Hari ini adalah hari ke-20 sejak pemilihan murid untuk 4 sesepuh Tong Lam Pai dan dengan demikian hari ini adalah hari pertama bagi keempat murid baru dari empat sesepuh untuk menunjukkan diri mereka keluar dari gua tempat mereka digembleng dengan ilmu silat oleh guru mereka masing-masing.
Xiao Liong Li, Ge Fei dan dua lainnya bisa keluar bergabung dengan para murid yang lainnya
Semua orang memuji-muji akan empat orang ini yang dipilih oleh Guru mereka masing-masing.
Ge Fei yang sangat gila pujian itu sudah langsung mendemonstrasikan kekuatan barunya yang baru dia dapat dari guru barunya itu.
Sementara itu, Xiao Liong Li sudah langsung mencari sosok yang dia rindukan selama dia digembleng di tempat pelatihan di goa di perut gunung Tong Lam San ini.
Xiao Liong Li sempat kecewa karena orang yang dicari tidak dia temukan selama beberapa saat. "Mungkinkah Chen Long sudah turun gunung untuk mencari guru yang lain?"
Teringat kalau Chen Long pernah bilang kalau impiannya adalah menjadi murid dari salah satu dari empat sesepuh Tong Lam Pai karena Chen Long ingin menjadi jagoan k****u tingkat tinggi agar supaya dia bisa membalaskan dendam akan kematian orang tuanya Chen Long, membuat Xiao Liong Li cemas.
Xiao Liong Li khawatir kalau-kalau Chen Long sudah pergi dari Perguruan ini.
Akhirnya Xiao Liong Li bisa tersenyum lega saat dia melihat Chen Long. Dengan sangat gembira, Xiao Liong Li langsung mendekati Chen Long.
Chen Long juga sangat bahagia karena akhirnya dia bisa bertemu dengan satu-satunya orang yang sejak awal menerima dia apa adanya di sini dan sejak awal menjadi teman satu-satunya baginya. "Bibi Liong," kata Chen Long dengan wajah bahagia.
Wajah bahagia Chen Long ini membuat Xiao Liong Li agak heran karena sebelumnya Chen Long selalu agak menghindar darinya dan tidak pernah memperlihatkan rasa suka yang besar kepada dirinya seperti yang dia selalu ekspresikan setiap dia bertemu dengan Chen Long.
"Apa kamu bahagia melihat aku seperti aku bahagia melihatmu?" tanya Xiao Liong Li
"Tentu saja. Aku selalu bahagia melihatmu Bibi Liong."
Sebenarnya sebelumnya Chen Long tidak pernah memperlihatkan ekspresi bahagianya itu karena dia harus menghormati Xiao Liong Li sebagai angkatan yang lebih tua darinya yang boleh dibilang menjadi bibinya.
Bahkan karena selama dua tahun di Tong Lam Pai ini tidak ada yang mau mengajar Chen Long, maka Xiao Liong Li lah yang mengajarkan dasar-dasar k****u, cara menghimpun tenaga dalam dan juga jurus dasar Tong Lam Pai pada Chen Long.
Selain itu, Chen Long juga sangat malu untuk mengekspresikan isi hatinya akan makna hadirnya Xiao Liong Li di sisinya.
Karena sebagai pria polos, Chen Long terlalu malu untuk menunjukkan rasa di hati untuk lawan jenis.
Hanya saja, setelah 20 hari terpisah dari Xiao Liong Li, maka dia juga merasa rindu. Karena itu, begitu melihat Xiao Liong Li, dia langsung mengekspresikan rasa bahagianya.
"Bagaimana kabarmu, Chen Long? Saat aku tidak ada, mereka tidak mengganggumu, kan?" tanya Xiao Liong Li sambil menatap wajah Chen Long dan memperhatikan sekujur tubuh Chen Long yang tidak tertutup baju.
Xiao Liong Li mencari kalau-kalau ada bekas luka di tangan Chen Long.
"Tidak apa-apa, bi. Setelah Ge Fei masuk menjalani latihan, tidak ada lagi yang menggangguku."
"Syukurlah. Nampaknya memang Ge Fei biang keroknya sehingga setiap ada dia, kamu selalu diganggu. Syukurlah karena gangguan kepadamu jadi menghilang setelah dia tidak ada. Iya kan?"
