Share

Hadiah Kecil

Author: Falisha Ashia
last update Last Updated: 2024-09-26 23:16:13

Setelah semua anak buah Enrique dibereskan oleh pasukannya, Julian mengambil sebilah pedang dan berjalan menghampiri Lucas.

Julian bersimpuh di hadapan Lucas.

Dengan kepala yang menunduk, Julian berkata, “Aku akan mempertanggungjawabkan apa yang terjadi. Aku akan memotong kedua tanganku sebagai bentuk permohonan maaf. Terimalah permohonan maaf dariku ini, The Obsidian Blade.”

Suasana menjadi hening. Anak buah Julian menatap dengan penuh rasa cemas.

Beberapa dari mereka bahkan sudah memikirkan siapa yang akan memimpin Organisasi Lumos di Kota Verdansk setelah Julian kehilangan kedua tangannya.

Julian mengangkat tangan kanannya yang sedang memegang pedang. Lalu dia pun mengayunkan pedang itu ke arah tangan kirinya.

Namun ketika akan sampai, Lucas menendang tangan Julian sehingga pedangnya terjatuh.

“Aku tidak mengizinkanmu memotong tangan,” kata Lucas. “meskipun mereka berada di bawah kendalimu, tapi kamu sama sekali tidak bersalah.”

“Terima kasih, The Obsidian Blade. Anda sangat murah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Michael Wirajaya
sebenarnya cerita ini dari web china yg di translate alangkah bijak utk tdk mengubah namanya sehingga tdk menjadi aneh ketika di baca
goodnovel comment avatar
Supri Adi
cerita bagus tapi sangat di sayangkan setiap 1kali episode harus buka kunci atau bersponsor setelah habis sponsornya g bisa di buka lagi aplikasi apa ini
goodnovel comment avatar
Mohd Yunan
cerita yg bagus sekali.
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Sang Penyelamat

    Max melihat wajah Angeline yang kecewa dan bimbang. Dia pun memanfaatkan ini untuk mendapatkan rasa kagum serta rasa hutang budi dari Angeline.“Ketika aku datang, sudah terjadi keributan. Lalu aku memerintahkan Enrique untuk menghentikan anak buahnya tetapi dia tidak mau. Jadi karena itulah, aku memerintahkan anak buahku untuk melawan Enrique,” kata Max dengan bangganya.Jeremy tersenyum lebar. Lalu dia berkata, “Kamu memang sangat hebat, Max. Tidak ada keraguan sedikitpun kalau Keluarga Benedict akan menjadi keluarga nomor satu di Kota Verdansk. Tidak akan ada yang berani untuk melawan kalian.”Max melambaikan tangannya sambil berkata, “Ah, tidak seperti itu. Sepertinya itu terlalu berlebihan. Ya, meskipun ada kesempatan untuk menjadi keluarga nomor satu, tapi untuk saat ini, masuk ke dalam 10 keluarga besar Kota Verdansk lebih memungkinkan.”Saat ini Keluarga Benedict belum masuk ke dalam 10 keluarga tertinggi di Kota Verdansk. Mereka masih menempati urutan 12.Jeremy mengangguk ya

    Last Updated : 2024-09-28
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Jilat!

    Lucas menatap tajam kedua mata Dario. Ingin sekali rasanya dia merobek mulut Dario saat ini. Namun Lucas berusaha untuk tetap sabar. Di ruang publik seperti ini, dia tidak boleh melakukan tindakan yang dapat mengundang perhatian banyak orang. Lucas membalikkan badannya kembali dan melangkah menuju pintu lift. Tetapi baru dua langkah, Dario berkata dengan suara keras, “Kamu mau ke mana? Kabur? Memangnya kamu pikir kamu bisa kabur?” Lucas menghentikan langkah kakinya. Lalu dia membalikan badan. “Kamu beruntung, aku sedang tidak mood menghajar orang. Jadi, aku biarkan kamu pergi sekarang,” kata Lucas dengan tenang. Wajah Lucas terlihat menyepelekan Dario. Tentu, hal ini membuat Dario menjadi tersinggung. “Kurang ajar! Apa kamu pikir kamu bisa menghajarku? Yang ada, kamu yang akan aku hajar!” geram Dario. Di titik ini, terlihat seorang pria datang dengan dikawal oleh dua pria berbadan besar. Lucas yang tadinya mau pergi, menahan diri. Dia tahu siapa orang yang datang itu. Maximu

    Last Updated : 2024-09-29
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Identitas Terkuak[?]

