Share

Chapter 28 - Pindah Rumah

Author: Aerina No 7
last update Last Updated: 2022-10-10 06:20:05

"Huwaaa! Maaf!"

"Aishh! Berhenti menangis! Setiap kali kau berbuat salah, kenapa harus ditangisi sih?!"

"Ma-maaf!"

"Berhenti meminta maaf juga!"

"Pfft."

Terkikik kecil melihat interaksi Rifa dan Yurish sudah meributkan sesuatu pada pagi-pagi hari begini, Qilistaria yang dalam sejenak merenungkan kemampuan minusnya dulu dalam menghadapi pekerjaan rumah tangga sama seperti si pemuda bermata biru itu, … merasa bersyukur bahwa Derian yang menjadi pengajarnya, tidak memiliki metode pengajaran yang sekeras Rifa.

"Ada apa …?"

Mencolek pipi Qilistaria yang senyum-senyum sendiri, Derian yang datang dengan mengasongkan minuman teh herbal hangat di tangan kepada sang istri, bertanya karena penasaran.

"… Senyum-senyum manis begitu?"

Berterima kasih atas pemberian teh hangat tersebut dan lekas menundukkan wajahnya yang tersipu, Qilistaria menjawab.

"Melihat Rifa dan Yurish, seperti melihat aku dengan Ian dalam versi terbalik."

"Eh? Sungguh? Jangan samakan seperti itu. Itu tidak mirip."

"Kenapa t
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 29 - Ciuman Sekarang!

    "Ci …."Memandang Yurish dengan tatapan melotot, Rifa yang merasa suaranya tercekat di tengah-tengah kerongkongan, … berujar dengan kesusahan."… C-ciuman?!"Ah, kenapa dia, Yurish, tiba-tiba menyebutkan kalimat yang menyinggung sebuah aktivitas romantis di antara pasangan?!Itu membuat Rifa merasa canggung dengan arah pembicaraan, karena itu bukanlah topik yang ia mampu kuasai secara percaya diri. “Tidak, m-maksudku …! Kau sepertinya sangat ingin menghilangkan kutukan pada Kak Ria, kan?""Uh, … ya.""K-karenanya! Untuk membuatnya terbebas dari segala rasa menyakitkan yang ada, kemudian bisa berhubungan manis dengan Kakakmu tanpa mengkhawatirkan kecemasan apa pun lagi, kutukannya harus dipatahkan tuk selama-lamanya … bukan?”Gugup sendiri dalam mengajak bicara Rifa yang masihlah enggan berbicara tuk memberikan respons atas saran yang diberikan, … Yurish yang sudah selesai mencuci piring bagian tugasnya, memecah keheningan dengan bertanya. “Anu, … Riry. Apa kau bahkan sudah pernah me

    Last Updated : 2022-10-10
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 30 - Malam Pertama

    “Huh … sudah?”Tunggu! … Apanya yang sudah?“Ya,” memalingkan wajahnya dari Derian yang terus-menerus memandanginya dengan pandangan yang seperti orang sedang meminta keadilan, Qilistaria menjelaskan. “T-tujuan awalnya kan, hanya untuk menunjukkan kepada Rifa bahwa kita sudah ber— … berc-ciuman. Jadi, karena kita sudah melakukannya, itu dihitung sudah.”“Hanya itu saja?”Tambah melongo tak percaya mendengar penuturan istrinya yang membuat hatinya sedikit kecewa, Derian mengerutkan alisnya tuk mengekspresikan wajah yang akan tampak se-menyedihkan mungkin.“Kamu melakukannya dengan cepat, sampai-sampai aku tak dapat merasakannya dengan baik.”“Me-merasakan apa maksudmu?”Entah karena sudah dirasuki oleh setan hawa nafsu atau memang ini semua terjadi karena Qilistaria telah memancing keluar sesuatu yang sangat diinginkannya untuk menuntaskan perlakuan cinta terhadap pasangan, … Derian menempatkan satu ibu jari di bibir lembut istrinya, untuk kemudian mengusapnya secara pelan. “Bibirmu

    Last Updated : 2022-10-10
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 31 - Mau Nambah?

