Share

Bab 890

Author: Matahari
"Baguslah, kalau aku nggak bisa tidur, aku bisa mengobrol dengan Celly."

Lala sangat senang.

Meski waktunya sudah larut malam, Wahyu tetap menyediakan sedikit makanan.

Bisa dibilang untuk menyambut kepulangan Lala.

Lala meminta Wahyu membawa makanan itu ke taman. Waktu minum arak, Lala sering melamun sambil melihat ke beberapa tempat, seakan-akan sedang memikirkan sesuatu.

Di taman, bunga bakung ungu sedang mekar.

"Aku nggak menyangka bunga bakung ini masih hidup dengan sebaik ini." Lala menghampiri bunga bakung itu lalu terlihat sedih seperti sedang memikirkan sesuatu.

Hansen tahu, Lala sedang memikirkan Richard.

"Selama ini, Kakek sering mengurus bunga-bunga ini. Kakek juga pasti sangat merindukanmu," hibur Hansen.

Mungkin karena pengaruh arak, kerinduan Lala terhadap Richard tidak bisa dikendalikan lagi, dia pun mulai menangis.

Hansen pun menenangkannya.

Melihat adegan ini, Celine tiba-tiba merasa kalau mereka dan Kakek sekeluarga, sedangkan dia hanyalah seorang pengganggu yang data
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
maslicha mansur
terlalu panjang , terus gak ada titik temu , gak sama kayak judule ,
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 891

    Carla memajukan bibirnya.Seakan-akan sangat ingin membuktikan kalau bagi Andreas, Celine tidaklah spesial.Melihat Celine mengernyit, Carla pun tersenyum sombong."Pas masih di Binara, Celine kabur dari kediaman Keluarga Nadine, tapi akhirnya ditangkap oleh Andreas.""Aku mengira dia akan membawa Lily ke hadapanmu agar kamu bisa melampiaskan emosimu. Sayangnya ... entah apa yang dilakukan Andreas pada Lily."Suara Carla membuat Celine sadar kembali.Dia melihat Carla dan tahu kalau Carla sengaja mengejeknya, tapi dia tahu satu hal.Kalau dia mau tahu tentang Lily, akan lebih mudah kalau langsung bertanya ke Andreas.Oleh karena itu, Celine mengalihkan tatapannya dan segera ingin keluar dari kamar Carla.Dia terburu-buru keluar dan kebetulan bertemu dengan Lala yang melewati kamar Carla."Celly?" Lala agak terkejut.Seakan-akan terkejut melihat Celine keluar dari kamar Carla."Aku ... aku ada sedikit urusan, maaf." Celine sibuk memikirkan Lily, dia pun segera melewati Lala dan kembali

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 892

    Celine sudah tahu tentang kematian Lily?Lily memang sudah mati, dia yang sekarang ... adalah nona pertama Keluarga Nadine!Lily menyentuh wajahnya yang sekarang, lalu menyentuh tenggorokannya. Demi menjadi Lala, dia tidak hanya melakukan operasi plastik di bawah perintah Nyonya, dia juga menghancurkan pita suaranya.Dia melakukan semua ini tentu saja untuk mendapatkan sesuatu.Sementara sesuatu itu ....Lala melihat ke luar balkon. Tadi waktu dia berjalan masuk ke kediaman Keluarga Nadine, dia sengaja menekan kekagetan di hatinya. Dia berusaha sekuat tenaga baru berhasil masuk ke perannya sebagai "Lala".Vila Keluarga Nadine yang di Binara saja sudah sangat besar. Tidak disangka, kediaman Keluarga Nadine di Mastika bahkan lebih besar lagi. Apakah ini namanya kekayaan dari tiga keluarga besar di Mastika?Sementara dia sekarang adalah nona pertama Keluarga Nadine!Lala!Dia adalah Lala, bukan Lily lagi!Lala tersenyum. Mendengar Celine sepertinya sudah masuk ke kamarnya, dia baru berkat

