Beranda / Pendekar / Pendekar Bukit Meratus / Bab 263: Jurus Pedang Bayangan

Share

Bab 263: Jurus Pedang Bayangan

Penulis: mrd_bb
last update Terakhir Diperbarui: 2024-10-21 08:13:16
Putri Kalia terus menerjang Boon Me dengan pukulan-pukuan dahsyat, yang anehnya tubuhnya bergerak sangat cepat. Bahkan 2X lebih cepat dari sebelum-sebelumnya.

Andai Boon Me tidak menguasai jurus mengejar angin, sudah pasti akan terkena jurus hebat ini.

“Bibi dengarkan…kita memang sempat hanyut oleh daging ular merah itu, saling peluk cium, dan sama-sama telanjang….eh tapi setelahnya aku…!” ucapan Boon Me justru makin membakar hati Putri Kalia, dia makin ganas melancarkan serangan ke arah pemuda ini.

Lama-lama pemuda cerdik justru melihat gerakan Putri Kalia sebagai sebuah latihan saja.

Bukan berniat mencelakakannya, padahal aslinya Putri Kalia sungguh-sungguh menyerangnya, bukan main-main.

“Yahh bagus, terus gunakan jurus pedang membelah lautan, gunakan pedang kamu bibi,” Boon Me justru senang, gaya bersilat Putri Kalia meningkat hingga berlipat-lipat hebatnya dari yang lalu.

Srattt….lihat serangan!” bentak Putri Kalia dan kini dia benar-benar sudah mencabut pedangnya dan kembali seran
mrd_bb

BERSAMBUNG

| 2
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 264: Racun Ular Bikin Cinta Makin Kuat

    Setelah makan siang, kembali keduanya berlatih jurus pedang bayangan dan pastinya jurus mengejar angin yang makin sempurna Putri Kalia kuasai.Jurus baru ini seakan jadi puncak kehebatan Boon Me. Sebab kini dia seolah menemukan pasangan yang hebat saat mengeluarkan jurus-jurus tersebut.Putri Kalia apalagi, dia pun tidak menyangka, semedi 10 hari 10 malam, di tambah makan ular merah, tenaga dalamnya naik berlipat-lipat dari sebelumnya. Hanya di latih saja lagi secara konsekwen, maka tebakan Boon Me kalau Putri Kalia kelak lebih hebat dari Nyai Dehea akan terbukti.Putri Kalia memiliki bakat alami yang mengalahkan ibunda Alona tersebut yang tanpa setahu Boon Me, kini semakin cantik jelita setelah jadi putri bangsawan tinggi, karena jadi istri kedua Prabu Japra, dan Alona adalah anak kandung sang maharaja ini dari Nyai Dehea tersebut.Kini Boon Me memiliki jurus-jurus hebat, jurus mega halilintar, jurus gledek dan jurus kilat, yang kemudian dia leburkan menjadi jurus rajawali.Kini di

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-21
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 265: Satroni Sarang Bendera Hitam Ular Putih

    Boon Me kini selesai bikin rakit dadakan dari kayu kering yang dia ambil di hutan ini, lalu di ikat dengan akar-akaran, untuk menyeberang di Sungai Chao Phraya ini.“Bibi kita mesti hati-hati, arus sungai ini cukup deras, aku akan dorong kayu ini dan bibi jaga di bagian depan,” kata Boon Me, Putri Kalia pun mengangguk.Dengan kesaktian mereka yang sama-sama tinggi, hebatnya saat menaiki rakit darurat ini, sama sekali kayu kering ini tidak bergoyang.Tubuh tinggi besar Boon Me dan tubuh ramping padat Putri Kalia seakan benda lunak dan sangat ringan saja di atas rakit kayu ini.Ini menunjukan demontrasi kekuatan tenaga dalam keduanya yang sudah luar biasa. Kalau orang bisa, pasti rakit dari kayu kering pasti akan tenggelam saat di naiki dua orang sekaligus.Boon Me senyum melihat ini, artinya dia tak perlu khawatir lagi membawa ‘kekasihnya’ ini berpetualang mendatangi markas musuh besar mereka.Lebar sungai ini tak main-main, hampir 1.200 meteran dan arusnya sedang deras-derasnya, karen

