Share

15. Siapa Anak itu?

Author: CacaCici
last update Last Updated: 2025-02-24 09:11:34
"Kurasa bakat memasak mu turun pada Talita karena kecil-kecil dia sudah bisa menggoreng nugget loh," ucap Siran dengan semangat, tiba-tiba muncul dari belakang Raymond–bersama dengan putri kecilnya.

Carmen mendengar ucapan Siran karena dia cukup dengan pintu. Carmen seketika membuang muka, menarik kotak bekal milik Teresia lalu makan dengan sangat lahap dan terburu-buru. Dia kesal, dia marah dan … kenapa Siran ada di sini?!

Carmen semakin kesal karena Raymond dan perempuan itu duduk satu meja, berjarak dua meja dari tempat Carmen.

Sejujurnya, Teresia cukup syok karena bekalnya dirampas oleh Carmen. Namun, dia mengabaikan hal itu, memilih simpati pada sahabatnya. Perempuan yang bersama Raymond, sepertinya dia orang terdekat Raymond. Mungkin itu alasan kenapa Carmen mendadak makan dengan gila-gilaan. Pasti Carmen terganggu atau cemburu melihat suaminya makan dengan perempuan lain.

"Umm … perempuan itu siapa, Carmen?" tanya Teresia berbisik pelan karena penasaran pada perempua
CacaCici

Semoga suka dengan dua bab hari ini, MyRe. Kita jumpa besok lagi yah ... Biar Authornya semangat Up, dukung yah novel kita. Caranya dengan memberi gems, hadiah, dan komentar manis. Sehat selalu untuk kalian dan semangat!! I-G:@deasta18 (Visual Mas Kaizer sudah ada di sana. Dan hari ini Visual Dek Ura, akan menyusul yah. Follow I-G penulis supaya bisa melihat)

| 29
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (8)
goodnovel comment avatar
riyha_
kenapa belum up dari kemarin caci?? udah nungguin nih..
goodnovel comment avatar
Anastasha Angelika
yang sebelah udah up 2 bab.ini masih zone
goodnovel comment avatar
Anastasha Angelika
lanjut. biasa nya udah up.ini ko belum ada
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   16. Tidak Membiarkanmu Pergi Dengan Yang Lain

    "Talita bukan anakku." Carmen seketika menatap kaget campur bengong pada Raymond. "Hah?""Aku tidak punya anak dan hanya akan memiliki anak setelah aku berhasil menghamili mu," ucap Raymond dengan nada rendah, raut mukanya serius dan tatapannya menghunus tepat pada Carmen. "Talita bukan anakku," ulangnya. Carmen mengerjap beberapa kali, masih bengong karena masih mencerna ucapan suaminya. Carmen dibuat gagal fokus pada sesuatu. Ketika dia bertanya-tanya dalam kepalanya siapa sebenarnya Talita, tiba-tiba Raymond menjelaskan siapa Talita. Apa Raymond bisa membaca pikiran?"Kuharap kau tidak cemburu dan marah jika aku dekat dengan Talita," ucap Raymond kembali–Carmen mengerutkan kening, menatap heran pada pria ini. Bukan anak Raymond tetapi Raymond ingin dekat dengan anak itu dan melarang Carmen untuk tak cemburu apabila Raymond dekat dengan anak itu. "Talita memang bukan anakku tetapi dia penting bagiku," lanjut Raymond, "kau dan Talita sama-sama penting untukku."Carmen mengangguk

    Last Updated : 2025-02-26
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   17. Aku Suamimu Carmen Abraham