    -“Hei, Ibu?”--“Huh? Ya?”-Ada suatu masa, di mana dahulu, … Derian yang masihlah seorang bocah kecil tidak tahu apa-apa, bertanya kepada ibunya.-“Apa itu, yang merah-merah di lehermu?”- ucapnya polos seraya menunjuk apa yang ia tanyakan, kepada sang ibu yang kini gelagapan berusaha menutupi apa yang dimaksud bersama wajah yang sudah dilanda oleh gejolak semburat merah.-“A-a-ahahaha, ini? Ini … umm.”-Seperti sedang mencari alasan yang bagus, ibu dari Derian menggulirkan netra gemetarannya ke sana kemari. Mendapatkan ide yang cukup mumpuni dengan cepat, segera saja … ia melontarkan sebuah jawaban hasil dari mengarang.-“Ini, … Ibu digigit nyamuk.”--“Benarkah? Apa ada nyamuk yang menggigit seseorang sampai meninggalkan jejak sebesar itu?”--“Uy—ya-ya! Te-tentu saja ada.”--“Apa itu sakit?”--“S-se-sedikit …?”--“Ian lihat tadi, di leher Ayah juga ada bekas yang seperti itu. Bahkan lebih banyak! Apa Ayah digigit nyamuk besar juga?”--“….”-Seketika terdiam menampilkan senyuman kaku

    Last Updated : 2022-10-12
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 32 - Urf!

    WHOOSH~Angin lembut berembus.Mereka datang tuk menerpa serta membantu mengeringkan uraian panjangnya rambut hitam Qilistaria yang basah, … tatkala diri orang bernamakan barusan dengan santainya duduk berjemur di sebuah bangku yang berada di bawah sinar mentari pagi, fokus memerhatikan sang suami.Ya.Sepertinya dia tak akan pernah merasa bosan untuk melihat rajinnya sang suami, yang kebetulan hari ini sedang menjemur cucian seprai dan juga beberapa potong pakaian mereka berdua semalam, … di halaman belakang rumah.Usai dengan urusannya tersebut, suami Qilistaria, Derian, … yang kali ini pula tumben sekali merasa enggan juga malas pergi ke mana-mana, apalagi ke luar rumah, … hanya menginginkan untuk tetap bersama dengan istrinya sepanjang hari ini.Dia yang segera setelah menyelesaikan tugas rumah itu langsung duduk dan memeluk istrinya, Qilistaria, dari arah belakang, … menghirup aroma wangi sampo rambut yang menguar dari helaian-helaian benangnya, karena terapung di udara tersapu o

    Last Updated : 2023-01-01
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 33 - Bangga

    “….”“Sapaan mereka yang hangat. Interaksi mereka yang dekat. Aku masih mengingatnya.”Tidak tahu harus memberikan respons apa, Rifa hanya terdiam dan memilih untuk menyimak saja.“Hanya, hanya saja … sayangnya aku mulai melupakan sesuatu yang paling penting.”Mata biru yang diam-diam Rifa pandangi tengah menyorot ke arah api unggun itu tampak bergetar sesaat, selayaknya baru diguncang oleh rasa kegetiran yang seperti telah lama tidak disinggungkan.“Aku tidak ingat tentang seberapa merdu suara, serta seberapa cerianya raut wajah mereka.”Mendengar cerita ini, … sungguh membuat hati Rifa merasa sesak.“Huft …!"Jelas saja, karena dia juga jadi teringat dengan situasi serupa yang dialami oleh sang kakak dan oleh dirinya ini.TUP!“…?!”Dengan santainya menyenderkan kepala di bahu Yurish bersama mata terfokus memandang api unggun juga secara lelah, Rifa memeluk lututnya sendiri dan kemudian bertanya.“Apa kau tidak memiliki kerabat yang tersisa sebagai pelepas kerinduan terhadap keluarg