Chen Long mengangguk membenarkan kata-kata Xiao Liong Li itu.
Xiao Liong Li menatap wajah Chen Long dengan seksama dan berkata, "maafkan aku karena kamu tidak dipilih oleh empat orang sesepuh itu."
Mendengar itu, Chen Long seperti diingatkan akan impian yang tidak menjadi kenyataan. Wajahnya yang sebelumnya ceria menjadi muram lagi.
Xiao Liong Li sangat khawatir melihat perubahan di wajah Chen Long itu. "Maafkan aku. Karena kata-kataku membuat kamu teringat lagi akan hal itu. Maafkan aku." Xiao Liong Li menyentuh tangan Chen Long.
"Tidak apa-apa, Bibi Liong. Kamu tidak perlu minta maaf. Mungkin aku memang yang tidak berbakat sehingga tidak ada satupun dari 4 orang sesepuh yang mengambilku seperti mereka." Chen Long tertawa hambar.
"Aku yakin kalau empat sesepuh sudah salah karena melewatkan kamu. Menurutku, kamu adalah bakat terhebat yang seharusnya harus mereka ambil untuk menjadi murid mereka."
"Kamu mau cuma mengatakan ini untuk menghiburku, kan? Padahal kenyataannya, sebenarnya 4 orang sesepuh itu yang lebih berpengalaman untuk melihat mana yang berbakat dan mana yang tidak dan mereka sudah melihatku tapi mereka tidak tertarik padaku. Mereka melewatkan aku dan memilih yang lainnya. Iya kan?"
"Tapi kamu jangan putus asa, ya? Dan jangan pergi dari sini. Tetaplah di sini. Nanti setelah aku selesai berguru, aku yang akan mengajarkan kamu dengan ilmuku dari guruku. Bagaimana?"
"Kamu jangan khawatir, bi. Aku belum akan pergi dari sini. Aku akan tetap di sini."
"Baguslah. Aku senang karena kamu tetap di sini."
Tiba-tiba terdengar suara-suara sorai di kejauhan sana. Ternyata itu adalah suaranya Ge Fei dan para pendukungnya yang sekarang ini mendekati Chen Long dan Xiao Liong Li
Melihat kedatangan Ge Fei, Xiao Liong Li langsung berdiri di depan Chen Long dan langsung menggerak-gerakan tangannya untuk memperlihatkan jurus yang baru dia pelajari dari guru barunya.
"Hahaha. Ternyata si lelaki banci tetap saja mengandalkan wanita untuk melindunginya. Dari dulu seperti itu dan tidak pernah berubah," kata Ge Fei sambil tersenyum mengejek.
"Aku membantu Chen Long karena dia selalu dikeroyok oleh kalian. Kalau saja kalian berani melawannya satu lawan satu maka aku pasti tidak akan turun tangan," sembur Xiao Liong Li.
Mendengar itu, Ge Fei langsung berkata, "aku berjanji kalau saat ini aku akan menghadapi Chen Long sendirian. Aku tidak akan mengajak yang lain. Teman-temanku tidak akan membantuku. Kalau mereka berani membantuku, aku sendiri yang akan memukul mereka," kata Ge Fei sambil menatap tajam ke arah teman-temannyam
Mendengar kata-kata Ge Fei ini, gantian Xiao Liong Li yang takut.
Sebenarnya Xiao Liong Li tahu, kalaupun sejak awal Ge Fei memukuli Chen Long sendirian, maka Chen Long akan tetap kalah karena Ge Fei belajar ilmu k****u di perguruan ini sementara Chen Long tidak.
Apalagi setelah pada 20 hari terakhir ini Ge Fei mendapatkan gemblengan dari orang tersakti dari empat sesepuh perguruan Tong Lam Pai ini dan dengan demikian, sudah pasti Ge Fei akan memiliki ilmu yang jauh lebih hebat dari sebelumnya, karena itu, Xiao Liong Li sangat khawatir akan keselamatan Chen Long.
"Ge Fei akan berhadapan dengan Chen Long sendirian, jadi sebaiknya kamu mundur, Xiao Liong Li."
"Mundurlah. Berikan kesempatan kepada mereka berdua untuk bertarung."
"Mundur saja."
Itulah sebagian kata-kata dari teman-temannya Ge Fei. Mereka semua bahkan sudah berdiri di kejauhan, membuat sebuah lingkaran bagi Ge Fei dan Chen Long untuk bertarung.
