แชร์

145. Bersikap sopan

ผู้เขียน: Rendi OP
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2023-03-15 15:47:19

Ternyata orang yang sedari kemarin mengintai Martis bersikap sangat ramah ketika bertemu tatap muka dengan Martis. Malahan, saat ini orang itu mengulurkan tangannya sebagai tanda untuk mengajak berkenalan dengan Martis.

"Ehem, maaf Anak Muda, apakah benar kau yang bernama Martis? Perkenalkan, namaku adalah Tigreal." Sekali lagi, orang yang dianggap pengintai oleh Martis dan juga sistem mencoba mengajak berkenalan lagi dengan Martis. Sebab memang sedari tadi Martis terlihat seperti agak bengong, karena memang pikirannya sedang ke mana-mana.

"Eh? I-iya, maafkan aku Paman. Paman benar kok, namaku memang Martis." Uluran tangan itu akhirnya disambut oleh Martis.

"Hahahaha..., aku sangat beruntung! Berarti benar, kau lah Martis. Kalau begitu, aku tidak ingin berbasa-basi. Martis, apakah kau mau ikut denganku sebentar? Ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan denganmu." Sikap Jendral Tigreal benar-benar sok akrab. Jendral Tigreal merangkul pundak Martis agar terlihat akrab.

Sedangkan Reka ya
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทที่เกี่ยวข้อง

  • Pengendali Sistem Terkuat   146. Reka menantang Roki?

    Ketika Martis sedang asik menjalani hari-harinya yang terasa cukup santai, di kejauhan ada Jendral Sabo yang tengah mempersiapkan kembali rencananya untuk menyerang markas Herupa. Padahal, sudah beberapa kali ia mencoba melakukannya dan hasilnya tetap sama, yaitu gagal!Namun kali ini berbeda dari yang sebelumnya. Jendral Sabo akan bertindak sendiri, tanpa adanya campur tangan dari Bos Besar Kelitih. Hal ini disebabkan adanya beberapa kali perselisihan ketika mereka berdua bertemu untuk menyusun rencana penyerangan. Jendral Sabo juga diam-diam telah menyuruh bawahannya untuk terus mengawasi pergerakan Bos Besar Kelitih. Sebab, Jendral Sabo penasaran dengan identitas yang sebenarnya dari Bos Besar Kelitih.'Aku harus cepat bertindak. Kalau tidak, bisa saja rahasia tentang pasukan Cyborg yang selama ini diam-diam aku kembangkan bisa terbongkar. Sial! Jendral Valdo memang benar-benar menjadi penghalang semua rencanaku! Kalau bukan karena dia, aku pasti sudah bisa menguasai dunia ini meng

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-15
  • Pengendali Sistem Terkuat   147. Reka Vs Roki

    Reka dan ayahnya tengah bersiap untuk melakukan latih tanding.Tring!"Tugas dadakan. Menangkan latih tanding melawan Ayah, dan dapatkan hadiahnya." Satu pemberitahuan akhirnya muncul di layar utama sistem milik Reka.'Yes! Aku mendapatkan satu tugas lagi dari sistem. Lihat saja, aku akan memenangkan pertarungan latih tanding melawan Ayah ini.' Karena melihat adanya pemberitahuan dari sistem, semangat Reka semakin meningkat. Sudah beberapa hari ini Reka tidak mendapat tugas dari sistem, sehingga ia merasa sedikit bosan. Kalau kemarin-kemarin, tugas yang Reka selesaikan hanyalah tugas latihan biasa saja. Hadiahnya juga tidak terlalu menarik. Kebanyakan hadiahnya hanyalah berupa saldo uang di kartu uang yang diberikan oleh sistem."Apakah kalian berdua sudah siap?" Jendral Tigreal bertanya kepada Reka dan ayahnya dengan berpose seperti seorang wasit profesional yang memimpin jalannya pertandingan."Siap!" jawab Reka dan ayahnya serempak."Mulai!" Setalah berteriak Jendral Tigreal langsu

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-16
  • Pengendali Sistem Terkuat   148. Cyborg yang sempurna

