Sudah lebih dari lima menit Alfred duduk menunggu Ferez keluar kandang, dia melirik Noah yang duduk tenang tidak melakukan apapun untuk membantunya.Alfred bersedekap menahan dengusan kesalnya, Alfred benar-benar tidak mengerti, bagaimana bisa tiga orang pria dewasa yang memiliki sifat saling bertolak belakang bisa memiliki hubungan persahabatan lebih dari belasan tahun lamanya? Lebih anehnya lagi, Alfred, Noah maupun Ferez, mereka saling memaklumi sifat absurd masing-masing yang tabu untuk orang normal.“Jika kau ingin berbicara dengannya, masuklah ke dalam kandang,” titah Noah menunjuk kandang di dengannya dengan dagu.“Setiap inch kuliku sudah aku asuransikan, satu goresn saja sangat berarti.”“Cih!” Noah berdecih geli.Alfred bersedekap melipat tanganya di dada, memperhatikan gerak-gerik Ferez untuk menebak, kapan dia akan keluar. Jika saja ini bukan untuk Floryn, dia tidak sudi duduk berlama-lama menunggu Ferez keluar dari kandang. Ferez Benvolio, dia adalah anak sulung dari C
Terakhir Diperbarui : 2024-07-09 Baca selengkapnya