Share

SUAMIKU bukan PRIA MISKIN
SUAMIKU bukan PRIA MISKIN
Penulis: Ace donat

Bab 1. Batal Nikah

Penulis: Ace donat
last update Terakhir Diperbarui: 2024-03-21 23:45:16

"Aku ingin membatalkan pernikahan kita."

Suara dingin pria di depannya berhasil menghentikan Clara Sanjaya yang mengaduk smoothies di depannya. Dia mendongakkan kepalanya melihat wajah pria di depannya untuk memastikan apakah dia sedang bercanda.

Namun, Clara sama sekali tidak menemukan ekspresi wajah yang menunjukkan bahwa dia sedang becanda dengan kalimat itu.

"Apa maksudmu, Al?" Clara menatap Aldo dengan ketidak percayaan nya.

Aldo menarik nafas panjang dan menempelkan punggungnya ke kursi, "Aku sudah bilang, kan? Aku tidak ingin menikah!"

Clara membenarkan posisi kaca matanya yang menurun, dan kembali mengaduk minuman yang ada di depannya, "Jangan bicara omong kosong, aku tidak suka."

Clara meminum smoothies yang ada di depannya untuk menetralkan suasana hatinya yang tiba-tiba buruk karena ulah Aldo.

Aldo mencondongkan tubuhnya agar lebih dekat dengan Clara dan dia menyeringai sambil berkata, "Lihat wajahku, apakah ini terlihat seperti omong kosong?"

Clara menatapnya tajam. Ya, memang benar bahwa Aldo sepertinya tidak sedang bercanda. Tapi apa yang ada dipikirannya sampai-sampai pria ini ingin membatalkan pernikahan yang akan di gelar satu bulan lagi.

"Sebenarnya apa yang kamu pikirkan, tidakkah kamu tahu bahwa pernikahan kita satu bulan lagi!?"

Clara mencoba untuk mengontrol emosinya menghadapi calon suaminya ini yang selalu saja bersifat kekanak-kanakan.

Aldo mengabaikan ucapan Clara dan mengangkat cangkir kopi di hadapannya lalu menyesapnya.

Melihat sikap acuh tak acuh dari Aldo, akhirnya Clara bertanya lagi, "Apa alasannya?"

Aldo meliriknya sambil menyesap kopinya, ia lalu meletakkan cangkir kopi dan berkata, "Tidak ada alasannya."

"Apa bagimu pernikahan adalah lelucon yang bisa seenaknya kamu batalkan seperti ini!" Clara hampir berteriak kali ini, namun mengingat bahwa mereka bedua berada di cafe, Clara pun memelankan suaranya.

Aldo masih bersikap acuh tak acuh dan enggan mengatakan apa alasan dari keputusannya itu.

Aldo dan Clara sudah menjalin hubungan yang cukup lama, yaitu 3 tahun. Aldo adalah pria yang baik, meskipun terkadang dia sangat kekanak-kanakan dan dia tipe pria yang pergi begitu saja jika mereka mengalami pertengkaran.

Tapi tetap saja, Aldo adalah pria yang baik bagi Clara.

"Apa karena aku menolakmu untuk tidur bersama?" Tanya Clara dengan hati-hati.

Satu minggu yang lalu, Aldo menelpon Clara untuk menemaninya tidur dirumahnya saat kedua orang tua Aldo sedang tidak ada. Clara sendiri tahu apa yang di pikirkan dari tidur bersama, yaitu melakukan hubungan seks.

Clara sudah menjelaskan kepada Aldo bahwa mereka akan menikah satu bulan lagi dan menyuruhnya untuk bersabar sebentar lagi. Namun, alih-alih mengerti, Aldo justru mematikan telfonnya dan tidak berbicara dengan Clara sampai sekarang.

Melihat Aldo yang tidak menjawab pertanyaannya, membuat Clara yakin bahwa alasan Aldo membatalkan pernikahannya secara tiba-tiba adalah karena ini.