    Karena Lucas yang terus berjalan mendekati, membuat Dario melangkah mundur. Wajahnya terlihat sangat tegang sekali. “Tentu saja aku adalah anak kandungnya. Jadi, kamu jangan macam-macam atau ayahku akan menghabisimu,” ancam Dario kembali sambil melangkah mundur. Melihat itu, Max pun maju untuk melindungi Dario. Menurutnya ini adalah kesempatan yang bagus untuk mengambil hati keluarga Moratta. Jika dia berhasil mengambil hati keluarga Moratta, tentu dirinya dan keluarganya akan mendapatkan keuntungan yang besar. “Berhenti di sana!” seru Max tepat di depan Dario. Lucas menyeringai mendengar seruan dari Max. Dia pun kemudian menghentikan langkah kakinya. “Kenapa? Kamu mau ikut campur?” tanya Lucas. “Tentu saja! Dario adalah teman baikku dan aku akan melindunginya,” kata Max dengan penuh percaya diri. Lucas tertawa kecil mendengarnya. Dia pun menghela napas panjang dan berkata, “Seorang anak Gigio saja tidak bisa melawanku, apalagi kamu?” Mendengarnya membuat wajah Max menjadi me

    Last Updated : 2024-09-30
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Minta Bantuan

    Walikota Mike adalah salah satu anak buah Lucas yang dikirim oleh sang Raja Mafia ke Kota Verdansk 3 tahun yang lalu bersama dengan Julian. Setahun berada di Kota Verdansk, Mike berhasil membuat basis pendukung yang kuat sehingga dia berhasil menjadi seorang Walikota. Walaupun sekarang dia menjadi seorang walikota, dia tetap membungkukkan badan di hadapan Lucas. Sebab tanpa Lucas, dia tidak akan pernah menjadi seperti ini. Setelah tangannya dilepaskan oleh Lucas, Dario berlari ke arah sang ayah. “Ayah, apa dia benar Raja Mafia?” tanya Dario, panik. Saat ini Dario sedang berselisih dengan Lucas. Di dalam pikiran Dario, jika benar Lucas adalah Raja Mafia,malam ini adalah malam terakhirnya di dunia. Gigio pun sama cemasnya. Dia juga berpikiran kalau malam ini adalah malam kehancurannya jika benar, Lucas adalah Raja Mafia. Meskipun dia tidak terlibat langsung, tetapi anak kandungnya sudah berani menyinggung. “Ayah juga tidak tahu. Ayah baru sekali bertemu saja,” jawab Gigio. Max me

    Last Updated : 2024-10-02
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Jangan Berbicara Uang Di Hadapan Lucas

    Harta yang dimiliki oleh Gigio tidak main-main. Untuk harta pribadi, dia memiliki lebih dari 20 Triliun. Namun untuk perusahaan Moratta Group, memiliki valuasi mencapai 100 Triliun. Jika harta itu harus dibagi separuhnya, maka Lucas akan langsung masuk ke dalam daftar 20 orang terkaya di Kota Verdansk, di luar dari harta yang telah dimilikinya yang ditinggal di organisasi mafia Veleno. “Ayah! Apa Ayah sadar dengan apa yang baru saja dikatakan?” tanya Dario dengan ekspresi wajah yang tidak percaya. Sebagai pewaris, tentu saja Dario menolak keras. Dia tidak rela jika harta sebanyak itu harus dibagi kepada orang asing yang menurutnya memiliki kasta terendah. Namun, jika saja Dario mengetahui kekayaan yang dimiliki oleh Lucas pada saat masih menjadi Raja Mafia, dia akan malu karena hartanya, tidak seberapa. Gigio mengangguk. Lalu dia berkata, “Tidak ada yang lebih berharga daripada anak. Untuk apa aku memiliki banyak harta tapi salah satu anakku seperti mayat hidup.” Gigio kemudian m

