공유

Bab 517

작가: Gina
Setelah mendengar itu, Freddy tercengang.

Violet berkata, "Kamu nggak hanya serakah, tapi kamu juga ingin menyeret seluruh Keluarga Gloria dengan kebodohanmu. Menurutku, ayahku ingin mengusirmu keluar adalah keputusan yang sangat tepat."

"Apa hakmu berkata seperti itu?! Apa?!"

Freddy menggebrak meja dengan marah dan berdiri. Namun, kemudian Charles berdiri dan membuka pintu sel yang memisahkan ruang kunjungan.

Melihat Charles berjalan masuk, emosi Freddy langsung lenyap.

Satu tangan Charles menekan bahu Freddy. Freddy pun duduk ketakutan di kursinya. Dia sama sekali tidak berani melawan.

Charles berkata dengan dingin, "Jawab baik-baik ketika kamu ditanya."

"Charles, kuperingati kamu, ini adalah penjara. Kalau kamu berani menyentuhku, kamu bersalah ...."

Sebelum Freddy sempat menyelesaikan kalimatnya, tangan Charles mengerahkan kekuatan. Freddy merasa tulang bahunya hampir remuk. Dia menggertakkan giginya kesakitan sambil berteriak, "To ... tolong! Tolong!"

Nada Charles terdengar berbah
이 책을 계속 무료로 읽어보세요.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
Moulju
Terimakasih thor udah crazy up
댓글 모두 보기

관련 챕터

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 518

    "Ssh! Diam! Jangan bertanya hal yang nggak patut kamu tanya!"Setelah mendengar itu, sipir buru-buru menutup mulutnya.Saat ini, Charles seolah-olah mendengar suara di belakang. Dia pun memeluk pinggang Violet. Violet menundukkan kepalanya untuk melihat lengan Charles yang memeluk pinggangnya. Lalu, dia bertanya dengan alis berkerut, "Ngapain kamu?""Nggak apa-apa. Aku khawatir kamu terjatuh."Violet tidak percaya pada omongan Charles, jadi dia memukul tangan Charles. "Jangan macam-macam.""Ya, Sayang."Charles tersenyum.Dalam perjalanan pulang, Violet menatap kunci itu. Jelas kalau kunci ini seharusnya sudah berusia ratusan tahun yang lalu. Pengerjaannya tidak hanya indah, tapi bentuk kuncinya juga sangat unik."Pulang ke rumah Keluarga Gloria. Aku ingin melihat aula leluhur."Charles berkata, "Freddy sudah bilang nggak ada barang yang berharga di aula leluhur atau mungkin barang yang tersembunyi di aula leluhur bukan barang berharga. Hanya saja, entah rahasia apa yang disembunyikan

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 519

    Violet dan Charles mengelilingi aula leluhur beberapa kali. Alhasil, mereka tidak menemukan apa-apa. Tidak ada informasi penting, apalagi barang berharga."Jangan menyia-nyiakan tenaga lagi. Kalau memang ada barang berharga, seharusnya dari awal sudah di ambil pamanmu."Pada akhirnya, Charles meletakkan papan arwah ke tempat semula.Tadi mereka juga sudah mencari di area papan arwah. Mereka hampir membalikkan papan di bawahnya, tapi apa pun tidak ada di sini."Jangan-jangan ... rahasia yang kata orang tersembunyi di keluarga itu palsu?"Violet tenggelam dalam pikirannya.Kalau benar-benar ada harta karun di Kota Poseidon, seharusnya sudah banyak orang yang mencarinya selama beberapa tahun ini."Harta karunnya benaran ada, hanya saja leluhur menyembunyikannya dengan baik."Charles menatap papan arwah di depannya, lalu berkata, "Ayo pulang dulu hari ini. Kamu memiliki kuncinya. Kita bisa kembali kapan saja.""Charles, aku merasa sangat nggak tenang."Wajah Violet tampak sangat serius. Ch

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 520

    Saat Charles mendongak, dia melihat kursi lipat di dalam kotak. Dia pun tersenyum dan berkata, "Nona Violet, kursi ini untuk ....""Aku khawatir kamu kelelahan nanti, jadi aku menyiapkan kursi untukmu."Lalu, Violet mengambil kursi lipat tersebut. Dia meletakkan di sebelah Charles sambil tersenyum dengan manis."Tuan Charles, semangat."Ketika melihat senyuman Violet, Charles mengulurkan tangannya untuk mencubit pipi merah muda Violet. Lalu, dia berkata, "Baik. Aku akan berusaha nggak membuat istriku menunggu kelamaan."Charles mengetuk batu bata di bawah pilar, kemudian dia menghancurkan batu batanya. Saat Charles melihat itu, dia tertawa. Dia berkata, "Sepertinya tempat ini benar-benar sudah satu abad nggak diperbaiki?""Hm?"Violet berjalan mendekat untuk melihat. Dia melihat batu bata di lantai dihancurkan dengan mudah.Violet berpikir sejenak, lalu berkata, "Seharusnya batu bata ini mahal.""Aku akan mengganti rugi nanti."Charles mengatakan itu sambil mengangkat batu bata di sebe

