Share

Chapter 40

Author: Asayake
last update Last Updated: 2025-03-16 11:36:44

“Jach jangan jauh-jauh dariku.”

Kesunyian menjebak Jach, diam tidak merespon, untuk pertama kalinya Jach tidak tahu harus menjawab apa padahal dia tahu, dia hanya tinggal mengangguk patuh.

Permintaan Aurelie Harper yang seharusnya Jach anggap bagian dari kewajibannya sebagai bodyguard yang harus mengawal, kini telah disalah artikan oleh akal sehatnya yang menumpul.

Jach berpikir jika permintaan Audrey yang dia kira Aurelie itu bersifat pribadi.

Jach menarik napasnya dalam-dalam, tersadar bahwa dia perlu membentengi diri lebih kuat. Ini untuk pertama kalinya Jach mudah terpengaruh dan terbawa perasaan.

Apa karena ini hal baru bagi hidupnya?

Jach memang handal dalam pekerjaannya, namun untuk untuk urusan perempuan, dia tidak tahu apa-apa. Baginya, membunuh tanpa jejak jauh lebih mudah daripada memahami perempuan.

Jach berdeham tidak nyaman, dia mengangguk dan mempersilahkan Audrey berjalan.

Audrey menyusuri pagar tangga yang harus dia lewati dengan langkah yang berat.

Samar terdengar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Puji Amriani
please jangan sakitu Audrey lagi Dante jangan toreh luka lagi ke audrey
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 41

    “Apa yang harus aku berikan padamu?” Dante tersenyum sinis sampai akhirnya sebuah kalimat terdengar dari mulut. “Memangnya kau masih memiliki sesuatu yang layak untuk diberikan kepadaku? Tidak ada satupun hal yang aku inginkan darimu, selain seorang anak. Itu artinya, lahirkan dulu seorang anak baru kau diizinkan meminta apapun.”Audrey tercekat kaget, menelan kekecewaan yang sulit untuk dia hindarkan mendengar jawaban pedas Dante, selalu sarat oleh celaan yang menyakitkan.“Aku mohon, hanya dua menit, tidak akan lebih. Apa aku perlu bersujud dibawah kakimu lagi seperti kemarin agar kau mengizinkannya,” pinta Audrey sekali lagi, mengharapkan sedikit belas kasihan Dante Arnaud. “aku mohon, apapun akan aku lakukan.”Rahang Dante mengetat terpantik amarah oleh kegigihan Audrey yang tidak kapok untuk bersujud dibawah kakinya. Harusnya, kejadian dihari itu sudah membuatnya jera karena Dante sudah tidak ingin memberikan kebaikan apapun lagi padanya.Dante melepaskan sentuhannya dari kulit

    Last Updated : 2025-03-16
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 42

    Malam begitu pekat dan dingin. Audrey duduk bersandar pada jendela yang terbuka, wajahnya yang telah basah oleh air mata terangkat menatap nanar langit tanpa bintang.Gorden kamar bergerak lembut menyapu ujung lututnya yang menekuk. Suara rintihannya yang tengah menangis melukis kesunyian malam.Lama Audrey duduk disana, bergumul dengan kesedihan yang kembali terpahat, menorehkan luka baru yang jauh lebih menyakitkan.Semakin lama Audrey menangis, dia semakin tidak tahu bagaimana harus memeperbaiki apa yang telah terjadi.Hatinya kacau tidak tergambarkan.Sedetikpun Audrey tidak pernah menyangka jika malam ini dia akan mengetahui segalanya, kebenaran yang selama ini sering kali Audrey pertanyakan, tentang apa sebenarnya salah Aurelie Harper hingga diperlakukan begitu semena-mena.Terjawab sudah, ternyata benar, Aurelie Harper memiliki dosa yang yang begitu besar kepada Dante.Dan kini, Audrey menyesal telah mengetahui kebenarannya.Semakin Audrey tahu, semakin Audrey sadar bahwa saki

    Last Updated : 2025-03-17
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 43

