"Sena pulang! Bukankah kamu tadi mau pulang? Kenapa masih ada di sini? Ayo Papah antar pulang! Mah jangan biarkan dia masuk!" ujar Bara dengan tetapan garang. Bara tak terima saat ditantang oleh Gama. "Tapi Pah, Ibu sangat ingin bertemu dengan Gama. Jangan seperti itu! Kasihan Ibu, Pah. Biarkan Gama masuk dan bawalah Sena pulang! Mamah akan menunggu Ibu di sini." Istri dari Bara pun angkat bicara. "Tapi Mah, dia itu.. " "Pah, jangan memikirkan hal apapun di luar Ibu. Kasihan Ibu sampai sakit hanya karena ingin bertemu dengan Gama dan Gama bisa ikut pulang ke rumah. Aku mohon, Pah. Jangan egois!" ujar Sinta. "Terserah kamulah! Ayo Sena kita pulang!" ajak Bara dengan tatapan sengit ke arah sang istri. Diam-diam Gama dan Zoya memperhatikan, mencerna dan memikirkan hubungan, perangai dan watak masing-masing anggota keluarga Atmanegara hingga mereka mulai memahami satu persatu dari ketiganya. "Tapi Pah, Sena mau di sini saja sama Mamah," tolak Sena kemudian melirik ke ara
Terakhir Diperbarui : 2025-03-05 Baca selengkapnya