    Last Updated : 2024-10-03
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Tanpa Busana

    Gigio ingin tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Lucas tetapi dia berpikir kembali jika Lucas tidak mungkin berbohong. Sebab tidak ada dasar bagi Lucas untuk membohonginya. “Aku tidak tahu siapa itu. Tapi yang jelas, orangnya pasti ada di sekitarmu atau jika tidak, orang yang dekat dengan anakmu ini,” jawab Lucas. Gigio langsung memutar otak, mencari siapa pelaku yang paling memungkinkan bisa melakukan hal ini kepada Viviana. Karena tidak ingin membuang-buang waktu, Lucas pun meminta izin untuk memulai pengobatannya. “Aku akan memulai pengobatannya. Apakah boleh tinggalkan aku sendiri? Aku ingin berkonsentrasi penuh.” “Oh iya, tentu. Aku akan keluar. Kumohon, sembuhkan anakku.” Gigio pun langsung berjalan keluar kamar. Lucas langsung mengeluarkan beberapa jarum akupuntur miliknya yang selalu dia bawa ke mana-mana. “Jangan khawatir, aku tidak akan berbuat jahat kepadamu. Aku hanya ingin mengobatimu,” kata Lucas. Kemudian, pria itu pun mulai membuka seluruh pakaian Viv

    Last Updated : 2024-10-05
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Bersikaplah Sopan Di Hadapan Orang Tua!

    Di sebuah klub malam, Dario dan Max tengah minum-minum. Dario terlhat sangat kacau sekali saat ini. “Orang itu benar-benar kurang ajar. Aku harus memberi pelajaran kepadanya!” ucap Dario. Max menganggukkan kepalanya seraya berkata, “Ya, benar. Aku juga sangat ingin memberi pelajaran kepadanya. Dia telah merebut Angeline dari tanganku dan baru saja dia merendahkanku. Aku ingin dia mati!” “Apa rencanamu?” tanya Dario. “Aku punya kenalan yang cukup dekat. Dia adalah seorang mafia tetapi tidak terikat dengan organisasi besar. Dia hanya memiliki organisasi kecil tetapi itulah yang menjadi keunggulannya. Dia bisa dengan bebas membunuh orang dan menyembunyikan tangannya,” kata Max. Dario mengerutkan keningnya seraya bertanya, “Maksudmu, dia melakukan tindak kejahatan tetapi melempar tindakannya itu kepada organisasi besar?” Max menganggukkan kepalanya sambil tersenyum jahat. “Dia selalu meninggalkan jejak dengan lambang ataupun kode-kode yang mengarah kepada organisasi besar. Jadi, pih

    Last Updated : 2024-10-06
  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Mencari Masalah

    Pria berwajah kotak itu tidak bisa lagi menahan emosinya. Dia ingin segera menghabisi nyawa Lucas. Oleh karena itu, dia pun langsung berlari cepat dan melepaskan sebuah pukulan dengan sekuat tenaganya ke arah wajah Lucas sambil melompat. Ini adalah gaya bertarung khas petarung jalanan. Kuat dan lincah. ‘Kekuatannya bertambah,’ kata Lucas dalam hati Ketika sudah dekat, dengan cepat Lucas menghindari serangan itu dengan melompat ke kiri. Mendapati Lucas menghindari, pria berwajah kotak itu langsung bertolak ke arah Lucas seraya melepaskan pukulan lagi. “Kamu tidak bisa kabur dariku!” Kali ini, Lucas tidak menghindarinya. Melainkan dia menangkap pukulan itu dengan tangan kirinya. Tidak mau membuang waktu, Lucas langsung memelintir tangan pria itu dan memukulnya dengan siku hingga tangannya patah. Belum selesai sampai di sana, Lucas menendang punggung pria itu hingga membuat pria itu menghantam aspal dengan keras. “Aku hanya memberikan peringatan kepada kalian agar bersikap baik

