"Dokter Nathan, kita masih belum memastikan hubungan kita berdua, jadi hal seperti itu nggak boleh dilakukan ...."Nona Regina menatap Nathan dan berkata dengan suara yang sangat kecil, "Tapi kalau kamu ingin, kita bisa ... berciuman!"Sekarang giliran Nathan yang panik.Dia tidak menyangka Regina akan mengatakan ini.Apalagi, sikap lembut dan polos Regina benar-benar memberikan dampak besar pada Nathan.Dalam hati Nathan, selama ini Regina selalu memberikan kesan wanita yang ceria, murah hati, dan tenang.Namun saat ini, bibir merah muda Regina yang sedikit terbuka, tatapan matanya yang menawan dan malu-malu itu tampak bagai gadis cantik dan polos dari keluarga kecil.Bagai es yang tiba-tiba mencair menjadi air dan membasahi hati orang.Untuk sesaat, hati Nathan sempat tergerak.Namun, dering ponsel yang tiba-tiba berbunyi langsung memecah suasana ambigu di antara keduanya.Regina menutup mulutnya dan tertawa. "Dokter Nathan, kamu angkat telepon dulu. Aku nggak buru-buru kok!"Nathan
Read more