    Dante terbaring sendirian ditengah ranjangnya, melalui kesepiannya dengan hati yang gelisah.Sedetikpun dia tidak dapat tidur.Pertengkarannya di ruangan kerja dengan Aurelie Harper terus terbayang dipelupuk mata, menyisakan perasaan yang mengganjal didalam dada. Sama seperti kejadian beberapa hari yang lalu saat Dante mencekiknya, selalu ada rasa bersalah yang muncul setiap kali gadis itu berjalan memunggunginya dengan gemetar. Setiap kali melihat air matanya, hati Dante terusik.Selama lima tahun lamanya Dante mengenal Aurelie, tidak pernah ada keraguan sedikitpun untuk membencinya. Tapi mengapa sejak Salma membaawanya kembali, Dante menjadi ragu?Apa layak Dante merasa kasihan pada Aurelie Harper?Dengan mata kepalanya sendiri, Dante melihat Aurelie mengayunkan pisau untuk melukai isterinya yang terkapar, melukai perutnya hingga Serena kehilangan bayi dan rahimnya.Aurelie telah membunuh anak Dante, dan kini Serena terbaring koma masih berada dalam keadaan kritis.Apa pantas Dant

    Last Updated : 2025-03-18
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 44

    Deg! Napas Audrey tertahan didada mendengar namanya dipanggil begitu jelas oleh Jach. Darimana Jach tahu namanya? Tangan Audrey gemetar menggenggam handpone, ketakutan tersirat begitu jelas dimatanya sampai membuat lidahnya membeku tidak mampu berbicara sepatah katapun. “Kata sandinya Audrey, jangan lupa hurup A diganti dengan angka 4,” ucap Jach memecah keheningan yang menegangkan. Audrey menelan salivanya dengan kesulitan, beberapa kali dia berusaha mengatur napasnya untuk kembali mendapatkan ketenangan setelah mengetahui bahwa ternyata ini hanya sebuah kebetulan saja. “Be-begitu rupanya,” jawab Audrey memaksakan diri untuk tersenyum. Melihat reaksinya yang sangat terkejut sekaligus ketakutan, Jach semakin yakin bahwa memang gadis yang kini berdiri dihadapannya bukanlah Aurelie Harper, namun Audrey kembarannya Aurelie. Jach tidak tahu, apakah fakta besar ini harus dia sampaikan kepada kliennya, atau justru Jach harus menyimpannya sendiri dan berpura-pura tidak tahu.

    Last Updated : 2025-03-19
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 45

    Lima menit telah berlalu, Audrey masih belum menunjukan tanda-tanda dia akan segera keluar menyudahi urusan menelpon seseorang.Dengan sabar Jach menunggu tanpa kekhawatiran, handpone yang digunakan Audrey secara khusus digunakan hanya saat ada di kediaman Dante, beda lagi dengan handpone pribadinya yang dia simpan di saku pakaian lain.Jach tidak mungkin melakukan suatu kebaikan yang membahayakan dirinya sendiri.Diliriknya jam yang terpasang di pergelangan tangan, kini sudah hampir menunjukan pukul satu malam.Tok toko tok!Suara ketukan dipintu terdengar. Spontan Jach bangkit dan melihat ke belakang pintu, melihat handle pintu yang diturunkan, seseorang diluar sana hendak membuka pintu, namun beruntung saja pintu itu berada dalam keadaan terkunci sehingga seseorang tidak bisa masuk begitu saja ke dalam kamar.Namun, siapa yang datang bertamu dilarut malam seperti ini? Sepertinya hanya Dante yang mampu melakukannya.Dengan langkah tanpa suara Jach mendekati pintu, pria itu membungku

    Last Updated : 2025-03-20
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 46

    “Kau darimana saja?” tanya Moses menyambut kedatangan Jach yang satu jam terlambat dari biasanya.Jach menahan langkahnya di depan pintu kamar. Jach sudah bisa merasakan perhatian tidak biasa Moses sejak semua orang harus mengawal Aurelie Harper pergi keluar rumah, rekan kerjanya itu tengah menyelidikinya.“Aku ada di taman belakang,” jawab Jach."Kau jangan berbohong, di kamera cctv kau tidak ada disana," ucap Moses.Dengan begitu tenangnya Jach menjawab, "Lalu apa masalahnya aku tidak ada ditaman belakang?"Moses mendekat dan berdiri dihadapan Jach. “Kau jangan macam-macam Jach. Jangan hanya karena tuan Dante memberimu banyak kepercayaan, kau bisa bersikap seenaknya dan membuat masalah.”“Aku hanya menikmati waktu bebas tugasku dengan bersantai. Sebaiknya kau mengontrol pikiranmu agar jangan berpikiran macam-macam.” Jach segera sebelum masuk ke dalam kamarnya.Moses berdecak pinggang tampak kesal dengan respon Jach yang besar kepala.***Aurelie Harper menggeliat bangun ditengah mal