    Entah kenapa, Jendral Tigreal terlihat sangat panik. Dan ditambah lagi, Roki juga tidak menyahuti panggilannya. Jendral Tigreal sempat ingin menghentikan pertarungan ini, tapi ia masih ragu-ragu.Sedangkan Reka, ia sedang menunggu dan tetap berwaspada. Reka sama sekali tidak khawatir dengan keadaan ayahnya yang baru saja berhasil terkena satu serangan teknik sinar laser miliknya. Padahal, orang sekelas Jendral Tigreal saja sampai terlihat panik. Jendral Tigreal tahu sekali seberapa kuatnya serangan yang Reka perlihatkan ini, meskipun ini baru pertama kali ia melihatnya. Tapi, dari suara dengungan yang tadi saja Jendral Tigreal sudah bisa mengukur tingkat kekuatan daya serangan sinar laser yang Reka gunakan tadi. Bahkan tubuh Jendral Tigreal sempat bergidik ngeri tadi.Karena mendengar adanya suara ledakan yang sangat keras, Martis akhirnya penasaran. Setelah itu Martis bertanya kepada beberapa anak buahnya tentang suara ledakan yang baru saja ia dengar itu. Namun jawaban mereka rata-r

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-16
  • Pengendali Sistem Terkuat   149. Teknik level dua

    Reka dan ayahnya kembali mengambil posisi berkuda-kuda. Dan tanpa disangka, keadaan di sekitar sana menjadi sangat ramai. Banyak anggota Herupa yang datang untuk menonton pertarungan latih tanding antara Reka dan ayahnya. Mereka jugamerasa penasaran. Siapakah yang akan menang? Begitulah yang ada di benak semua orang."Ayo Reka, majulah Nak. Buktikan kalau kau memang Anakku." Dengan kecepatan yang sangat luar biasa, Roki akhirnya maju untuk menyerang anaknya seraya mengucapkan sesuatu."Baiklah Ayah, kita tentukan siapa yang akan menjadi pemenangnya." Semangat Reka juga tak kalah besar dari ayahnya. Reka dengan senang hati menunggu ayahnya yang sedang melesat ke arahnya guna menyerangnya.Bugh!Bugh!Bugh!Boom!Bam, bam, bam...!Boom, boom, boom!Jediar...!Kali ini, semua orang yang ada di sekitar sana langsung mundur, sebab ada ledakan yang menghasilkan tekanan energi yang cukup kuat ketika Reka dan ayahnya saling beradu pukulan.Roki tidak menyangka, kalau saat ini Reka dapat mengi

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   150. Serangan ultimatum Reka

    Roki kembali maju dan berniat mengecoh anaknya guna mencari selah untuk menyerangnya.Sat..., set, set!Pergerakan Roki sangat sulit dilihat oleh mata orang-orang biasa.'Paman Roki cepat sekali.' Bahkan Martis pun kagum melihat kecepatan yang dimiliki pamannya itu.Reka masih memperhatikan pergerakan ayahnya dengan santai. Bagi Reka, pergerakan ayahnya yang seperti ini masih terbilang lambat."Percuma, Ayah." Ketika melihat posisi ayahnya ada selah, Reka langsung mengambil kesempatan itu.Nging...!Suara dengungan kembali terdengar memekikkan telinga.Jediar...!Boom!Kali ini hanya dalam jangka waktu sepersekian detik saja, satu tembakan sinar laser berhasil Reka tembakkan ke arah ayahnya. Nampaknya Reka mulai ada kemajuan menggunakan teknik sinar laser miliknya ini. Sebelumnya ketika ia menyiapkan sinar laser itu, ada jeda sampai tiga detik. Dan untuk yang kali ini hanya sepersekian detik saja. Wow!"Argh...!" Terdengar suara teriakan dari Roki. Reka berhasil menembakkan sinar lase

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-19
  • Pengendali Sistem Terkuat   151. Rasa penasaran Martis

    Ketika mendengar Jendral Tigreal mengatakan tentang kakeknya, hati Martis langsung terasa bergetar. Karena selama ini Martis memang sangat ingin mengetahui dari mana asal-usul keluarganya.Dan hari ini, beberapa kalimat yang keluar dari mulut Jendral Tigreal berhasil membuat rasa penasaran yang selama ini ada di benak Martis semakin bertambah."Jendral, bisakah kau beritahu aku sesuatu? Apakah kau mau memberitahu aku tentang Kakekku?" Ketika bertanya, Martis terlihat sangat antusias."Hahahaha...! Nampaknya kau memang benar-benar tidak pernah diberitahu tentang dia ya? Benar, tidak?" Jendral Tigreal malah tertawa, seakan-akan menggoda Martis."Itu benar, Jendral. Sedari aku kecil, aku tidak pernah tahu bagaimana bentuk rupa wajah Kakek dan Nenekku. Jadi, apakah Jendral mengenal Kakek dan Nenekku? Aku mohon, ceritakanlah kepadaku tentang mereka. Jujur saja, sudah sejak lama aku merasa sangat penasaran dengan keluargaku." Dengan jujur Martis mengutarakan pikiran yang mengganjal di dalam