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 893

    Andreas mengernyit dan berkata, "Bukannya kemarin baru bertemu? Nona Lala pelupa?"Lala tertegun sejenak lalu muncul kecanggungan di matanya. "Benar, semalam baru bertemu, tapi semalam terlalu ramai, nggak kayak hari ini ....""Waktu itu di hotel bukannya juga ketemu?" ujar Andreas datar.Sikapnya ini membuat Hansen yang sedang berjalan kemari agak kesal."Andreas, dia Lala!" Hansen memelototi Andreas, seakan-akan sedang mengingatkannya.Namun, Andreas tetap tidak peduli. "Aku tahu, Lala, nona pertama Keluarga Nadine, sebelumnya di hotel kita pernah ketemu, 'kan?""Kamu ....""Kakak ...."Hansen memasang ekspresi tajam, ingin mengatakan sesuatu, tapi Lala malah menyelanya. "Kakak, hari itu aku memang menabrak Andreas. Sebenarnya, waktu itu aku sudah mengenalinya, tapi ...."Muncul kesedihan di mata Lala. "Aku nggak berencana pulang ke Keluarga Nadine, aku nggak berani membiarkannya mengenaliku, juga nggak mau dia mendengar suaraku.""Lala ...." Setiap kali mengungkit suaranya, Hansen p

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 894

    Di luar ada Hansen dan Lala yang melihat mereka, Andreas berani sekali!Wajah Celine langsung memerah, jantungnya juga berdetak sangat kencang di luar kemauannya. Seketika, Celine lupa memberontak, sampai ketika wajah itu tiba-tiba berhenti.Celine tidak bisa berkata-kata.Napas Andreas berembus di sampingnya, seakan-akan menyadari sesuatu. "Sudah."Sudah?Celine sadar kembali, baru sadar kalau sabuk pengamannya sudah terpasang.Celine kembali tertegun.Dia sangat canggung, kepalanya berdengung, dia bahkan tidak berani melihat orang di sampingnya. Namun, dia tetap bisa melihat senyuman Andreas yang nakal, seakan-akan sedang berkata, cuma pakai sabuk pengaman, jangan berpikir sembarangan!Seketika, wajah Celine semakin memerah.Setelah mobil melaju, Celine baru membuka jendela agar angin berembus di wajahnya, menurunkan suhu tubuhnya.Di luar kediaman Keluarga Nadine,Hansen mengernyit.Dia sudah menerima hubungan Andreas dan Celine, juga sudah menempatkan dirinya di posisi yang seharus

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 895

    Pria yang sama hebatnya?Di seluruh Mastika, siapa lagi yang punya kedudukan setinggi Andreas?Lala mendongak melihat Hansen lalu merangkul lengannya dengan akrab. "Aku cuma mau tetap di sisi Kakak!"Lala tahu, kali ini, Hansen adalah pendukung terbesarnya, jadi dia harus menggenggamnya erat-erat.Dalam benaknya muncul kata-kata Nyonya."Perasaan Hansen terhadap Lala mungkin nggak hanya perasaan antara adik dan kakak."Tidak hanya perasaan antara adik dan kakak?Bibir Lala membentuk senyuman, dengan menjadi "Lala", harusnya dia bisa mengendalikan pria ini!Dia menempelkan wajahnya di lengan Hansen, tidak menyadari kalau ekspresi Hansen membeku sejenak.Namun, dalam sekejap, Hansen menunjukkan ekspresi puas.Sekarang, Lala sudah pulang, Celly juga berada di tempat yang bisa dia jangkau, apa lagi yang harus dia khawatirkan?...Di dalam mobil mewah,Andreas mengira Celine akan kembali bertanya tentang Lily, tapi dia tidak menyangka sampai sudah tiba di luar rumah sakit, Celine tetap tida

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 896

    "Kamu sudah lupa dengan janjimu semalam?" Albert terdengar marah.Celine tiba-tiba teringat tentang janji mereka semalam, tapi dia tidak menyangka Albert ternyata orang yang begitu efisien."Kak ...."Teringat dengan janji mereka semalam, Celine ingin bilang, kalaupun sudah janji, tidak perlu sampai ... secepat ini, 'kan?Namun, pemberontakannya diabaikan oleh Albert."Aku sudah mencari tim terapis khusus. Nona Winny sudah tinggal selama ini di rumah sakit, pasti sudah bosan, kebetulan bisa ganti tempat." Kemudian, Albert memberi Celine tatapan penuh peringatan. "Pokoknya begitu!"Seakan-akan kalau Celine mau menolak, dia akan marah besar.Celine tidak bisa berkata-kata.Dia belum memberi tahu Hansen soal ini.Kalau dia pergi begitu saja, apa yang akan Hansen pikirkan?Celine terlihat agak ragu, Albert juga tahu apa yang Celine pikirkan. "Aku bakal jelaskan ke Hansen!"Dia yang jelaskan ke Hansen ....Teringat pertemuan mereka di rumah sakit dan interaksi mereka, bibir Celine langsung