    Last Updated : 2025-03-20
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 47

    Audrey tidak nyaman, dia tidak dapat bernapas dengan lega, Dante masih berdiri di dekat lemari pendingin, pria itu mengawasinya tanpa berbicara sepatah katapun. Audrey khawatir, apa yang sebenarnya sudah menahan pria kejam itu tetap berdiri di sana dan memperhatikan? Apa Audrey telah membuat kesalahan lagi karena masak tanpa permisi? Sangat ditakutkan jika pria itu marah, syukur-syukur hanya sebatas kata-kata kejam yang Dante lontarkan, bagaimana jika Dante membuang makanan Audrey dan berprilaku kasar seperti biasa?Audrey ingin memintanya pergi, namun dia tidak memiliki keberanian untuk memulai percakapan, dan Audrey sadar diri dia tidak memiliki hak untuk mengatur keberadaan Dante di rumahnya sendiri.Dentingan suara di oven terdengar, Audrey menarik loyang roti gandum buatannya, menyajikannya di piring.Dante melipat tangannya didada. “Sejak kapan seorang Aurelie Harper rela menghabiskan jam tidurnya hanya untuk membuat sebuah roti yang dia dibenci?” tanya Dante memecah kehenin

    Last Updated : 2025-03-21
  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 48

    Jach tercekat kaget mendengarkan permintaan baru kliennya yang menyeleweng dari apa yang disepakati sebelumnya. Dulu, kliennya meminta Jach hanya untuk menjaga Aurelie Harper agar tetap aman dari beberapa orang yang membencinya. Namun, bagaimana bisa kini tiba-tiba permintaannya berbalik seratus delapan puluh derajat, dari melindungi jadi harus melenyapkan.Apa yang mendasari kliennya itu ingin melenyapakn Aurelie Harper? Memangnya rahasia besar apa yang ada ditangan Aurelie hingga dia harus dibungkam.Sepertinya ada sebuah rahasia besar yang hanya diketahui oleh Aurelie Harper dan klienya.Beruntung saja, Jach tidak sempat memberitahu kliennya jika perempuan yang kini ada di rumah Dante adalah Audrey, kembaran Aurelie.Setidaknya, untuk beberaapa waktu kedepan Audrey akan berada dalam keadaan aman, namun tetap saja gadis itu akan mengalami banyak kerugian karena semua masalah menyasar padanya.Andai klien Jach pada akhirnya ingin membunuh Aurelie Harper. Orang yang sebenarnya mati t

    Last Updated : 2025-03-22

Latest chapter

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 68

    Tubuh Jach menegak, sedikitpun tidak menunjukan ketakutan apalagi terintimidasi oleh tekanan yang dilakukan Moses padanya. Jach telah memberi peringatan agar Moses tidak ikut campur, namun sepertinya peringatannya telah diangap angin berlalu.Jika Moses memang ingin berurusan dengannya, maka Jach juga akan melakukan sesuatu padanya.Melihat keterdiaman Jach yang tidak merespon, Moses semakin mendekat. “Siapa yang menyuruhmu Jach? Sepertinya aku harus memberitahu tuan Dante bahwa ada penyusup di rumah ini.”Jach menyeringai, mengejek ancaman Moses. “Silahkan saja, memangnya kau bisa membuktikannya melalui apa?” tanya Jach menantang.Rahang Moses mengetat, merasa terhina oleh pandangan meremehkan Jach seolah ancamannya tidak berarti apa-apa. “Jangan anggap aku bodoh. Hanya yakuza dan kelompok mafia yang memiliki tato itu. Siapapun yang melihat tubuhmu, mereka akan tahu kau telah terlibat banyak hal, dan mustahil orang sepertimu hanya seorang bodyguard.”Alis Jach sedikit berkedut, teli

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 67

    Tangan Daud yang tepasang infusan bergerak kaku meremas permukaan ranjang tempatnya tidur.Pria paruh baya itu mengerang kesakitan begitu terbangun untuk pertama kalinya setelah dipukul Jach di dalam mobil.Dokter segera datang memeriksa keadaannya, sementara Salma berdiri cemas menyaksikannya dibalik puntu, tidak berani untuk menunjukan diri.Andai saja Carmen bersedia menunggu Daud siuman, mungkin Salma tidak akan secemas ini karena anak itu satu-satunya orang yang bisa membuat Daud melunak. Sayangnya, setelah kunjungan singkatnya, Carmen tidak lagi menunjukan diri.Carmen tidak peduli dengan keadaan ayahnya.Daud tampaknya sadar jika telah terjadi suatu perubahan besar pada tubuhnya kala dia sadar tidak mengenakan celana, dan ketika dokter memberitahukan apa kondisinya saat ini, Daud berteriak histeris menangis seperti orang gila. Daud mengamuk tidak terima jika kini telah memiliki kekuranagan yang sangat fatal dan tidak akan pernah bisa diperbaiki.Daud tidak terima kehidupannya

