Share

Bab 744

Penulis: Anggur
Alex dan Junia agak mirip. Keduanya memiliki penampilan yang sangat menarik. Alex masih muda, dia masih terlihat seperti anak SMA.

“Nggak mungkin, kan? Dulu semua orang bilang Tuan Muda Adhitama mungkin suka sesama pria. Tapi ternyata bukan. Buktinya sekarang dia sudah punya istri.”

“Tapi Reiki baik banget sama Alex. Benar-benar manjakan Alex. Dia bahkan rela pinjamkan mobil sport kesayangannya pada Alex. Kamu tahu, kan. Ada dua hal yang nggak akan pernah seorang pria pinjamkan ke orang lain, pertama mobil, kedua istri,” kata Junia dengan suara pelan.

“Aku hanya merasa Reiki menginginkan sesuatu dari adikku. Kamu bantu aku cari tahu. Kalau dia benar-benar homo, aku nggak akan biarkan dia dekati Alex lagi,” timpalnya.

“Kenapa kamu nggak beranggapan kalau tujuan Pak Reiki bukan Alex? Target dia yang sebenarnya adalah kamu, kan?” kata Olivia.

Setelah mengambil hati Alex, Reiki bisa meminta bantuan Alex. Misalnya, Reiki mengajak Alex makan bersama. Bukankah Junia akan khawatir lalu ikut ma
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 745

    “Aku berani bilang semua orang di Kota Mambera sedang bergosip dan ingin tahu seperti apa wajah istri Tuan Muda Adhitama. Semua orang ingin tahu bagaimana dia berhasil mendapatkan Tuan Muda Adhitama.”Junia tertawa dan berkata lagi, “Aku rasa, semua orang ingin belajar bagaimana menaklukkan pria dari istri Tuan Muda Adhitama. Karena Tuan Muda Adhitama terkenal sebagai orang yang paling sulit didekati. Tapi dia berhasil mendapatkan pria itu. Dia yang terbaik di antara kita para perempuan. Dia adalah panutan kita. Kita bisa belajar seni mengendalikan suami darinya.”“Apalagi kamu, Oliv. Kamu sudah punya suami. Suamimu terlalu tampan. Di luar sana pasti banyak orang yang mengaguminya. Kalau bukan karena dia selalu memasang wajah serius dan terlihat tegas, mungkin setiap hari akan ada penggemarnya muncul dan menantang kamu.”“Jadi kamu harus belajar dari istri Tuan Muda Adhitama bagaimana caranya mengendalikan suami. Agar suamimu hanya mencintai kamu seumur hidup dan nggak akan pernah seli

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 746

    Stefan menggenggam tangan Olivia dan berkata dengan suara berat, “Oliv, kamu cantik banget malam ini. Ayo, aku bawa kamu ke dalam.”Olivia mengangguk kepada Reiki dan menyapanya, lalu dia mengikuti Stefan ke dalam perusahaan. Reiki ingin membawa Junia dan Alex masuk, tapi Alex menolak.“Kak Reiki, ini pesta tahunan perusahaan kalian. Aku nggak kerja di sini. Aku juga bukan perempuan, nggak bisa jadi pendamping kalian. Aku nggak mau masuk. Kalau pesta sudah selesai, aku akan datang lagi untuk jemput kakakku.”Reiki memang berharap Alex tidak ikut. Hanya saja, dia tidak memperlihatkan perasaan itu di wajahnya. Dia bahkan berulang kali membujuk Alex untuk masuk bersamanya. Dia bahkan hendak mengulurkan tangannya untuk menarik Alex.“Pak Reiki, Alex nggak mau masuk. Jangan paksa dia. Alex, kamu pergi main sama temanmu dulu. Nanti aku kirim pesan ke kamu, kamu baru datang ke sini lagi.”Olivia bilang Reiki baik kepada Alex karena memiliki motif tersembunyi. Pada kenyataannya, pria itu hanya

