Share

22. Saryani yang arogan

Author: Rendi OP
last update Last Updated: 2025-03-05 08:40:57

Jason bingung, dalam hatinya saat ini berpikir, apakah Susan serius ingin mengajaknya tidur bareng di hotel?

Tapi sayangnya, apa yang Jason pikirkan itu, tidak sama dengan apa yang Susan maksud. "Susan..., em..., anu...," ucap Jason sambil menundukkan kepalanya.

"Ada apa, Jason?" balas Susan.

"Apakah kau tidak risih, jika tidur bersama gembel sepertiku di hotel? Aku merasa tidak pantas untuk tidur di tempat mewah seperti itu. Dan lagi..., apa kata orang nanti, jika tahu kita tidur bareng?"

"Tunggu dulu," jawab Susan, ia memiringkan kepalanya sedikit dengan kedua alis yang terangkat. "Jason..., apa katamu barusan? tidur bareng?"

Jason yang tadi menunduk, kini mengangkat kepalanya guna menatap Susan. "Bukankah kau tadi mengatakan mau tidur di hotel, asalkan bersamaku?"

Susan kembali meluruskan kepalanya, ia balik menatap wajah Jason. "Dasar mesum...!" Kali ini wajah Susan nampak kesal, ia langsung memukul perut Jason.

"Aduh...," ucap Jason merintih. "A-apakah aku salah, Su
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Rendi OP
iya Kakak, makasih dukungannya ...
goodnovel comment avatar
wayne wa
lanjut thor. semangat..makin seru
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   23. Jason semakin keren

    Beberapa hari kemudian, pada waktu sore hari, di salah satu gang yang cukup sepi, Jason dan Susan yang berniat akan beristirahat setelah seharian berjalan menyusuri kota memulung barang bekas, mereka berdua kembali dihampiri oleh orang suruhan Iwan. Namun sepertinya kali ini jumlah orang yang datang jumlahnya jauh lebih banyak dari sebelumnya. Ada sekitar dua puluh orang, yang saat ini tengah mengepung Jason dan Susan. Salah satu dari puluhan orang itu berkata pada rekan di sebelahnya, "Apakah benar yang dikatakan oleh Boss kita, bahwa Gembel ini yang telah mengalahkan Trio Iblis dan Death Angel? Aku tak percaya dia yang melakukannya." Orang itu meremehkan Jason karena penampilannya yang compang-camping. Kemudian rekan yang diajak bicara itu menanggapi dengan nada dan gaya yang nampak meremehkan Jason pula. "Hahahaa...," tawanya. "Kalau memang benar dia orangnya, itu berarti Trio Iblis dan Death Angel tidak sehebat seperti rumor yang beredar." Mendengar percakapan beberapa ora

    Last Updated : 2025-03-05
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   24. Kasih Sayang dan Cinta

    Dan akhirnya, sekelompok orang yang mengepung Jason itu hanya tersisa satu saja yang masih berdiri. Kemudian Jason memperhatikan satu orang yang tersisa itu. 'Kalau dari pakaiannya, pria ini mengenakan pakaian yang berbeda dari yang lainnya. Dia pasti Pemimpinnya. Sedari tadi juga, hanya dia yang mampu mengimbangi seranganku.' Selang beberapa menit, Jason kemudian berinisiatif untuk menyerang terlebih dahulu. Ia tidak mau meremehkan musuhnya. Akan tetapi, saat Jason hampir berhasil mendaratkan tinjunya di wajah pria itu, ternyata Jason hanya memukul angin. 'Eh...? Ke mana dia?' Jason menoleh ke kanan dan ke kiri. "Lihat ke mana kau?" Tapi ternyata, pria itu menunduk. Dan dia langsung melesatkan tinju uper-cut ke dagu Jason. "Kena kau...!" Bam...! Jason yang dagunya dihantam pukulan keras langsung terpental dan terjengkang ke belakang. "Aduh...! Sialan, sakit tahu...!" seru Jason menggerutu, ia merasa dagunya seperti dihantam palu yang beratnya puluhan kilogram. "Oh, hebat juga