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-22
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 266: Musuh Lama Terlihat

    “Cantik juga kalau siang ternyata…juga genit!” ceplos Boon Me tanpa sadar sesaat lupa, ada si cantik jelita di sisinya, hingga Putri Kalia langsung mendehem.Boon Me pun senyum kecil, apes dah punya calon bini cemburuannya gede, pikir Boon Me geli sendiri.Tapi kalau hati sudah cinta, rasa cemburu terutama wanita tak bisa di sembunyikan. Apalagi, siapa wanita tak cemburu dengan Boon Me ini.Punya wajah tampan manis bak wanita dan memiliki kesaktian yang luar biasa dan suka berpakaian perlente bak pangeran.Dan…Putri Kalia cinta pertamanya bukan mantan suaminya, justru Boon Me inilah orangnya.Ternyata Boon Me pun sama, dia memang pemain wanita, tapi tak satupun bisa menggoyang hatinya, termasuk Putri Alona, putri kandung Nyai Dehea dan Prabu Japra, padahal Alona tak kalah cantiknya dengan Putri Kalia.Walaupun Boon Me nakal dan sering di sebut Pendekar Biawak!Tapi saat bertemu Putri Kalia, dewi amor pun menggoyang hati dan jiwanya, jadi tak aneh, keduanya agaknya sulit terpisahkan saa

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-22
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 267: Jinak-jinak Meong

    Hari sudah senja, hujan bahkan mulai turun dengan lebatnya, api unggun yang tadi di buat Boon Me mulai redup cahayanya.Boon Me dan Putri Kalia mulai lupa daratan, saling melumat pun terus berlangsung, bahkan kini Boon Me tak segan mengecup leher putih, bersih dan harum si cantik in.Bunyi lenguhan terdegar halus, hingga Boon Me makin lupa diri.Namun saat mulut Boon Me menyingkap pakaian di bagian dada, Putri Kalia seakan tersadar.“Boon Me…tunggu dulu, katanya mau ajarin aku ilmu sihir,” bisik Putri Kalia, nafasnya sudah naik tak beraturan, gara-gara saling melumat dan kini tubuh mereka seperti lintah saja, masih saling berpelukan.Boon Me terdiam sesaat, lalu dia berbisik hingga bola mata Putri Kalia membulat.“Masa sih…harus ber..cinta…?” bisik Putri Kalia, jinak-jinak 'meong", antara kaget, malu dan…nafsu."Iya sayang…ilmu sihir ini masuk kategori ilmu hitam…jadi, hanya itu caranya!”“Hmm…apakah tak ada jalan lain?”protes Putri Kalia lagi, saking dekatnya hembusan nafasnya bikin B

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-22
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 268: Beri Pelajaran Pendekar Codet Cs

    “Iya Codet, aku memang jadi hantu saat ini, hantu mabuk!” sahut Boon Me asal, sambil gelegak-geleguk minum arak, hingga hampir habis satu botol sekali tengak.Boon Me seolah ingin tasbihkan diri sebagai Pendekar Mabuk saat ini.“Dia…pendekar mabukkk alias pendekar hantu, yang dulu basmi kelompok 13 Setan!” tiba-tiba salah seorang berseru, hingga semua orang kaget dan otomatis puluhan orang yang tadi mengurung Boon Me mundur hingga 5 langkah.Terbasminya kelompok 13 Setan memang sudah bikin heboh kalangan pendekar, baik golongan hitam atau putih.Julukan Pendekar Mabuk atau Pendekar Hantu agaknya juga sudah jadi nama yang sangat familiar di kalangan musuh-musuhnya.Dan hari ini, sang pendekar ini sudah berdiri di depan mereka, persis seperti yang digambarkan orang-orang selama ini, tampan, berpakaian perlente warna abu-abu dan suka mabuk!“Hei tolol, dia manusia bukan hantu,” sungut si cantik genit yang sebelumnya nyamar jadi Putri Kalia ini, jengkel melihat rekan-rekannya pada ketakuta

