Home / Romansa / Dosen Kampret itu, Suamiku!! / Chapter 51 - Chapter 60

All Chapters of Dosen Kampret itu, Suamiku!!: Chapter 51 - Chapter 60

328 Chapters

[51] Misi Pengejaran Kucing Nakal

Usai mendarat, Kamarudin tidak membuang waktunya. Ia segera bertolak menuju lokasi yang kakaknya kirimkan. Kakak lelakinya itu juga menunggunya di depan pintu masuk.“Kalian ada masalah? Kenapa kamu sampai tidak tahu kalau istrimu ada di Bali?”“Dia kabur, Mas.”“Kami sempat bertengkar karena hal sepele.” Ungkap Kamarudin tidak menutupi alasan atas ketidaktahuannya. Kamarudin lalu menjelaskan jika ibu mereka mengatakan Anya ada di Bandung, bukannya Pulau Dewata yang jauhnya bermil-mil dari Jakarta.“Apa pun masalahnya, semoga cepat selesai.” Kalingga menyerahkan kartu akses kamar yang Kamarudin minta kepadanya sebelum pesawatnya terbang.“Ayo masuk ke table Mas. Tempat kita hampir deketan. Mas tadi sudah suruh orang buat jagain istrimu.” Ajak Kalingga. Pertama-tama mereka melewati petugas kelab yang berjaga. Memastikan Kamarudin mendapatkan tanda khusus untuk memasuki gedung. Sete
last updateLast Updated : 2023-07-29
Read more

[52] Ya, itu Baru Benar!

Anya Calista— Kamarudin tidak mampu membuat deskripsi tentang mahasiswi yang dinikahinya. Anya adalah gambaran abstrak yang tidak dapat dirinya jelaskan. Anya lebih dari sekedar mempesona.Perempuan muda itu memiliki sesuatu yang menyedot habis seluruh kekuatan yang ia miliki. Rasanya Kamarudin tak pernah kehilangan kendali diri seperti ketika dirinya berhadapan dengan Anya.Anya Calista— Perempuan yang membuat amarahnya tersulut hanya dengan melihat dia bersama laki-laki lain. Apa perasaan marah itu bentuk dari cinta?Sejujurnya, Kamarudin belum bisa mengkonfirmasinya. Ia hanya tidak rela kepunyaannya diinginkan orang. Meski Anya menolak didepan matanya, hasrat untuk menunjukkan siapa Anya dihidupnya masih tertanam begitu kuat, walau tidak adanya orang itu. “Hey! Pak Udin! Liat kemana tangan kamu pergi ya! Jangan jalan-jalan ditubuh orang!” Hardik Anya mencoba mengenyahkan jari-jari nakal Kamarudin.
last updateLast Updated : 2023-07-29
Read more

[53] Bisa Gila Lama-Lama

“Mau saya ambilkan sarapan?”“Nggak perlu.. Aku bisa ambil sendiri.” Ucap Anya menolak kebaikan hati Kamarudin.“Oke..” Kamarudin tidak ingin membuat pagi Anya semakin buruk. Setelah mereka terbangun, perempuan muda itu mengamuk— merasa jika Kamarudin telah memperdayai dirinya semalam. Tampaknya Anya melupakan desahan menggeloranya.“Saya tunggu kamu. Gantian saja. Saya akan jaga barang-barang.” Ucap Kamarudin sembari melirik ponsel milik mereka yang tersimpan berdampingan di atas meja.Keduanya memutuskan untuk mengambil buffet yang terdapat dalam layanan kamar mereka. Waktu tersebut sekaligus keduanya gunakan untuk menunggu Kalingga bersiap. Kebetulan Kalingga juga akan melakukan penerbangan ke Jakarta pagi ini dengan pesawat komersil yang sama.“Kak.. Tadi Mama ada liat laki-laki ganteng.. Coba deh kamu ajak kenalan. Siapa tau bisa jodoh, Kak.”“Ih, Mama ini! Matanya ya, nggak bisa banget liat orang ganteng. Dimana sih? Ganteng beneran nggak?”Anya berdecih. Perbincangan antara ibu
last updateLast Updated : 2023-07-29
Read more

