Dengan memasang ekspresi kebingungan, Tio berkata, "Pak Arieson, untuk apa selidiki karyawan ini?""Aku mempekerjakanmu untuk bekerja, bukan untuk mengajukan pertanyaan padaku."Melihat sorot mata sedingin es Arieson, Tio segera menundukkan kepalanya dan berkata, "Aku akan segera menyelidikinya."Tak lama kemudian, Tio membawakan data-data Dion yang telah dicetaknya kepada Arieson.Selesai melihat data-data tersebut, Arieson berkata pada sekretarisnya itu dengan ekspresi datar, "Dalam waktu dekat, cari kesempatan untuk mengirimnya dinas. Aku nggak ingin melihatnya di perusahaan dalam setengah tahun."Walaupun perasaan Tio diliputi tanda tanya, tetapi memetik pembelajaran dari kejadian sebelumnya, dia juga tidak berani bertanya. Dia mengangguk dan berkata, "Oke, akan segera kuatur."Di sisi lain, setelah meninggalkan kantin, Dion menatap sebuket bunga dalam genggamannya itu dengan ekspresi kesal. Dia ingin membuangnya, tetapi kalau dibuang, dia merasa sangat rugi.Setelah berpikir sejen
Read more