Xiao Liong Li yang masih ingin membantu Chen Long, langsung berkata, "kalau begitu biar aku yang mewakili Chen Long untuk berhadapan denganmu." Xiao Liong Li langsung maju satu langkah ke depan ke arah Ge Fei dan kini mulai bersiap menghadapi Ge Fei.
"Kalau memang Chen Long adalah lelaki ksatria, dia tidak boleh berlindung di bawah ketiak seorang perempuan. Dia harus maju sendiri untuk berhadapan denganku," sembur Ge Fei.
"Biar aku berhadapan dengannya." Chen Long maju selangkah. Dia menatap Xiao Liong Li dan berkata, "Mundurlah. Biar aku yang berhadapan dengannya."
Xiao Long Li menjadi sangat cemas dengan perkembangan yang terjadi ini. Sebelumnya Xiao Long Li memang menantang Ge Fei untuk bertarung satu lawan satu dengan Chen Long. Tapi itu karena dia pikir Ge Fei yang terbiasa mengeroyok itu tidak akan berani untuk melakukan pertarungan satu lawan satu.Tapi ternyata, Ge Fei malah terlihat semakin percaya diri saat akan melakukan pertarungan satu lawan satu itu. Ge Fei melewati Xiao Long Li dan berbisik, "sebelum ini, aku sengaja mempermainkan dia dengan cara mengeroyok dia bersama teman-temanku. Tapi itu bukan berarti karena aku takut kepadanya. Tapi itu karena aku ingin mempermainkannya. Tapi saat aku bertarung satu lawan satu dengannya, maka, aku tidak akan main-main lagi. Aku tidak akan memberi ampun kepadanya."Ge Fei mengakhiri kata-katanya dengan menatap Xiao Long Li tajam. Ini berarti Ge Fei akan mewujudkan kata-katanya ituHal ini membuat Xiao Long Li semakin menyesal karena kata-katanya tadi yang menantang Ge Fei hingga membuat Ge F
Tapi tiba-tiba tubuh Chen Long sudah didorong oleh Paman Kam sehingga tubuh Chen Long langsung keluar dari persembunyiannya dan kini sudah berada hanya 10 meter saja, berhadapan dengan si tendangan seribu kati. Tendangan Seribu Kati langsung melotot ke arah Chen Long. "Siapa kamu? Apa kamu orang Tong Lam Pai?"Chen Long celingukan mencari Paman Kam yang mendorongnya keluar. "CEPAT JAWAB PERTANYAANKU!" teriak si Tendangan Seribu Kati. Chen Long yang memang pada dasarnya itu tidak biasa berbohong dan karena dia memang anggota Tong Lam Pai, terpaksa mengangguk. "Apa kamu orang yang dibilang akan datang untuk melawanku, heh?" tanya si Tendangan Seribu Kati lagi. Tentu saja Chen Long tidak mau membenarkan pertanyaan si Tendangan 1000 Kati itu, karena memang bukan dia yang dimaksud To Kek Jing itu. Karena itu, dia terus diam tapi kemudian ada angin yang memaksa kepalanya untuk mengangguk. Chen Long langsung melotot karena ketakutan setelah menyadari akan apa yang dia lakukan ini. Apal
Saat ini, Paman Kam terus memberikan petunjuk kepada Chen Long tapi Chen Long yang merasa kalau sebelumnya dia berhasil menjatuhkan si Tendangan Seribu Kati ini, hanya karena keberuntungan semata, kini merasa dia akan dihabisi oleh si Tendangan Seribu Kati.Karena itu, walaupun Chen Long mengikuti semua petunjuk yang dikatakan oleh Paman Kam kepadanya dan melakukan gerakan-gerakan memotong pohon seperti yang pernah diajarkan oleh Paman Kam kepadanya dengan baik, tapi sebenarnya dia tidak memiliki keyakinan untuk bisa terhindar dari tendangan keras dari musuhnya ini.Bahkan saat Chen Long melakukan gerakannya dia bahkan harus sampai menutup matanya karena dia pikir sebentar lagi dia akan menjadi korban tendangan keras dari musuhnya yang sudah dia lihat kehebatannya itu.Karena sedang menutup mata itu, Chen Long tidak tahu kalau gerakan-gerakan memotong pohon yang dia lakukan sekarang ini melahirkan angin badai yang sangat hebat.Angin badai yang bahkan membuat si Tendangan 1000 Kati ha
