Aku mau bergaul dengan temanku atau nggak, bukan urusan Ibu!""Kamu!"Citra kesal setengah mati. Dia langsung membanting mangkuk dalam genggamannya di atas meja, lalu berkata dengan marah, "Bagus
Read more