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 747

    Junia seketika terdiam, tidak bisa membalas perkataan Reiki. Sesaat kemudian, dia baru berkata, “Pada saat kita kencan buta, aku pernah tanya kamu bisa, nggak? Aku bahkan nggak ingat. Aku hanya ingat kamu bawa bunga mawar dengan mulutmu dan datang dengan sepeda.”“Kamu juga mau berikan aku mawar yang kamu bawa dengan mulutmu. Untung saja aku lihat saat kamu datang. Kalau nggak, aku pasti sudah terima. Ngomong-ngomong, kamu juga sama sekali nggak tulus. Kalau kamu tulus, hari itu kamu langsung beri tahu aku kalau kamu adalah tuan muda dari keluarga Ardaba.”Kalau Junia tahu Reiki berasal dari keluarga Ardaba, keluarga misterius di Kota Mambera, dia tidak akan pernah melakukan kencan buta dengan Reiki.Reiki spontan bergumam di dalam hati. Semua gara-gara dia melihat bosnya menyembunyikan identitasnya untuk melakukan pernikahan dadakan. Meskipun Stefan telah menipu istrinya habis-habisan, dia justru bisa mencari tahu orang seperti apa Olivia. Kalau Olivia mencintai Stefan, dia harus menc

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 748

    Reiki, “....”Stefan dan istrinya yang berjalan di depan mereka sedang mengucapkan kata-kata cinta. Sedangkan dia dan Junia ....Olivia menyadari kalau Reiki dan Junia tidak mengikuti. Dia pun menoleh dan melihat keduanya tampak seperti sedang bertengkar. Karena itu dia berkata, “Stefan, kenapa aku merasa mereka sepertinya sedang bertengkar, ya?”Stefan melirik sahabatnya dan berkata dengan santai, “Nggak, kok. Pak Reiki memiliki temperamen yang sangat baik.”Orang-orang yang pernah ditindas oleh Reiki spontan berkata kalau Reiki memiliki temperamen yang baik, maka tidak akan ada orang yang memiliki temperamen buruk.“Nggak usah pedulikan mereka. Ayo pergi.”Stefan meminta Olivia terus memegang lengannya. Mereka berdua menjadi sangat dekat.“Stefan, istri CEO kalian datang juga, kan?”“Kenapa?” tanya Stefan.“Nggak apa-apa. Aku hanya ingin lihat dia. Aku nggak tahu apa aku punya kesempatan untuk bicara dengannya.”Olivia merasa harus berteman terlebih dahulu dengan perempuan itu. Setel

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 749

    Stefan tertawa pelan, “Setelah pulang ke rumah, aku baru berubah jadi serigala yang mesum.”Olivia mencubit punggung tangan Stefan. Pria itu malah menarik tangan Olivia dengan penuh kasih sayang, lalu mencium punggung telapak tangan Olivia.Pada saat Olivia hendak mencubitnya lagi, Stefan justru menggandeng tangannya dan berjalan ke depan dengan serius. Hal itu membuat Olivia merasa tidak enak hati untuk mencubitnya lagi.Stefan membawa Olivia ke pesta tahunan perusahaan. Seluruh karyawan Adhitama Group tidak terkejut. Semua petinggi perusahaan bersikap sopan kepada Olivia.Sebaliknya, semua orang terkejut ketika melihat pendamping Reiki tahun ini berubah menjadi Junia, bukan perempuan dengan nama belakang Ardaba lagi. Karyawan perempuan yang menaruh perasaan pada Reiki menjadi sangat sensitif. Begitu mereka mendengar Reiki memperkenalkan Junia, mereka pun menebak kalau perempuan itu adalah orang yang disukai Reiki. Mereka spontan menatap Junia dengan tatapan iri dan benci.Reiki terny

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 750

    “Oliv, mungkin aku harus melakukan perjalanan bisnis lagi.”Olivia yang berada dalam pelukannya spontan mendongakkan kepala, lalu bertanya dengan bingung, Beberapa hari lagi perusahaan kalian sudah libur. Kamu masih harus melakukan perjalanan bisnis?”“Bukan perjalanan jauh. Hanya pergi ke Kota Aldimo. Dua atau tiga hari juga sudah bisa pulang.”Stefan menundukkan kepalanya dan mencium kening Olivia. Matanya yang hitam berkilau menatap lekat wajah Olivia yang cantik. Dia pun bertanya dengan suara serak, “Nggak rela aku pergi?”“Kapan berangkatnya? Aku akan bantu kamu siapkan barang bawaanmu dan antar kamu ke bandara.”Stefan, “....”Tadinya Stefan mengira Olivia enggan berpisah dengannya. Siapa sangka perempuan itu hanya memastikan apakah Stefan benar-benar akan melakukan perjalanan bisnis. Kemudian, perempuan itu dengan senang hati membantu Stefan mengepak barang bawaannya. Olivia bahkan mengantarnya ke bandara tanpa menanyakan apa yang Stefan lakukan dalam perjalanan bisnis.Stefan m