    Last Updated : 2023-01-02
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 34 - Simbiosis Mutualisme

    “Qilia~ … boleh ya?”“Tidak~! Tidak lagi. Untuk sekarang.”Berusaha menolak dengan hati yang berat terkait permintaan suaminya yang sedang malu-malu kucing meminta malam panas lainnya lagi di malam selepas kepulangan kedua remaja yang berkeluyuran kemarin ini, … Qilistaria memalingkan muka ke arah lain.“Yang tadi saja masih terasa lumayan pegal,” cicit Istri Derian tersebut seraya menolehkan wajahnya tuk bertatap muka dengan si suami pemeluk pinggangnya dari hadapan ini. “Lain kali saja ya?”Sedikit kecewa dengan itu, … mencoba bernegosiasi dengan penawaran lain dengan mengukir raut muka memelas di wajahnya, Derian kemudian meminta.“Bagaimana jika ciuman saja?”“Betul hanya ciuman saja?” tanya Qilistaria yang anehnya seperti meragu dengan permintaan suaminya itu.“Ya. Hanya ciuman.”Begitu katanya, meski ujung-ujungnya pula mulai merayap ke arah sentuhan-s

    Last Updated : 2023-01-03
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 35 - Tidak Asing

    Garis-garis yang melengkung dalam membingkai dan membentuk sesuatu dengan indah, benar-benar tercipta dari jahitan yang cantik.Derian tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari sang istri, Qilistaria, yang saat ini menikmati waktunya mengerjakan pesanan sesuai dengan keinginan pelanggan.Sepertinya, hobinya itu kini akan menjadi satu kegiatan menghibur diri sendiri dari kejenuhan.“….”Wajah berubah memerah, terkesima dengan senyuman tipis yang terpatri dari bibir sang istri yang sudah terbiasa untuk tidak merasa keberatan sama sekali diperhatikan sewaktu bekerja begitu, … Derian sungguh terpaku.Dia membisu seketika, meski debaran keras pada hatinya tengah bertalu-talu.Ah, benar-benar.Berbagai cara remeh dan tak disadari oleh istri tercintanya, benar-benar telah mendorongnya untuk merasakan seperti apa sensasi jatuh cinta selama berkali-kali dalam waktu kurang dari sehari.Tidak boleh begini!Istrinya yang sangat ia sayangi saja sudah turun tangan begini untuk membantunya meringanka

    Last Updated : 2023-01-11
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 36 - Di Hari Festival

    Hiruk pikuk kota dekat pasar besar semakin ramai.Keadaan itu pula tambah disesakkan oleh orang-orang yang berlalu-lalang mencari kebutuhan keluarga, sebelum habis diborong sebagian pengunjung lain lagi di penghujung pekan.Hal ini pun, telah mempersulit pergerakan Derian yang hendak pergi menemui bapak pedagang bernama Roran, karena jalannya banyak yang menghalangi.Festival musim gugur tahunan sudah ada di depan mata.Maka tidak mengherankan, jika kota besar banyak menyibukkan para penghuni wilayah mereka untuk secara sukarela mempercantik setiap sudut tempat tinggal, … dari banyak riasan yang dijajakan oleh toko-toko dan kedai di pasar.“Maaf Pak Roran! Saya … hosh, … t-terlambat memberikan hasil pekerjaan Istri Saya tadi.”Menghampiri kedai milik bapak pedagang Roran dengan nafas yang tersengal-sengal akibat berjalan dengan tergesa-gesa, … bukannya mendapati reaksi dari sangkaannya berupa dimarahi, Derian justru malah mendapati satu ekspresi wajah pak tua itu yang tampak terharu.