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 66

    “Aku jatuh cinta padamu, Nona Audrey,” jawab Jach dengan lantang tanpa keraguan, penuh rasa percaya diri dan sorot mata yang bangga, mengisyaratkan bahwa apa yang saat ini sedang terjadi didalam hatinya, bukan sebuah kesalahan yang patut untuk disembunyikan.Napas Audrey tertahan didada, tubuhnya membeku kaku mendengar pangkuan cinta yang tidak pernah sedikitpun dia duga akan terucap dari mulut Jach.Gemersik ranting-ranting pohon terdengar kala terbelai angin lewat, mengisi keheningan yang kini sedang menjebak Audrey dan Jach.Audrey bergelut dengan pikirannya sendiri. Ini bukan untuk pertama kalinya Audrey mendengar seorang lelaki mengutarakan cinta padanya, namun ini untuk pertama kalinya Audrey kebingungan sampai tidak bisa berbicara sepatah katapun karena satu alasan.Setelah dewasa, Audrey semakin terjerumus dalam kemiskinan dan seorang ayah pemabuk berat yang jatuh sakit. Siang malam dia bekerja untuk bisa membayar biaya berobat Arman, namun orang-ornag menuduhnya pergi menjua

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 65

    Salma menggigit kukunya menyalurkan kecemasan, tidak berhenti menatap lekat Daud yang terbaring diranjang telah selesai melakukan proses operasi. Salma benar-benar tidak tahu harus berbuat apa saat nanti Daud kembali sadar dan bertanya tentang keadaannya.Dokter mengatakan jika Daud bisa beraktifitas normal seperti biasa, kecuali dengan urusan seksnya karena miliknya sudah tidak berfungsi lagi selain untuk buang air.Terlepas dari keserakahannya yang tergia-gila pada harta Daud. Salma tidak menutupi kenyataan bahwa dia mencintai suaminya, rasanya sangat berat untuk Salma bila harus melihat suaminya terpuruk karena kondisinya yang sekarang.Pintu yang terbuka dibelakang Salma mengalihkan perhatian, dilihatnya Carmen yang baru datang meski telah diberi kabar sejak beberapa jam yang lalu.Carmen mendekat dengan wajah yang begitu tenang, sedikitpun tidak menunjukan kepedulian apalagi kesedihan melihat ayahnya terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit. Carmen telah mendengar s

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 64

    Salma akhirnya datang ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan Daud yang terluka. mendengar Daud ditikam, Salma tidak dapat menggambarkan seperti kini keadaan suami dan akan sehebat apa marahnya Daud jika nanti mereka bertemu. Sial betul Salma, seumur-umur Aurelie tidak pernah sekalipun berani menentang Daud karena Aurelie tahu, Salma akan menjadi sasaran Daud bila dia menentang. Harusnya Audrey juga bersikap seperti kakaknya. Tahu diri dan tahu malu, terlebih Salma telah berjasa menyelamatkan nyawa Arman yang masih terjebak dalam penyakitan dan miskin. Harusnya Audrey berpikir ulang, apa yang akan terjadi sebelum dia menyakiti Daud. Gadis itu benar-benar telah membuat Salma sangat kesal. Salma tidak akan memaafkan Audrey jika terjadi sesuatu pada suaminya! Dengan tergesa Salma berlari melewati banyak ruangan, mencari keberadaan Daud yang ada di ruangan khusus. Ketika Salma sampai di ruangan Daud, secara kebetulan seorang dokter perempuan keluar dari ruangannya. “Dokter, pasien ya

