Share

Bab 575

Penulis: Awan
“Cecilia, kenapa kamu bisa ada di sana?” tanya Sharon dengan tenang.

“Oh, hari itu aku kebanyakan minum dan capek. Makanya aku putusin buat istirahat saja. Lagian aku juga sekalian jagain kamu. Aku hanya nggak menyangka kalau bisa benar-benar terlelap,” kata Cecilia sambil menggaruk kepalanya.

“Maaf. Oh iya, sebenarnya apa yang terjadi?”

Sharon tidak berkata apa pun dan hanya menatap Cecilia. Kedua bola mata itu seakan sedang mencari kebenaran di mata sahabatnya. Meski dilihat seperti itu oleh Sharon, ekspresi Cecilia tidak terlihat aneh. Bahkan perempuan itu terlihat seperti tidak berdosa dan kebingungan.

“Awalnya aku mau tanya sama kamu kenapa wartawan yang seharusnya datang jam 10 bisa datang setengah jam lebih awal. Tapi sekarang aku rasa sudah nggak perlu tanya lagi,” kata Sharon.

“Ha? Kenapa? Mereka datang setengah sepuluh? Kenapa cepat sekali?” tanya Cecilia dengan mata melebar.

“Iya, kenapa cepat sekali?” Cecilia tersenyum tipis sambil menunduk dan berkata lagi, “Mungkin memang
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Komen (2)
goodnovel comment avatar
marlaina marliana
jadi si cecilia ini yang tukang adu domba ya. sebenarnya Sharon mau dijebak dgn orang lain dan dia bersama Brandon. hemmm musuh dalam selimut ini mah namanya
goodnovel comment avatar
Eaznoi79@gmail.com Perdana8354
update yg banyak thor...seru nih
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 576

    “Nggak apa-apa, perasaannya sedang nggak baik,” jawab Cecilia sambil mengangkat kedua bahunya.“Ma, katanya mau masak sop?” tanya Cecilia sambil tersenyum.“Kenapa kamu hobi sekali makan? Kemarin kamu bilang sudah ada pasangan, sebenarnya siapa? Kenapa nggak lihat kamu bawa dia pulang?”“Sudah putus,” jawab Cecilia dengan santai.Tania terdiam dan berkata lagi, “Putus? Kenapa tiba-tiba putus? Bukannya kamu bilang mau bawa pulang ….”“Ma, anak muda yang pacaran pasti cocok-cocokan. Kalau cocok lanjut, kalau nggak berarti putus. Bukannya ini normal?” sahut Cecilia sambil mengibaskan tangannya. Dengan acuh dia berkata, “Ma, jangan khawatir. Aku pasti akan bawa calon menantu yang terbaik untuk Mama!”Melihat sikap tidak peduli putrinya membuat Tania menghela napas dan berkata, “Nggak mungkin nggak khawatir, besok perempuan itu sudah mau papa kamu-“Dia menghentikan ucapannya karena setiap mengucapkan kalimat itu pasti akan membuat hatinya sakit. Gerakan Cecilia ketika makan sesuatu juga te

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 577

    Sebelum Tania menjawab, tiba-tiba Cecilia tertawa dan berkata, “Aku hanya berharap saja. Bagus kalau bisa seperti itu. Iya, kan?”“Iya,” jawab Tania sambil memandang putrinya.Meski dia berpikir seperti itu, Tania tidak pernah berpikir untuk membunuh seseorang. Dia masih tidak berani melakukannya. Akan tetapi, apakah Cecilia berkata seperti itu atas dasar dilakukan tanpa sengaja atau ….Tania menatap ke arah Cecilia lagi karena merasa tidak tenang. Melihat putrinya yang lanjut makan dan memasang raut wajah polos membuat Tania merasa dia yang terlalu banyak berpikir.Kota Kanita.Meski Asosiasi Peracik Aroma tidak begitu terkenal di publik, mereka cukup terkenal di dalam industrinya sendiri. Bisa memiliki pekerjaan dengan posisi sebagai peracik aroma biasanya pasti memiliki beberapa penghargaan yang baik. Tentu saja usia mereka semua sudah tidak muda lagi.Oleh karena itu Yuna merasa cukup terkejut bisa mendapatkan surat undangan. Dia terbilang cukup muda dalam bidang ini dan tidak bany