    Last Updated : 2023-01-12

Latest chapter

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Epilog

    -“Bagaimana? Adikmu lucu sekali bukan?”--“….”-Derian kecil melongo lebar.Manik mata merahnya yang bulat itu memandang lamat-lamat akan bayi di dekapan sang ibu, dengan sorot berkilaunya yang kini didominasi oleh rasa penasaran.-“Unggaa~!”-Bayi berambut merah serupa seperti milik Derian yang tengah menggolekkan tubuhnya di dekapan sang ibu itu, menggeliat pelan dan juga menguap membukakan mulutnya yang kecil.Sangat menggemaskan sekali, sampai-sampai itu membuat pipi Derian menghangat akibat disapu oleh semburat merah.-“Mungil~!”- tukas Derian terkagum-kagum, seraya merundukkan wajahnya supaya lebih dekat lagi dengan wajah bayi merah tersebut.-“Bu, memangnya ada ya … makhluk semungil ini? Dia sepelti boneka, bukan manusia~!”--“Hoho, tentu saja ada. Bahkan, di mata Ibu, kamu juga masih sama kecilnya … Ian.”--“Mana mungkin! Ian sudah besal tahu!”--“Pfft! Begitu ya?”-Ibu Derian terkekeh pelan mendengarnya.Dia merasa senang sekali, kalau anak pertamanya … ternyata menerima keha

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 95 - Lamaran Pernikahan

    “….”Hening mendera, membuat mereka berlima seolah-olah memeragakan patung yang membisu.Bagaimana tidak? Mereka ini tidak salah mendengarnya lo, kalau gadis itu baru saja memanggil nama lengkap dari Ryuuki di kawasan yang baru anak itu jelajahi!?Orang macam apa gadis ini? Latar belakangnya, sama misteriusnya dengan senyuman yang masih ia pamerkan.SRUK~!Gadis asing itu melepaskan genggaman tangan dari Ryuuki, tanpa sedikit pun melepaskan arah pandangnya.Akan tetapi, … tunggu sebentar.Apakah mungkin, gadis itu benar-benar orang asing?“….”Tidak.Rasanya, Qilistaria pernah melihatnya pada suatu waktu, dan suatu tempat.Namun, entah kapan dan di mana ia merasa pernah bertemu dengan gadis berpenampilan kurang lebih serupa dengan gadis di hadapan Ryuuki tersebut.Yang jelas, ingatannya membesitkan sesuatu, kalau Qilistaria sungguh pernah mengalami pertemuan itu.“Sebenarnya, siapa k—!”—QUOONG~!Suara trompet besar yang memekakkan telinga, memotong pertanyaan yang hendak Ryuuki ajuka

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 94 - Gadis Misterius

    “Ladang? Kita akan pergi ke sana? Sungguh?”“Ya.”“Ayah yakin, kau bisa mengurus ladang? Bukankah para bangsawan seperti kita tidak pernah mengurusi sesuatu semacam itu secara langsung?”“Harusnya sih begitu. Tapi kan, Ayah rindu dengan masa-masa saat menjadi petani dulu.”“Ayah pernah menjadi seorang petani?!”Perjalanan menuju ladang yang sering kali digarap oleh Derian untuk menghasilkan hasil alam, ternyata tidak terlalu membosankan akibat diisi oleh obrolan yang berpusat dari pertanyaan-pertanyaan Ryuuki.“Apa salahnya dengan menjadi petani? Kan menyenangkan bisa melihat tumbuhan tumbuh dan menghasilkan manfaat bagi kita?”“Hanya … kaget saja. Aku tak menyangka kalau Ibu mau menikah dengan orang seperti Ayah.”“Hei, kamu ini …!”Derian tertawa kecil.Dia kemudian mencubit cuping hidung Ryuuki, dan membuat anak itu tersentak sebentar karena jalur pernapasannya disabotase.Sambil mengusap-usap hidungnya yang kena cubit gemas barusan, Ryuuki kembali berceloteh.“Aku bicara apa adany