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-23
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 269: Sang Tokoh Bendera Hitam Ular Putih Muncul

    “Bangsat, dasar pemabuk,” kembali Pendekar Codet berseru keras dan dia pun menerjang maju lagi dengan jurus dahsyatnya.Kali ini dengan kembali dengan gaya sempoyongan Boon Me menghindari semua serangan dahsyat Pendekar Codet tersebut, gayanya persis orang mabuk benaran.Tapi anehnya semua serangan dahsyat Pendekar Codet yang terkenal sebagai jagoan rampok di pesisir Sungai Kapuas ini luput dan membuatnya makin penasaran.Pendekar Codet selama ini jarang gunakan senjata, kedua tangannya justru lebih berbahaya di bandingkan senjata tersebut.Padahal Pendekar Codet sudah kerahkan jurus gajah mengamuk miliknya, yang selama ini sudah angkat namanya sebagai pentolan golongan hitam senior di Pulau Borneo dan pastinya sangat di takuti.Tapi menghadapi Boon Me yang lebih pantas jadi cucunya ini, Pendekar Codet benar-benar mati kutu.Dia makin murka, gaya bersilat Boon Me tak ubahnya lagi main-main doang, gerakannya dari tadi tetap sempoyongan dan kadang sengaja memejamkan persis orang mabuk b

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-23
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 270: Bertemu Putri Seruni

    “Ka Putri Seruni…!!” gumam Boon Me tanpa sadar, sambil memandang gadis cantik ini. Senyum nakal tersungging di bibirnya yang merah mirip wanita, saat memandang gadis cantik ini.Saat saling pandang itu, bukan hanya si jenggot putih ini yang mengeryitkan dahi, juga seorang wanita cantik jelita di tempat persembunyiann, yang tak lain dan tak bukan adalah Putri Kalia.Rasa tak nyaman karena dia memang agak cemburuan mulai membelit hatinya.Putri Kalia sudah berhasil selamatkan 4 sandera dan dia sembunyikan di sebuah tempat aman. Saat ini dia bermaksud akan bantu Boon Me. Saat kembali itulah, Putri Kalia melihat kejadian saat ini.Boon Me ingat usia gadis cantik ini setahun lebih muda dari Alona. Kecantikan mereka hampir sama juga tinggi badannya.Bedanya sikap dan gaya Putri Seruni cenderung sinis dan selalu memandang rendah siapapun, sedangkan Alona selalu senyum ramah pada siapapun, termasuk orang yang baru di kenal.Tapi Boon Me sudah bisa menilai, Putri Seruni dan Alona kalau sama-sa

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-23
  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 271: Dikeroyok Pangeran Koh Cs

    "Wuttt... syuuuutttt! Tringgg...!!" tiba-tiba ke 5 Dewa ini sudah keluarkan senjatanya masing-masing dan langsung serbu Boon Me.Boon Me yang melihat datangnya golok berkelebat, tidak mengelak malah menggerakkan tangannya. Dan hebatnya, hanya dengan jari tengah tangan kanan ia menyentil golok lawan yang sedang terbang mengarah ke lehernya itu.Hebatlah tenaga sentilan dari Boon Me ini, karena hampir saja golok itu terlepas dari pegangan salah satu dari 5 Dewa ini.Bahkan orang terhuyung-huyung hampir roboh! Kagetlah Pangeran Koh, juga Putri Seruni, termasuk Pendekar Codet, si wanita genit dan Pakhan, yang tak menyangka dalam satu gebrakan, Boon Me sudah bikin salah satu dari 5 Dewa ini hampir keok.Marahlah ke 4 rekannya melihat kawannya hampir mendapat malu tersebut.Kini mereka langsung bentuk formasi 5 Dewa yang pastinya sudah sangat kesohor tersebut, gerakan mereka makin lama makin cepat, bahkan lama-lama hanya berubah jadi bayangan hitam saja lagi.“Sialan mereka ternyata sangat

