Semua Bab Dosen Kampret itu, Suamiku!!: Bab 21 - Bab 30

328 Bab

[21] Laki-Laki Berprinsip

“Saya mau yang itu?”Kamarudin menangkap jari telunjuk Anya, “no! Acara lamaran, Anya. Itu jelas terlalu terbuka!” Ucapnya tidak suka. Pakaian yang Anya inginkan terbalut pada sebuah manekin. Potongan dadanya yang rendah mungkin akan terlihat bagus— tentunya jika mereka hanya berdua di dalam kamar tanpa mata-mata lain yang menyaksikannya.“Kolot banget Bapak Dosen yang satu ini,” cibir Anya tak dipedulikan Kamarudin.“Pilih yang normal-normal saja, nanti Ibu saya kena serangan jantung!”“Malah bagus dong. Lamarannya bisa ditunda..”Tak!Anya meringis. Selain menyebalkan, dosen kampretnya ternyata suka main tangan. Kepalanya yang suci, baru saja dijitak.“Saya mau lihat gaun yang pantas untuk dikenakan pada acara keluarga, yang simpel saja, dan tentunya sopan.” Pinta Kamarudin kepada shopkeeper. Selera wanita yang bekerja pada bidang busana itu tak perlu lagi Kamarudin ragukan. Ibunya bahkan mantan kekasihnya pernah dia tangani ketika berkunjung.“Akan saya pilihkan beberapa, Pak. Moho
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-15
Baca selengkapnya

[22] I'll Kill You, ASAP!

“Din, Din! Lo nggak bisa milih cewek yang bagusan dikit apa? Masa modelan nenek sihir begitu, lo bucinin sih!”“Saya tidak menjadi budak cinta, Anya!”“Halah,” dengus Anya mengibas telapak di depan wajahnya sendiri, “nggak percaya gue, Din! Dia aja sejijik itu kelakuannya ke lo, pasti karena lo bucin bet dah, ke dia!” Kamarudin menanggapinya dengan memaparkan sebuah fakta, dimana dirinya memutuskan mengakhiri hubungan mereka kala Michelin berselingkuh. “Kalau saya bucin seperti kata kamu, saya akan tetap menjalin cinta bersama Michelin, menutup mata atas perselingkuhannya.”“Makesense sih!”Lagipula dulu Michelin tidak seperti sekarang ini. Perempuan itu hampir dijuluki sebagai anak rumahan. Lingkungan dari pekerjaannya, mengubah diri Michelin. Menjadikannya tampak berbeda, tak seperti Michelin yang dirinya sukai. Pergaulan sungguhlah kejam ketika seseorang tak dapat menjaga dirinya. “Saya bisa menerima apa saja, tapi tidak dengan perselingkuhan, Anya. Pastikan kamu tidak mengkhiana
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-15
Baca selengkapnya

[23] Terikat Secara Resmi

Waktu itu akhirnya tiba. Sebuah lamaran yang mengikat keduanya dalam sebuah pertunangan. Anya kini menjadi wanita milik Kamarudin. Wanita yang secara resmi telah Kamarudin minta kepada kedua orang tuanya.Mahasiswa yang selama ini menjadi anak musuh terbesarnya di kelas, akan menjadi masa depan yang tidak hanya ia lihat pada sesi perkuliahan. Selamanya, Kamarudin dapat melihat Anya disekitarnya.“Boleh saya sematkan cincinnya?”“Silahkan.” Ujar Tanu Handoyo, selaku kepala keluarga pihak Anya. Ia mempersilahkan calon menantunya untuk mengikat putri semata wayangnya. Tidak ada alasan untuk dirinya bisa membatalkan atau menolak lamaran yang ada. Putrinya sudah terlanjur berbadan dua.‘Basa-basinya, basi banget,’ keluh Anya dalam hati. Untuk apa juga dosennya pakai bertanya segala. Cari muka sekali. Mentang-mentang ada di depan orang tua mereka.Kamarudin pun menyematkan cincin yang dirinya beli bersama ibunya pada jari manis, lentik milik tangan calon istrinya. Batu-batu cantik yang meli
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-15
Baca selengkapnya