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 751

    Stefan melihat sebuah gazebo yang berada tidak jauh dari sana. Dia melangkah ke arah gazebo tersebut. Di sekitar gazebo terdapat banyak salju palsu yang sengaja dibuat untuk mendapatkan kesan musim dingin.Lelaki itu duduk di meja yang ada di gazebo tersebut. Dia menatap salju palsu tersebut dan mendadak merasa sebentuk perasaan dingin. Dia berkata pada Jonas, “Dekorasi salju palsunya sangat bagus. Cocok dengan pemandangannya.”“Karena tahun baru, ada baiknya dekorasi yang baru biar semua orang merasakan suasana tahun baruan dan natal. Di vila kita bisa bermain ski, kalau Pak Stefan tertarik, saya bisa bawa Pak Stefan ke sana.”“Saya suka main ski di daerah utara yang memang ada saljunya,” kata Stefan dengan tenang.Jonas tertawa dan berkata, “Kebetulan sekali, aku juga menyukainya. Lain kali kalau ada waktu, kita janjian untuk main bersama dan menikmati pemandangan di daerah utara.”“Pak Stefan sedang ada pikiran karena masalah hati?” tanya Jonas lagi.Jonas tidak memiliki kekasih, te

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 752

    Sepuluh menit kemudian, Yose muncul di gazebo tempat mereka sedang duduk.“Pak Yose,” sapa Stefan sambil bangkit berdiri.“Maaf mengganggu waktu Pak Yose.”Karena malam ini Stefan harus kembali ke Mambera, dia harus mengganggu waktu Yose sekarang juga. Yose hanya tertawa kecil dan berkata, “Nggak apa-apa, Pak Stefan. Silakan duduk.”Setelah dia mempersilakan Stefan untuk duduk, Yose meminta adiknya untuk memanggil pelayan agar dapat mempersiapkan minuman dan makanan ringan.“Apa yang Pak Stefan ingin tanyakan padaku?”Stefan tersenyum dan tampak sedikit salah tingkah. Dengan pelan dia berkata, “Ini tentang urusan perasaan pribadi. Aku mau sedikit belajar dari Pak Yose karena kita berdua sama-sama mengalami pernikahan dadakan.”Yose sendiri masih belum tahu kalau ternyata Stefan menikah secara mendadak. Jonas tidak mengatakan apa pun ketika pulang ke rumah. Mendengar ucapan Stefan, Yose tampak sangat terkejut. Lelaki seperti Stefan ternyata bisa menikah secara dadakan?“Pak Stefan sudah

Bab terbaru

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3593

    Nana tidak berpikir Rosalina membohonginya. Rosalina hanya menjalankan tugasnya sebagai kakak ipar. Samuel sudah bukan anak kecil lagi, Rosalina sebagai kakak ipar mana mungkin selalu mengawasi ke mana dia pergi? Mungkin saja Samuel baru pulang di tengah malam, sehingga wajar saja jika Rosalina tidak tahu.“Kemarin aku pulangnya malam, dan hari ini aku nggak keluar rumah. Aku cuma di kamar saja bayar utang tidurku,” ucap Samuel seraya berjalan turun menghampiri mereka berdua. Lalu dia pun menyapa Nana dengan nada sungkan. “Halo, Nana Imut.”Samuel hanya bisa memanggil Nana dengan sebutan itu karena dia tidak tahu siapa nama sebenarnya. Nana Imut sebenarnya hanya nama panggilan. Mungkin saja saat masih kecil dia sangat menggemaskan sehingga orang-orang yang lebih tua darinya memanggilnya dengan sebutan “Nana Imut”, dan panggilan itu masih bertahan hingga sekarang.Nana membalas sapaan Samuel dengan mengangguk. Lalu Samuel pun kembali menatap ke arah Rosalina dan berkata kepadanya, “Kak

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3592

    “Oke, yuk!” sahut Nana.Rosalina menggandeng tangan Nana keluar, dan Nana juga dengan senang hati mengikutinya. Sementara itu, Samuel yang menguping obrolan mereka dari depan tangga di dekat jendela mulai panik.Apa jangan-jangan Rosalina lupa dengan tugasnya hari ini? Rosalina mengajak Nana datang ke rumah sesuai dengan permintaan Samuel, tetapi sebelum Samuel menemukan tempat yang dia cari, Rosalina malah mengajak Nana pergi bermain layang-layang. Mana mereka bermainnya di halaman pula.Di halaman memang ada pohon agar Samuel bisa bersembunyi, tetapi bersembunyi di pohon yang jaraknya sangat jauh. Kalaupun dia bisa melihat Rosalina dan Nana bermain, dia tidak bisa melihat detail-detail kecilnya dengan jelas.Dalam hati Samuel mengumpat kakaknya. Rosalina hanya mengatakan hari ini anginnya kencang cocok untuk bermain layangan, tetapi Calvin malah dengan gamblangnya mengirimkan layang-layang untuk Rosalina. Alhasil jadinya mereka berdua benar-benar bermain layangan.Samuel tidak bisa b