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-24

Bab terbaru

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 576: 5 Bidadari Lembah Iblis

    Kemudian...Bafin kembali gauli mereka bergantian kali ini giliran Nyai Larasyag dapat tumpahanlahar panasnya.Percumbuan ini lanjut di kamar istana dan berturut-turut mereka menerima limpahan lahar si pejantan beruntung ini.Andai Bafin tak memiliki tenaga dalam yang hebat, dia tentu akan kewalahan meladeni selir-selir jelitanya ini, yang makin lama makin candu dengan cumbuan yang ia berikan.Uniknya mereka tak pernah berebutan di layani Bafin, semuanya dengan sabar menunggu giiliran, dan semuanya juga selalu puas tak terkira.Bafin kini benar-benar menikmati menjadi seorang pangeran, siang malam ke 5 nya menerima lahar panas dari si pendekar tampan ini.Namun mereka tak melulu bercinta saja, Bafin pun tetap latih mereka ilmu silat sangat serius dan kadang keras, sehingga makin lama ke 5 selirnya ini makin sakti saja.Lama-lama mereka pun sepakat mengatur waktu, kapan bercinta dan kapan giat berlatih silat. Bafin juga lega, ke limanya ternyata berbakat sekali dengan jurus-jurus yang ia

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 575: Pangeran dan 5 Selir

    Bafin iseng-iseng lalu ngintip kelakuan ke 5 orang wanita cantik ini, yang sedang bersemedi. “Dibuang sayang, di ambil jadi selir…bagaimana tanggapan Putri Melania kelak yaa?” batinnya lagi.Bafin tentu saja masih ingat janjinya dengan si putri cantik anak Pangeran Busu itu, untuk kelak akan kembali bersama. Dalam hatinya yang paling dalam, Bafin ingin seperti Pendekar Putul ayahnya, yang tak memiliki selir, hanya satu istri, yakni Putri Arumi, ayahnya setia dengan satu istri.Atau paman kakeknya Pangeran Boon Me yang juga hanya miliki 1 istri tanpa selir, padahal si paman kakeknya ini menurut cerita Pangeran Durga, saat muda sangat flamboyan."Tapi takluk dengan ibundaku, eh ayahmu juga sama, takluk dengan ibunda sambungmu itu," cerita Pangeran Durga dahulu.Tapi kalau ingat kakek buyutnya Prabu Japra, Bafin senyum sendiri, mendiang kakeknya yang sangat sakti dan berjuluk Pendekar Bukit Meratus itu miliki 4 permaisuri, juga kakeknya Prabu Harman di Kerajaan Hilir Sungai, memiliki 20

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 574: Minta Jadi Selir

    Langkah pertama melatih ke limanya, Bafin minta mereka bersemedi untuk mulai himpun tenaga sakti dalam tubuh mereka.Punggung ke 5 nya sengaja Bafin tepuk, untuk membuka aliran darah masing-masing. Kemudian mulailah Bafin beri mereka petunjuk dasar-dasar ilmu silat.Bafin ternyata tak main-main, bukan jurus ecek-ecek yang ia berikan, tapi langsung dasar ilmu silat Mega Halilintar yang hebat itu.Sehingga perjalanan mereka yang harusnya di tempuh dalam waktu 3 minggu, kini menjadi lama, sebab setiap hari usai sarapan, Bafin dengan serius melatih ke 5 nya ilmu silat, setelah capek, baru melanjutkan perjalanan lagi.Hasilnya terlihat setelah 1 bulan, tubuh ke 5 wanita cantik ini makin kuat, fisik mereka juga tak lagi lemah.Dan…tubuh-tubuh denok ini makin hari makin bikin puyeng kepala Bafin!Bahkan ke 5 nya ternyata punya bakat melatih jurus kaki ajaib, sehingga kini gerakan mereka tak lagi kaku, makin hari makin lincah dan trengginas.Jurus mega halilintar yang mereka latih setiap hari