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-19
  • Pengendali Sistem Terkuat   152. Pergi ke gunung

    Layla mengeluarkan sesuatu dari dalam tas miliknya. Terlihat ada sebuah kotak kecil yang ternyata berisikan makanan. Ternyata makanan itu adalah semur ayam kesukaan Reka. Layla bisa tahu kalau Reka menyukai semur ayam karena sempat beberapa kali mengobrol guna saling mengakrabkan diri."Wah...! Ini adalah semur ayam favoritku! Kak Layla, sepertinya kau saja yang aku pilih menjadi Kaka Iparku." Sangking senangnya, Reka langsung meraih kotak kecil yang dibawa oleh Layla itu. Dan tanpa sadar, ucapan Reka membuat wajah Layla langsung merah merona dan tersipu malu."Re-reka, apa yang kau katakan? Kau ini, bisa saja." Dengan wajah yang sangat jelas terlihat berwarna merah merona, Layla memegangi ujung bajunya dan rasa gugup juga langsung menghampirinya."Ehem, ehem!" Namun Martis langsung berdeham.Ketika mendengar Reka mengatakan tentang kakak ipar, tentu saja Selena yang ada di sana langsung merasa cemburu. Selena langsung merubah posisi duduknya dan mendekati Martis."Martis, apakah sete

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-20
  • Pengendali Sistem Terkuat   153. Makhluk di dasar sungai

    Sepertinya Martis merasakan bahwa ada sesuatu makhluk di dasar sungai. Melihat dari ekspresi dari wajah Martis, sangat jelas kalau hal ini sangat serius. Reka pun menunggu apa yang akan Martis katakan selanjutnya.Martis berjalan ke tepi sungai untuk memastikannya. Kalau dilihat dari teknik Sensorik miliknya tadi, ukuran makhluk itu sangatlah besar. Hal itulah yang membuat Martis menjadi waspada."Mungkin aku coba saja, siapa tahu berhasil." Rencana Martis adalah menarik keluar mahkluk yang ada di dasar sungai itu dengan cara menyemburkan kekuatan elemen apinya.Bur...!Kekuatan elemen api langsung menyebar ke dalam air.Ternyata Martis benar-benar berniat untuk menaikkan suhu air di sungai itu sampai mendidih, guna membuat mahluk besar yang terdeteksi oleh teknik sensor miliknya tadi agar mau keluar ke permukaan.Tring!"Tugas bonus, kalahkan makhluk Yanga ada di dalam dasar sungai, dan dapatkan hadiahnya." Ternyata sistem kembali memberikan satu tugas pada Martis.Tring!"Tugas tamb

    ปรับปรุงล่าสุด : 2023-03-21

บทล่าสุด

  • Pengendali Sistem Terkuat   914. Tubuh Visual l

    Tiba-tiba, Martis terpikirkan suatu hal di masa lalu. 'Oh, iya, Sistem, eh, tidak! Ririn..., apakah kau ingat dengan nama itu?' Tring! "Sistem tidak akan pernah lupa dengan apapun yang telah dilakukan oleh User setiap detik pun. Benar, aku adalah Ririn." Martis senang mendengar jawaban dari Ririn. "Apakah Martis masih memiliki pertanyaan dan keluh kesah lainnya? Ririn akan siap membantu mencari solusi terbaik untuk Martis. Karena itu adalah tugas dan kewajiban Ririn sebagai Sistem." Entah kenapa, Martis merasa terharu setelah membaca jawaban balasan dari Ririn. Sepertinya Martis merasa bahwa Ririn adalah sahabat terbaik yang pernah ia miliki sepanjang hidupnya. Tanpa Sistem, Martis tidak akan bisa jadi sepertinya orang yang sampai saat ini terbilang kehidupannya sangat didambakan oleh banyak orang."Em..., Ririn, bisakah kau membuat visualisasi tubuh? Aku akan merasa lebih senang jika kau dapat melakukannya."Permintaan Martis ada-ada saja, ya? Dia sudah dapat berkomunikasi