Chen Long berpikir sejenak. Dia baru saja melihat demonstrasi kehebatan Paman Kam yang dalam sekali melejit bisa bergerak seperti terbang melewati pepohonan bambu dan kemudian kembali lagi dengan sangat cepat. Karena itu, Chen Long berkata, "nampaknya aku telah salah selama ini.""Apa maksudmu, Chen Long?" tanya Paman Kam. "Aku pikir Paman cuma seorang koki biasa. Tapi nampaknya Paman benar-benar memiliki kepandaian tinggi dan ilmuku benar-benar sudah meningkat sejak dilatih olehmu, paman.""Kalau begitu, aku tanya sekali lagi, apa kamu masih mau berguru kepadaku atau tidak?"Chen Long langsung mengangguk. "Aku mau, paman. Aku mau berguru padamu.""Bagus. Sebelumnya aku tidak pernah menanyakan ini tapi sekarang aku harus menanyakan ini kepadamu.""Apa itu, Suhu (guru)" Chen Long sengaja merubah panggilannya kepada Paman Kam. kalau sebelumnya dia memanggil paman atau Paman Kam, sekarang ini dia memanggil dengan sebutan guru kepada Paman Kam. Paman Kam nampak tersenyum mendengar pang
Chen Long langsung menghentikan latihannya dan segera menuju ke arah ruang latihan perguruan Tong Lam Pai. Saat Chen Long melewati para murid Tong Lam Pai, sekilas Chen Long Mendengar pembicaraan dari para murid Tong Lam Pai ini. "Yang datang adalah para rampok yang mengganas di desa-desa di kaki gunung. Beberapa teman mereka baru dihabisi oleh ketua partai kita dan nampaknya mereka datang dengan kekuatan lebih untuk menuntut balas."Setelah mendengar sekilas berita itu, Chen Long mulai mengarahkan pandangannya ke tengah ruang latihan ini. Nampak seorang pria berumur 50 tahunan dengan memakai jubah hijau yang bergambar naga putih kini berkata, "aku ingin bertemu dengan Ketua Tong Lam Pai. Kalau dia berani, keluarlah karena aku akan menentangnya bertarung hingga tewas!"Seorang tosu bernama To Kek Bung langsung maju dan berkata, "kamu tidak pantas untuk berhadapan dengan ketua kami. Jadi, hadapi aku dulu. Buktikan kalau kamu pantas untuk berhadapan dengan ketua kami."Orang berjubah
Wakil ketua Tong Lam Pai ini sangat percaya kalau gelombang serangan yang dia lakukan dengan tingkat tertinggi dari ilmu andalannya Hati Kecil Memindahkan Gunung ini, akan bisa mengalahkan gadis muda belia itu.Tapi ternyata apa yang dipikirkan oleh wakil ketua Tong Lam Pai itu tidak menjadi kenyataan.Hanya sesaat saja si Jelita Rase Terbang nampak terdesak ke belakang tapi kemudian dia langsung meningkatkan serangannya untuk menghadapi gelombang serangan dari wakil ketua Tong Lam Pai itu.Akibatnya terdengar suara benturan yang amat keras ketika angin pukulan yang berasal dari tingkat tertinggi ilmu hati kecil memindahkan gunung saling bentur dengan gelombang serangan yang dilakukan gadis belia nan cantik ini.Akibatnya tubuh si Jelita Rase Terbang nampak terguyung-hyung hingga 10 langkah ke arah belakang sementara tubuh wakil ketua Tong Lam Pai hanya undur 2 langkah ke belakang.Melihat apa yang terjadi itu, murid-murid Tong Lam Pai langsung bersorak gembira. Mereka langsung bertep
