Share

71. Pikiran Buruk

Keesokan harinya, Devanda dan Andriyan sudah kembali pada aktivitas masing-masing. Andriyan yang bekerja dan Devanda yang mengurus beberapa permasalahan rumah tangga. Seperti saat ini Devanda sedang merekap dana yang keluar masuk bulan ini. Dia harus mengatur dengan benar uang Andriyan agar dapat membagi rata gaji para pelayan dan kebutuhan rumah.

Kali ini Mayja tidak membantu karena ada perintah yang harus dia selesaikan dari Devanda. Di tengah menghitung anggaran, pintu ruang perpustakaan dibuka dari luar. Devanda mendongak, melihat suaminya berjalan masuk dengan ekspresi datar.

“Iyan?” Devanda menaikkan kacamatanya lagi untuk melihat jelas apakah yang ada di depannya sungguh sang suami. “Kenapa jam segini sudah pulang? Apa ada yang tertinggal?”

Tidak biasanya dia melihat Andriyan kembali siang hari setelah berangkat kerja. Mungkin pernah kalau Devanda sakit, tapi saat ini tidak ada yang sakit dan tidak ad

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status