Hisyam mengangguk, lalu memotong dua potong besar daging kerbau dan menimbangnya. Tepat 25 kilogram. Keahlian memotongnya benar-benar luar biasa.Hisyam yang baik hati pun berpesan, "Rafa, ini bukan daging dari bangkai. Sebelum kerbau tua ini mati, aku sudah menyembelihnya, jadi dagingnya tetap enak seperti kerbau yang disembelih biasa. Tapi, ini musim panas, agak susah menyimpannya. Kamu beli banyak. Kalau nggak habis, bisa simpan di kulkas rumahku.""Terima kasih, Paman." Rafa mengangguk, lalu menoleh ke Rahman dan berkata, "Dua puluh lima kilo daging kerbau ini cuma 1,5 juta. Tambahkan juga hati dan parunya, kita anggap lunas!"Di lantai, tampak hati dan paru kerbau yang masih berlumuran darah dan dibiarkan begitu saja, tidak ada yang berniat mengambilnya.Hati kerbau punya energi panas, bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan reumatik yang diderita Diah. Namun, bagi kebanyakan orang, hati kerbau yang dimasak rasanya seperti kayu bakar, kasar dan susah dimakan.Rahma
Baca selengkapnya