    Last Updated : 2025-03-06
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   25. Ramuan pemulih

    Susan menggigit bibir bawahnya. Ia merasa ragu, apakah harus mengikuti apa yang Jason katakan, atau dia mengikuti jalan pikirannya untuk menyerahkan diri. Di tengah keraguannya, Susan mendengar Jason berbisik. "Susan, jangan khawatir." Lalu Jason bangkit. "Luka ini, bukanlah apa-apa bagiku." Jason kembali mendorong Susan ke belakang. Tring! "Peringatan! Tubuh Jason sedang terluka. Gunakanlah ramuan pemulih yang ada di tas penyimpanan sistem." 'Benar juga, aku sampai lupa jika aku masih memiliki banyak ramuan pemulih.' Jason kemudian memasukkan tangannya ke balik bajunya. Ia berpura-pura mengambil ramuan itu dari dalam bajunya agar tidak ketahuan kalau ia mengambil dari tas penyimpanan sistem. Kemudian, setelah meneguk dua botol ramuan pemulih sekaligus, tubuh Jason yang terluka langsung pulih hanya dalam hitungan detik. Susan yang ada dibelakangnya terkejut. "Jason, bagaimana bisa, lukamu langsung pulih? Wah, hebat sekali." Jason menjawab sambil menunjuk ke arah botol ram

    Last Updated : 2025-03-07
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   26. Dua insan saling menatap

    Susan yang baru sadar bahwa dirinya tengah memeluk Jason, akhirnya melepaskan pelukannya. Wajahnya menunduk, ia tidak berani menatap Jason karena merasa malu. Jika diperhatikan, wajah Susan sudah berubah menjadi berwarna merah seperti kepiting rebus. Sedangkan Jason, ia menyadari kejadian ini. Ia juga merasa canggung setelah Susan mendorong tubuhnya untuk melepaskan pelukan antara mereka berdua. "Em..., anu..., maaf Jason, aku tadi terlalu senang. Jadi..., aku tidak dapat mengontrol diriku." Susan mencoba untuk menjelaskan pada Jason. Jason yang merasa hatinya bergetar, dan malu-malu kucing pun menjawab dengan sembarang. "Eh, iya, Susan tadi bukan maksudku untuk memelukmu. Hanya saja, aku kira kau akan tergelincir. Jadi, aku tadi hanya mencegah agar tubuhmu tetap seimbang." Dalam hatinya, Jason berkata, 'Cuh! Jason! Alasan yang tak masuk akal! Kenapa kau bodoh sekali?! Argh...!' Jason berteriak dalam hatinya. Namun sepertinya, Susan tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Bahkan,

    Last Updated : 2025-03-08
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   27. Pernyataan Cinta?

    Susan yang terbawa suasana, ia memejamkan kedua matanya. Entah mengapa, ia pasrah dengan apa yang akan Jason lakukan padanya saat ini.FB XL Namun, pikiran Susan salah. Ia mengira, Jason akan mengecup bibir atau keningnya untuk menyatakan cinta seperti adegan yang ada di film-film ataupun c,erita telenovela. Celetak! Yang terjadi kemudian, Jason justru berlagak seperti mengetuk kening Susan layaknya pintu. "Aduh...," ujar Susan yang kini mulai kembali sadar. "Jason! Kenapa kau mengetuk keningku?! Kau pikir, ini adalah pintu? Ini kening, loh..., alias JIDAT!" Susan mengerucutkan bibirnya. Melihat itu, Jason semakin terpesona. Bibir imut yang dilancipkan itu seakan berkata pada Jason "Ayo Jason, raihlah aku...," itulah yang ada dalam pikiran Jason saat ini. Kemudian, keadaan pun berubah menjadi canggung. Sehingga Jason mengakhiri kecanggungan itu dengan suara dehamannya. "Ehem, ehem..., Susan..., sebenarnya aku mau menceritakan sesuatu padamu. Tapi Susan, ini sangat rahasia.