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 578

    Dari bentuk tulisannya tidak bisa terlihat ada tanda-tanda apa pun. Akan tetapi kenapa baru awal saja sudah memberikan Yuna ujian?Yuna tertawa dan meletakkan surat itu kembali ke atas meja. Dia mengambil beberapa botol kecil dan melihatnya. Botol itu merupakan botol biasa tempat menyimpan parfum. Di surat tadi menuliskan dia harus membuat minimal dua aroma yang berbeda, tetapi botol yang disiapkan ada enam buah.Orang itu seakan sudah menebak dia akan menerima ujian ini. Apakah orang dulu yang diundang juga melewati ujian yang sama?Waktu yang diberikan selama satu minggu, Yuna memutuskan untuk mengelilingi halaman depan terlebih dahulu agar dapat mengenali tempat tersebut. Tanaman yang ada di depan sana memang seperti yang tertulis di dalam surat. Ada banyak sekali bahan alami untuk membuat aroma, tetapi semuanya biasa saja. Tanaman itu sering digunakan secara umum.Di halaman belakang terdapat sebuah rumah seperti laboratorium. Tidak begitu luas, tetapi ada peralatan yang dibutuhkan

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 579

    Malam hari di Kota Kanita terkenal karena keramaiannya. Di sana terdapat berbagai jenis kelab yang tentu saja terdapat berbagai jenis orang. Akan tetapi, tidak banyak orang yang tahu kalau sekitar satu kilometer dari pusat kota terdapat sebuah jalan kecil yang sepi. Di dalam sana terdapat beberapa kelab yang tidak begitu ramai dan hanya diketahui sekelompok orang saja.Di sini bisa ditemukan berbagai toko kecil yang sesuai dengan hobi setiap orang. Kemungkinan juga bisa menemukan orang yang memiliki hobi sejenis. Tidak banyak orang di sana, dan hanya beberapa lampu yang hidup dan toko yang sedang buka.Satu sosok bayangan kurus datang menghampiri sebuah toko. Dia melihat nama yang tergantung di atas pintu masuk dan membacanya, “Night Fragrance, ini dia tempatnya!”Sebelum datang dia sudah mencari tahu kalau tempat ini mungkin tidak terkenal bagi orang pada umumnya. Akan tetapi bagi kalangan peracik aroma, tempat ini merupakan tempat yang menarik. Karena di sana terdapat orang-orang yan

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 580

    Keadaan toko itu cukup sunyi. Sedikit saja keributan di toko itu akan mudah menarik perhatian orang lain.“Kalah! Kalah! Kali ini kamu pasti kalah!”“Jangan ngomong begitu dulu, masih belum tentu!”“Kita sudah pernah cobain punya dia, aku nggak percaya kamu jauh lebih baik dibandingkan dia.”Yuna menoleh ke arah itu dan berkebetulan dengan karyawan yang membawa beberapa gelas air. Karyawan itu meletakkannya di hadapan Yuna dan buru-buru dia bertanya, “Apa yang sedang mereka lakukan?”Bar atau kelab biasa, kemungkinan mereka tengah adu minum alkohol. Akan tetapi tempat ini bukan tempat seperti itu. Karyawan tadi menoleh ke arah yang ditunjuk Yuna dan tertawa sambil berkata, “Karena kamu baru pertama kali datang, jadi masih nggak begitu mengerti. Tapi kamu kemungkinan juga peracik aroma, bukan? Kenapa bisa nggak tahu ‘Dupa Surgawi’?”“Dupa Surgawi? Bukannya itu salah satu dupa yang dibuat dengan khusus?”“Yang aku maksud adalah sebuah permainan,” sahut orang itu. Dia mengambil selembar k

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 581

    Terdorong rasa penasaran, Yuna beranjak dari meja bar dan berjalan mendekati kerumunan itu. Setelah mendekati mereka, Yuna melihat di tengah meja terdapat sebuah rumput yang kelihatannya tak lebih dari sekadar rumput biasa.“Kalian semua nggak ngerti. Kalau nggak percaya, coba saja cium ini!”Gadis itu masih berkukuh menganggap rumput yang dia bawa adalah barang berharga. Akan tetapi, kegigihannya ini tentu saja mengundang tawa orang-orang yang mendengar perkataannya.“Sudahlah, mau dicium berapa kali pun tetap saja itu cuma rumput biasa. Paling-paling bau rumput biasa. Memangnya kamu bisa cium bau apa dari rumput itu? Ayam goreng? Hahaha ….”Diawali dengan satu ledekan, yang lainnya pun satu per satu ikut meledek, “Sudahlah, mending ngaku kalah saja, nggak usah malu. Tapi kamu berani bawa rumput beginian ke tempat ini, sih ….”Mungkin karena merasa sudah jelas siapa yang menang dan tidak menarik lagi, mereka pun satu per satu bubar hingga tak ada lagi satu orang pun yang peduli dengan