[54] Nggak Akan Selamat

Kamarudin melangkahkan kakinya menuruni setiap anak tangga di rumah orang tuanya. Ayahnya baru saja mengirimkan orang untuk memintanya turun ke ruang keluarga.“Kamaru, tolong lah!”Kamarudin tahu dengan apa apa yang membuat ayahnya tampak begitu frustasi sekarang. Demi ingin menguasai menantunya, ibunya bahkan tega menendang suaminya sendiri.Sungguh nasib yang begitu malang. Kehidupan rumah tangga yang terjalin baik selama puluhan tahun, kini terkalahkan oleh keberadaan menantu yang baru bergabung.“Kamaru bisa apa, Pak?” Kamarudin mengangkat kedua tangannya. Bahunya mengedik. Wajahnya pun tetap datar. “Tahu sendiri Ibu Ratu gimana.. Bapak tidur sendiri saja malam ini.”“MANA BISA!” Sentak Attalaric. Ia tidak mungkin bisa tidur tanpa ibu Kamarudin disampingnya. “Bapak nggak bisa tidur sendirian!”“Ya udah, tidur sama Kamaru. Kebetulan istri Kamaru juga lagi nggak ada.” Ucap Kamarudin, pura-pura tidak mengerti maksud dari perkataan ayahnya.“Kamarudin Hasan! Gelar kamu hasil nyogok s
last updateLast Updated : 2023-07-30
Read more

[55] Serigala Berbulu Domba

Kamarudin tersentak tanpa suara. Hampir saja dirinya terjatuh.“Bu,” panggil Kamarudin pada sosok yang mengagetkan dirinya. Ibunya berdiri dengan kedua tangan terlipat di atas dada. Perempuan itu menatapnya tajam tanpa berkedip.“Bangun juga akhirnya kamu anak nakal! Jurus seribu bangau, hiyaaatt!!”Plak!Plak!Plak!“Beraninya kamu kuasain mantu dan kamar Ibu. Anak durhaka kayak kamu harus dikasih pelajaran!! Rasain gamparan bangau punya Ibu.”Attalaric memijat keningnya. Matahari bahkan belum sepenuhnya menduduki singgasananya di langit, tapi sang istri sudah menuntaskan dendam kesumatnya semalam.Sedangkan Anya yang melihat Kamarudin dianiaya hanya tertawa. Pria itu sama sekali tidak membalas. Bersuara pun tidak. Padahal ibu mertuanya heboh menggunakan jurus silat aneh yang baru dirinya ketahui.“Sekarang kita impas!”“Ya, Ya..” Ucap Kamarudin sembari meringis. Wajah tampannya menjadi sasaran kemarahan sang ibu. Selain pasrah, tidak ada lagi yang bisa dirinya lakukan.“Anya, mantun
last updateLast Updated : 2023-07-31
Read more

[56] Kok Serem

Kamarudin memperhatikan kegiatan sang istri selagi dirinya melipat lengan kemejanya. Perempuan itu bersikeras ingin pergi ke kampus pagi ini.“Kamu yakin nggak mau ambil cuti?” Melihat minimnya akses gerak Anya, Kamarudin ngilu sendiri. Untuk berjalan nona muda keluarga Handoyo itu bahkan sering mengeluhkan sakit pada telapak kakinya.Ya— Anya membengkak tidak hanya dibagian perutnya. Kaki-Kaki cantik yang dulu Kamarudin jilat saat pertama kali mereka melakukannya pun membengkak berkali-kali lipat.“Belom waktunya ngelahirin, ngapain pake cuti segala. Sayang banget bentar lagi liburan semester.” Anya menyapukan Dior Addict Lip Tint favoritnya pada kedua lipatan bibir. “Semester ini aku harus lulus mata kuliah kamu. Kamu udah janji ya!” timpalnya lalu memasukan barang wajib itu ke dalam tas khusus kuliahnya.“Masih ada semester ganjil berikutnya, Anya. Saya tidak akan ingkar janji.”Anya mengangk
last updateLast Updated : 2023-08-01
Read more

[57] Sorry Bitch!

“Din! Itu bukannya mantan kamu?!” Heboh Anya. Jari telunjuknya mengarah pada wanita yang menduduki kap sebuah mobil. Walau berjumpa baru beberapa kali, Anya tak akan melupakan sosok yang dirinya cari-cari informasinya. Wanita kurang cantik dan sok seksi padahal minus itu melekat dalam ingatannya.Michelin A.K.A model lokal kurang terkenal sekaligus mantan kekasih suaminya itu, menjadi manusia terbaru pada daftar hitam buku khususnya. Urutannya berada tepat dibawah nama Kamarudin Hasan.“Ngapain dia kesini segala! Wah! Mau nyari ribut nih pasti!” Ucap Anya sembari menaikkan lengan blouse pada bagian pundaknya. Anya sudah mirip preman sekarang. Dia seakan siap untuk bertarung, mempertaruhkan hidup dan matinya.Diam-Diam Kamarudin berdecak. Ia benci gangguan. Hal inilah yang membuat Kamarudin tak ingin mengusik sesuatu di masa lalu. Masalah tidak akan berhenti setelah Michelin diusir. Pengusiran tersebut justru menjadi pembuka masal
last updateLast Updated : 2023-08-02
Read more

[58] What’s Wrong With Udin?