[24] Simalakama

“APA-APAAN KAMU?!”“Papa bentak Mama? Demi jalang ini, Pah?!”Bukan hal yang sulit bagi Soraya untuk membuat sebuah pertunjukan. Uang yang suaminya berikan begitu berlimpah-ruah. Ia bisa dengan leluasa menggunakan uang-uang itu untuk menyuap pihak apartemen agar membukakannya akses guna membawa para wartawan masuk. Apalagi posisinya diketahui sebagai istri sah Tanu Handoyo. Hanya perlu mengatakan jika dirinya sedang mencoba menangkap basah perselingkuhan suaminya. Jika mereka tak memberikan izin, Soraya mengancam akan membuat apartemen merugi karena telah menyembunyikan seorang pelakor tinggal di gedungnya.Dan, ya— disinilah dirinya sekarang. Menyerang Tanu dan Sasmita, dengan menghadirkan penggerak masa agar dirinya mendapatkan simpati semua orang. Karir dan kehidupan Sasmita akan hancur sebentar lagi jika berita perselingkuhan mereka disebarkan.Diam-Diam, meski memasang tampang sebagai wanita teraniaya, Soraya mengurai seringaian tipisnya. Ia tidak akan rela dimadu karena Tanu han
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-15
Baca selengkapnya

[25] Garis Takdir

Anya mengernyit heran saat Angel mengeluarkan sebuah kacamata. Tak hanya Angel, Flora pun melakukan hal serupa. Andaikan saja mereka berada di bawah teriknya sinar matahari, mungkin Anya akan memakluminya. Masalahnya mereka sekarang ada di dalam ruangan tertutup.“Lo berdua ngapain sih?!”Anya tahu sekali jika kedua sahabatnya tidak waras sampai menuju ODGJ. Ia paham, tapi…Haruskah disaat ia ingin curhat mengenai masalah keluarganya semalam?!“Gue tampol yak lo berdua!” Geram Anya karena keduanya malah memasang gigir pagar mereka.“Silau Nyaya!” Cengir Angel.“to much shining, shimmering, splendid diamonds-nya, Nya,” timpal Flora menambahi alasan dibalik tindakan tidak jelas mereka.Flora menunjuk sesuatu yang melingkari jari manis sebelah kiri Anya. “Ituw..” Bibirnya monyong-monyong ke depan. “Cincin lamaran lo, Nya. Bikin jiwa pelakor gue meronta-ronta, hehehe..”Anya menepuk keningnya. Perasaan sahabatnya ini lahir dari keluarga kaya raya. Perhiasan mereka pun pasti dari brand ter
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-15
Baca selengkapnya

[26] An Unfulfilled Promise

Josephin tidak sengaja berpapasan dengan sang mama ketika melewati ruang keluarga. Wanita yang tadinya tampak merenung, seketika berdiri menghentikan langkahnya.“Jo, Papa kamu, dia ikut pulang kan?”Sumpah demi Tuhan mereka yang kini berbeda— Josephin sangat membenci Soraya saat wanita itu menyebut Tanu Handoyo sebagai papanya. Seluruh dunia mengetahui, jika tak pernah ada darah Tanu yang mengalir didalam tubuhnya.“Mah, stop, please!” Mohon Josephin, setengah mengeram. Dengan cara apalagi dirinya bisa menyadarkan sang mama. Ibu yang melahirkannya sudah tersesat semakin jauh. Ia merasa tak mungkin dapat menarik wanita itu ke jalan yang seharusnya mereka tapaki.“Om Tanu bukan Papaku, Mah!”“Dia Papa kamu, Jo!” Soraya membalas, menaikkan satu oktaf nadanya. “Dia suami Mama, itu tandanya dia Papa kamu!” Perempuan itu tidak menerima penolakan putranya. Sejak hari dimana Tanu menikahinya, gelar ayah pada sosok mantan suaminya sudah dirinya alihkan kepada Tanu.“Jangan jadi anak durhaka d
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-16
Baca selengkapnya

[27] Anya Menyalahkan Diri

Satu bulan berlalu sejak kematian Josephin. Sejak saat itu, Anya terlihat berbeda. Ia lebih banyak diam dan menangis sendirian di dalam kamarnya. Perginya Josephin dalam hidupnya belum dapat Anya terima. Akalnya mungkin meyakini kalau jasad itu telah terkubur di dalam tanah, tapi tidak dengan hatinya yang menolak untuk percaya.Ia tahu sakitnya ditinggalkan. Namun tidak separah sekarang. Ketika papanya memilih mengakhiri hubungan bersama mamanya, dunianya hancur lebur, tapi kakinya masih bisa berjalan.Sekarang— dunianya tidak lagi porak-poranda, melainkan lenyap, tergantikan hitam yang membentuk kabut penyesalan. Andai Anya bisa memutar waktu, ia akan mengucapkan kata maaf itu. Seandainya ia mengetahui pendeknya usia Josephin, Anya mungkin akan berbaik hati menyisihkan sedikit waktunya agar mereka bisa kembali bersahabat.Pagi itu— ia ikut mengantarkan peti Josephin pulang ke rumah sang papa. Sekelebat memori lantas mencambuk dirinya. Mereka seakan ingin menghukum kekerasan hatinya.
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-16
Baca selengkapnya

[28] Not Your Business!