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 897

    Melihat ekspresi Albert yang semakin jelek, Andreas semakin senang.Setelah berhenti sejenak, Andreas melanjutkan, "Cuma meminjam acara orang lain, takutnya nggak tulus!"Tidak tulus?Andreas bisa-bisanya bilang dia tidak tulus?Albert ingin melawan, tapi dia tidak bisa mengatakan apa-apa.Dalam hati, Albert sangat marah, dia tidak ingin Andreas merendahkan ketulusannya terhadap Celine, juga tidak ingin kalah dari Hansen.Perlahan-lahan, Albert menenangkan emosinya.Dia berkata pada Andreas seperti sedang mengumumkan, "Tuan Andreas, terlalu cepat membuat kesimpulan sekarang. Ketulusanku terhadap Celly sebagai adikku ini nggak mungkin kalah dari Keluarga Nadine!""Oh ya?" Andreas mengangkat alisnya.Sebuah kilauan cahaya berkelebat di matanya, jelas dia sudah mendapatkan yang dia mau.Kalau begitu, dia tidak perlu mengatakan apa-apa lagi.Di kantor pusat Grup Nadine.Belakangan ini Hansen sangat sibuk.Hansen membawa Lala hari ini, tapi hanya meminta sekretarisnya untuk memperkenalkan k

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 898

    "Kakak ...." Lala tetap tersenyum seperti biasanya.Karena tidak bisa kabur, dia langsung memberanikan diri.Dia yakin, dengan perasaan Hansen terhadap "Lala", Hansen tidak akan mencurigainya.Seperti yang dia duga, Hansen sama sekali tidak merasa ada yang aneh dengan dia duduk di kursinya."Kamu lapar, nggak? Sudah siang, ayo kita pergi makan." Hansen menatap Lala dengan wajah penuh senyuman."Iya, kebetulan aku lapar, aku mau mencoba makanan yang biasa Kakak makan!"Lala berlari ke Hansen dengan penuh semangat, lalu langsung merangkul lengannya dan berjalan keluar dari kantor bersama.Di dalam kantor, ponsel kembali berbunyi, tapi tetap tidak diangkat.Sampai setelah mereka berdua kembali, Lala baru seakan-akan teringat suatu hal yang penting dan segera berlari ke dalam kantor untuk mengambil ponsel itu. Dia melihat ada beberapa panggilan tak terjawab."Kakak, maaf, aku lupa ... " ujar Lala sambil memasang ekspresi merasa bersalah.Hansen berkata dengan tenang dan lembut, "Untuk apa

Latest chapter

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1219

    Hilangnya Andreas adalah sebuah rahasia.Namun, Nicholas adalah salah satu dari sedikit orang yang tahu tentang hal ini.Senyuman Celine berubah kaku sejenak, lalu sebuah senyuman pahit muncul. Dia tidak perlu berpura-pura kuat di depan Nicholas."Belum, tapi dia ... ada di Binara.""Kalau ada di Binara, harusnya sedikit lagi bakal ketemu."Celine menoleh lalu bertatapan dengan Nicholas. "Kak Nicholas, nggak usah khawatir, aku nggak apa-apa. Bagaimana denganmu? Belakangan bagaimana kabarnya? Terus Winny, belakangan ... aku nggak sempat memperhatikan dia."Dia sepertinya sudah sangat lama tidak berinisiatif menghubungi Winny. Setiap kali Winny mencarinya, dia juga tidak pernah menanyakan kondisi Winny.Celine merasa sedikit bersalah.Nicholas menyadari perasaan Celine dan segera menjawab, "Winny sangat baik, dia terapi setiap hari, membaik dengan sangat cepat. Sebelum aku pulang ke Binara kali ini, dia berpesan padaku minta fotomu terus kirim ke dia, dia sangat merindukanmu."Celine mer

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1218

    Benar, asalkan bisa menemukan Andreas, semuanya terbayarkan.Mereka saling menyemangati lewat telepon.Setelah mengakhiri panggilan, Celine melihat jam dan langsung teringat hari ini hari apa.Hari ini babak final Kompetisi Desain Perhiasan Nasional.Beberapa hari ini, dia fokus mencari Andreas, melupakan soal kompetisi ini.Noni juga tidak mengingatkannya.Celine tahu, pasti Hansen yang ada di Mastika yang berpesan pada Noni jangan mengganggu Celine dengan permasalahan kompetisi.Namun hari ini, dia harus hadir.Celine pun menyemangati dirinya.Setelah selesai mandi dan berpakaian, sebelum dia keluar, dia memakai cincin yang diberikan Andreas padanya.Lokasi babak final Kompetisi Desain Perhiasan Nasional ditentukan di tempat yang sama dengan tahun lalu.Pagi-pagi sekali, sudah ada banyak wartawan yang datang.Selain peserta, orang-orang yang boleh masuk adalah para orang berpengaruh di Binara.Sheryn berhasil masuk dan berbaur dengan kerumunan orang.Kalau bukan karena pria yang dia