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 63

    Chapter 63Pertanyaan Aurelie tidak dapat Dante jawab, ketegangan yang terjadi di dalam kamar itu akhirnya berakhir dengan Dante pergi meninggalkan kamar tanpa penyelesaian apapun. Namun, Dante pergi membawa kebimbangan yang mengganggu pikirannya.Amarah membara hilang dalam sekejap, berganti menjadi rasa penasaran yang memunculkan banyak pertanyaan di kepala. Sepanjang hari Dante menghabiskan waktunya di dalam ruangan kerja untuk minum tanpa melakukan apapun, melamunkan sesuatu yang terus menerus mempengaruhi pikiannya.Aurelie Harper memiliki personal branding yang jahat dan berbahaya. Dengan mata kepalanya sendiri, Dante sering melihat gadis itu berprilaku tercela!Anehnya, selama lima tahun mengenal Aurelie, tidak pernah sekalipun Aurelie terlibat masalah dengannya. Setiap kali mereka bertemu, Aurelie selalu tenang dan cenderung lebih banyak diam, sibuk dengan dirinya sendiri dan tidak mempedulikan apapun yang ada sekitarnya.Semakin Dante pikirkan kebenaran itu, kini Dante mula

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 62

    Dante mengundang Daud Harper datang ke rumah dengan bertujuan baik, sejenak dia menyingkirkan egonya karena Aurelie Harper tengah mengandung. Gadis itu tidak bisa berada dalam tekanan dan dia membutuhkan sesuatu yang menyenangkannya. Sudah menjadi rahasia umum jika Aurelie Harper mendapatkan begitu banyak kasih sayang dari orang tuanya.Aurelie sangat dimanjakan sejak kecil. Apapun yang Aurelie inginkan selalu terpenuhi, apapun kesalahan yang telah Aurelie perbuat tidak pernah sekalipun membuat orang tuanya murka apalagi menghukumnya.Karena terlalu dimanja itulah, Aurelie Harper menjadi tidak mandiri, selalu seenaknya bahkan tidak pernah merasa bersalah setiap kali berbuat jahat karena dia tahu, orang tuanya akan melindunginya apapun yang terjadi.Saat mendengar Aurelie mengingau, memanggil nama ‘ayah’ dalam mimpinya. Dante meyimpulkan bahwa gadis itu tengah merindukan ayahnya, karena alasan itulah Dante mempertemukan mereka berdua.Bukankah Dante sudah mengambil keputusan yang bena

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 61

    Genangan darah bercampur dengan air terlihat dilantai kamar mandi, Audrey duduk meringkuk dibawah shower, gadis itu tengah menangisi peristiwa menakutkan yang telah terjadi.Setelah apa yang telah terjadi, kini Audrey tidak tahu harus berbuat apa.Bagaimana keadaan Daud sekarang? Apakah dia baik-baik saja? Apa yang dipikirkan semua orang setelah melihat apa yang terjadi? Apakah mereka semua akan menghakimi Audrey karena telah melukai ayahnya sendiri.Bagaimana cara Audrey bercerita tentang kebenaran yang telah terjadi?Jika Audrey berkata jujur, apakah seseorang akan percaya bahwa seorang Aurelie Harper telah dilecehkan oleh ayah tirinya sendiri dan dia hanya sedang melindungi diri!Jika Audrey berkata jujur, apakah Daud akan membuat perhitungan dengannya? Apakah Salma akan berpihak pada Daud dan berusaha melindungi kehormatan nama keluarganya dibandingkan melindungi kehormatan putrinya?Audrey meringis dalam tangisan, sentuhan Daud yang tertinggal ditubuhnya masih terasa, masih menin

  • Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris   Chapter 60

    “Argghht” Daud mengerang kesakitan, memegangi sisi kepalanya yang telah terpukul. “Kau.. apa yang sudah kau lakukan? Berani-beraninya kau memukulku!” geramnya dengan gigi saling mengetat, menatap tajam Audrey dengan penuh amarah.Dada Audrey bergerak naik turun bernapas tidak beraturan, tangannya gemetar hebat menggenggam erat sisa-sisa pecahan gelas yang membuat tangannya berdarah terluka.Sakit yang ada ditangan tidak ada bandingnyannya dengan hatinya yang kini telah terhunus begitu dalam. Amarah, terhina dan takut menjadi satu. Tidak pernah sedetikpun Audrey berpikir bahwa sesuatu yang tercela ini akan terjadi.Audrey tidak menyangka jika pria yang terbalut dalam pakaian mewah seperti orang terhormat itu memiliki prilaku yang sangat tercela.Jadi, apa ini yang terjadi selama ini pada Aurelie Harper? Aurelie dilecehkan oleh ayah tirinya sendiri!Daud, pria bajingan itu tidak hanya telah merusak rumah tangga Arman dan Salma, dia juga telah merusak Aurelie.Jika saja pertemua ini tid

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status