Clara menghela nafasnya, "Aldo, bukankah aku sudah bilang. Kita akan menikah sebulan lagi, kita bi..."

"Karena kita akan menikah satu bulan lagi, lalu apa salahnya kalau kita melakukannya sekarang." Potong Aldo.

"Aku tidak bisa melakukannya sebelum menikah."

"Aku juga tidak mau menikah jika kita belum melakukan hubungan $3x."

"Aldo!" Teriak Clara yang sudah merasa muak dengan sikap Aldo, "Apa kamu mau merusakku sebelum menikah?"

"Apa maksudmu merusakmu, aku hanya mengajak calon istriku saja. Jika aku berniat merusakmu, sudah dari lama aku p3rk0s@ kamu!" Jawab Aldo kesal karena dituduh Clara seperti ini.

Clara diam menatap Aldo dengan rasa tidak percaya akan perkataannya.

"Ayolah Clara, hanya satu kali saja oke?" Ucap Aldo tersenyum sambil mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan Clara.

Clara menarik tangannya dari Aldo, kali ini dia sangat jijik dengan pikiran Aldo yang seperti ini.

Jika dia tidak menuruti permintaan Aldo, maka tidak ada pernikahan diantara mereka berdua. Tapi dirinya tidak bisa melakukan hubungan suami-istri sebelum pernikahan.

"Clara, hanya sekali saja ya?" Tanya Aldo lagi.

Clara tidak bisa menjawab sekarang, dan dia perlu memikirkannya lagi.

"Aku ingin pergi ke kamar mandi." Ucap Clara sebelum berdiri dari tempat duduknya.

Aldo mengangguk dan berkata pelan, "Aku menunggu jawabanmu setelah ini."

Clara menggangguk dan pergi dari tempatnya.

Ia mencuci kedua tangannya di wastafel dan menatap dirinya di cermin. Dengan persiapan yang sudah hampir matang, bagaimana bisa pernikahan batal begitu saja. Selain itu, batalnya pernikahan akan berdampak bukan hanya kepada dirinya saja, melainkan keluarganya juga.

Lagipula mereka akan menikah sebentar lagi, jadi melakukan hubungan sebelum atau sesudah menikah tidak ada bedanya, kan?

"Jika aku menuruti permintaan Aldo, itu tidak akan membuat masalah sama sekali, kan?" Tanya Clara pada pantulan dirinya cermin.

Clara berjalan keluar dari kamar mandi dan hendak kembali ke tempatnya. Dilihatnya dari jauh, terlihat bahwa Aldo tengah menelpon seseorang.

Clara secara perlahan berjalan mendekatinya, namun, langkahnya terhenti saat mendengar pembicaraan Aldo dengan orang di ujung telpon.

"Yahh, semoga saja dia mau diajak check in."

"..."

"Hei hei, meskipun wajah Clara tidak terlalu cantik, tapi tubuhnya sangat bagus! Ditambah lagi, dia bisa mengurus rumah dan menghasilkan uang, karena itu aku mau menikahinya hahaha!"

"..."

"Dan juga, kita sebagai pria harus mencari istri seperti Clara, tetapi kita juga harus punya wanita lain untuk di ajak bersenang-senang hahaha."

Bab terkait

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 2. Kesal

    Clara membulatkan matanya dengan sempurna, dia tidak menyangka bahwa Aldo akan mengatakan hal seperti ini tentang dirinya.Ternyata di mata Aldo, dirinya adalah wanita yang bisa ia manfaatkan untuk mengurus dirinya saja, bukan pasangan yang seharusnya saling menghormati. Ditambah lagi, dipikirannya masih ada wanita lain yang ingin ia ajak bersenang-senang!Clara mengusap kedua pipinya yang basah dengan kasar, lalu pergi meninggalkan Aldo sendirian....Sesampainya di dalam rumah, langkah kaki Clara terhenti ketika ponselnya bergetar. Dia dengan cepat mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya dan terlihat nama ALDO muncul di atas layar.Clara segera mematikan ponselnya dan hendak bergegas ke kamarnya. Menurutnya, hubungan dirinya dengan Aldo sudah berakhir sekarang. Dia tidak bisa jika harus menikah dengan pria yang egois seperti dia."Clara..."Sebelum Clara melangkahkan kakinya lagi, suara seorang wanita menghentikan langkahnya. Dia adalah Reni, ibu tiri Clara, dan dia memiliki seora