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 521

    "Ini cara akuntansi yang lama. Tampaknya cukup sulit dipahami.""Apa kamu memahaminya?""Sedikit, tapi aku sudah lama nggak melihatnya. Jadi, aku harus membiasakan diri lagi."Violet melihat buku-buku akuntansi itu dengan saksama. Charles di sebelah melihat wajah serius Violet, lalu berkata, "Ternyata istriku sangat hebat. Kamu bahkan bisa memahami ini.""Apa kamu sudah lupa jurusan apa yang kupelajari? Aku mengambil jurusan keuangan. Kalau aku nggak bisa membaca buku ini, bagaimana aku bisa mengelola perusahaan?"Walaupun Violet berkata seperti itu, dalam hati dia berterima kasih pada Romeo.Di kehidupan sebelumnya dia menyukai Romeo. Agar bisa membantu Romeo, Violet ingin belajar semua hal tentang keuangan. Saat itu dia mempelajari banyak hal dan memahaminya dengan cepat. Kalau bukan karena pengetahuannya dari kehidupan sebelumnya, dia yang sekarang juga tidak akan memahami buku-buku akuntansi ini.Setelah Violet melihat buku akuntansi itu lumayan lama, alisnya makin berkerut dan dia

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 522

    Violet melihat Charles, lalu dia langsung paham apa yang terjadi.Violet berkata pada Jordan yang berada di ujung telepon, "Aku mengerti. Nanti aku akan meneleponnya.""Baik, Bu Violet."Violet mengakhiri panggilan, lalu dia menatap Charles dan bertanya, "Kamu diam-diam melihat ponselku?""Nggak ...."Charles tampaknya tidak berbohong. Violet juga mengingat ponselnya selalu bersamanya.Namun, intuisi memberitahunya kalau ponselnya sudah diutak-atik oleh Charles."Katakan dengan jujur."Setelah mendengar nada tegas Violet, Charles terpaksa menjawab dengan jujur, "William dan Gwen memasang cip di ponselmu yang otomatis memblokir semua panggilan dan pesan dari Romeo.""Kenapa kamu nggak memberitahuku?""Aku ... lupa."Charles tampak sangat polos.Violet memegang keningnya. Itu memang hal yang akan dilakukan William dan Gwen.Setelah apa yang terjadi sebelumnya, sepertinya William dan Gwen berencana menggunakan segala cara agar Romeo tidak mengganggu Violet."Aku mengerti. Aku telepon Rome

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 523

    Hari sudah sore ketika Violet tiba di Kediaman Fernandez.Violet mengeluarkan kuncinya. Saat dia hendak masuk, dia baru mengingat kunci rumah Keluarga Fernandez sudah lama diganti. Saat ini kebetulan Martha membuka pintu. Wajahnya berseri-seri melihat Violet sudah datang. "Nyonya sudah pulang, ya. Masuk, masuk!"Martha menuntun Violet masuk ke Kediaman Fernandez, kemudian dia berkata, "Saya mendengar Nyonya pulang hari ini, jadi saya sudah menyiapkan makanan yang banyak untuk Anda."Martha berkata pada Violet dengan ceria, "Tuan bilang Nyonya nggak akan pergi lagi. Apa itu benar?""Aku masih harus pergi karena aku perlu bekerja."Martha berkata, "Benar juga. Nyonya masih perlu bekerja. Pekerjaan lebih penting daripada apa pun!"Ketika Martha menyambut Violet, Romeo sudah turun dari lantai dua. Ekspresi Romeo menjadi lembut sedikit setelah melihat Violet.Ekspresi Nyonya Besar Fernandez yang barusan keluar dari kamarnya tampak masam. Namun, ketika dia melihat Romeo, dia tetap berkata de

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 524

    "Satu miliar setiap bulan. Kamu juga nggak perlu keluar, jadi satu miliar sudah cukup.""Satu miliar ... nggak cukup."Violet menyentuh dagunya sambil menatap Romeo di sebelahnya dengan penuh kasih sayang, kemudian dia berkata, "Romeo memberiku dua miliar setiap bulan dan bahkan mendukungku untuk pergi bekerja.""Apa?"Nyonya Besar Fernandez segera melihat Romeo ketika dia mengetahui cucunya membuat janji yang begitu konyol, kemudian dia bertanya dengan serius, "Romeo, apa itu benar?"Romeo tahu Violet sengaja melakukan ini, tapi dia tetap berkata, "Vio suka bekerja, jadi biarkan dia. Nenek, kamu nggak perlu ikut campur dalam urusan kami.""Bagaimana mungkin? Aku sudah tua dan ingin cepat-cepat menggendong momongan. Kenapa kamu selalu nggak membahas dengan Nenek dulu sebelum membuat keputusan?"Nyonya Besar Fernandez sangat kesal.Violet tersenyum dan berkata, "Nenek, jangan marah. Bagaimanapun juga, ini urusan kami. Aku dan Romeo sudah membuat perjanjian. Setelah kami menikah lagi, ka