Kondisi Anya berangsur-angsur membaik. Badai di dalam dirinya mereda. Perkataan Kamarudin dan datangnya Josephin ke alam mimpinya, perlahan membuatnya bangkit kembali. Tak perlu ada yang disalahkan— tidak dirinya atau pun mama pria itu, katanya semuanya merupakan garis takdir yang tak seorang pun bisa melawannya. Jika bukan karena terjatuh dari tangga, pada detik yang sama, jiwa Josephin tetap akan terbang menuju keabadian.Josephin adalah kenangan yang akan selalu Anya abadikan. Sosok yang kelak Anya ceritakan kepada anak-anaknya, bahwa di masa lalu, mamanya memiliki seorang saudara yang begitu mencintainya. Paman yang namanya harus dikenal tanpa cela. Sudah sepantasnya nama baik Josephin dipulihkan kembali.Derap langkah yang terdengar, menarik kesadaran Anya dari lamunannya. Keduanya matanya memicing, menatap Kamarudin yang berlari ke arahnya. Penampilan pria itu berantakan. Kemeja yang biasanya rapi masuk ke dalam celana bahannya, tampak diluar dengan beberapa kancing yang terbuka
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-16
Baca selengkapnya

[29] Eh, Apa Maksudnya?!

Anya melipat kedua tangannya didada. Pandangan matanya lurus, menatap seorang perempuan yang berlarian menuju mereka. Dari balik kaca mobil Kamarudin, Anya meminta sang empunya kendaraan untuk turun.“Kamu ngajakin, mantan kamu, dinner juga?!”“Tidak, Anya. Untuk apa saya mengajak dia segala. Makan malam ini khusus keluarga.” Kamarudin memalingkan wajahnya pada kaca mobilnya yang diketuk. “Mungkin kebetulan.“Bulshit! Nggak ada yang namanya kebetulan di dunia ini. Aku bisa hamil aja ada sebabnya.”Perdebatan calon pasangan resmi tersebut diinterupsi dari luar. Keduanya mendengar seruan Michelin, yang meminta Kamarudin turun.“Urusin dulu sana! Aku nggak mau keluar kalau dia masih disitu.”“Oke,” singkat, padat dan jelas. Kamarudin tidak mencoba membujuk, apalagi bertahan dengan alasan kebetulannya. Pria itu membuka pintu mobilnya, “tidak usah lihat-lihat ke dalam Michel, saya bersama calon istri saya kalau kamu ingin tahu,” paparnya tatkala Michelin mengedarkan penglihatannya ke dalam
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-16
Baca selengkapnya

[30] Kartu As-nya Anya

Tubuh Anya berjengit ketika sebuah lengan menyusup di antara kedua tangannya. Lengan tersebut melingkar, memeluk perutnya.“Kamu sedang memikirkan apa, hem?!” tanya sosok dibelakang Anya, yang tidak lain merupakan Kamarudin. Si pemilik kamar tempat sekarang dirinya bermalam.“Menginginkan sesuatu, Anya?!”Anya menggelengkan kepalanya. Ia tidak menginginkan apa pun, tidak untuk saat ini. Pikirannya tengah memutar kejadian yang terjadi ketika mereka pulang dari restoran.Perempuan itu— mantan kekasih dosennya, menghadang mobil mereka yang hendak melaju. Kala itu mereka berpapasan dengan kendaraan Kalingga, calon kakak iparnya. Ia cukup tercengang saat Kalingga menelepon Kamarudin.‘Tabrak saja! Menyingkirkan dia, sebelum dia berulah jauh lebih baik dibanding harus kerepotan.’ Kalimat tersebut mengubah pandangan Anya mengenai sosok manis dan lemah lembut yang dilihatnya pada diri Kalingga. Kakak Kamarudin itu diam-diam mengerikan. Bagaimana bisa dia meminta adiknya mencelakai orang lain.
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-07-16
Baca selengkapnya
Sebelumnya
123456
...
33
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status