Home / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 124. Martis ditampar Mia

Share

124. Martis ditampar Mia

Author: Rendi OP
last update Last Updated: 2023-03-04 18:03:53

Mia meletakkan kedua telapak tangannya di mulut, kemudian berteriak ke arah Martis. Walaupun jarak mereka cukup jauh, dan karena suasana di malam ini sedang hening, jadi suara teriakan Mia itu terdengar sangat jelas oleh Martis.

Martis langsung melihat ke arah sumber suara teriakan. Setelah itu Martis mengangkat tangannya dan mengacungkan jempol ke arah Mia. Bibir Martis juga mengukir senyuman manis.

Deg, deg, deg...!

Tiba-tiba saja detak jantung Martis berdebar sangat kencang.

Martis juga merasakan sesuatu yang agak aneh pada tubuhnya. Tubuh Martis terasa sangat hangat dan juga nyaman. Karena merasakan kenyamanan itu, Martis sampai tanpa sadar memejamkan kedua matanya lalu mendongakkan kepalanya ke atas langit.

Bam!

Dari dalam tanah terdengar suara letusan.

Padahal, baru saja pikiran Martis merasa lebih tenang, namun ternyata Letnan Luki yang tadi terkena serangan telak dari angin topan api masih belum juga tumbang.

Martis kembali membuka kedua matanya dan menatap tajam ke arah Letna
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Pengendali Sistem Terkuat   125. Aku mencintaimu

    Martis tidak menyangka kalau Mia justru malah menampar wajahnya.Buk!Namun, Martis juga tidak menyangka kalau Mia malah memeluk tubuhnya setelah tadi menamparnya dengan kuat."Jangan berkata seperti itu lagi..., aku mohon..., Martis..., hiks, hiks, hiks." Air mata Mia akhirnya kuat dan membasahi dada Martis yang sedang ia peluk. Kemudian Martis membalas pelukan Mia seraya mengelus pundaknya. "Maafkan aku, Mia. Aku hanya tidak ingin terjadi sesuatu hal yang buruk menimpa dirimu. Aku tidak mau membahayakan dirimu barang sedikitpun. Tolong Maafkan aku, aku berjanji padamu kalau aku pasti akan baik-baik saja. Aku akan memenangkan pertarungan ini." Tanpa terasa, air mata Martis pun menetes dari kedua matanya.Situasi malam yang memang sedang sunyi, semakin bertambah sunyi ketika semua orang sedang melihat adegan Martis dan Mia yang tengah saling berpelukan."Aku tidak akan memaafkanmu jika kau mengingkari janjimu..., hiks, hiks, hiks." Sambil tersedu, Mia masih belum mau melepaskan peluk

    Last Updated : 2023-03-05
  • Pengendali Sistem Terkuat   126. Cyborg yang kuat

    "Apa...?! Cyborg?!" Dengan serempak, Mia dan Dehanru berteriak dengan kedua mata sambil terbelalak. Mia dan Dehanru sangat terkejut."Paman! Jangan bercanda!" seru Mia."Apakah Kak Roki yakin, kalau mereka berdua itu benar-benar Cyborg?" lanjut Dehanru ikut bertanya."Lihatlah bagian tubuh kedua orang itu. Apakah mata kalian tidak dapat melihatnya dengan jelas?" Roki menjawab pertanyaan Mia dan Dehanru, namun tatapannya masih fokus pada Letnan Rei dan Letnan Luki."Seumur hidup ini, aku kira Cyborg itu hanyalah bualan semata. Kalau mereka berdua itu benar-benar Cyborg, bagaimana cara Martis untuk mengalahkannya?" Mengikuti gaya Roki, Dehanru juga memfokuskan penglihatannya ke arah Letnan Rei dan juga Letnan Luki."Tidak mungkin!" Mia masih tidak percaya kalau musuh yang dihadapi oleh Martis adalah Cyborg.Akhirnya, Letnan Luki dan Letnan Rei kembali bergerak. Walaupun gerakan mereka berdua sudah tidak seperti semula, namun tetap saja masih terbilang cepat."Kau akan mati...!" Suara ya

