Mahira sengaja berlama-lama makan. Dia berharap Elvis telah meninggalka tendanya. Wanita itu bercengkrama dan bercanda dengan tim relawan.“Dok, di sana banyak cowok,” ucap seorang wanita berbisik kepada Mahira.“Cowok.” Mahira menoleh dengan tatapan bingung.“Ya. Pertugas damkar telah membuat tenda dan akan menginap di sini selama satu minggu sama dengan kita. Besok ada acara perkenalan tim medis dan tim penyelamat,” jelas wanita itu.“Oh.” Mahira tersenyum.“Apa yang kalian bicarakan?” tanya Ryo tersenyum.“Tidak apa, Dok. Ini urusan wanita,” jawab wanita itu.“Mm.” Mahira tersenyum dan melihat ke arah para pria dengan setelan biru yang sedang membuat tenda mereka.“Kenapa mereka terlambat datang? Padahal jauh lebih dibutuhkan,” ucap Mahira.“Sudah berganti orang. Tim satu sudah datang,” jelas rekanya.“Oh.” Mahira mengangguk.“Takutnya ada gempa susulan di pulau itu,” ucap rekan Mahira.“Apa ada warga di sana?” tanya Mahira.“Ada. Mereka akan dipindahkan besok dengan bantuan tim dam
Last Updated : 2025-01-31 Read more