    "Aaaa … tolong turunkan aku. Kepalaku sangat pusing kalau posisinya di bawah begini. Aduhhh …." Carmen berusaha lepas, tangannya ia jadikan sebagai tumpuan supaya kepala dan tubuh terangkat. Namun rasanya sangat sulit! "Aku bisa teriakin Mas Kaizer sebagai penculik anak kecil kalau Mas nggak menurunkan aku," pekik Carmen lagi. Pluk' "Au." Mata Carmen bulat sempurna–hampir copot dari tempat karena terkejut. Raymond menepuk bokongnya. Astaga! "Diam!" peringat Raymond. Dia menurunkan Carmen setelah berada di sebelah mobil. Sedangkan Carmen, tanpa diminta diam pun, dia sudah diam–saking syoknya Raymond menepuk bokongnya. Pria satu ini benar-benar tak punya tata krama. 'Dia bukan Mas Kaizer ku yang sangat sopan.' batin Carmen, diam-diam berusaha menatap bokongnya yang dipukul oleh Raymond. Meski pun pelan, tetapi entah kenapa dia takut unyu-unyunya meletus. Syukurlah, tidak! "Pindah ke belakang!" titah Raymond secara bossy pada seseorang yang duduk di depan–sebelah kemudi. D

    Last Updated : 2025-02-27
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   18. Makan Malam Untuk Istriku

    "Tolong, repotkan aku dan datang padaku, kapanpun!" Carmen terdiam mendengar ucapan Raymond. Ada perasaan sedih ketika mendengar penuturan pria ini. Perkataan Raymond begitu dalam dan menembus hati. Namun …- 'Aku tidak mau terperangkap.' batin Carmen, menganggukkan kepala seolah patuh pada perkataan suaminya akan tetapi menolak dalam batin. "Talita penting. Tetapi kau-- belahan jiwaku. Tolong jangan berpikir untuk pergi," ucap Raymond tiba-tiba dengan suara serak dan parau. Carmen menoleh ke belakang, terkesima pada ucapan Raymond. Hatinya bergemuruh hebat, tetapi dia terjebak dalam kebimbangan. Ada banyak pertanyaan dalam kepala Carmen, tetapi dia tidak mampu melupakannya. Siapa Talita dan kenapa dia penting bagi Raymond? "Um." Carmen mengagukkan kepala secara patuh. Lagi-lagi hanya itu yang dapat ia lakukan. Memangnya Carmen ingin kemana? Untuk sekarang, dia tidak punya apa-apa kecuali suaminya. Mungkin sekarang Carmen tak akan pergi, tetapi …. 'Aku harus fokus pad

    Last Updated : 2025-02-27
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   19. Penculikan

    "Siapa yang mengizinkanmu memanggil istriku dengan panggilan itu?!" dingin Raymond, melayangkan tatapan tajam pada Siran. Dia tidak suka! Panggilan itu miliknya dan khusus untuk istrinya. "Ma-maaf. Aku pikir semua orang boleh memanggil Carmen dengan panggilan Ura," ucap Siran dengan nada pelan dan rendah, pura-pura merasa tak enak dan menyesal. Dalam batin, dia mengumpati Carmen. Apa magic yang Carmen pakai sehingga Raymond yang memiliki pribadi sangat dingin bisa luluh padanya? Bahkan Carmen dihadiahi panggilan lucu dari Raymond. Carmen mendongak pada Raymond, menatap wajah marah suaminya. Dia melirik makanan yang Raymond letakan di sebelahnya kemudian menarik makanan tersebut secara hati-hati. 'Bodo amat kalian mau perang dunia ketiga di sini. Aku lapar aku makan.' dewi batin Carmen, mengayunkan sendok secara hati-hati agar tidak mengganggu Raymond yang sedang memarahi Siran. "Nyonya Ura! Panggil begitu jika kau memang ingin," ucap Raymond dingin, setelah itu menoleh p

    Last Updated : 2025-02-28
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   20. Ketika Aku dibayar untuk Meninggalkanmu