    Last Updated : 2024-10-07

Latest chapter

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Mengembalikan Anjing Liar

    Kai bergegas ke kamar mandi tanpa berkata apa-apa. Langkahnya tergesa, tangannya cepat meraih gayung dan menampung air di ember kecil yang ada di sana.Sementara itu, Liana masih berdiri di ruang tamu dengan tubuh gemetar.“Bos Lucas…” katanya lirih. “Tolong … batalkan niatmu pergi ke tempat Tuan Deni.”Lucas menoleh perlahan, matanya tenang namun tajam. “Kenapa?”“Aku tidak ingin ada keributan lagi. Aku tidak ingin kamu menyulut api lebih besar,” ucap Liana, suaranya gemetar. “tolong, cukup sampai di sini. Nantinya, aku yang akan repot karena aku yang pastinya akan dikejar-kejar oleh mereka.”Lucas menghela napas pelan. “Tenang. Aku akan menyelesaikan ini supaya tidak ada masalah di kemudian hari.”“Tidak seperti itu maksudku,” Liana cepat-cepat menimpali. “pokoknya jangan ke sana! Jangan menantang Tuan Deni! Dia bukan orang biasa, Lucas.”Langkah Kai terdengar dari lorong. Dia muncul sambil membawa gayung berisi air, menetes-netes di lantai.“Ibu, tenanglah,” katanya sambil menyerah

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Kai Melawan

    Pria bertubuh besar dengan suara bak halilintar itu berdiri di depan pintu. Wajahnya penuh kemarahan. Tato naga hitam menghiasi lengan kirinya, dan rantai emas tebal menggantung di lehernya.“Kamu tidak perlu ikut campur kecuali kamu mau mendapat masalah!” ucap pria bernama Baron.“Namaku Lucas,” jawabnya tenang, lalu menyunggingkan senyum dingin. “nama belakangku ‘masalah’. Jadi, aku sudah akrab dengan yang namanya masalah.”Baron mendecih. “Sialan.”Lucas melipat tangan di dada. “Sekarang jelaskan, kau ini siapa dan kenapa mencari Liana?”Baron menoleh ke arah Liana yang berada di balik Lucas. “Bukan urusanmu. Aku di sini untuk menagih utang.”Liana melangkah maju dengan wajah tegang. “Baron, aku sudah bilang, aku butuh waktu. Aku belum punya uangnya sekarang.”Baron mengangkat alis. “Waktu? Sudah cukup banyak waktu kau minta, Liana. Tapi utang tetap utang. Harus dibayar sekarang juga sesuai dengan perjanjian! Paham!”Kai langsung berdiri dari tempat duduknya. “Jangan bentak ibu say

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Pria Yang Datang Berteriak

    “Bukti adalah segalanya,” gumam Angeline pelan, matanya masih terpaku pada lima nama di atas kertas.Nero berdiri tegak di hadapannya. “Buktinya akan menyusul, Bu Presdir.”Angeline menatapnya tajam. “Maksudmu?”“Pak Jack Will yang akan menyerahkannya,” jelas Nero tanpa ragu.Kening Angeline berkerut. “Kau sudah memberitahu Pak Jack Will sebelum memberitahuku?”Nero mengangguk. “Iya, Bu. Kebetulan kemarin saya tidak sengaja bertemu dengannya.”“Ya sudah… kalau pemilik perusahaan ini sudah tahu, bagaimana lagi.” Nada suaranya datar, tapi matanya menyimpan segunung beban.Nero menunggu sejenak, lalu bertanya hati-hati, “Kalau begitu, apa langkah selanjutnya? Apakah kelima orang ini langsung dipecat dan diproses hukum?”Angeline menggeleng perlahan. “Tidak. Kita tunggu saja Pak Jack Will. Aku tidak ingin gegabah.”“Baik,” kata Nero, menunduk hormat, mengikuti keputusannya.Sabrina, yang sejak tadi diam, mengambil berkas itu dan membacanya. Matanya membelalak. “Mereka… mereka semua orang