    Last Updated : 2025-03-09
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   28. Keinginan Susan

    Hembusan angin yang mengusik ketenangan keadaan antara Jason dan Susan, akhirnya membuahkan hasil."Jason, kenapa kau tidak menjawab?" tanya Susan, ada sedikit rasa kecewa dalam hatinya, karena panggilan cinta dalam hatinya belum mendapat respon dari Jason."Susan, aku juga memiliki rasa yang sama seperti yang kau rasakan. Kan tetapi, Susan...," jawab Jason, namun ia menghentikan ucapannya.Nampak keraguan singgah di wajah Jason. Melihat itu, Susan sudah paham, dengan apa yang Jason pikirkan. "Pasti karena Ayahku, kan, Jason?" Susan memberanikan diri dengan menggerakkan tangannya guna menarik dagu Jason agar sejajar dengan wajahnya."Benar, Susan. Aku tahu, aku pasti tidak akan diterima oleh keluargamu. Kau tahu sendiri, bukan? Siapa aku ini? Hem?" Jason tertawa. "Aku hanyalah seorang pemulung. Orang kaya kalangan atas seperti keluargamu itu, menyebut kami dengan sebutan GEMBEL! Hahaha....!"Susan memandangi wajah Jason, ia sadar, apa yang Jason katakan tadi adalah kenyataan. Kebanya

    Last Updated : 2025-03-09
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   29. Khayalan hanyalah khayalan

    Susan terbayang akan kehidupan keluarganya. Ibunya yang ternyata telah terbunuh, akibat suatu insiden bentrok antar kelompok mafia membuat Susan benci dengan lingkaran kehidupan yang seperti ini. Tak terasa, hingga akhirnya pagi mulai menjelang, Susan dan Jason yang terbangun terkena terpaan sinar mentari baru sadar bahwa ternyata mereka berdua tidur di jalanan. "Susan...?" "Jason...?" Mereka berdua saling menunjuk wajah satu sama lain. Kemudian, "Hahaha...!" Mereka berdua justru tertawa terbahak-bahak setelah bangun pagi hari ini. "Jason, ini karena kamu terlalu lama mendengarkan cerita dan pengalaman hidupku semalam, kita jadi ketiduran di pinggir jalan seperti ini, hahaha...!" Wajah Susan nampak bahagia, baru kali ini Susan dapat tertawa lepas setelah sekian tahun ia hidup dalam lingkungan dunia hitam. Jason sangat bahagia saat melihat senyum Susan yang merkah bahagia. Ia pun berkata, "Lah, kok kamu malah menyalahkan aku, sih, Susan? Aku ya..., tidak akan mendengarkan kalau

    Last Updated : 2025-03-09
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   30. Amarah Jason

    Kedua petugas penjaga itu nampaknya tidak mau mendengarkan penjelasan apapun yang keluar dari mulut Jason maupun Susan. Alhasil, mereka berdua ditangkap, kemudian dibawa ke ruang tahanan. "Cepat, masuk! Jangan banyak bicara!" Salah satu petugas menendang pantat Jason yang lekas masuk ke ruang tahanan. Padahal, tanpa ditendang pun, Jason pasti akan masuk ke ruangan itu tanpa bantahan apapun. Akan tetapi, sepertinya mereka sengaja memperlakukan Jason dengan buruk karena melihat penampilannya yang seorang Gembel. Dan kemudian, Jason mendengar suara Susan merintih kesakitan. "Aduh..., sakit...!" seru Susan, tubuhnya yang dorong ke ruangan di sebelah tempat di mana Jason berada. "Susan...? Bagaimana keadaanmu? Apakah kau baik-baik saja?" Jason langsung bergerak mendekati dinding pembatas ruangan mereka. Untungnya, suara mereka dapat terdengar dengan jelas satu sama lain. "Hiks, hiks, hiks...," Sebelum menjawab pertanyaan Jason, Susan mengelap air mata yang mengalir deras di kedua pipin