“Anya, kamu terlalu cepat berjalannya!” Seru Kamarudin, mencoba memperingati Anya akan bahaya dari tindakannya saat ini. Ia takut istrinya yang bulat seperti bola itu menggelinding karena cara jalannya. “Sudah! Berhenti! Kamu mau kemana sebenarnya, Anya?!” Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kamarudin tidak memasuki kelasnya tanpa sebuah pemberitahuan. Tidak perlu dijelaskan, beberapa anak yang tadi menyaksikan keributan pasti memaklumi ketidak hadirannya saat ini. Anya dan emosinya jauh lebih penting untuk ditenangkan. Lihat saja sekarang. Anya bahkan tidak menyadari kemana kakinya melangkah. Dia terus berjalan dan berakhir di arena panjat tebing. “Stop, ya! Di depan itu tembok. Kamu nggak mungkin mau manjat kan?” “Ambilin tali pengaman!” “Ngaco kamu!” Kamarudin memutar bola matanya. Tangannya menyambar lengan Anya, menarik pelan wanita itu agar mau mengikutinya. “Duduk disini!” Perintah Kamarudin sembari mendud
last updateLast Updated : 2023-08-03
Read more

[59] Dendam Terbentur Pantangan

Anya membenamkan wajahnya pada dada Kamarudin. Di dalam gendongan pria itu, satu tangannya mencengkram kaos yang Kamarudin kenakan.“Eh, mantunya Ibu udah turun.”“Din! Turunin!” Cicit Anya karena Kamarudin tak kunjung menurunkan dirinya. Sejujurnya ia merasa malu. Kamarudin memperlakukannya dengan sangat berlebihan. Kakinya hanya bengkak, bukan berarti ia tidak bisa berjalan sampai harus terus-terusan digendong.“Hem..”“Anya mau makan pake apa?” tanya Miranti. Ditangannya sudah tersedia piring kosong untuk sang menantu.“Anya ambil sendiri aja, Bu. Bisa kok.”“Biar saya yang ambilkan.” Ucap Kamarudin sembari memindahkan piring dari tangan ibunya ke tangannya. “Cumi tinta hitam, mau? atau ayam..” Kamarudin memperhatikan medu ayam yang asisten rumah tangga ibunya masak. “Bumbu apa Bu, namanya?”“Sambel kemangi. Nggak begitu pedes kok. Anya masih bisa makan.”“Anya doyan pedes, Bu.”“Iya, tapi nggak boleh sering-sering. Perut kamu nanti sakit,” lagi-lagi Kamarudin menyambar. “Pake cum
last updateLast Updated : 2023-08-04
Read more

[60] Begini Baru Benar!

“Anya,” Kamarudin berbisik rendah ditelinga kiri Anya. “Bangun.. Hari ini kamu ada kelas saya. Tidak boleh terlambat.” Tidak ada pengecualian sekali pun Anya adalah istrinya. Salah sendiri diminta untuk cuti tidak mau. “Anya Calista Hasan.” Tidak ada pergerakan. Suara Kamarudin tak cukup sakti untuk membangunkan Anya dari lelap tidurnya. “Apa kegiatan semalam membuat dia lelah?” Gumam Kamarudin. Sepertinya permainan yang mereka mainkan tidak memakan banyak waktu. Dikarenakan kondisi Anya, ia menekan sebagian hasratnya. Bermain tak terlalu buas. “Kenapa dia seperti mati suri begini?” Udin Anjing! Kelas Udin Anjing! Bangun! Neraka! ANYA NILAI F “No!!” Teriak Anya, terbangun dari tidurnya. Ditempatnya berdiri, Kamarudin mengeram kesal. Alarm sialan itulah yang berhasil membangunkan sang istri, mengalahkan usaha dan niat baiknya. Mata Kamarudin menyorot tajam pada bend
last updateLast Updated : 2023-08-05
Read more
PREV
1
...
45678
...
33
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status