    Last Updated : 2023-03-05
  • Pengendali Sistem Terkuat   127. Tugas yang sama dari sistem

    Roki langsung mendekati Reka setelah melihat Reka yang ternyata telah sadarkan diri."Reka, bagaimana keadaanmu? Apakah kau masih merasa lemas? Katakan pada Ayah jika ada sesuatu." Roki langsung berlari ke arah Reka dan menggenggam tangan Reka dengan lembut."Ayah jangan khawatir, aku baik-baik saja kok. Tadi aku hanya kelelahan saja." Reka membalas sentuhan lembut dari ayahnya sambil tersenyum manis.Melihat anaknya yang baik-baik saja, Roki tak sanggup menahan rasa bahagianya. Roki langsung menarik tubuh Reka masuk ke dalam dekapannya."Ayah, aku ini sudah besar tahu...!" Namun Reka malah mengerucutkan bibir dan menggembungkan kedua pipinya saat dipeluk oleh ayahnya."Huft..., kau ini yah! Baru besar sedikit saja sudah tidak mau lagi dipeluk oleh Ayah. Padaha-" Awalnya Roki ingin protes kepada Reka, namun belum sempat ia menyelesaikan ucapannya itu, langsung dipotong oleh Reka."Ayah...! Berhentilah memperlakukanku seperti Anak kecil! Hih...! Sudahlah, aku mau membantu Kak Martis!"

    Last Updated : 2023-03-05
  • Pengendali Sistem Terkuat   128. Teknik baru Reka

    "Ups...!" Reka menutup mulut dengan kedua telapak tangannya ketika melihat Martis yang tubuhnya terpental.Blar...!Blar...!Blar...!Bola-bola api seukuran kepala melesat ke arah Letnan Rei dan juga Letnan Luki.Ternyata Reka berusaha mengalihkan perhatian kedua Cyborg itu dengan cara menembakkan bola-bola api miliknya."Aku juga lawan kalian! Jangan hiraukan aku!" Reka sengaja berteriak agar perhatian Letnan Rei dan Letnan Luki benar-benar teralihkan kepada dirinya. Sebab, kalau Reka tidak berusaha menarik perhatian mereka berdua, maka Martis akan kembali diserang.Dan akhirnya Reka berhasil menarik perhatian kedua Cyborg itu. Tatapan kedua Cyborg itu pun akhirnya mengarah kepada Reka. Setelah itu, Reka lah yang akan menjadi sasaran serangan Mereka berdua."Gawat!" Melihat kedua lawannya yang menuju ke arah Reka, Martis langsung cepat-cepat bangkit dan berlari untuk mendekati Reka.Martis tahu persis bagaimana kekuatan kedua musuhnya ini. Jadi, bisa dipastikan Reka tidak akan sanggu

    Last Updated : 2023-03-06
  • Pengendali Sistem Terkuat   129. Kesempatan sia-sia

    Martis memperhatikan Reka yang nampaknya seperti kelelahan. Nafas Reka terengah-engah setelah menggunakan teknik baru miliknya tadi.Sebenarnya Martis ingin mendekati Reka dan melihat keadaannya, namun Letnan Luki tidak memberinya kesempatan untuk berpaling. Letnan Luki terus menyerang Martis.'Luar biasa!' Reka menatap kedua telapak tangannya seraya tersenyum. Rasa lelah yang Reka rasakan masih kalah besarnya dengan rasa senang yang tengah ia rasakan saat ini. Reka merasa sangat senang karena ia berhasil menggunakan teknik sinar laser itu dan juga berhasil membantu Martis mengalahkan satu musuhnya.Tring!"Kalahkan Cyborg yang tersisa, maka tugas berhasil diselesaikan." Satu pemberitahuan lagi muncul pada tampilan sistem milik Reka."Yosh...! Ayo Reka, kau pasti bisa! Hanya satu lagi!" Sambil menepuk-nepuk pelan kedua pipinya sendiri, Reka juga menyemangati dirinya sendiri. Reka terlihat sangat percaya diri setelah mengalahkan Letnan Rei tadi.Bam!Bugh..., boom!Martis berhasil memu