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 93 - Kencan Singkat (3)

    “…!?”Yurish memegangi pipinya heboh. Matanya terbelalak tidak percaya, dan wajahnya dipenuhi oleh keringat dingin.Meski gerakannya sangat signifikan seperti itu, kendati demikian, mulutnya tetap setia untuk terus terkatup.Jangan lupakan pula dengan kehadiran rona merah yang mulai menjalar menghiasi parasnya yang indah itu.Semua gerak-gerik aktifnya dalam merespons perbuatan Rifa barusan, telah berhasil membuat satu orang lagi di dekat mereka, yakni si penjaga lapak permainan, menghela nafasnya dengan ogah.“Duh, nasib~ nasib. Dunia hanya milik pasangan kekasih saja. Sedangkan yang jomblo, kami cuma menumpang,” gerutunya pelan.Tak menghiraukan orang yang seperti menjadi seekor nyamuk pengganggu di dekat mereka, Rifa mengulaskan senyuman paling manis yang pernah ia singgungkan.“Ayo kita pergi lagi,” ajaknya, dilanjutkan dengan membalikkan tubuh dan mulai berjalan meninggalkan Yurish di belakang, sembari asyik memeluk dan mengelus-elus boneka kucing putih itu.“T-tunggu!”Sebelum p

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 92 - Kencan Singkat (2)

    “Dibeli~! Dibeli~!”“Sotongnya kak? Sotongnya dek~!”“Suvenir cantik~! Siapa yang mau suvenir cantik~? Hanya empat keping perak saja, kalian sudah bisa membawa pulang suvenir yang cantik~!”Hiruk pikuk keramaian pasar malam ini membawa pengalaman baru bagi Yurish.Dia yang anteng berjalan sembari bersebelahan serta bergandengan tangan dengan Rifa itu, tak bisa menolong sepasang bola mata miliknya supaya berhenti jelalatan.Mulutnya pula, sesekali terlihat menganga, menunjukkan ekspresi jujurnya yang memang terkagum-kagum dengan indahnya pasar malam.“Pak, beli sosis bakarnya dua ya.”“Siap, Nona muda!”Yurish mengalihkan kekagumannya, tuk digantikan dengan tatapan penuh rasa ingin tahu.Dia menatap Rifa di sampingnya dan tukang sosis bakar yang tengah sibuk menyiapkan pesanan barusan, secara bergantian dalam beberapa kali.Si pria yang mewarnai rambutnya menjadi hitam kembali, namun, kali ini ia mewarnainya bukan secara manual melainkan menggunakan sihir hitam, merasa sangat gugup.Di

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 91 - Kencan Singkat

    “Dia sudah tidur?” Derian bertanya pelan sekali, seakan-akan ia tengah berbisik.Menghampiri kekasih tambatan hati yang tengah memandangi putra mereka dari ambang pintu kamar, Duke berambut merah menyala itu memeluk Qilistaria dari belakang, dan melabuhkan dagunya pada bahu sang istri.“Eh-hm. Begitulah,” balas Qilistaria sama pelannya, menutup rapat pintu kamar anak mereka secara hati-hati.“Bagaimana dengan Rifa?” Tanya Qilistaria balik, selagi menimpali tangan Derian yang melingkari perutnya itu dengan jari-jemarinya yang mengusap lembut.CHUP~!Derian melayangkan kecupan singkat pada pipi Qilistaria sejenak, seterusnya menjawab, “Dia pergi keluar. Katanya ingin melihat-lihat sekeliling tempat ini setelah lama tidak berkunjung ke sini.”“Begitu ya?”“Kalau sudah begini, Qilia ….”“Hm? Kenapa, Ian?”“… Pindah ke kamar, yuk?”~•••~“Woah~! Semuanya tidak banyak berubah ya?”Rifa merasa nostalgia.Dia yang sedang berjalan-jalan santai menyusuri perkampungan tempatnya menghabiskan masa

