“Babe! Finaly kamu sadar.” Pekik Kamarudin, melihat Anya telah membuka mata. “Aku khawatir banget liat kamu pingsan.” Dibantu Kamarudin dan ibu mertuanya, Anya pun duduk dan menyandarkan punggungnya pada kepala ranjang. “Padahal kamu yang bikin aku pingsan,” gerutu Anya, menyalahkan Kamarudin. “Apa?!” sentak Miranti, hebat. Ibu Kamarudin itu termakan oleh kata-kata menantunya. “Jadi kamu yang bikin mantu Ibu semaput, Kam?” Secara tidak langsung, tuduhan tersebut bisa dikatakan benar. Jika saja Kamarudin tidak menghamili Anya, maka perempuan itu tidak akan jatuh pingsan. Namun ibunya pasti menangkap lain maksud dari kata-kata sang istri. Kamarudin tak ingin mendapatkan kesialan di hari bahagianya. Untuk itu, “Kamaru nggak ngelakuin apa-apa, Bu. Anya pingsan gara-gara tahu dia hamil,” jelasnya tak ingin disalah pahami. “Bener itu, Nya? Kamu nggak ditempeleng Kamaru, kan?” Habis Surti, terbitlah Nyonya Miranti Hasan. Para wanita yang kesehariannya menonton drama lokal sungguh suli
Last Updated : 2023-09-05 Read more