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 582

    “Kamu peracik parfum, ya?”“Iya,” jawab Yuna, dengan mata yang masih tertuju ke rumput itu. “Kamu bisa kasih tahu aku di mana kamu dapat rumput ini, nggak? Atau … apa boleh aku beli dari kamu?”“Ini nggak dijual!”Tak disangka gadis itu malah langsung menolak tawaran Yuna dengan tegas. Namun, itu hal yang wajar mengingat rumput tersebut sangat berharga baginya. Tidak menutup kemungkinan orang lain ingin memanfaatkannya. Dan sebelum Yuna sempat berbicara sampai tuntas, gadis itu sudah berlari ke arah orang-orang yang tadi meledeknya.“Kalian semua, lihat ini. Peracik parfum saja tahu kalau rumputku ini istimewa!” ujar gadis tersebut dengan raut wajah bangga bagaikan seorang anak kecil yang baru saja mendapatkan piala.Yuna pun kaget tidak mengira permintaannya akan langsung ditolak mentah-mentah, dan malah pamer ke orang lain yang tidak bisa menghargainya.“Peracik parfum apaan? Nggak usah ngibul kamu. Kami ini memang bukan peracik parfum, tapi kami tetap seorang profesional yang nggak

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 583

    Ada alasan yang jelas mengapa pria itu terkejut, karena saat ini seharusnya Yuna berada di dalam rumah. Satu-satunya pintu untuk keluar masuk terkunci rapat, dan dinding yang mengelilingi bangunan juga memiliki tinggi 5 meter. Mana mungkin Yuna bisa melompat setinggi itu dan melarikan diri.Sementara itu perhatian Yuna masih terfokus kepada rumput yang dimiliki oleh Erika, jadi dia tidak menyadari ada orang lain yang meneriakinya.“Kalau nggak percaya, ini depositnya,” kata Yuna sembari memberikan setumpuk uang ke Erika. “Kasih tahu alamat kamu di mana, nanti aku datang untuk bikin surat perjanjiannya.”Melihat Yuna begitu serius, mereka yang tadi meledek Erika hanya menatap Yuna aneh dan menertawakannya.“Selamat, ya, Erika. Akhirnya ada orang yang bisa mengehargai rumput kamu!”Yuna sendiri tidak terlalu menanggapi mereka dengan serius. Kalau di dunia ini banyak orang yang bisa mengehargai betapa istimewanya rumput itu, maka yang namanya peracik parfum tidak akan menjadi profesi yang

Bab terbaru

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2391

    Ricky sudah menunggu di luar menantikan Ratu keluar dari kamar tersebut. Dia langsung memegang kursi roda tanpa mengatakan apa-apa, dan mendorongnya dalam kesunyian. Begitu pun dengan Ratu, dia juga hanya diam saja selama mereka berjalan menuju lift.“Pangeran Ross minta bertemu,” kata Ricky.Ratu memejamkan kedua matanya guna menyembunyikan perasaan yang mungkin bisa terlihat dari sorotan mata. Dia tidak menjawab dan hanya mengeluarkan desahan panjang. Walau begitu, Ricky mengerti apa yang ingin Ratu sampaikan dan dia pun tidak lagi banyak bertanya.Seiringan dengan lift yang terus naik, tiba-tiba Ratu berkata, “Bawa dia temui aku.”“Yang Mulia?”“Bawa dia temui aku.”Selesai Ratu berbicara, kebetulan lift juga sudah sampai di lantai tujuan. Ratu mendorong kursi rodanya sendiri keluar dari lift. Ricky sempat tertegun sesaat, tetapi kemudian dia kembali menekan tombol lantai di mana Ross berada.Tak lama kemudian, Ricky mengantar Ross masuk kamar tidur Ratu. Dia mengetuk pintunya, teta

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2390

    Tidak peduli apa pun yang Ratu katakan, Fred selalu punya seribu satu alasan untuk berdalih.Fred menggeleng dan berkata, “Bukan pintar beralasan, tapi karena semuanya sudah aku pikirkan demi Yang Mulia. Sejak awal sudah kubilang, mereka itu licik dan banyak akal bulusnya. Jangan mudah percaya sama omongan mereka! Mereka pasti mencoba membujukmu untuk menghentikan eksperimennya. Jangan ikuti kemauan mereka. Yang Mulia coba pikirkan, kita sudah sejak lama melakukan penelitian, lalu untuk apa? Kalau sekarang kita menyerah, bukankah semua yang kita lakukan dulu jadi sia-sia? Semua kerja keras, waktu , dan uang yang kita bayar jadi nggak ada artinya! Ini cuma akal-akalan mereka, karena kalau eksperimennya berhasil, kita bisa menguasai dunia. Cuma penduduk Yuraria saja yang bisa kemampuan hidup abadi. Itu sudah cukup untuk menggemparkan dunia, termasuk mereka. Makanya mereka nggak mau eksperimen ini berhasil. Bisa jadi … mereka membujuk Yang Mulia untuk menyerah, tapi habis itu diam-diam me