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1217

    Seakan-akan dia tidak tertarik sama sekali dengan cincin itu.Sementara kata "bagus" itu juga hanya komentar objektif, atau mungkin diucapkan hanya untuk membuat Lala senang.Lala sangat senang dengan reaksi Andreas ini.Beberapa hari ini, dia terus mengamati Andreas.Kelihatannya cuci otak Gion kali ini sangat sempurna. Andreas tidak jadi gila, juga sepertinya melupakan semua hal yang berhubungan dengan Celine.Bagus sekali!"Kalau begitu, aku mau yang ini. Boleh, 'kan, Kak Tuvin?" Mata Lala dipenuhi dengan cinta.Seperti yang sudah dia duga, Andreas menjawab, "Boleh.""Kalau begitu, aku bungkus cincin pasangan ini," ujar penjaga toko.Namun, baru saja dia selesai bicara, Lala malah berkata, "Nggak mau sepasang, aku cuma mau yang model wanita, yang pria nggak usah.""Tapi ...." Bukannya mereka sepasang kekasih?Cincin ini bukan untuk tunangan atau cincin nikah? Jadi cincin kekasih juga bagus.Lala menyadari reaksi penjaga toko itu.Dia pun terkekeh."Cincin ini memang bagus, tapi ini

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1216

    Lala sangat puas dengan hadiah yang akan dia berikan ke Celine.Juga sangat puas melihat tampang Andreas yang sempurna di depannya. Melihat jarak mereka yang sangat dekat, dia akhirnya tidak bisa menyembunyikan kesenangan di hatinya."Kak Tuvin ...." Lala tiba-tiba mendekati Andreas.Namun, Andreas malah mundur selangkah.Reaksinya ini jelas adalah refleks.Sejak Andreas sadarkan diri, berapa kali pun Gion mencuci otaknya dan terus memberitahunya kalau Lala adalah tunangannya,bahwa hubungan mereka sangat dekat,setiap kali Lala mau mendekat, Andreas selalu menghindar.Senyuman di wajah Lala jadi kaku, tapi dia segera kembali normal."Kak Tuvin, besok kita sudah mau pergi. Mulai besok, di sanalah rumah kita. Nanti waktu sudah sampai, kamu teruskan sekolahmu, aku bakal menemanimu.""Kak Tuvin, kamu boleh kasih aku sebuah hadiah?"Lala mendongak melihat Andreas, matanya penuh dengan harapan, sama sekali tidak ada hal lain."Boleh." Andreas tidak ada alasan untuk menolak.Lala tahu dia ti

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1215

    Manajer hotel itu pun menceritakan semua yang terjadi hari itu dengan sangat mendetail.Mendengar ceritanya, hati Celine sangat bergejolak."Berarti benar!"Malam itu bukan mimpi, melainkan Andreas yang asli!"Aku sudah pernah menemuinya."Celine bergumam, bibirnya membentuk sebuah senyuman yang paling tulus dalam dua bulan ini.Dia juga perlahan-lahan semakin bersemangat. Dia melihat ke Albert dan Dylan sambil berkata, "Hari itu aku bertemu dengannya!"Albert dan Dylan saling bertatapan.Meski mereka tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi malam itu, mereka percaya dengan Celine.Atau mungkin, Celine dan Andreas tidak hanya pernah bertemu.Andreas bahkan sedang melindungi Celine.Melihat Celine tersenyum, Albert juga ikut tersenyum.Dylan juga menghela napas lega.Dari informasi-informasi ini, mereka sudah bisa membuktikan kalau Andreas baik-baik saja. Hanya masalah waktu ... sampai dia kembali.Sementara hal yang harus dia lakukan sebelum Andreas pulang adalah mengurus Grup Jayadi dan