    Brak' Raymond membanting laptop secara kasar, meluapkan emosi dan panik yang menyatu dalam dirinya pada laptop tersebut. "Tu-Tuan--" Diego berniat menghentikan Raymond, akan tetapi dia cukup takut mendekat pada Raymond. Emosi tuannya tak stabil–mengamuk! "Pak Tua sialan!" marah Raymond, berteriak gusar dan kencang. "Tuan, tenangkan diri anda." Raymond tak mengindahkan perkataan Diego. Dia meraih kunci mobil lalu segera beranjak dari ruang kerja-nya. Pria tua itu menculik istrinya, Raymond tidak akan memaafkan ayahnya jika dia berani bertindak keji pada Carmen. "Jika dia berani melukai istriku, aku bersumpah akan melenyapkannya dengan tanganku sendiri," geram Raymond rendah, berjalan cepat–berakhir berlari karena terlalu khawatir pada Carmen. Carmen sempat menelponnya dan dari suara penculik itu, Raymond tahu jika itu ayahnya. Dia sangat membenci ayahnya dan sekarang jauh lebih membencinya. *** "Apa suamimu tidak memberimu makan?" tanya Lennon Abraham, pemimp

    Last Updated : 2025-02-28
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   21. Cinta Diam Seseorang pada Raymond

    "Kita pulang," ucap Raymond, masih mendekap tubuh istrinya–menatap tajam pada ayahnya. Setelah mengatakan hal itu, Raymond membawa Carmen dari sana. Namun, langkah kakinya berhenti karena ucapan ayahnya. "Tidak kusangka Ayah akan melihatmu jatuh cinta," ucap Lennon dengan nada serak dan datar, memperhatikan Raymond–putranya, yang terlihat begitu perhatian pada Carmen. Satu hal yang membuatnya tak percaya, Raymond takut kehilangan Carmen. Putranya pernah sangat peduli pada perempuan, pernah jatuh cinta juga dan ini bukan pertama kalinya. Siran Aurlesya adalah cinta pertama putranya, seorang perempuan yang pernah tumbuh bersama Raymond. Hubungan keluarga Siran dan mereka, dulunya sangat dekat. Namun karena sebuah insiden, semua menjadi kacau. Siran sudah lama bersama Raymond dan mereka pernah menjadi pasangan kekasih saat mereka kecil. Namun, setelah besar, Siran memilih menikah dengan pria lain. Ketika perempuan itu meninggalkan Raymond dan memilih menikah dengan pria lain, Raym

    Last Updated : 2025-03-01
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   22. Apakah Kau Juga Jatuh Cinta Wifey?

    "Aku mencintaimu," ucap Raymond dengan nada lembut, satu tangannya terangkat untuk menyentuh pipi Carmen–mengusapnya lembut. Carmen mendongak, menatap Raymond dengan tatapan mata yang sulit diartikan. Tak dapat dipungkiri, jantungnya berdebar kencang karena pengakuan cinta Raymond. Hatinya berbunga-bunga dan kupu-kupu terasa seperti sedang beterbangan dalam perut. Namun, mengingat Raymond memiliki wanita di sekitarnya, Carmen menepis perasaan senang tersebut. Dia tidak percaya cinta Raymond, dia tidak percaya! "Ta-tapi … Kak Siran bilang dalam waktu tiga bulan, Mas Kaizer akan mencampakkan ku," ucap Carmen buru-buru, memasang muka murung dan tatapan mata berkaca-kaca. Raymond menggelengkan kepala pelan, menyangkal perkataan Carmen. "Aku tidak mungkin melakukan itu, Ura. Aku menginginkanmu selamanya berada di sisiku." Carmen tak mengatakan apa-apa, dia memilih menundukkan kepala karena tak ingin bersitatap dengan manik gelap suaminya. Sial! Tatapan pria ini sangat dalam, Carme

    Last Updated : 2025-03-02
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   23. Aku bisa Melengkapi Wifey