    Last Updated : 2025-03-11

Latest chapter

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   62. Penghianat

    Tuan Besar Rendi akhirnya menceritakan semua kejadian di masa lalu. Akan tetapi, setelah Tuan Besar Rendi selesai bercerita, ada satu hal lagi yang membuat suasana menjadi ramai."Dan ada satu hal lagi. Karena semua keluarga kita sudah hadir dalam pertemuan hari ini, aku sekalian ingin memastikan. Ternyata ada musuh dalam selimut! Ada penghianat di antara kita!"Duar... Member...!Berita ini membuat gempar. Mereka saling melihat ke sekeliling, mencoba menebak siapakah penghianat yang dimaksud oleh Tuan Besar mereka.Kemudian, setelah beberapa menit kemudian, ada seorang pria yang berdiri dan berkata, "Ehem...! Semuanya, tolong perhatiannya," ucap pria bernama Junaidi itu.Kini semua perhatian tertuju pada Junaidi. "Tadi kita semua telah mendengar bahwa Tuan Besar kita mengatakan adanya penghianat di dalam keluarga kita ini. Kalau begitu, aku ingin menyampaikan pendapatku, bahwa dialah pasti penghianatnya!"Junaidi menunjuk ke pria lain."Junaidi, apa maksudnya ini...?!" Pria yang ditu

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   61. Berkumpul

    Sebenarnya, Jason memang ingin menghadapi para perampok itu sendirian. Namun, Kapten Valdo langsung menghentikannya."Jason, aku tahu dengan kemampuanmu. Tapi untuk kali ini, aku sangat tidak menyarankan jika kau ingin bergerak sendirian melawan para perampok itu. Jika memang kau berniat mencari mereka, aku rasa dapat membantumu. Tapi, aku tidak mau jika kau bergerak sendiri." Kapten Valdo beberapa kali menegaskan pada Jason bahwa ia tidak boleh bergerak sendirian.Karena melihat sikap Kapten Valdo yang sangat perhatian padanya, Jason pun akhirnya mengerti. "Em..., kalau begitu baiklah. Aku mohon bantuannya, Kapten Valdo."Dan saat mereka sedang berbincang, rupanya terdengar smartphone Susan yang berdering."Halo...? Iya?" Susan menjawab panggilan teleponnya.Dan ternyata, yang menghubungi Susan adalah Tuan Besar Rendi. Susan diminta pergi ke kediamannya bersama dengan Martis. Nampaknya ada sesuatu hal penting yang perlu mereka bicarakan."Jason, bagaimana? Bisakah kita pergi ke sana

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   60. Penjahat kelas Kakap

    Ternyata yang menelpon Jason adalah Kapten Valdo. Kapten Valdo memberitahu pada Jason informasi tambahan tentang pergerakan Saryani. Dan setelah itu, Jason kembali tenggelam dalam pikirannya. Hal yang paling Jason pikirkan yaitu tentang pemberitahuan dari sistem yang mengatakan bahwa telah muncul dua orang lagi yang terpilih menjadi User Sistem. Dan salah satu dari orang itu adalah Susan. Alasan Susan menjadi orang terpilih karena hatinya dan hati Jason mempunyai hubungan yang kuat. Karena mereka saling mencintai, hal itu ternyata dapat memicu terhubungnya jiwa Susan dengan dimensi sistem. Akan tetapi, sistem tidak memberitahu Jason tentang satu orang lagi yang entah keberadaannya ada di mana. "Sebenarnya, siapakah satu orangnya lagi ya?" Jason yang sangat penasaran, akhirnya berulang kali menanyakan beberapa hal lagi tentang pengguna Sistem lain. Dari semua jawaban sistem, Jason hanya mengetahui bahwa pengguna yang sistem maksud saat ini berada jauh darinya, mungkin berada d