  • Pengendali Sistem Terkuat   913. Tugas dan misi

    Kemudian Martis berpikir sejenak. "Aku...? Aku bisa menggunakan gelar Raja Kegelapan karena telah mengalahkan Raja Kegelapan yang sebelumnya? Jadi..., itu artinya..., em...?" Martis termenung, ia sedang berpikir apa yang akan ia lakukan dengan gelar itu. Ia pun bergumam, 'Apakah berati aku setara dengan Raja Iblis? Tapi..., bukankah Raja Kegelapan jauh lebih tinggi dibanding Raja Iblis? Benar, tidak, sih? Ah..., aku jadi penasaran. Bagaimana jika aku masuk dalam dimensi dunia kegelapan? Apakah di sana aku akan dapat pencerahan? Sebab di masa lalu, aku ingat betul, bahwa aku pernah mengalahkan Lord dan blablabla...,' ungkap Martis dalam hatinya yang saat ini sedang berkecamuk. 'Tapi..., jika dipikir lebih jeli lagi, sebenarnya gelar-gelar itu tidaklah sesuai dengan keadaannya.' Martis memuntahkan secangkir teh hangat dan lanjut bertarung dengan pikirannya. 'Kalau begitu..., inilah arti dari pribahasa tong kosong nyaring bunyinya. Kelurahan Raja Kegelapan, aku kira sangatlah kuat

  • Pengendali Sistem Terkuat   912. Gelar Raja Kegelapan

    Nampak ada lingkaran cahaya yang makin lama semakin membesar. Lingkaran cahaya itu sangat bulat, dan ada pancaran kehangatan bagi orang di sekitar yang dapat merasakannya. 'Kehangatan itu terasa sangat nyaman,' Bahkan, Martis sekalipun merasakan kenyamanan saat ia akan melakukan Teknik Legendaris ini. Kemudian, Martis yang tengah mengangkat kedua tangannya seperti menadah ke udara, ia lalu menggerakkan kedua tangannya. Lantas, lingkaran cahaya yang berbentuk bulat dan mengambang di atas kepala Martis tadi itu bergerak, dan gerakannya sesuai dengan apa yang Martis pikirkan. "Hiyat...!" teriak Martis, dengan tubuhnya yang saat ini langsung dibanjiri oleh keringat. "Denki Gama...!" Sekali lagi Martis berteriak dengan keras. Teriakan itu adalah kode, sebagaimana kuatnya usaha Martis dalam melakukan teknik sekuat ini. Lingkaran cahaya bulat yang berwarna kuning keputihan itu kemudian melesat ke arah Raja Kegelapan. "Jurus apa ini?! Selama ratusan tahun ku hidup di dunia ini

  • Pengendali Sistem Terkuat   911. Artefak dan Api Suci

    Pertarungan Martis melawan Raja Kegelapan masih berlanjut. Tapi kali ini, Martis nampak biasa saja. Karena sekarang sistem miliknya sudah pulih seperti semula. Jadi, semua terasa mudah bagi Martis. "Martis...! Kenapa kekuatanmu jauh berbeda dibanding saat terakhir kali kita bertemu?!" Raja Kegelapan akhirnya sadar, ternyata Martis jauh lebih kuat darinya. "Kenapa? Apakah sekarang kau mulai merasa takut? Hem?" Martis bertingkah santai. Ia sengaja menahan semua serangan dari Raja Kegelapan. "Jangan sembarangan, kau! Aku...? Takut padamu?! Mimpi...!" Raja Kegelapan kali ini benar-benar melupakan seluruh kekuatan dan kemampuan miliknya demi menghadapi Martis. Sudah ratusan tahun Raja Kegelapan hidup, namun baru hari ini ia menghadapi seorang manusia yang seperti Martis. Namun, walaupun ia tahu Martis adalah manusia yang kuat, rasa gengsi yang sangat besar dalam dirinya tak membuatnya takut. Ia berpikir ini mempertaruhkan harga dirinya. Apa kata orang nantinya, jika tahu Raja Kegelapan

  • Pengendali Sistem Terkuat   910. Detektor

    Saat Emily dan Phynoglip berbicara, mereka tidak menyadari bahwa Martis sedang melakukan sesuatu yang sangat penting. Martis berjalan ke arah sebuah ruangan yang tersembunyi di balik sebuah pintu rahasia. Di dalam ruangan tersebut, Martis menemukan sebuah perangkat yang sangat canggih. Perangkat tersebut adalah sebuah alat yang dapat mendeteksi keberadaan Raja Kegelapan. Martis telah mencari alat tersebut selama bertahun-tahun, dan akhirnya ia menemukannya. Martis mengaktifkan alat tersebut dan menunggu beberapa saat hingga alat tersebut menunjukkan hasilnya. Saat hasilnya muncul, Martis terkejut. Raja Kegelapan ternyata berada di sebuah tempat yang sangat dekat dengan mereka. Martis tidak menyangka bahwa Raja Kegelapan akan berada di tempat yang begitu dekat. Martis segera mematikan alat tersebut dan berjalan keluar dari ruangan tersebut. Ia harus segera memberitahu Emily dan Phynoglip tentang hasilnya. Saat Martis kembali ke tempat Emily dan Phynoglip, ia melihat bahwa mer