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Tidak Boleh Ada Kesalahan

    “Fokus! Jangan seperti anak kecil yang baru belajar berdiri!”Suara Grandmaster Xena menggema di tengah tanah lapang yang dikelilingi pohon-pohon tinggi.Dario terhuyung, peluh menetes dari dagunya. Dia menarik napas panjang lalu kembali ke posisi kuda-kuda.“Maaf, Bibi Xena,” katanya sambil menggertakkan gigi.“Tutup mulutmu! Ulangi gerakan ‘Naga Membelah Awan’ dari awal!”Dario mengangguk. Dia memutar tubuh, mengangkat kaki dan mengayunkannya dalam gerakan melingkar. Namun sebelum selesai sesuatu yang tidak terduga terjadi.Wussh!Sebuah pukulan dari tenaga dalam melesat seperti bola angin, menghantam pundaknya.Bruuuk!Tubuh Dario terpelanting sejauh 10 meter dan menghantam tanah dengan suara keras.“Gah!”“Lakukan gerakan yang benar!” seru Xena dingin.“Aku sudah melakukan dengan benar…” Dario mengerang sambil berusaha bangkit.Xena menyipitkan mata. “Kamu kira aku buta? Mataku masih tajam, bahkan bisa melihat lalat yang hinggap di jarum!”Dario buru-buru menggeleng. “Tidak! Aku t

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Gairah Yang Tuntas

    Di kepala Lucas, adegan-adegan panas telah tersaji, membuat dia semakin bergairah.Otaknya pun mencari cara bagaimana dia bisa membuat Angeline mau melayaninya.Tangannya secara perlahan memijat pundak dan turun ke lengan. Dia sebisa mungkin menyentuh kulit Angeline yang saat ini sudah hanya mengenakan tanktop warna putih saja.“Aku sudah menghabiskannya.” Angeline berkata sambil menunjukkan gelas yang telah kosong.“Bagus. Sebentar lagi lelahmu akan hilang,” kata Lucas seraya mengambil gelas itu.Lucas pun meletakkan gelasnya ke meja.“Aku akan mandi dulu,” kata Angeline.Buru-buru, Lucas kembali dan memegang pundak Angeline sambil berkata, “Apakah kamu nggak mau dipijat dulu? Setelah dipijat, baru mandi. Bagaimana?”Angeline bertanya, “Apakah itu tidak apa-apa? Kamu tidak lelah?”Lucas melanjutkan pijatannya. “Tidak. Hari ini aku hanya mengadakan rapat saja di sasana tidak ada hal berat yang aku lakukan.”“Hmm … baiklah. Terima kasih!” ucap Angeline.Dari belakang, dada Angeline te

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Gairah Yang Tinggi

    Troy mengikuti Lucas tanpa banyak bicara. Ia tahu betul bahwa Lucas telah selesai di tempat ini, dan langkah berikutnya adalah pulang. Karena itu, tanpa diminta, ia tetap berada di belakang, menanti perintah.Lucas, yang paham betul gerak-gerik bawahannya, melirik sekilas ke arah Troy. "Siapkan mobil. Aku ingin segera pergi.""Baik, Tuan," jawab Troy tanpa ragu, langsung bergegas menuju tempat parkir untuk menyiapkan kendaraan.Sementara itu, Lucas kembali duduk di ruang tamu. Ia menatap cangkir kopinya yang masih utuh, uapnya telah lama menghilang. Dengan santai, ia mengambil cangkir itu, menyesap sedikit isinya yang sudah dingin, lalu meletakkannya kembali di atas meja dengan ekspresi datar.Tak lama, Nero dan Julian masuk. Mereka mendekati Lucas dengan sikap hormat."Tuan, mengenai lima orang lainnya dari perusahaan BQuality, bagaimana instruksi Anda?" tanya Nero dengan nada tegas.Lucas meletakkan cangkirnya dengan tenang. "Berikan nama-nama mereka kepada Angeline. Dia yang akan m