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3591

    “Sudah lama banget aku nggak main layang-layang. Kayaknya semenjak aku dewasa, aku sudah nggak pernah sentuh layangan lagi. Waktu aku masih kecil sih sering banget. Untung saja hari ini ada kamu, aku jadi teringat lagi sama masa kecilku yang bahagia.”“Aku juga jarang banget main layang-layang. Waktu kecil cuma kakak adikku saja yang punya, aku nggak. Walaupun harganya nggak seberapa, om dan mamaku nggak pernah beliin aku layangan. Dulu yang paling baik sama aku malah pengasuhku. Dia yang bikinin aku layangan, walaupun terbangnya nggak bisa terlalu tinggi. Aku sayang banget sama layangan itu, tapi baru aku mainkan dua kali, layangan itu dirusak sama Giselle. Aku laporin ke Mama, malah aku yang dimarahi. Pengasuhku juga kena marah dan nggak diizinin untuk bikinin aku layangan lagi. Aku nggak punya mainan apa-apa. Sebelum aku berumur dua tahun, papaku beliin aku banyak banget mainan, ada banyak boneka yang cantik-cantik. Tante Dewi bilang aku suka banget sama boneka. Tapi sejak papaku me

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3590

    Nana bertanya, “Kenapa kamu nggak ke toko bunga?” Rosalina menjawab, “Aku mau istirahat sebentar. Dokter Panca menyuruhku untuk nggak terlalu lelah, katanya tubuhku masih lebih lemah dibanding orang lain dan harus dirawat dengan baik. Aku nggak boleh terlalu capek atau begadang." "Sebenarnya, bekerja di toko bunga nggak melelahkan, tapi adikku sering datang ke sana dan membuat keributan. Sangat menjengkelkan." "Calvin menyuruhku beristirahat saja di rumah. Lagi pula, ada orang yang menjaga toko. Kalau aku nggak ada di sana, adikku hanya akan berkeliling sebentar lalu pergi.” Nana berkata, “Kamu masih terlalu lembut. Kalau itu aku, setiap kali dia datang, aku akan menghajarnya sampai dia kapok dan nggak berani datang lagi." "Dengan semua yang sudah dia lakukan untuk menindasmu, kamu seharusnya nggak menganggapnya lagi sebagai saudara." Rosalina tersenyum dingin, “Aku juga nggak menganggapnya saudara. Dia hanya bisa menang lewat omongan, dan aku malas meladeni dia. Aku nggak perlu

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3589

    Begitu Nana tiba di depan gerbang halaman rumah Rosalina, dia melihat perempuan baru keluar dan berseru, "Nana!" Rosalina tersenyum, "Aku dengar kamu sudah datang sejak tadi. Aku penasaran kenapa belum melihatmu, lalu aku menebak pasti kamu pergi ke rumah Tante Dewi. Aku baru saja mau mencarimu." Nana menjawab, "Nenek ada di rumah. Aku datang, tentu harus menyapanya dulu. Aku mengobrol sebentar dengan Nenek sebelum ke sini." Dia maju beberapa langkah, dengan akrab menggandeng lengan Rosalina, lalu melirik ke dalam dan bertanya, "Samuel nggak ada di rumah, 'kan?" "Kenapa? Kamu mencarinya?" Rosalina menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu. "Nggak, hanya saja dia selalu menunjukkan wajah cemberut di belakang Nenek setiap kali melihatku. Aku nggak mau bertemu dengannya, supaya dia nggak berpikir bahwa aku akan mengikuti keinginan Nenek." "Siapa yang mau sama dia? Aku punya banyak kakak senior, pilih salah satu saja, mereka pasti nggak akan berani menolak aku." Rosalina langsung kesa

