Keesokan harinya setelah kejadian makan siang bersama Raihan, dan beberapa hadiah yang diberikan oleh Raihan. Entah kenapa Rena sulit untuk melupakan pria itu. Terkadang terlihat dia tersenyum sendiri di hadapan cermin, membayangkan tingkah duda yang membuat hatinya meronta-ronta merindukannya."Huh, aku sudah dibuat tidak waras oleh pria itu!" ucap Rena sambil membayangkan wajah Raihan."Pria mana yang sudah menaklukkan hati kakakku ini?" tawa Hana, penasaran. "Anak kecil, sejak kapan kamu menguping di sana?" "Sejak kamu senyum-senyum sendiri seperti orang gila. Apa kamu jatuh cinta, kak? Katakan! Siapa pria hebat yang membuat kau jatuh cinta itu? Ayo katakan padaku, katakan!" rengek Hana."Anak kecil, jangan mau tahu urusan orang dewasa!" balas Rena sambil tersenyum."Apanya yang dewasa? Kamu dan aku hanya berbeda 4 tahun, apa aku masih dianggap anak kecil?" ucap Hana kesal."Hahaha... Sudahlah, urusi saja hidupmu dan cintamu sendiri!""Huh, Kakak tidak asyik!" "Kamu mau pergi ke
Last Updated : 2025-03-06 Read more