    Terakhir Diperbarui : 2024-03-27
  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 3. Perjodohan

    Di sisi lain, Clara menutup ponselnya setelah membaca pesan dari Aldo. Untuk apa yang dikatakan Aldo sekarang, dia tidak akan mempercayainya lagi. Dia tidak akan menikah dengannya! "Clara buka pintunya!" Tiba-tiba, teriakan Reni datang dari arah pintu. Ya, tentu saja Reni marah akan keputusannya ini. Dia adalah orang yang paling ingin Clara segera menikah agar anak kandungnya, Olivia bisa menikah dengan pacarnya. "Reni tenanglah, biar aku yang berbicara dengan Clara." Terdengar suara Rudi yang mencoba untuk menenangkan Reni. Saat di ruang tamu tadi, Rudi sudah memperhatikan ekspresi tidak suka dari Reni dengan semua jawaban Clara. Jadi itu sebabnya Reni tidak banyak bicara tadi. "Itulah akibatnya kalau kamu terlalu memanjakan anak itu. Lalu bagaimana dengan nasib Olivia jika anakmu itu tidak mau menikah. Lalu bagaimana juga dengan persiapan pernikahan yang sudah dibayar, hah!" "Iya, makanya aku akan membujuknya, biarkan dia sendiri dulu." Tak lama kemudian, suara dari luar akh

    Terakhir Diperbarui : 2024-03-28
  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 4. Jawaban?

    Olivia sangat senang mendengar bahwa Clara akan menikah dengan pria desa miskin."Tapi percuma aja tampak kalo miskin."Tanpa diketahui oleh ibu dan anak itu, ternyata Clara saat ini sedang menguping pembicaraan mereka di atas tangga."Jadi dia bukan pria tua?"...Sore harinya, semua anggota keluarga berkumpul di ruang tamu dengan pria asing yang duduk di kursi tunggal. Pria itu mengenakan kemeja putih bersih dan celana hitam, di tambah dengan jam tangan yang tampak kuno.Mata pria itu seperti mata elang namun teduh, memancarkan suasana sejuk saat melihatnya. Dengan bibir tipis yang terlihat sangat menawan saat pria itu tersenyum."Siapa tadi namamu, Nak?" Tanya Rudi setelah beberapa saat hening."Nama saya Keanu, Om."Rudi mengangguk, "Ini namanya Clara, dia yang ingin om perkenalkan dengan kamu."Rudi merangkul pundak Clara lalu menoleh ke arah anak kandungnya itu dan tersenyum, "Bagaimana menurut kamu?"Clara enggan untuk mengatakan apa-apa saat ini. Dia terlalu malas untuk berbic

    Terakhir Diperbarui : 2024-03-30
  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 5. 11 Des

    Clara mengangguk pelan.Olivia yang melihat drama ini hanya bisa tersenyum mengejek. Siapa sangka kakak tirinya akan menikah dengan pria miskin dari desa."Bagus deh, karena keduanya setuju. Lalu bagaimana dengan maharnya?" Tanya Reni buru-buru.Rudi yang mendengarnya langsung melotot ke arah Reni."Apa? Pernikahan mereka tinggal beberapa minggu lagi. Jadi wajar saja jika aku menanyakan mahar." Reni memutar bola matanya malas."Untuk mahar saya serahkan semua keputusan kepada Clara, Om Tante." Ucap Keanu.Reni menatap Clara, "Clara, berapa mahar yang kamu minta. Yang banyak loh ya, soalnya kamu anak kota."Clara berfikir sejenak. Ia paham akan kondiri finansial dari Keanu, jadi dia berkata dengan pelan, "Untuk mahar, aku ingin nominal sebesar tanggal lahirku. 11 Desember."Clara tidak mau memberikan nominal yang akan menyulitkan Keanu mengingat dia hanya petani desa....Pada pagi hari, keluarga Sanjaya disibukkan dengan persiapan untuk pernikahan Clara dan Keanu yang akan berlangsung