    "Kau sedang jatuh cinta padaku?" tanya Raymond, cukup senang dan percaya diri. Carmen menggelengkan kepala kuat, menatap kaku bercampur muram pada suaminya. "Bukaan, Mas Kaizer. Aku deg degkan dan gemetaran karena aku lapar." Langkah Raymond seketika berhenti, wajah berseri-seri seketika hilang dan berganti dengan raut muka dingin. "Petffffmmm." Diego rasanya ingin tertawa mendengar itu. Namun, sebelum dia melakukannya, Raymond lebih dulu menatapnya–melayangkan tatapan dingin yang mematikan padanya. "Ekhmm." Diego berdehem, berusaha menyingkirkan gejolak tawa yang terasa masih menggelitik perut. Sial! Ini pilihan yang sangat berat. Antara tertawa dan mati! Bukan hanya Diego, para maid yang berbaris rapi untuk menyambut tuan dan nyonyanya, juga mendadak menunduk dalam. Mereka berusaha menahan tawa, beberapa dari mereka mengigit bibir dan ada juga yang mengepalkan tangan. Sebetulnya sah sah saja mereka tertawa, tak ada yang melarang. Hanya saja nyawa taruhannya! Ra

    Last Updated : 2025-03-03

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   81. Cinta dan Carmen

    "Jamal," gumam pria itu pelan, menatap dingin dan kesal pada Carmen. Itu membuat Carmen mengerutkan kening karena bingung. Dia tak melakukan apa-apa, tapi pria ini menunjukkan wajah kesal padanya. Aneh! "Hai, Pak Harlen. Selamat pagi menjelang siang, Pak," sapa Carmen ramah, meskipun Harlen terlihat menunjukan ekspresi bad mood padanya. Harlen keluar dari lift kemudian berhenti di depan Carmen. Sejujurnya Carmen perempuan yang cantik dan menarik. Hanya saja tingkahnya luar biasa menguji kesabaran! Sampai sekarang dia masih bertanya-tanya, kenapa Raymond mempertahankan perempuan abnormal ini sebagai istrinya? Padahal Raymond terkenal mudah marah. "Untuk apa kau datang ke sini?" tanya Harlen dengan nada ketus. "Loh." Carmen mengerjap beberapa kali, menatap cengang pada Harlen, "ini kan perusahaan suamiku. Terserah aku dong mau datang ke sini untuk apa. Seharusnya aku yang bertanya, Pak Harlen ke sini buat a

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   80. Pesanan Pelanggan Setia

    ***"Bagaimana? Trik Tanteku berhasil di kamu nggak?" tanya Teresia, di mana saat ini Carmen sudah di hotel. Dia kembali bekerja seperti biasa. Meskipun tadi malam Raymond sempat baik saat menyentuhnya, akan tetapi paginya pria itu langsung berubah dingin padanya. Sejujurnya Carmen sangat galau, dia bimbang antara ingin melanjutkan misinya untuk mendamaikan suaminya dan ayah mertuanya, atau dia berhenti. Raymond memperingatinya secara keras. 'Aku tidak ingin hubungan kita retak.' Itu perkataan Raymond yang berhasil membuat Carmen cemas. Kalimat itu bahkan menghantuinya hingga ke alam mimpi– di mana dalam mimpinya dia tetap nekat membantu Lennon untuk berdamai dengan Raymond, akan tetapi pada akhirnya Carmen gagal, berakhir Raymond menceraikannya lalu mengusirnya saat tengah malam yang dingin. Itu mimpi yang sangat buruk, Carmen sangat takut jika itu menjadi kenyataan. "Heh!" Teresia menepuk pund

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   79. Sentuhan Panasmu

    "Aku ingin Mas dan Ayah berdamai," lanjutnya dengan nada pelan dan hati-hati, supaya suaminya tak tersinggung ataupun terpancing kemarahan. Raymond melayangkan tatapan yang menghunus tajam pada Carmen. "Berdamai dengan orang yang telah melenyapkan Ibu dan adikku yang bahkan belum lahir?" dinginnya, sudah mengatupkan rahang dan memancarkan kemarahan dari sorot matanya. "Mas Kaizer salah paham. Ayah memang membunuhnya, tetapi Ayah melakukan itu untuk melindungi Mas …-" "Diam!" Sentak Raymond tiba-tiba, membuat Carmen terdiam seketika. Carmen terlonjak kaget, memejamkan mata rapat ketika Raymond membentaknya. Jantungnya berdebar kencang, kembali dia merasakan takut. Namun kali ini takut yang berbeda! "Jangan ikut campur pada urusanku dan dia!" geram Raymond, bangkit dari ranjang kemudian berniat pergi–tanpa mengenakan baju, topless pada bagian atas. Persetan! Ini rumahnya dan para pria biasa bertelanjang dada. Raymond sadar saat ini dia sedang berbalut emosi–marah dan tak ter