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1214

    Selama dua bulan ini, Celine sangat sering memimpikan Andreas.Namun, kebanyakan di mimpinya, sosok Andreas hanya terlihat bagian punggungnya secara samar-samar. Bagaimanapun Celine memanggil dan mengejar Andreas, dia tetap tidak bisa menyentuhnya.Kecuali satu kali itu.Dia memimpikan Albert, melihat wajahnya dengan jelas.Celine bisa merasakan sentuhan Andreas, bahkan detak jantung dan juga napasnya. Semuanya terasa sangat nyata, seakan-akan dia tidak sedang bermimpi, melainkan benar-benar terjadi.Bukan mimpi ....Celine terkejut dengan tebakannya ini.Saat ini, dia seakan-akan menangkap sesuatu, seperti tadi waktu dia berharap Tuvin adalah Andreas.Meski panggilan tadi sudah membuktikan kalau Tuvin bukan Andreas,Celine tetap ingin mencoba menangkap harapan dan petunjuk sekecil apa pun.Sementara mimpi dan juga tempat di mimpinya ada di Hotel Binara."Ke hotel, Hotel Binara." Celine tiba-tiba berdiri.Dia bahkan mau langsung keluar tanpa memakai sepatu.Albert dan Dylan tahu Celine

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1213

    Semuanya tergantung pada kata-kata Lala.Lala sangat suka dengan rasa di mana semuanya ada di dalam kendalinya."Oh ... oh begitu?" Celine merasa hatinya terasa berat.Seakan-akan ditimpa oleh sesuatu.Sementara wanita di seberang telepon malah terdengar semakin senang. "Iya, kami sudah mau menikah, kamu bakal mendoakan kami, 'kan?"Mendoakan?Celine tidak pernah bertemu "Tuvin", juga tidak pernah bertemu tunangannya.Sepasang orang tidak dikenal akan segera menikah, dia seharusnya mengucapkan selamat.Namun, saat ini, begitu memikirkan mau "mendoakan" mereka, hatinya seakan-akan ditusuk-tusuk, membuatnya kesusahan bernapas."Nona, kamu masih mendengar?"Lala kembali berkata.Dia seakan-akan tidak akan menyerah kalau belum mendapatkan ucapan selamat dari Celine.Terdengar suara napas yang kurang stabil di seberang, Lala pun tersenyum semakin lebar. Dia semakin bertekad mau mendengar ucapan selamat dari Celine.Celine menghirup napas dalam-dalam, dia ingin mengucapkan selamat, tapi mulu

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1212

    Melihat nomor telepon itu, Celine merasa sangat tegang.Dia tahu jelas apa yang dia nantikan.Namun, semakin dia menginginkannya, hatinya semakin gelisah.Pertanyaan di hatinya juga semakin banyak, dia ingin mendapatkan jawaban.Setelah menghirup napas dalam, Celine akhirnya menelepon "Tuvin Sarwen".Ketika sedang menunggu panggilan terhubung, jantung Celine berdetak sangat kencang, seolah-olah akan segera melompat keluar.Setelah panggilan terhubung, apa yang harus dia katakan?Kalau "Tuvin" bukan dia ....Berbagai macam pikiran melintas di benak Celine.Akhirnya, suara dering telepon berhenti, lalu terdengar suara napas."Halo?"Kemudian, terdengar suara seorang wanita.Celine tertegun sejenak, semua pikiran dan juga ketegangan tadi seakan-akan membeku."Halo, siapa ini?"Suara wanita itu membuat Celine seketika tersadar.Dia memastikan sekali lagi kalau ini nomor yang diberi Noni. Setelah itu, dia mencoba bertanya, "Apakah ini nomornya Tuvin Sarwen?"Orang di seberang telepon terdia

  • Ternyata Suamiku Miliarder   Bab 1211

    Owen mendongak melihat ke salah satu rumah.Ketika dia melihat Celine, dia menyadari Celine juga sedang melihat ke rumah itu.Hanya orang rumah ini yang belum mereka temui orangnya.Yang lainnya juga melihat tatapan Celine.Saat ini, fokus mereka semua tertuju pada satu-satunya rumah yang terkunci dan tidak ada orang ini.Mereka masih ingat jelas kata-kata tetangga tadi.Tetangga itu bilang orang yang tinggal di rumah ini adalah keluarga bermarga Sarwen. Cucu orang tua di rumah ini meski bentuk tubuhnya agak mirip dengan Andreas, wajahnya tidak mirip.Yang namanya tetangga tidak mungkin tidak kenal.Tetangga itu bilang bukan, harusnya benar bukan Andreas.Melihat mereka semua tidak berhasil menemukan orang yang ingin dicari, tetangga itu pun berkata, "Kalian lagi mencari orang yang sangat penting untuk kalian, ya? Pasti bakal ketemu, harus tetap berharap, pasti bisa ketemu. Seperti cucunya Gion ....""Tiga tahun lalu, kecelakaan itu parah sekali. Kami mengira Tuvin sudah pasti mati, ta

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status