    Terakhir Diperbarui : 2024-03-30
  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 6. Jebakan

    Sesampainya di hotel, Aldo membaringkan Clara di tempat tidur, dia memberinya paksa minum dengan setengah cangkir air yang sudah dibubuhi afrodisiak (obat perangsang). Saat itu, Aldo terkekeh dingin saat dia melihat ke arah Clara. "Ini adalah apa yang kamu dapatkan karena mencoba melawanku." Aldo tidak menyangka akan melihat penampilan Clara yang tidak berbusana akan membuatnya bahagia malam ini, "Aku akan menunggu sampai bangun, Clara. Dan kita akan bersenang-senang bersama-sama." Ucap Aldo sambil terkekeh. Sambil menunggu Clara bangun, Aldo sedang bermain-main dengan peralatan yang dibawanya di samping tempat tidur berwarna putih. Saat merencanakan hal ini, dia membeli peralatan yang akan ia gunakan bersama Clara. Di saat yang sama, Clara yang masih linglung, sadar kembali setelah merasakan gelombang panas yang tiba-tiba. Setelah membuka kelopak matanya yang berat secara perlahan, dia dikejutkan oleh lampu gantung hotel yang tampak mewah di atasnya sebelum dia bisa bangun. Kemu

    Terakhir Diperbarui : 2024-07-27
  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 7. Pernikahan

    Pada saat ini, dia sedang membuka pintu kamar kecil dengan alat sebelum pintu masuk kamar hotel dibuka. Kemudian, sesosok tubuh yang marah masuk. Saat itu, Keanu tampak seperti setan neraka yang sedang mengunjungi Aldo. Sebelum Aldo sempat bereaksi, Keanu menjatuhkan kakinya ke arahnya dengan ekspresi jijik di wajahnya. Aldo memegang dadanya yang sakit akibat tendangan dari Keanu. Merasa bahwa dirinya dalam bahaya, Aldo mencoba untuk melarikan diri saat semuanya tidak memperhatikannya. Manajer segera meminta karyawannya untuk membuka kunci pintu sesuai instruksi Keanu, karena Clara kehilangan kesadaran di kamar mandi. Para karyawan kembali dengan tergesa-gesa dalam satu menit dengan membawa kunci sebelum mereka membuka kunci pintu kamar mandi dan menemukan seorang wanita tampak acak-acakan bersandar di dinding. "Clara." Keanu memanggil dengan cemas dan melepas kaca mata yang terpasang di mata Clara sebelum dia menggendongnya dari lantai. Sebelum Keanu pergi bersama Clara, dia me

    Terakhir Diperbarui : 2024-07-27

Bab terbaru

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 7. Pernikahan

    Pada saat ini, dia sedang membuka pintu kamar kecil dengan alat sebelum pintu masuk kamar hotel dibuka. Kemudian, sesosok tubuh yang marah masuk. Saat itu, Keanu tampak seperti setan neraka yang sedang mengunjungi Aldo. Sebelum Aldo sempat bereaksi, Keanu menjatuhkan kakinya ke arahnya dengan ekspresi jijik di wajahnya. Aldo memegang dadanya yang sakit akibat tendangan dari Keanu. Merasa bahwa dirinya dalam bahaya, Aldo mencoba untuk melarikan diri saat semuanya tidak memperhatikannya. Manajer segera meminta karyawannya untuk membuka kunci pintu sesuai instruksi Keanu, karena Clara kehilangan kesadaran di kamar mandi. Para karyawan kembali dengan tergesa-gesa dalam satu menit dengan membawa kunci sebelum mereka membuka kunci pintu kamar mandi dan menemukan seorang wanita tampak acak-acakan bersandar di dinding. "Clara." Keanu memanggil dengan cemas dan melepas kaca mata yang terpasang di mata Clara sebelum dia menggendongnya dari lantai. Sebelum Keanu pergi bersama Clara, dia me