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   59. Misteri

    Lalu Jason bertanya pada sistem, 'Sistem, apakah ada orang lain yang memiliki Sistem sepertiku selain aku di belahan Dunia ini?' Tring! "Tentu saja ada. Jason adalah orang yang ke-1993 yang terpilih untuk menggunakan Sistem." Jason tersenyum pahit. "Apa...?! Ke-1993 katamu...? Yang benar saja!" Kemudian muncul sebuah file di hadapan Jason. Ia pun bingung dan merasa penasaran. "Apa ini...?" Jason mencoba membuka isi data dari file tersebut. "Aku telah melihat isi data dari file yang kau berikan. Isi dalam data ini menampilkan data pribadi sejumlah 1993 orang yang telah menggunakan sistem di masa lalu. Aku melihat ada namaku yang tercantum di dalamnya, dan terletak di paling terkahir. Dan aku mengeceknya. Ternyata..., semuanya adalah benar. Data sekecil apapun, ada di dalam file itu. Wah, sistem memang sangat hebat, ya?" Kemudian Jason baru sadar akan suatu hal. "Oh, iya, Sistem! Aku ingin membaca kembali tentang data diriku. Jadi, dengan begitu aku akan bisa tahu, siapa d

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   58. Tugas Spesial

    Jason terkejut, "Eh...? Apa ini? Kenapa Sistem memberikan ucapan selamat padaku? Dan lagi...," Jason yang awalnya girang, berubah dalam sekejap gara-gara pemberitahuan itu menjadi serius. Ternyata, Jason mendapat tantangan dari Sistem untuk mendapatkan cintanya Susan. Jika Jason berhasil, maka sistem akan memberikan hadiah dua kali lipat. "Tugas baru...?" ujar Jason yang sedang termenung di dalam kamarnya. "Selamat...? Berarti tugas ini bukanlah tugas biasa?" Tring! "Benar, ini adalah tugas spesial dari Sistem." Dan pertanyaan Jason langsung dijawab oleh sistem. Dari sini Jason akhirnya mengerti tentang arti sistem yang ia miliki. Ternyata semua perasaan yang Jason rasakan dan semua kejadian yang akan Jason lakukan, Sistem sudah memperhitungkannya terlebih dahulu sebelum Jason bertindak. Betapa hebatnya anugerah Tuhan yang berupa Sistem ini. Jika semua orang dapat memiliki Sistem seperti ini, dunia pasti akan baik-baik saja. Namun sayangnya, Tuhan berkehendak lain. Han

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   57. Tidak peka

    Suasana saat ini masih terasa nuansa romantis. Namun suasana itu berubah saat Jason mendapat satu pemberitahuan dari sistem yang mengatakan adanya tanda bahaya. Tring! "Peringatan! Jason sedang diintai! Para pengintai memiliki senjata sniper. Dan saat ini, ada beberapa sniper yang mengintai Jason." Jason langsung bergegas. "Susan, ini gawat! Kita dalam bahaya!" Jason kemudian mengajak Susan pergi ke tempat yang sangat ramai. Tring! "Peringatan! Yang mengintai Jason bukan hanya penembak jitu. Ada beberapa drone misterius yang terus mengikuti langkah Jason dari atas sana!" 'Sial...! Mereka kali ini semakin niat untuk menyerangku! Kali ini, aku tidak mau melibatkan orang yang tak bersalah dalam masalahku ini.' Jason bertekad untuk menumpas para mafia agar tidak ada lagi yang namanya kehidupan dunia hitam. Beberapa saat kemudian, Jason yang tadinya pergi untuk menjenguk Juharman, ternyata ia telah dibuntuti sejak awal. Itu artinya, orang yang menggunakan drone tahu tentang ke