    Last Updated : 2023-03-06
  • Pengendali Sistem Terkuat   130. Kehabisan energi dan stamina

    Ternyata Reka belum tahu tentang ramuan pemulih yang Martis katakan. Martis pikir, Reka sudah tahu kalau sistem yang ia miliki itu bisa membeli ramuan pemulih dan juga ramuan penyembuh. Bahkan, masih banyak jenis-jenis ramuan yang lainnya lagi. Martis langsung memiliki niat untuk menjelaskan detailnya lebih jelas lagi kepada Reka nanti, setelah pertarungan ini benar-benar telah usai dan berhasil mereka menangkan. Sebab, semakin Reka mengerti tentang sistem maka akan sangat membantu Martis juga ke depannya nanti."Apa kau benar-benar tidak tahu tentang ramuan pemulih?" Kedua alis Martis langsung mengernyit saat menatap Reka."Kalau aku tahu, untuk apa aku bertanya padamu?" Dengan menghendikkan kedua bahunya, Reka menjawab pertanyaan Martis dengan ekspresi wajah tanpa rasa bersalah.Plak!Terdengar suara Martis yang menepuk keningnya sendiri."Astaga...! Aku kira kau sudah tahu! Semua anggota Herupa itu aku berikan ramuan pemulih dan ramuan penyembuh yang aku dapatkan dari sistem. Coba

    Last Updated : 2023-03-07
  • Pengendali Sistem Terkuat   131. Martis tumbang

    Bruk!Kembali terdengar ada suara tubuh seseorang yang jatuh ke lantai.Rupanya itu adalah tubuh Martis yang pingsan. Martis benar-benar tumbang setelah melakukan serangan menggunakan seluruh tenaga terakhirnya tadi. Baru kali ini Martis sampai pingsan setelah bertarung. Entah apa yang akan terjadi pada nasib Herupa seumpama Martis tidak ada di sana."Martis...!" Ketika melihat tubuh Martis yang terkapar di tanah, Mia langsung bersiap untuk berlari guna mendekati Martis. Namun, langkah kaki Mia segera terhenti.Nging...!Kali ini suara yang terdengar adalah suara dengungan yang sangat nyaring dan juga memekikkan telinga semua orang yang ada di sana."Aduh..., telingaku...!" Kedua tangan Mia langsung bergerak menutupi bagian telinganya dan ia juga berjongkok sambil memejamkan kedua matanya.Bukan hanya Mia, tapi semua orang melakukan hal yang sama seperti yang Mia lakukan.Slash...!Jediar..., boom!Ledakan yang satu ini terdengar paling dahsyat.Kali ini, sinar laser yang keluar itu b

    Last Updated : 2023-03-07
  • Pengendali Sistem Terkuat   132. Setelah pertempuran

    Malam ini benar-benar menjadi malam yang sangat panjang bagi Martis dan Herupa.Herupa saling bekerja sama dengan Keamanan Pemerintah untuk membereskan sisa-sisa kekacauan yang terjadi di markas Herupa.Sedangkan ratusan orang pasukan Tentara Bayaran itu, langsung di ringkus dan di gelandangan ke markas Pusat Keamanan Pemerintah untuk ditindak lebih lanjut. Yang jelas, apapun alasan yang dikatakan oleh semua Tentara Bayaran itu, yang pasti mereka semua akan dihukum dan dipenjarakan nantinya. Karena mereka semua itu sudah sangat membuat onar di wilayah Negara Purple Gold. Informasi tentang Tentara Bayaran yang menyerang warga sipil itu juga berhasil menyebar dengan cepat. Berita hangat kabar tentang Herupa yang berhasil mengalahkan Tentara Bayaran ternyata menyebar ke berbagai negara lainnya. Bahkan bukan hanya negara-negara tetangga dan negara kecil saja, juga termasuk beberapa negara besar berhasil mengetahui kabar ini dengan cepat.Kabar tentang Herupa ini bisa menyebar luas dengan