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2389

    “Karena kamu begitu setia padaku, aku kasih kamu satu kesempatan lagi,” kata sang Ratu mendesah ringan.“Mau aku jadi bahan percobaanmu? Nggak masalah!” kata Fred dengan alis terangkat. “Toh sekarang aku juga nggak bisa menolak, bukan?”“Apa kamu ada permintaan lain?”Bagaimanapun juga, mereka adalah tuan dan pelayan yang sudah bekerja bersama selama bertahun-tahun, yang sudah melewati suka dan duka bersama. Andaikan Fred memiliki niat untuk melakukan kudeta, dia sudah berkontribusi banyak dan layak untuk mendapatkan apa yang dia minta sebelum dieksekusi.“Yang Mulia tahu aku sudah nggak membutuhkan apa-apa lagi. Aku sudah lama bercerai dengan istriku dan anakku ikut dia ke luar negeri. Aku cuma sendiri mendedikasikan hidupku untukmu, Yang Mulia Ratu. Sekarang aku sudah nggak punya permintaan apa-apa lagi. Oh ya, kalau sampai ….”Fred berhenti sejenak, kemudian dia melanjutkan, “Kalau sampai eksperimen ini berhasil, aku bisa terus hidup lebih lama di dalam badan anak itu, aku berharap

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2388

    Di sebuah ruang bawah tanah yang lembap dan tidak terkena cahaya matahari, begitu masuk langsung tercium bau busuk yang menyengat hidung. Saat pintu dibuka, dan mendengar ada suara kursi roda yang mendekat, orang yang berada di dalam langsung mendongak menatap ke depan.“Ah, Yang Mulia datang untuk menemui aku juga.”Orang itu menyunggingkan senyum yang kaku. Dia yang dulu adalah seorang duta besar terhormat kini menjadi tak lebih dari seperti tawanan perang. Kursi roda berhenti, lalu sang Ratu menatapnya, orang yang sudah meneaninya selama puluhan tahun lebih.“Fred, apa kamu menyesal?” tanyanya.“Menyesal? Apa yang perlu disesali? Aku menyesal kenapa eksperimennya nggak aku lakukan lebih awal? Atau menyesal karena terlalu banyak berpikir? Ataukah menyesal karena aku nggak menyadari lebih awal kalau kamu mencurigaiku? Yang menang memakan yang kalah, itu sudah hukumnya. Nggak ada yang perlu aku sesali.”Sang Ratu sempat terdiam sesaat mendengar kata-kata Fred.“Jadi kamu nggak pernah m

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2387

    “Tapi sudah terlambat kalau terus menunggu sampai eksperimennya dimulai!” kata Shane seraya menggertakkan gigi.Dia tidak punya sisa waktu lagi untuk bertaruh. Kalau sampai ternyata eksperimennya keburu dimulai, betapa sakit hatinya Shane membayangkan tubuh Nathan yang masih kecil itu harus terbaring di atas meja operasi yang dingin dan dibedah seperti tikus percobaan. Dia tidak bisa menerima hal seperti itu terjadi. Dia tidak tega melihat anaknya yang masih kecil harus mengalami penderitaan yang sebegitu parahnya. Nathan tidak tahu apa-apa dan diculik begitu saja, terpisah dari ayahnya begitu lama. Dan sekarang, dia harus menghadapi semua ini. Bahkan … bahkan dia tidak tahu apa yang akan dia hadapi.“Tapi kalau kamu ke sana sekarang, memangnya kamu bisa menolong Nathan?” Brandon bertanya.“Aku nggak peduli. Kalaupun aku harus mati, aku bakal tetap berusaha!”“Ya sudah, terserah kamu. Pergi sana!” Brandon tak lagi membujuk Shane. Dia memukul meja yang ada di depannya dan berseru kepada