Kini semua mata menatap ke arah si Jelita Rase Terbang yang masih diobati oleh perempuan berumur 40 tahunan itu.Gadis belia itu sempat terluka namun terlihat berangsur-angsur membaik.Ketua Tong Lam Pai langsung menyuruh adik seperguruannya yang lain untuk mengangkat tubuh sang wakil ketua Tong Lam Pai yang sudah tewas itu.Setelah itu, si pria berjubah hijau dengan gambar naga putih maju ke depan dan berkata, "ini saatnya bagiku untuk menghadapimu, ketua.""Siapa namamu?" tanya ketua Tong Lam Pai Di dunia persilatan bagian Utara ini, aku tidak terlalu bernama. Apalagi aku termasuk jarang keluar dari perguruanku. Karena itu, walaupun aku mengatakan namaku, pasti kalian tidak pernah mendengarnya."Jangan muter-muter! Sebutkan namamu karena aku tidak ingin membunuh orang yang tidak bernama!" tegas ketua Tong Lam Pai ini, Pria berjubah naga putih itu kemudian berkata, "namaku tidak dikenal, sementara julukanku adalah Pek I Liong Ong (Raja Naga Jubah Putih) pasti kalian tidak pernah me
BAB 13Sambil berteriak kencang, ketua Tong Lam Pai melejit tinggi ke atas untuk menukik ke bawah dalam usahanya menyerang Pek I Liong Ong.Saat ini, ketua Tong Lam Pai yang gantian menyerang dari arah atas ke arah bawah ke arah Pek I Liong Ong.Anak murid Tong Lam Pai bsrsorak gembira melihat demonstrasi kehebatan dari ketua mereka, kebanggaan mereka semua yang mereka tahu sangat sakti itu.Tapi kemudian suara seruan kegembiraan itu langsung lenyap saat mereka melihat ketua Tong Lam Pai terlempar setelah benturan pukulan terjadi antara ketua Tong Lam Pai dan Pek I Liong Ong.Benturan hebat yang terjadi ini, melahirkan suara yang keras ibarat sebuah bom yang meledak membahana, melahirkan asap dan juga material-material yang terpencar hampir ke seluruh penjuru ruang latihan yang berukuran luas ini.Ketua Tong Lam Pai sudah bangkit lagi setelah sempat jatuh. Dia nampak memegangi dadanya. Darah segar mengucur keluar dari mulutnya. Dia nampak menatap ke arah Pek I Liong Ong dengan mimik
Ledakan ledakan ledakan!Satu per satu, monster berharga itu diledakkan oleh Chen Long sendiri.Bagi Chen Long, membunuh monster-monster berharga ini adalah hal yang mudah.Setelah monster berharga ini diledakkan, mereka berubah menjadi energi berharga dan dengan cepat diserap oleh Chen Long.Aura berharga dari monster-monster berharga ini terlalu kuat. Tubuh emas Chen Long telah menembus ke tingkat keempat puluh enam ketika dia berada di Gletser Kematian.Pada saat ini, saat dia menyerap energi berharga dalam jumlah besar, tubuh emasnya yang mendominasi bergerak maju lagi, seluruh tubuhnya bersinar dengan cahaya keemasan, seperti Dewa Emas Kuno, tak terhentikan.Kekuatan monster berharga ini pasti sangat hebat di mata orang lain.Legenda hebat, bahkan legenda tak terkalahkan, ada di mana-mana, dan bahkan ada monster harta karun tingkat abadi yang menguasai area tertentu.Meskipun Qimen Xianfu adalah Sekte Abadi yang berfokus pada pemurnian senjata, dan hampir semua pengikutnya adalah
Harta karun Istana Abadi Qimen sangat besar, seperti dunia rahasia kecil.Ini juga normal.Meskipun Istana Abadi Qimen hanya sebuah sekte yang sangat kecil di zaman surgawi kuno, sebagai sekte abadi yang berfokus pada pemurnian peralatan, dapat dikatakan bahwa semua makhluk abadi di Istana Abadi Qimen adalah pemurni peralatan berstatus bangsawan.Baik di benua bawah maupun di surga, para alkemis dan pemurni senjata merupakan orang-orang yang mulia dan kaya.Dari manakah senjata abadi, senjata semi abadi, senjata ajaib, dan ramuan ajaib itu berasal?Itu disempurnakan oleh kedua tipe orang ini.Jelaslah bahwa meskipun Qimen Xianfu adalah sekte yang sangat kecil, kekuatan tak terlihat di baliknya sangat besar. Bahkan dengan satu panggilan, banyak orang akan bersedia menjadi preman bebas Qimen Xianfu.Adapun orang-orang atau kekuatan itu yang datang kepada mereka dan ingin memurnikan senjata abadi, orang-orang itu secara alami harus membayar harga yang sesuai.Oleh karena itu, kekayaan ya