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   56. Deg-degan

    Kemudian Saryani mencoba mendengarkan rencana apa yang akan dikatakan oleh Hamsin. "Katakan padaku, rencana apa yang kau miliki untuk menghadapi Jason si Gembel itu?""Tenang saja. Jadi begini...," Hamsin menggosokkan kedua telapak tangannya, lalu ia mengatakan rencana yang telah ia susun dengan rapih.Setelah mendengarkan dengan jelas, nampaknya Saryani setuju dengan rencana yang Hamsin miliki. "Kedengarannya bagus. Aku rasa, rencanamu akan berhasil. Kalau begitu, ayo kita siapkan sekarang juga. Aku tidak mau berlama-lama jauh dari Susan. Aku ingin segera menikahinya, hahaha...!"Saryani dan Hamsin akhirnya menjalankan rencana yang dikatakan oleh Hamsin tadi.***Sedangkan Jason, setelah beberapa hari kemudian keadaan tubuhnya sudah pulih seperti semula. Ternyata, sistem itu sudah menjadi nyawa dari Jason. Buktinya, saat sistem kehabisan daya akibat melakukan pertahanan darurat, Jason ouh ikut tertidur pulas selama kurang lebih dua hari.Dan hari ini, adalah hari yang sudah Jason ren

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   55. Rencana

    Dua hari kemudian, akhirnya Jason terbangun dari tidurnya. "Jason..., kamu...? Syukurlah...," ujar Susan dengan perasaan senang karena akhirnya Jason kembali sadar, dan Susan tanpa sadar langsung memeluk Jason. "Eh...? Su-Susan...? Ada apa? Kenapa kau menangis?" Jason bingung, karena ia tak mengingat apa-apa. Lalu Susan melepaskan pelukannya, dan ia pun memegangi wajah Jason dengan kedua telapak tangannya seraya menatap wajah Jason. "Jason..., apakah kau tidak ingat dengan apa yang terjadi padamu kemarin?" Kedua mata Susan nampak berkaca-kaca. "Tunggu dulu..., aku akan mencoba mengingatnya." Saat Jason mencoba mengingat kejadian yang menimpanya, ia pun membaca pemberitahuan sistem. Tring! "Selamat datang kembali, Jason. Sekarang sistem telah kembali aktif." Melihat pemberitahuan itu, akhirnya Jason mulai ingat. 'Benar juga, ini pasti adalah efek samping dari pertahanan darurat. Aku pikir, hanya sistem saja yang akan tertidur, ternyata itu juga berpengaruh pada tubuhku.' Jason

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   54. Tiba-tiba tak sadarkan diri

    Susan akhirnya mengerti dengan jalan pikir Jason. Jason berpikir, membunuh satu orang demi menyelamatkan seratus orang adalah hal yang lebih baik. Lagi pula, orang yang Jason bunuh adalah orang jahat. Jason berpikir lagi, sudah berapa nyawa yang orang ini bunuh di masa lalu? Sepuluh? Dua puluh? Atau ratusan? Yah..., faktanya Aswin memang seorang mafia yang dikenal juga akan kekejamannya.Di masa lalunya, Aswin memang sering membunuh orang. Entah sudah berapa ratus nyawa orang yang ia renggut demi kepentingan pribadinya dan demi kesenangan semata. Namun hari ini, tidak akan ada lagi nyawa yang akan Aswin renggut karena hari ini adalah giliran nyawanya yang akan direnggut oleh Jason.Kemudian, Jason berhenti menghajar Aswin karena melihat tubuh Aswin yang tidak lagi bergerak. Jason pun menatap tubuh Aswin yang sudah penuh luka dan babak belur. Bahkan, orang yang mengenal Aswin tidak akan bisa mengenali wajahnya sekarang. Sebab, wajahnya nampak sangat kacau dibuat oleh Jason."Susan, ayo

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status