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2386

    Mau dipikir seperti apa pun, itu rasanya agak mustahil.“Aku juga berharap informasiku salah, tapi ….”Brandon tidak menyelesaikan kalimatnya, tetapi itu sudah menyiratkan intensi yang sangat jelas. Berhubung ini sudah menyangkut nasib Nathan, jika informasi yang dia dapat tidak bisa dipercaya, dia pun tidak akan memberitahukannya kepada Shane.“Jadi selama ini dia nggak mau membebaskan Nathan karena itu? Itu alasan kenapa selama ini aku nggak pernah berhasil menemukan dia. Jadi … mereka dari awal memang nggak ada niat untuk melepaskan Nathan, dan mereka menyandera dia dengan alasan membutuhkan investasi dana dariku, itu semua bohong?!”Rona wajah Shane di saat itu sudah pucat pasi. Suaranya pasti terdengar cukup datar, tetapi bisa terdengar bibirnya sedikit gemetar. Siapa pun yang menghadapi hal semacam ini pasti akan memberikan reaksi yang sama.Chermiko tidak tahu seperti apa rasanya memiliki seorang anak, tetpai dia dapat memahami perasaan Shane. Dia sendiri juga tidak keberatan di

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2385

    “Ratu mau Fred jadi bahan percobaannya?” Chermiko bertanya, tetapi dia langsung membantah pertanyaan itu. “Nggak, itu mustahil! Aku dulu pernah ada di sana dan banyak tahu tentang R10. eksperimen ini nggak pernah diuji coba karena syarat dari penerimanya terlalu ketat.”Syaratnya adalah mendapatkan dua tubuh yang cocok, dan itu jelas bukan hal yang mudah untuk dicari. Sama seperti melakukan donor organ, tubuh pendonor dan penerima donor harus cocok baru bisa dilaksanakan. Hanya dengan syarat itu terpenuhi barulah tidak terjadi reaksi penolakan. Makanya, kalaupun Ratu punya niat untuk itu, dia harus mencarikan tubuh yang cocok dengan Fred.“Kamu kira nggak ada?” Brandon bertanya balik dan seketika membuat Chermiko dan Shane kaget. Chermiko dan Shane sama-sama dibuat bertanya-tanya, siapa orang yang akan menjadi wadah baru bagi jiwa Fred.“Dan orang yang bakal menampung jiwa Fred itu bukan orang asing. Fred sendiri yang cari,” kata Brandon. “Kalau dia nggak ketemu orang yang cocok, mana

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2384

    “Sudah nggak ada lagi, itu saja. Dia bilang yang kita butuhkan sekarang cuma waktu. Sebenarnya nggak ada yang penting, sih. Mungkin dia takut karena masih diawasi. Takutnya ada orang yang mendengar percakapan, makanya dia nggak berani bilang banyak.”“Bukan. Informasi pa yang mau diasampaikan sudah semuanya dia kasih tahu ke kamu,” ucap Brandon.Chermiko, “Eh?”Shane, “Hah? Jadi yang Pak Juan mau sampaikan itu apa?”“Pak Juan bilang kita nggak bisa tangani, tapi ada orang lain yang bisa. Orang yang bisa itu maksudnya siapa?” tanya Brandon kepada mereka berdua. Tetapi baik Shane dan Chermiko di saat itu hanya bertukar pandang dan menggelengkan kepala.“Dan juga kenapa kita nggak bisa? Sebelumnya kita sudah tahu mereka ada di dalam kedutaan, terus kenapa tiba-tiba Pak Juan bilang ini di luar batas kemampuan kita?” tanya Brandon lagi.Kali ini Shane dan Chermiko lebih kompak lagi. Mereka berdua sama-sama menggelengkan kepala serentak tanpa perlu menatap satu sama lain.“Karena Pak Juan me

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2383

    Chermiko datang dengan penuh tanda tanya dan pergi dengan penuh tanda tanya pula. Dia merasa belum mengatakan atau melakukan apa-apa selama dia bertemu dengan kakeknya tadi, dan langsung disuruh pulang begitu saja. Selama perjalanan, Chermiko berulang kali memikirkan apa yang tadi Juan katakan kepadanya, tetapi dia tidak mendapatkan jawabannya. Jadi apa maksud Juan sebenarnya?Begitu Chermiko sampai ke rumah, benar saja Brandon dan Shane sudah menunggunya. Mereka langsung datang menyambut dan bertanya, “Gimana? Mereka ngundang kamu ke sana untuk apa?”Bahkan mobil yang mengikuti Chermiko dari belakang juga sudah melakukan persiapan jaga-jaga apabila terjadi sesuatu yang buruk padanya. Namun mereka bisa tenang setelah mendapat kabar kalau Chermiko sudah dalam perjalanan pulang. Namun di saaat yang sama mereka pun terheran-heran mengapa hanya Chermiko sendiri yang keluar.“Mereka mengancam kamu? Apa saja yang mereka bilang di sana?” tanya Shane. “Pasti Rainie, ‘kan? Kali ini apa lagi yan

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status