Ledakan ledakan ledakan!Dalam sekejap, perang dahsyat pun pecah.Orang-orang dari Gerbang Taixuan dan Gerbang Dadi memegang kunci di tangan mereka. Sekarang mereka ingin memasuki perbendaharaan dan mengambil harta karun.Siapa di antara mereka yang hadir yang tidak ingin memasuki perbendaharaan?Tetapi tanpa kunci, tidak ada cara untuk masuk dan saya hanya bisa menunggu di sini.Namun sekarang, kuncinya telah tiba."Serahkan kuncinya padaku!""Anda ingin memasuki rumah harta karun itu, apakah Anda sudah meminta izin kepada kami?"Pada saat ini, semua orang memandang orang-orang dari Gerbang Taixuan dan Gerbang Dadi seolah-olah mereka telah melihat harta karun, dan mereka semua ingin merebut kunci dari tangan mereka.Chen Long sudah tahu bahwa satu kunci hanya bisa membawa dua puluh orang ke rumah harta karun.Sekte Taixuan dan Sekte Dadi telah bergabung, dan ada hampir dua puluh orang dalam kelompok ini, dan masing-masing dari mereka memiliki tingkat kultivasi yang tinggi.Jelaslah,
Di bawah kepemimpinan Sun Hong, Chen Long dengan cepat tiba di rumah harta karun Istana Abadi Qimen.Pada saat ini, ratusan orang berkumpul di sekitar rumah harta karun, semuanya kuat, dan bahkan ada ahli di level Kekosongan Abadi.Jelas sekali, orang-orang ini semua mengetahui tentang rumah harta karun itu, tetapi mereka tidak mendapatkan kuncinya. Mereka hanya bisa menunggu di luar rumah harta karun, menunggu orang-orang yang masuk ke dalam rumah harta karun itu keluar dan mengambil harta karun itu.“Banyak orang,” Chen Long sedikit menyipitkan matanya.Dengan banyaknya orang yang menjaga bagian luar rumah harta karun ini, tentunya bukan tugas yang mudah bagi mereka untuk memasuki rumah harta karun tersebut.Sekalipun kunci di tangannya terbuka, orang-orang di sekitarnya pasti akan seperti hiu yang mencium bau darah, dan mereka semua akan mengelilinginya, dan akhirnya akan terlihat jelas.Meskipun kekuatannya telah meningkat pesat sekarang, dan bahkan yang kuat di level Kekosongan A
Dari ingatan lelaki berjubah hijau, dia mengetahui bahwa ia memperoleh Tinju Kaisar Murka dari sebuah relik beberapa tahun yang lalu.Namun sayang, seperti yang dikatakan Chen Long, teknik tinjunya bagus, sayangnya dia bertemu dengan orang yang salah.Meskipun lelaki berjubah hijau itu telah berlatih Tinju Kaisar Murka selama beberapa tahun, sampai sekarang dia hanya berada pada level permukaan saja, bahkan belum mencapai ambang level keberhasilan kecil.Jika Tinju Kaisar Marah ini dilatih dengan sempurna, satu pukulan dapat langsung membangkitkan amarah di hati lawan. Paling tidak, kekuatan lawan akan sangat berkurang, dan paling buruk, lawan akan langsung ditelan oleh amarah tersebut.Dari sudut pandang ini saja, Tinju Kaisar Murka benar-benar luar biasa."Apa? Satu pukulan! Linda benar-benar hancur oleh pukulannya. Apakah aku salah lihat?"Pada saat ini, teriakan kaget terdengar.Tetapi ternyata Shin Ting dan dua orang lainnya, wajah mereka dipenuhi kengerian.Jika mereka masih bis