    Last Updated : 2023-03-07

Latest chapter

  • Pengendali Sistem Terkuat   914. Tubuh Visual l

    Tiba-tiba, Martis terpikirkan suatu hal di masa lalu. 'Oh, iya, Sistem, eh, tidak! Ririn..., apakah kau ingat dengan nama itu?' Tring! "Sistem tidak akan pernah lupa dengan apapun yang telah dilakukan oleh User setiap detik pun. Benar, aku adalah Ririn." Martis senang mendengar jawaban dari Ririn. "Apakah Martis masih memiliki pertanyaan dan keluh kesah lainnya? Ririn akan siap membantu mencari solusi terbaik untuk Martis. Karena itu adalah tugas dan kewajiban Ririn sebagai Sistem." Entah kenapa, Martis merasa terharu setelah membaca jawaban balasan dari Ririn. Sepertinya Martis merasa bahwa Ririn adalah sahabat terbaik yang pernah ia miliki sepanjang hidupnya. Tanpa Sistem, Martis tidak akan bisa jadi sepertinya orang yang sampai saat ini terbilang kehidupannya sangat didambakan oleh banyak orang."Em..., Ririn, bisakah kau membuat visualisasi tubuh? Aku akan merasa lebih senang jika kau dapat melakukannya."Permintaan Martis ada-ada saja, ya? Dia sudah dapat berkomunikasi

  • Pengendali Sistem Terkuat   913. Tugas dan misi

    Kemudian Martis berpikir sejenak. "Aku...? Aku bisa menggunakan gelar Raja Kegelapan karena telah mengalahkan Raja Kegelapan yang sebelumnya? Jadi..., itu artinya..., em...?" Martis termenung, ia sedang berpikir apa yang akan ia lakukan dengan gelar itu. Ia pun bergumam, 'Apakah berati aku setara dengan Raja Iblis? Tapi..., bukankah Raja Kegelapan jauh lebih tinggi dibanding Raja Iblis? Benar, tidak, sih? Ah..., aku jadi penasaran. Bagaimana jika aku masuk dalam dimensi dunia kegelapan? Apakah di sana aku akan dapat pencerahan? Sebab di masa lalu, aku ingat betul, bahwa aku pernah mengalahkan Lord dan blablabla...,' ungkap Martis dalam hatinya yang saat ini sedang berkecamuk. 'Tapi..., jika dipikir lebih jeli lagi, sebenarnya gelar-gelar itu tidaklah sesuai dengan keadaannya.' Martis memuntahkan secangkir teh hangat dan lanjut bertarung dengan pikirannya. 'Kalau begitu..., inilah arti dari pribahasa tong kosong nyaring bunyinya. Kelurahan Raja Kegelapan, aku kira sangatlah kuat