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 573: Nya Laras Cs Ingin Ikut

    Kini Bafin dengan sabar dengarkan kisah sedih kelima wanita cantik ini, secara bergantian mereka curhat segalanya dan bahkan soal yang paling pribadi sekalipun mereka ceritakan bergantian.Dan inilah yang bikin Bafin melongo, ternyata dari ke 5 orang ini, 4 orang masih perawan.Termasuk Nyai Laras, hanya Nyai Nyali yang sudah tidak, karena saat di culik gerombolan Ki Manyan, dia baru menikah selama 2 minggu dan sudah di gauli suaminya.“Itupun baru…3X kali tuan pendekar,” kata Nyai Nyali malu-malu, hingga Bafin senyum kecil.Beda dengan Nyai Laras, Nyai Meni, Nyai Puti dan Nyai Geni, di culik ketika baru saja melangsungkan pernikahan dan belum sempat bulan madu dengan suami masing-masing yang sudah tewas tersebut.Mereka sempat bergidik, saat acara ‘bercinta’ itu aslinya hanya permainan sihir belaka. Aslinya mereka seakan tidur saat itu, inilah yang membuat mereka rada-rada ngeri dengan Bafin, yang dikatakan Nyai Nyali, jangan-jangan Bafin ini jelmaan hantu gunung meratus.“Huss…ada-ad

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 572: Lima Gundik yang Menggoda

    Bafin kini menatap ratusan anak buah Ki Manyan yang tiba-tiba saja berlutut dan memberi hormat padanya, sekaligus mohon pengampunan.“Bangkitlah kalian semua, mulai hari ini kalian harus berhenti berbuat jahat, atau aku basmi kalian sama seperti Ki Manyan dan rekan-rekan kalian yang kini sudah tewas itu, kalau kelak bertemu aku lagi dan kalian masih tetap berbuat kejahatan!”Terdengar suara Bafin, kalem saja, tapi karena di sini sunyi dan tak ada yang berani bersuara, bahkan daun jatuh pun akan kedengaran saking sunyinya tempat ini.Bafin lalu perintahkan semuanya agar segera kuburkan mayat-mayat yang bergelimpangan ini.Tanpa membantah mereka semuanya bekerja cepat dan halaman ini pun kini terbebas dari mayat-mayat tersebut.Termasuk mayat Ki Manyan juga di kuburkan di bagian belakang rumah besar ini.Setelah semuanya beres, Bafin membebaskan mereka semua dan tanpa banyak cincong mereka serempak pamit dan meninggalkan rumah Ki Manyan.Aksi Pendekar Tanpa Bayangan ini sontak bikin gege

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 571: Pendekar Tanpa Bayangan Beraksi

    "Singgg....!" Bafin dengan kekuatan yang di milikinya langsung menangkis semua pedang lawan yang meluncur dekat sekali dengan dadanya, dia juga bergerak luar biasa cepatnya.Bafin mengelak ke kanan dan kiri, akan tetapi pedang musuh-musunya itu sudah membacok dari kiri dengan kecepatan kilat. Bafin lantas menggerakkan pedangnya menangkis.Terpaksa menangkis karena sejak tadi dia lebih banyak mengelak, tidak pernah mengadu senjata secara langsung, maklum bahwa ratusan pedang yang menghantamnya sangat kuat, apalagi mereka ini rata-rata miliki ke saktian tinggi.Apalagi 3 orang yang jadi orang kepercayaan Ki Manyan. Kini, karena tidak mungkin mengelak lagi, terpaksa dia menangkis. "Cringgg....!" Pedang di tangan Bafin mampu patahkan puluhan pedang lawannya.Lalu Bafin mengerahkan tenaga dalamnya dan berteriak ke arah lawan-lawannya yang terus menyerangnya dengan ganas.Pedangnya menyambar dengan cepatnya, menusuk ke arah lambung semua pengeroyoknya dengan kecepatan luar biasa.Terdengarl

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 570: Bafin di Gorok...?

