Malam itu, Aisyah menghapus air matanya. Ia semangat kembali karena Devan menyemangati dirinya. "Iya Mas Devan. Perlahan-lahan memberi pelajaran pada Denis. Yasudah, kita tutun yuk? Besok aku harus pulang pagi-pagi."Devan ikut turun dari balkon menuju kamar. " Aku akan bantu menyelesaikan masalahmu. Nanti aku nyusul ke rumahnya Denis. Kamu harus tenang dan kuat. Dah, aku mau ke kamar, sementara."Kedua insan tersebut berjalan cepat menuju kamar masing-masing sebelum ketahuan oleh Mama Linda dan Rina.***Tepat pukul 05.00 pagi, Aisyah sudah bangun. Selesai sholat subuh, ia memutuskan untuk membuat sarapan.Kali ini ia akan memasak urap sayur dan ayam goreng. Ia melihat persediaan sayur di kulkas masih banyak. Daging dan juga bumbu masih lengakap.Aisyah mulai memasak menu masakan yang ia sebutkan dengan lincah dan semangat.Di belakang Aisyah, Devan memandang ke arahnya sambil menggelengkan kepala. 'Syah, andai kamu istri aku, sudah kujadikan ratu satu-satunya di rumah ini, tetapi k
Last Updated : 2024-12-16 Read more