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 90 - Ulang Tahun (2)

    “Huhhh? Apa ini?!” Ryuuki memekik histeris. Setelah menghabiskan waktu beberapa jam tuk menahan rasa pegal sewaktu mengendarai kereta kuda, hal yang dihadapi oleh Ryuuki saat ini adalah … pedesaan?! Apa maksudnya ini?! Apakah mereka akan melakukan piknik di tempat yang kumuh?! Kalau benar begitu, mendingan Ryuuki tinggal di Duchy saja! “Ini adalah tempat yang bersejarah untuk Ibu, Ryuuki.” “Ehh?!” Yang benar saja?! Tempat ini?! Sebuah rumah kecil yang sepi bertempat di tengah-tengah hutan, jauh ke pemukiman penduduk?! “Ini adalah rumah tempat ayah dan bibimu menghabiskan masa kecilnya, dan juga tempat pertama di mana Ibu merasa diterima.” Benar, itu adalah rumah yang sempat ditinggali oleh Qilistaria, sebuah rumah panggung yang luasnya dapat ditinggali oleh tiga, sampai lima orang sekaligus. Rumah yang ditinggalkan karena dijual, untuk menambah biaya pindah tempat tinggal ke kawasan yang lebih tenang, selepas kejadian tak mengenakan menimpa Qilistaria dulu. Derian kembali

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 89 - Ulang Tahun

    “Humm~!” Ryuuki merajuk. Dia mengerutkan keningnya dan menekuk bibir akibat merasa sebal. Anak itu berlaku cemberut untuk sekarang, dikarenakan sudah seminggu lamanya, … ia tak dapat berdekatan dengan sang ibu. Di mana, ia sudah dilarang untuk tidur bersama, dimandikan oleh ibunya, dan belajar di ruang kerja … secara tegas. “Ada apa, Tuan muda?” Berdiri di samping meja belajarnya yang kali ini kembali ke tempat asalnya ia biasa belajar, … adalah sang ajudan dari Duke, Estevan. Estevan yang berwajah cerah, bersikap riang, dan berhati lapang, … karena gajinya dinaikkan sebanyak dua kali lipat akibat sarannya terhadap sang Duke sangat efektif dan juga begitu membantu. Buktinya, Estevan bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri saat ini. Yakni, sang Duchess kembali menaruh perhatian baru terhadap majikan utamanya. “Apa Anda kesulitan dengan sesuatu? Beritahu Saya!” seru Estevan sembari tersenyum lebar, yang entah mengapa terasa begitu mengesalkan di mata Ryuuki. “Kau tak perlu

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 88 - Lelah

    “…?” Qilistaria memberanikan diri tuk sedikit menolehkan kepalanya ke belakang. Begitu ia menoleh seperti itu, dirinya pun langsung dipertemukan dengan wajah suaminya, Derian, yang menyorotkan netra merah menyala miliknya supaya memandang Qilistaria lamat-lamat. Manik mata yang seindah batu rubi itu berkontak mata dengan milik Qilistaria secara intens, seolah-olah … dirinya tengah memancarkan segenap perasaannya, hanya lewat lirikkan mata. “… H-hp!” Qilistaria mengulum bibir. Dia membelalakkan mata, dan spontan menahan nafas sewaktu menyadari kalau wajah Derian semakin mendekat. Bahkan, pangkal hidung mereka saja sempat bersinggungan untuk sebentar. Tak kuat dengan aksi yang membuat wajahnya jauh semakin memerah lagi, wanita berstatus ibu satu anak itu pun memejamkan matanya pasrah. Dia akan menerima apa pun yang hendak Derian berikan saat ini secara senang hati, dan dengan dada yang menggebu-gebu akibat jantung berdebar kencang. Namun, …. “Ughh! Minggir~!” SRUAK

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status