    “Hei kalian berlima, jangan ke asyikan, cepat bawa tubuh Pendekar Tanpa Bayangan, keluar!” bentak Ki Manyan tiba-tiba.Saat bersamaan…tiba-tiba kepala Bafin pusing dan…dia pun tergeletak lemas saat baru saja mencium perabotan Nyai Laras…!Nyai Laras tersenyum kecil, dia pun lalu bangkit dan segera berpakaian, juga ke 4 istri Ki Manyan lainnya turut berpakaian lagi, padahal rata-rata masih nanggung dan masi terus kepingin dipuaskan pejantan tangguh ini.Tapi teriakan mengguntur Ki Manyan dan malah Pendekar Tanpa Bayangan kini pingsan di antara paha Nyai Laras, membuat mereka bergegas berpakaian lagi. Bafin terlambat menyadari, kalau minuman yang di sodorkan Nyai Laras bercampur obat bius, yang biasa di gunakan untuk jinakan harimau ataupun gajah, efeknya bikin pingsan...!Namun karena Bafin memiliki tenaga dalam hebat, reaksi obat bius itu lama baru membuat pendekar sakti ini pingsan.Bafin yang telanjang bulat lalu di ikat dan hanya pasangi kolor. Lalu beramai-ramai mereka berlima

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 569: 5 Vs 1 di Rumah Ki Manyan

    Bafin lalu di ajak Nyai Laras dan satu orang istri Ki Manyan untuk beristrahat di sebuah kamar yang cukup mewah dan harum.Keduanya sama cantiknya, kalau Nyai Laras tadi istri ke 3, si Nyai satu ini adalah istri ke 5 dan dikenalkan Nyai Laras dengan nama Nyai Meni dan usianya masih 17 tahunan. “Tuan pendekar kalau butuh apa saja, jangan sungkan ngomong dengan kami berdua,” kembali Nyai Laras yang supel ini dengan gaya memikat menatap pendekar mata biawak yang tak bisa melihat wanita cantik ini.Bafin senyum di kulum, seakan mengerti, agaknya keduanya saat ini mulai memancingnya ke arah yang lebih intim.Bafin bukanlah pemuda hijau, dia seorang pria berpengalaman dan kini dengan santai dia duduk di sisi ranjang empuk ini, sambil tetap lempar senyum memikatnya.“Kalian berdua, duduk dong ke sini…!” ajaknya santai.Tanpa ragu Bafin tepuk-tepuk tangannya ke kasur di kiri kanannya, seolah meminta keduanya duduk di sisinya.Nyai Laras dan Nyai Meni dengan malu-malu meong mengangguk dan kini

  • Pendekar Bukit Meratus   Bab 568: Istri-istri Cantik Ki Manyan

    Tak lama kemudian, Bafin melihat salah satu penjaga ini masuk ke dalam dan saat keluar diiringi 5 wanita muda dan cantik-cantik, terperangah juga si mata biawak ini.“Tuan Pendekar Tanpa Bayangan, inilah istri-istri Ki Manyan, silahkan tuan kalau ingin bertanya soal kematian Ki Manyan tersebut.”Si penjaga tadi lalu kembali beri hormat dan permisi, untuk kembali bertugas di pagar depan rumah besar ini. Sebagai orang yang tahu adat, Bafin langsung memberikan penghormatan kepada ke 5 istri-istri Ki Manyan ini, apalagi ke limanya terlihat berpakaian serba putih, khas orang yang lagi berduka.Walaupun dalam hati sempat mikir juga, tumben Ki Manyan punya istri-istri yang denok-denok begini, mana muda-muda lagi, yang Bafin taksir paling usianya antara 18 sampai 22 tahunan.Padahal Bafin tak sadar, ke 5 juga kaget menatap pendekar yang sangat tampan dan masih muda yang tiba-tiba nongol ‘bertamu’ ke rumah mereka.Sebagai seorang flamboyan berpengalaman, sepintas melihat Bafin sudah bisa men

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status