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Hukuman

    Matias menelan ludah, menyadari sepenuhnya bahwa nyawa mereka kini dalam ancaman. Dalam situasi seperti ini, harga diri bukan lagi hal yang penting. Satu-satunya hal yang berarti adalah bertahan hidup.“Tuan Lucas, saya... saya minta maaf!” Matias berkata dengan suara bergetar, menundukkan kepala dalam-dalam. “saya telah melakukan kesalahan. Mohon maafkan saya.”Lucas memicingkan matanya, menatap pria yang kini berlutut di hadapannya. “Maksudmu, kau mengakui bahwa kau telah korupsi?”Matias terdiam. Ia tahu, jawaban ini adalah pertaruhan besar. Jika ia mengaku, ada kemungkinan dia akan langsung dieksekusi. Tapi jika tidak mengaku, ada kemungkinan Lucas tidak akan berhenti sampai ia mendapatkan pengakuan.Saat Matias ragu-ragu untuk menjawab, Lucas menghela napas. Dalam sekejap, kakinya melayang dan menendang wajah Matias. Tendangan itu tidak terlalu kuat, tapi cukup membuat tubuh Matias terpelanting beberapa meter ke belakang.“Arrggh!!” Matias menjerit kesakitan. Hidungnya patah, dar

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Tidak Butuh Bukti

    Nero menatap kedua pria yang kini berlutut di hadapan Lucas, wajah mereka penuh ketakutan. Dia bisa melihat jelas bagaimana keringat mengalir di pelipis Matias, sementara Randy tampak mencoba menyembunyikan kegugupannya dengan mengalihkan pandangan. Namun, tidak ada yang bisa lolos dari tatapan tajam Nero.Lucas. Duduk diam tanpa mengatakan sepatah kata pun. Namun pria itu sudah menebarkan tekanan yang membuat suasana di ruangan semakin mencekam."Aku tidak mengerti..." Randy akhirnya memberanikan diri untuk berbicara, suaranya bergetar. "Kenapa kami dibawa ke sini? Apa yang terjadi?"Matias menelan ludah, mencoba mengendalikan emosinya. Dia menoleh ke arah Nero, suaranya sedikit lebih tenang meski tetap dipenuhi ketegangan."Nero, ada apa ini? Jangan karena kau tidak bisa menemukan bukti soal tuduhan korupsi itu, kau bertindak kriminal seperti ini!"Mata Nero menyipit. Dia mendekat, lalu meraih kerah Matias dengan kasar."Berkacalah, Matias! Berhenti bertingkah seolah kau ini orang s

  • Pelukan Bos Cantik, Membuatku Kembali Menjadi Raja Mafia   Diam!

    Mobil hitam melaju dengan tenang di jalanan malam yang semakin sepi. Lampu-lampu kota perlahan tertinggal di belakang, digantikan oleh pemandangan lahan kosong dan gedung-gedung tua di pinggiran kota. Di dalam mobil, dua pria terikat dengan kasar, duduk di kursi belakang dengan wajah penuh luka dan mata dipenuhi ketakutan.Randy menggeliat, mencoba menggerakkan tangannya yang terikat. "Sial! Kalian pikir kalian ini siapa? Lepaskan aku sekarang juga!"Buuuk!Tinju keras mendarat di pipinya. Kepalanya terlempar ke samping, rasa besi memenuhi mulutnya."Diam," suara berat dari salah satu pria Veleno terdengar dingin. "atau aku buat kau lebih menderita dari ini."Matias menelan ludah, napasnya tersengal saat melihat darah menetes dari bibir Randy. "Ke-kenapa kalian membawa kami? Kalian tidak bisa melakukan ini! Kami orang penting! Kalian bisa dalam bahaya."Dari jok penumpang depan, Hugo tertawa kecil. Dia melirik ke belakang dengan ekspresi bosan. "Orang penting? Di mata siapa? Kalian ha

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status