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   78. Apa Tujuanmu Menggodaku Ura

    Sialnya! Lingerie yang Raymond angkat, itu lingerie paling ekstrim dan seksi abis. Bukan hanya malu, Carmen rasanya ingin tiada saat itu juga. Wajah Raymond yang awalnya terpasang dingin dan tak bersahabat, seketika full senyum setelah melihat isi paper bag tersebut. Dia menoleh ke arah Carmen, di mana perempuan itu segera masuk dalam selimut–membalut tubuh mungilnya dengan selimut lalu berbaring membelakangi Raymond. 'Apa kubilang?! I-ini bukan ide yang bagus!' batin Carmen, sudah ketakutan bahkan sebelum Raymond melakukan apa-apa padanya. Yang paling Carmen takuti adalah perasaan malu! Dia tak bisa membayangkan dirinya saat mengenakan lingerie seksi tersebut di hadapan suaminya. "Cih." Tiba-tiba saja terdengar menyeru geli, lalu disusul tawa yang merdu dan menyenangkan hati. Sebelumnya tawa itu sangat lembut dan menembus kalbu. Namun, entah kenapa Carmen merinding dan semakin ketakutan mendengar tawa suaminya tersebut. Alarm bahaya dalam kepala sudah berbunyi! "Kau me

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   77. Isi Paper Bag Carmen

    "Selamat? Kau selamat dari apa, Ura?" Deg'Jantung Carmen terasa akan copot saat mendengar suara bariton milik suaminya dari belakang tubuhnya. Punggung Carmen seketika terasa panas, tubuhnya kaku dan mematung.'Tolong selamatkan aku, Tuhan. Nya-nyawaku dalam bahaya,' batin Carmen, langsung merapalkan doa supaya diberikan keselamatan oleh sang pencipta. Setelah itu, Carmen menoleh secara perjalan ke arah belakang. Tubuhnya bergerak, berputar posisi menghadap pria yang menjulang tinggi–di mana pria itu sekarang ada di hadapannya. "Ti-tidak ada," jawab Carmen gugup dan cepat, menyembunyikan paper bag ke belakang tubuhnya. Dia takut Raymond melihat paper bag tersebut lalu bertanya apa isi dari paper bag nya. "Kau dari mana?" Raymond menatap sejenak ke arah paper bag yang Carmen sembunyikan di belakang tubuhnya. Perlahan dia mendekat pada istrinya, membuat perempuan itu bergerak mundur. Dug'Carmen terus mundur karena Raymond melangkah mendekatinya. Akan tetapi, punggung Carmen telah

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   76. Selamat Dari Apa?

    "Hais!" Carmen menggaruk kening yang tak gatal. Saat ini dia sedang di luar rumah, di sebuah cafe–reflek menjadi ninja demi kabur dari rumah, efek ketahuan mengintip Raymond. Tak ada yang bisa menghentikannya. Para maid dan bodyguard tak bisa menangkapnya. Carmen lega setelah berhasil kabur dari rumah itu, akan tetapi dia kembali gugup ketika mengingat dia akan balik lagi ke rumah suaminya. Dia pasti akan berhadapan dengan Raymond, lalu pria itu-- pasti menghukumnya. "Oke, kesampingkan hukuman. Mari pikirin cara supaya Mas Kaizer bisa berdamai dengan Ayah," gumam Carmen pelan, mencocol kentang goreng yang ia pesan ke es krim. "Ayah, Paman Vior dan Pak Diego sangat percaya padaku. Tapi aku sedikit ragu. Mas Kaizer pasti sangat sensitif jika membahas masa lalunya. Terlebih Ibunya." "Apa aku sogok dia dengan Chestnut saja yah?" Carmen berpikir keras, berusaha mencari cara agar bisa mengajak Raymond berbicara untuk membahas perihal ibu pria itu, tanpa menyinggung suaminya. "Ck, man