Jelas, di bawah kepentingan mutlak, identitas Chen Long sebagai murid Sekte Yuhua tidak dapat membuat Shin Ting dan yang lainnya takut sama sekali.Token di tangan Sun Hong membuat mereka memenuhi syarat untuk bersaing memperebutkan Sembilan Lonceng Abadi. Meskipun mereka mungkin tidak mendapatkannya pada akhirnya, bagaimana jika keberuntungan seperti itu terjadi pada mereka?Oleh karena itu, bukan tidak mungkin bagi Chen Long untuk melindungi Sun Hong dan orang lainnya, tetapi prasyaratnya adalah menyerahkan kuncinya."Memberikanmu bantuan? Kau pikir kau siapa? Kau meminta kami untuk memberimu bantuan. Kau benar-benar berpikir kau orang penting.""Benar sekali! Apa kau tidak melihat di mana kita berada? Apa kau benar-benar berpikir bahwa gelar murid Sekte Yuhua dapat membuat kita takut? Apa kau benar-benar berpikir kita bisa takut?""Kau hanya ingin mati saja. Aku belum pernah membunuh murid dari sepuluh sekte abadi dan tempat suci sebelumnya. Apa-apaan ini!""Aku khawatir anak
Setelah mengambil semua kekayaan dari pria beralis tebal itu, Chen Long berjalan keluar dari ruang batu."Dengan kekuatanku saat ini, aku tidak takut pada mereka yang berada di diatas level Kekosongan Abadi. Bahkan mereka yang berada di level Kekosongan Abadi seharusnya mampu melawanku..."Ada kilatan cahaya di mata Chen Long.Energi yang terkandung dalam teratai es itu begitu kuat sehingga memungkinkan kultivasinya untuk menerobos dari tahap tengah Legenda Agung ke tahap awal Legenda Tak Terkalahkan. Namun, masih ada sejumlah kecil energi yang belum dimurnikan dan disegel di Tungku Langit dan Bumi.Jika semuanya disempurnakan, Chen Long akan yakin bahwa kultivasinya dapat mencapai tahap tengah Legenda Tak Terkalahkan.Namun, Chen Long tidak melakukannya.Melewati tahap tengah Legenda Besar naik ke tahap awal Legenda Tak Terkalahkan dalam sekali jalan, lompatan ini sudah sangat besar. Jika seseorang ingin naik ke tahap tengah Legenda Tak Terkalahkan dengan cara apa pun, itu mungkin ak
Di sebuah ruangan batu terpencil, Chen Long tengah memilah-milah barang rampasan yang diperolehnya dari Zhao Jun.Zhao Jun keluar dari Gletser Kematian lebih awal dari Chen Long dan mengumpulkan banyak barang bagus di kompleks istana ini, tetapi sekarang, semuanya telah menjadi milik Chen Long. Jika dia menyerahkannya kepada sekte dan menukarnya dengan poin prestasi, mungkin dia bisa pergi ke Paviliun Cangxian untuk menukarnya dengan teknik abadi.Sebagian besar harta karun ini adalah bahan berharga untuk memurnikan senjata. Chen Long tidak akan banyak berguna jika memegangnya di tangannya. Hanya dengan menyerahkannya kepada sekte, nilai bahan berharga ini dapat digunakan.Selain itu, ada beberapa obat mujarab.Tapi dilihat dari situasinya, seharusnya itu semua adalah milik Zhao Jun sendiri.Oleh karena itu, kualitas ramuan ini tidak tinggi, tetapi tepat untuk Chen Long pada tahap ini.Sebelumnya, untuk menyembuhkan luka-lukanya, ia kembali ke masa sebelum pembebasan dalam semalam. Ti
"Jadi itu kamu!"Melihat orang itu datang, Zhao Jun mengangkat alisnya.Chen Long tersenyum dan berkata, "Kenapa, kamu terkejut?"Wajah Zhao Jun menjadi gelap dan dia berkata dengan suara dingin, "Chen Long, kamu cukup berani. Aku tidak mencarimu, tetapi kamu datang ke pintuku.""Lalu apa?" Chen Long mengangkat dagunya sedikit, tampak meremehkan."Apa kau tidak takut aku akan membunuhmu? Ruang di sini sangat sempit. Meskipun kau cepat, kau akan dibatasi di sini!"Mata Zhao Jun sedikit berkedip, dan dia mengutuk dalam hatinya bahwa Chen Long muncul saat ini. Kata-katanya tajam, dan auranya melonjak seketika, mencoba menakut-nakuti Chen Long.Dia sekarang terluka parah dan tidak memiliki banyak kepercayaan diri untuk menghadapi Chen Long."Aku di sini, silakan!" Kata Chen Long sambil tersenyum.Dia sama sekali tidak takut dengan kepura-puraan Zhao Jun.Jika kali ini dia benar-benar takut, maka lain kali dia bertemu Zhao Jun, itu akan menjadi akhir baginya."Apa kau benar-benar berpikir