  • Pengendali Sistem Terkuat   912. Gelar Raja Kegelapan

    Nampak ada lingkaran cahaya yang makin lama semakin membesar. Lingkaran cahaya itu sangat bulat, dan ada pancaran kehangatan bagi orang di sekitar yang dapat merasakannya. 'Kehangatan itu terasa sangat nyaman,' Bahkan, Martis sekalipun merasakan kenyamanan saat ia akan melakukan Teknik Legendaris ini. Kemudian, Martis yang tengah mengangkat kedua tangannya seperti menadah ke udara, ia lalu menggerakkan kedua tangannya. Lantas, lingkaran cahaya yang berbentuk bulat dan mengambang di atas kepala Martis tadi itu bergerak, dan gerakannya sesuai dengan apa yang Martis pikirkan. "Hiyat...!" teriak Martis, dengan tubuhnya yang saat ini langsung dibanjiri oleh keringat. "Denki Gama...!" Sekali lagi Martis berteriak dengan keras. Teriakan itu adalah kode, sebagaimana kuatnya usaha Martis dalam melakukan teknik sekuat ini. Lingkaran cahaya bulat yang berwarna kuning keputihan itu kemudian melesat ke arah Raja Kegelapan. "Jurus apa ini?! Selama ratusan tahun ku hidup di dunia ini

  • Pengendali Sistem Terkuat   911. Artefak dan Api Suci

    Pertarungan Martis melawan Raja Kegelapan masih berlanjut. Tapi kali ini, Martis nampak biasa saja. Karena sekarang sistem miliknya sudah pulih seperti semula. Jadi, semua terasa mudah bagi Martis. "Martis...! Kenapa kekuatanmu jauh berbeda dibanding saat terakhir kali kita bertemu?!" Raja Kegelapan akhirnya sadar, ternyata Martis jauh lebih kuat darinya. "Kenapa? Apakah sekarang kau mulai merasa takut? Hem?" Martis bertingkah santai. Ia sengaja menahan semua serangan dari Raja Kegelapan. "Jangan sembarangan, kau! Aku...? Takut padamu?! Mimpi...!" Raja Kegelapan kali ini benar-benar melupakan seluruh kekuatan dan kemampuan miliknya demi menghadapi Martis. Sudah ratusan tahun Raja Kegelapan hidup, namun baru hari ini ia menghadapi seorang manusia yang seperti Martis. Namun, walaupun ia tahu Martis adalah manusia yang kuat, rasa gengsi yang sangat besar dalam dirinya tak membuatnya takut. Ia berpikir ini mempertaruhkan harga dirinya. Apa kata orang nantinya, jika tahu Raja Kegelapan

  • Pengendali Sistem Terkuat   910. Detektor

    Saat Emily dan Phynoglip berbicara, mereka tidak menyadari bahwa Martis sedang melakukan sesuatu yang sangat penting. Martis berjalan ke arah sebuah ruangan yang tersembunyi di balik sebuah pintu rahasia. Di dalam ruangan tersebut, Martis menemukan sebuah perangkat yang sangat canggih. Perangkat tersebut adalah sebuah alat yang dapat mendeteksi keberadaan Raja Kegelapan. Martis telah mencari alat tersebut selama bertahun-tahun, dan akhirnya ia menemukannya. Martis mengaktifkan alat tersebut dan menunggu beberapa saat hingga alat tersebut menunjukkan hasilnya. Saat hasilnya muncul, Martis terkejut. Raja Kegelapan ternyata berada di sebuah tempat yang sangat dekat dengan mereka. Martis tidak menyangka bahwa Raja Kegelapan akan berada di tempat yang begitu dekat. Martis segera mematikan alat tersebut dan berjalan keluar dari ruangan tersebut. Ia harus segera memberitahu Emily dan Phynoglip tentang hasilnya. Saat Martis kembali ke tempat Emily dan Phynoglip, ia melihat bahwa mer