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 6. Jebakan

    Sesampainya di hotel, Aldo membaringkan Clara di tempat tidur, dia memberinya paksa minum dengan setengah cangkir air yang sudah dibubuhi afrodisiak (obat perangsang). Saat itu, Aldo terkekeh dingin saat dia melihat ke arah Clara. "Ini adalah apa yang kamu dapatkan karena mencoba melawanku." Aldo tidak menyangka akan melihat penampilan Clara yang tidak berbusana akan membuatnya bahagia malam ini, "Aku akan menunggu sampai bangun, Clara. Dan kita akan bersenang-senang bersama-sama." Ucap Aldo sambil terkekeh. Sambil menunggu Clara bangun, Aldo sedang bermain-main dengan peralatan yang dibawanya di samping tempat tidur berwarna putih. Saat merencanakan hal ini, dia membeli peralatan yang akan ia gunakan bersama Clara. Di saat yang sama, Clara yang masih linglung, sadar kembali setelah merasakan gelombang panas yang tiba-tiba. Setelah membuka kelopak matanya yang berat secara perlahan, dia dikejutkan oleh lampu gantung hotel yang tampak mewah di atasnya sebelum dia bisa bangun. Kemu

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 5. 11 Des

    Clara mengangguk pelan.Olivia yang melihat drama ini hanya bisa tersenyum mengejek. Siapa sangka kakak tirinya akan menikah dengan pria miskin dari desa."Bagus deh, karena keduanya setuju. Lalu bagaimana dengan maharnya?" Tanya Reni buru-buru.Rudi yang mendengarnya langsung melotot ke arah Reni."Apa? Pernikahan mereka tinggal beberapa minggu lagi. Jadi wajar saja jika aku menanyakan mahar." Reni memutar bola matanya malas."Untuk mahar saya serahkan semua keputusan kepada Clara, Om Tante." Ucap Keanu.Reni menatap Clara, "Clara, berapa mahar yang kamu minta. Yang banyak loh ya, soalnya kamu anak kota."Clara berfikir sejenak. Ia paham akan kondiri finansial dari Keanu, jadi dia berkata dengan pelan, "Untuk mahar, aku ingin nominal sebesar tanggal lahirku. 11 Desember."Clara tidak mau memberikan nominal yang akan menyulitkan Keanu mengingat dia hanya petani desa....Pada pagi hari, keluarga Sanjaya disibukkan dengan persiapan untuk pernikahan Clara dan Keanu yang akan berlangsung

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 4. Jawaban?

    Olivia sangat senang mendengar bahwa Clara akan menikah dengan pria desa miskin."Tapi percuma aja tampak kalo miskin."Tanpa diketahui oleh ibu dan anak itu, ternyata Clara saat ini sedang menguping pembicaraan mereka di atas tangga."Jadi dia bukan pria tua?"...Sore harinya, semua anggota keluarga berkumpul di ruang tamu dengan pria asing yang duduk di kursi tunggal. Pria itu mengenakan kemeja putih bersih dan celana hitam, di tambah dengan jam tangan yang tampak kuno.Mata pria itu seperti mata elang namun teduh, memancarkan suasana sejuk saat melihatnya. Dengan bibir tipis yang terlihat sangat menawan saat pria itu tersenyum."Siapa tadi namamu, Nak?" Tanya Rudi setelah beberapa saat hening."Nama saya Keanu, Om."Rudi mengangguk, "Ini namanya Clara, dia yang ingin om perkenalkan dengan kamu."Rudi merangkul pundak Clara lalu menoleh ke arah anak kandungnya itu dan tersenyum, "Bagaimana menurut kamu?"Clara enggan untuk mengatakan apa-apa saat ini. Dia terlalu malas untuk berbic