  • Pengendali Sistem Terkuat   909. Kejadian aneh

    Dalam benaknya, Martis terus berpikir. Dengan konsentrasinya yang sangat baik, Martis mencoba menelaah tentang kejadian hari ini. Dan pada saat ini, Mia sedang berjalan ke arah pintu yang tersembunyi di belakang tirai, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Martis juga mengikuti mereka, dengan rasa penasaran yang semakin besar. Saat mereka mencapai pintu tersebut, Mia berhenti dan menatap Martis dengan senyumannya yang lembut. "Aku akan menunjukkan kamu bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Dan tiba-tiba saja, ada kejadian aneh. Mia menghilang begitu saja di hadapan mereka. Phynoglip serta Emily terkejut dan menatap bayangan tersebut dengan rasa penasaran. "Apa yang terjadi?" tanya Phynoglip heran. "Aku tidak tahu," ucap Emily yang sama herannya. "Tapi aku rasa Mia yang kita lihat sebelumnya bukanlah Mia yang sebenarnya." Dan selang beberapa menit kemudian, Mia muncul kembali. Ternyata..., sosok yang mengaku sebagai Mia ini hanyalah bayang

  • Pengendali Sistem Terkuat   908. Bingung

    Mia berjalan ke arah Martis, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Martis menatap Mia dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu ingin lakukan, Mia?" tanya Martis dengan suara yang keras. Mia tetap tersenyum lembut, kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Aku ingin menunjukkan kamu bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Martis menatap Mia dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu maksud?!" tanya Martis dengan suara yang keras. Dengan senyum lembutnya, Mia kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Aku akan menunjukkan kamu bahwa kita hanya memiliki puisi yang tidak berharga," ucap Mia dengan suara yang masih sama pelannya. Mia kemudian mengambil kertas yang memiliki puisi yang tertulis di dalamnya dari Emily, kemudian memberikannya kepada Martis. Martis menatap kertas tersebut dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang

  • Pengendali Sistem Terkuat   907. Peta sistem

    Mia memimpin mereka ke arah mesin tersebut, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Saat mereka mendekati mesin tersebut, mereka melihat bahwa mesin tersebut memiliki sebuah layar yang besar dan beberapa tombol yang berkilauan. Mia menekan salah satu tombol tersebut, dan layar mesin tersebut langsung menyala. Phynoglip dan Emily terkejut melihat bahwa layar tersebut menampilkan sebuah gambar yang aneh, seperti sebuah peta yang kompleks. "Apa ini?" tanya Phynoglip dengan suara yang penasaran. Mia menjawab, "Ini adalah peta sistem yang kita gunakan untuk mengontrol dunia ini," ucap Mia dengan suara yang pelan. "Dengan peta ini, kita dapat melihat bagaimana sistem tersebut bekerja dan bagaimana kita dapat mengubahnya." Emily kemudian menatap peta tersebut dengan rasa penasaran. "Bagaimana kita dapat mengubahnya?" tanya Emily dengan suara yang pelan. Mia memandang Emily dengan mata yang berbinar. "Kita dapat mengubahnya dengan menggunakan kode yang tepat," ucap Mia

  • Pengendali Sistem Terkuat   906. Teka teki

    Phynoglip mengangguk, kemudian menatap sekeliling tempat mereka berada. "Tempat ini aneh," ucap Phynoglip dengan suara yang pelan. "Aku merasa seperti berada di dalam komputer atau sesuatu." "Aku juga merasa seperti itu. Sepertinya kita berada di dalam sistem atau dimensi lain." jawab Emily dengan nada yang sama dengan Phynoglip. Keduanya terdiam sejenak, kemudian Phynoglip bertanya lagi. "Kamu pikir apa yang disembunyikan oleh Martis?" Emily memandang Phynoglip dengan serius. "Aku pikir Tuan Martis menyembunyikan sesuatu hal yang sangat penting." Phynoglip mengangguk, kemudian keduanya terdiam lagi. Akan tetapi, kali ini tiba-tiba, Phynoglip berbicara dengan nada yang berbeda. "Emily, aku merasa ada sesuatu yang aneh di sini. Sepertinya kita tidak sendirian." Emily menatap Phynoglip dengan heran, kemudian menoleh ke sekeliling. Tiba-tiba, dia melihat bayangan yang bergerak di kejauhan. "Apa itu?" bisik Emily dengan suara yang pelan. Kemudian Phynoglip berjalan menuju bayangan te

สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status