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   75. Mengintip

    "Untuk apa dia datang kemari?" ucap Raymond dengan nada datar, melirik tak berselera ada chestnut ditangan istrinya. "Ayah datang untuk melihat tembok di belakang. Catnya luntur," jawab Carmen asalan, mendapat tatapan datar dari Raymond. Tiba-tiba saja pria itu merampas paper bag di tangan Carmen lalu menyerahkannya pada seorang maid. "Bawa ini pergi. Tak ada yang membutuhkannya," ucap Raymond dengan nada dingin, setelah itu menarik Carmen secepatnya dari saja. Carmen menatap paper bag berisi chestnut tersebut. Awalnya dia senang karena tanpa memberitahu Raymond, suaminya tahu sendiri jika itu pemberian ayahnya. Namun, perasaan senang itu berganti menjadi kesedihan ketika Raymond menyerahkan chestnut tersebut pada maid. Itu makanan kesukaan Raymond saat kecil, akan tetapi karena yang memberinya adalah ayahnya, Raymond menolaknya. Apakah hati suaminya tak tersentuh karena ayahnya masih mengingat makanan kesukaannya?! "Aku ingin tidur. Jangan kemana-mana dan tetap di si

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   74. Seorang Ayah (2)

    Setelah usianya 16 tahun, Ayah mencoba mendekatinya tetapi Raymond langsung menunjukkan kebencian pada Ayah. Ayah ingin mengatakan yang sejujurnya padanya, tetapi Ayah takut melukai perasaannya. Anak itu pasti kesakitan jika tahu ibunya tak mencintainya. Raymond pasti terluka kalau sampai tahu ibunya berniat membunuhnya demi anak orang lain. Ayah tidak ingin melukai perasaannya, dan sampai sekarang Ayah tak pernah mengatakan hal yang sebenarnya terjadi. Biarlah dia membenci Ayah, asal dia tidak terluka ketika tahu ibunya membencinya." Carmen mengerjap-erjap, berupaya mencegah air matanya tak jatuh, akan tetapi dia tidak bisa. Bulir kristal mengalir dari pelupuk, membasahi pipi perempuan cantik itu. Cerita Lennon benar-benar membuat hatinya sakit hingga ke bagian terdalam. Cinta Lennon begitu besar untuk putranya. Dia rela dibenci oleh putranya sendiri, melakukan apapun untuk menjaga Raymond, dan mencurahkan seluruh cintanya pada putranya. Carmen tersenyum getir lalu menunduk

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   73. Seorang Ayah

    "Irene perempuan yang baik, dan kami saling mencintai. Raymond Kaizer Abraham adalah bentuk cinta terindah kami," Lennon mulai menceritakan masa lalunya pada Carmen. Keduanya saat ini ada di halaman samping rumah, hanya berdua supaya memberikan Lennon ruang agar bisa mengungkapkan masa lalu beratnya pada menantunya. Dia sejujurnya tak ingin memberitahu Carmen, dia juga tak ingin memberatkan Carmen dengan menceritakan kehidupannya yang pahit. Namun, sedikit keegoisan muncul dalam hati Lennon–dia sudah sangat merindukan putranya, dan dia berharap Carmen dapat membantunya setelah menceritakan ini. "Kehidupan kami bahagia. Irene dikenal dengan perempuan lemah lembut dan anggun. Raymond sangat menyayangi ibunya, dan selalu bangga ketika menceritakan tentang ibunya pada siapapun. Saat Raymond berusia lima tahun, Irene izin bekerja pada Ayah. Dia ingin kembali menggeluti dunia fashion–desainer. Ayah setuju karena tak ingin menghambat impiannya. Toh, Raymond juga sudah cukup besar. Na

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status