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3588

    Di perusahaan sedang sangat sibuk dan belakangan ini dia sering berada di luar. Teman-temannya mulai mengeluh karena ketidakhadirannya. Namun, neneknya tahu alasan sebenarnya dia keluar, jadi tidak mendesaknya untuk segera pulang. Meskipun begitu, dia tidak bisa berlama-lama di sini. Terlalu banyak pekerjaan yang menunggu. Nenek tertawa dan berkata, "Kalau makanannya enak, makanlah lebih banyak. Tinggal di sini beberapa hari lagi." "Nenek, aku sibuk bekerja. Aku datang ke sini hanya karena guruku datang. Sekarang guruku sudah pulang, aku juga harus kembali bekerja." Nenek menggenggam tangannya dan berkata, "Bagaimana kalau Nenek menelepon keluargamu dan bilang supaya kamu tinggal lebih lama di Mambera?" "Nenek, nanti saat libur Tahun Baru aku akan datang lagi. Sekarang aku benar-benar nggak bisa tinggal lebih lama. Hari ini pun aku datang hanya karena Rosalina terus-menerus memaksaku untuk menemaninya." Nana merasa Sarah seperti tahu siapa dirinya sebenarnya. Dia mencoba menging

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3587

    Dia bisa memakai perhiasan kapan saja dia mau, dan tidak memakainya jika tidak ingin. Dia memiliki koleksi perhiasan pribadi yang sangat banyak, apalagi dengan tambahan perhiasan yang diberikan oleh ibu mertuanya. Perempuan itu tidak kekurangan perhiasan. Bahkan, dia sangat menyukai perhiasan, terutama batu giok. Di dalam koleksinya, terdapat banyak sekali perhiasan giok berharga. Setelah tiga menantu perempuan masuk ke keluarga, dia membagikan sebagian koleksi perhiasannya kepada mereka. Selain itu, untuk sembilan cucu menantu, dia juga telah menyiapkan hadiah perhiasan. Namun, dia tetap menyimpan beberapa untuk dirinya sendiri—sebagai warisan terakhir. Dia berharap akan memiliki seorang cicit perempuan suatu hari nanti. Jika dia benar-benar mendapatkan cicit perempuan, maka semua perhiasan simpanannya itu akan diberikan kepada cicitnya sebagai mas kawin. "Ma, lihat siapa yang datang!" Menantu sulungnya tiba-tiba berkata dengan penuh semangat. Sarah sengaja menunjukkan ekspresi

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3586

    Baik memesan makanan dari menu maupun menikmati prasmanan, semuanya sangat lezat, membuat para tamu sangat puas. Tidak heran jika hotel-hotel di bawah naungan Adhitama Group selalu ramai. Banyak orang datang hanya untuk makan, bukan menginap. Para tamu yang menginap di hotel bisa mendapatkan diskon 30 persen saat makan di restoran hotel. Di lantai satu, selain restoran, ada juga kafe, toko oleh-oleh khas Mambera, taman bermain anak-anak, serta area membaca. Di area membaca, terdapat beberapa rak buku besar yang penuh dengan berbagai jenis buku. Saat hujan, tamu bisa menghabiskan waktu seharian di hotel tanpa merasa bosan. Pelayan itu tersenyum. "Baiklah, aku akan mencari Bu Fenny. Silakan lanjutkan urusanmu." Nana tersenyum dan pergi. Pelayan itu pun kembali ke pekerjaannya. Nana berjalan sambil menikmati pemandangan. Dengan santai, dia menghabiskan 40 menit sebelum akhirnya sampai di rumah utama.Meskipun Rosalina yang mengundangnya, tetapi karena Nenek Sarah ada di rumah, sebag

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 3585

    Sejujurnya, dia juga diperlakukan seperti harta berharga yang disayangi oleh keluarganya ketika di rumahnya. Di tempat gurunya, para senior dan saudara-saudari seperguruannya juga sangat baik padanya. Belum pernah ada yang menunjukkan wajah dingin padanya. Hanya Samuel yang selalu memasang wajah dingin setiap kali melihatnya, seolah-olah dia berhutang miliaran kepadanya dan belum melunasinya. Nana juga tahu alasan di balik sikap Samuel yang tampak sopan dan ramah di depan para tetua tetapi bersikap dingin padanya di belakang mereka. Semua itu hanya karena dia mengira Nenek Sarah ingin menjodohkan mereka. Namun, Nana tidak akan repot-repot mendekati lelaki itu. Memangnya dia pikir dirinya uang yang akan disukai semua orang?Meskipun dia pernah menyukai Samuel, setelah mendengar kata-katanya, dia memaksa dirinya sendiri untuk belajar melepaskan perasaan itu. Namun, bagaimanapun juga, mereka tetap saja sulit untuk benar-benar menghindari satu sama lain. Pelayan itu berpikir Nana takut

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status