  • Pengendali Sistem Terkuat   909. Kejadian aneh

    Dalam benaknya, Martis terus berpikir. Dengan konsentrasinya yang sangat baik, Martis mencoba menelaah tentang kejadian hari ini. Dan pada saat ini, Mia sedang berjalan ke arah pintu yang tersembunyi di belakang tirai, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Martis juga mengikuti mereka, dengan rasa penasaran yang semakin besar. Saat mereka mencapai pintu tersebut, Mia berhenti dan menatap Martis dengan senyumannya yang lembut. "Aku akan menunjukkan kamu bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Dan tiba-tiba saja, ada kejadian aneh. Mia menghilang begitu saja di hadapan mereka. Phynoglip serta Emily terkejut dan menatap bayangan tersebut dengan rasa penasaran. "Apa yang terjadi?" tanya Phynoglip heran. "Aku tidak tahu," ucap Emily yang sama herannya. "Tapi aku rasa Mia yang kita lihat sebelumnya bukanlah Mia yang sebenarnya." Dan selang beberapa menit kemudian, Mia muncul kembali. Ternyata..., sosok yang mengaku sebagai Mia ini hanyalah bayang

  • Pengendali Sistem Terkuat   908. Bingung

    Mia berjalan ke arah Martis, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Martis menatap Mia dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu ingin lakukan, Mia?" tanya Martis dengan suara yang keras. Mia tetap tersenyum lembut, kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Aku ingin menunjukkan kamu bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Martis menatap Mia dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu maksud?!" tanya Martis dengan suara yang keras. Dengan senyum lembutnya, Mia kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Aku akan menunjukkan kamu bahwa kita hanya memiliki puisi yang tidak berharga," ucap Mia dengan suara yang masih sama pelannya. Mia kemudian mengambil kertas yang memiliki puisi yang tertulis di dalamnya dari Emily, kemudian memberikannya kepada Martis. Martis menatap kertas tersebut dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang

  • Pengendali Sistem Terkuat   907. Peta sistem

    Mia memimpin mereka ke arah mesin tersebut, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Saat mereka mendekati mesin tersebut, mereka melihat bahwa mesin tersebut memiliki sebuah layar yang besar dan beberapa tombol yang berkilauan. Mia menekan salah satu tombol tersebut, dan layar mesin tersebut langsung menyala. Phynoglip dan Emily terkejut melihat bahwa layar tersebut menampilkan sebuah gambar yang aneh, seperti sebuah peta yang kompleks. "Apa ini?" tanya Phynoglip dengan suara yang penasaran. Mia menjawab, "Ini adalah peta sistem yang kita gunakan untuk mengontrol dunia ini," ucap Mia dengan suara yang pelan. "Dengan peta ini, kita dapat melihat bagaimana sistem tersebut bekerja dan bagaimana kita dapat mengubahnya." Emily kemudian menatap peta tersebut dengan rasa penasaran. "Bagaimana kita dapat mengubahnya?" tanya Emily dengan suara yang pelan. Mia memandang Emily dengan mata yang berbinar. "Kita dapat mengubahnya dengan menggunakan kode yang tepat," ucap Mia

  • Pengendali Sistem Terkuat   906. Teka teki

    Phynoglip mengangguk, kemudian menatap sekeliling tempat mereka berada. "Tempat ini aneh," ucap Phynoglip dengan suara yang pelan. "Aku merasa seperti berada di dalam komputer atau sesuatu." "Aku juga merasa seperti itu. Sepertinya kita berada di dalam sistem atau dimensi lain." jawab Emily dengan nada yang sama dengan Phynoglip. Keduanya terdiam sejenak, kemudian Phynoglip bertanya lagi. "Kamu pikir apa yang disembunyikan oleh Martis?" Emily memandang Phynoglip dengan serius. "Aku pikir Tuan Martis menyembunyikan sesuatu hal yang sangat penting." Phynoglip mengangguk, kemudian keduanya terdiam lagi. Akan tetapi, kali ini tiba-tiba, Phynoglip berbicara dengan nada yang berbeda. "Emily, aku merasa ada sesuatu yang aneh di sini. Sepertinya kita tidak sendirian." Emily menatap Phynoglip dengan heran, kemudian menoleh ke sekeliling. Tiba-tiba, dia melihat bayangan yang bergerak di kejauhan. "Apa itu?" bisik Emily dengan suara yang pelan. Kemudian Phynoglip berjalan menuju bayangan te

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status