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 3. Perjodohan

    Di sisi lain, Clara menutup ponselnya setelah membaca pesan dari Aldo. Untuk apa yang dikatakan Aldo sekarang, dia tidak akan mempercayainya lagi. Dia tidak akan menikah dengannya! "Clara buka pintunya!" Tiba-tiba, teriakan Reni datang dari arah pintu. Ya, tentu saja Reni marah akan keputusannya ini. Dia adalah orang yang paling ingin Clara segera menikah agar anak kandungnya, Olivia bisa menikah dengan pacarnya. "Reni tenanglah, biar aku yang berbicara dengan Clara." Terdengar suara Rudi yang mencoba untuk menenangkan Reni. Saat di ruang tamu tadi, Rudi sudah memperhatikan ekspresi tidak suka dari Reni dengan semua jawaban Clara. Jadi itu sebabnya Reni tidak banyak bicara tadi. "Itulah akibatnya kalau kamu terlalu memanjakan anak itu. Lalu bagaimana dengan nasib Olivia jika anakmu itu tidak mau menikah. Lalu bagaimana juga dengan persiapan pernikahan yang sudah dibayar, hah!" "Iya, makanya aku akan membujuknya, biarkan dia sendiri dulu." Tak lama kemudian, suara dari luar akh

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 2. Kesal

    Clara membulatkan matanya dengan sempurna, dia tidak menyangka bahwa Aldo akan mengatakan hal seperti ini tentang dirinya.Ternyata di mata Aldo, dirinya adalah wanita yang bisa ia manfaatkan untuk mengurus dirinya saja, bukan pasangan yang seharusnya saling menghormati. Ditambah lagi, dipikirannya masih ada wanita lain yang ingin ia ajak bersenang-senang!Clara mengusap kedua pipinya yang basah dengan kasar, lalu pergi meninggalkan Aldo sendirian....Sesampainya di dalam rumah, langkah kaki Clara terhenti ketika ponselnya bergetar. Dia dengan cepat mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya dan terlihat nama ALDO muncul di atas layar.Clara segera mematikan ponselnya dan hendak bergegas ke kamarnya. Menurutnya, hubungan dirinya dengan Aldo sudah berakhir sekarang. Dia tidak bisa jika harus menikah dengan pria yang egois seperti dia."Clara..."Sebelum Clara melangkahkan kakinya lagi, suara seorang wanita menghentikan langkahnya. Dia adalah Reni, ibu tiri Clara, dan dia memiliki seora

  • SUAMIKU bukan PRIA MISKIN    Bab 1. Batal Nikah

    "Aku ingin membatalkan pernikahan kita."Suara dingin pria di depannya berhasil menghentikan Clara Sanjaya yang mengaduk smoothies di depannya. Dia mendongakkan kepalanya melihat wajah pria di depannya untuk memastikan apakah dia sedang bercanda.Namun, Clara sama sekali tidak menemukan ekspresi wajah yang menunjukkan bahwa dia sedang becanda dengan kalimat itu."Apa maksudmu, Al?" Clara menatap Aldo dengan ketidak percayaan nya.Aldo menarik nafas panjang dan menempelkan punggungnya ke kursi, "Aku sudah bilang, kan? Aku tidak ingin menikah!"Clara membenarkan posisi kaca matanya yang menurun, dan kembali mengaduk minuman yang ada di depannya, "Jangan bicara omong kosong, aku tidak suka."Clara meminum smoothies yang ada di depannya untuk menetralkan suasana hatinya yang tiba-tiba buruk karena ulah Aldo.Aldo mencondongkan tubuhnya agar lebih dekat dengan Clara dan dia menyeringai sambil berkata, "Lihat wajahku, apakah ini terlihat seperti omong kosong?"Clara menatapnya tajam. Ya, me

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status