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 525

    Seingat Violet, Keluarga Fernandez bangkit saat zaman kakeknya Romeo, yaitu suaminya Nyonya Besar Fernandez. Kemudian, dilanjutkan oleh ayahnya Romeo.Namun, Violet tidak pernah mendengar Romeo mengungkit tentang kakek moyangnya.Bahkan di ruangan ini, hanya adalah papan arwah kakek moyang Romeo."Ya.""Itu berarti sebenarnya Grup Fernandez juga sudah berdiri seabad?"Grup Fernandez selalu berkata pada orang luar kalau bisnis mereka sudah berdiri seabad, tapi sebenarnya Keluarga Fernandez menjadi kaya baru beberapa puluhan tahun ini. Pada saat itu, mereka dianggap sebagai orang kaya baru. Jadi, Nyonya Besar Fernandez menginginkan putra dan cucunya menikahi wanita dari keluarga terpelajar."Seharusnya."Romeo berkata, "Seharusnya kakek dan nenek moyangku bukan menjadi kaya di Kota Poseidon. Aku juga hanya tahu sedikit tentang mereka."Violet tenggelam dalam pikirannya. Romeo sudah menyalakan tiga batang dupa, lalu memberinya kepada Violet.Violet melihat tiga batang dupa yang diberikan

최신 챕터

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1391

    Diulang?Mengulangi semuanya?Bagaimana mungkin ada hal yang segila itu di dunia ini?Namun, untuk menenangkan Edward, Romeo bertanya dengan sabar, "Apa rencanamu?""Putri Keluarga Gloria itu sudah terlahir kembali. Putra Keluarga Edris itu juga sepertinya sudah terlahir kembali."Edward menatap Romeo sambil berkata, "Selama ini aku mencari momen mereka terlahir kembali, tapi aku nggak pernah menemukannya. Tapi, siapa yang berani mencobanya? Hanya dengan menemukan harta karun Kota Poseidon, kita baru bisa memahami caranya dan mengulang lagi.""Mengulang lagi ...."Romeo berkata, "Siapa yang akan memercayai omong kosong ini?""Aku adalah contoh hidupnya.""Kamu telah terlahir kembali?""Aku stres pada hari aku kehilangan ibumu. Pada akhirnya, aku memilih untuk pergi bersama ibumu. Tapi, saat aku membuka mata, aku masih hidup dan semuanya terulang kembali. Tapi, aku terlahir kembali hanya saat ibumu meninggal. Aku nggak bisa mengubah kematian ibumu. Saat itu aku merasa aku sudah menembua

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1390

    Dia menunjuk foto-foto di sekitar sambil berkata, "Bersatu seperti ini yang kamu inginkan? Edward, aku mau mengingatkanmu kalau kamu sudah mati bagi orang luar! Kamu sudah mati selama 20 tahun! Di Grup Fernandez nggak ada kamu dan aku juga nggak membutuhkanmu!"Seingat Romeo, ayahnya adalah mesin yang serius, dingin dan tidak berperasaan.Orang ini sangat asing padanya. Dua puluh tahun sudah berlalu. Edward telah menjadi bayangan di benaknya.Namun, pada saat ini dia malah kembali.Dan bahkan menimbulkan begitu banyak masalah!Romeo mengingat dengan jelas 20 tahun yang lalu Edward mendadak meninggal dan Keluarga Fernandez menjadi kacau. Ketika Nyonya Besar Fernandez memakamkan Edward, dia pernah berkata, "Penguasa Grup Fernandez sudah mati. Keluarga Fernandez sudah kehilangan orang ini."Pada saat itu Romeo bersumpah dia mau menjadi orang yang lebih hebat daripada ayahnya. Dia ingin membangkitkan Keluarga Fernandez lagi.Walaupun suatu hari Edward muncul di hadapannya, dia tidak akan m

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1389

    Pria itu mengulurkan tangan, lalu menepuk bahu Romeo dan berkata, "Ikut aku."Romeo melirik kamar pintu Violet yang tertutup. Pada akhirnya, dia mengikuti pria itu ke lantai lima Kediaman Fernandez.Koridor lantai lima gelap gulita.Pria itu membuka pintu sebuah kamar. Interior di dalam masih sama dengan puluhan tahun yang lalu. Ini adalah sebuah kamar utama. Begitu masuk, akan terlihat sebuah lukisan yang besar.Di dalam bingkai itu adalah foto pernikahan sepasang suami istri.Wajah wanita tampak kalem dan lembut. Tampangnya bisa membuat orang merasa tenang. Sementara pria yang berdiri di sebelah wanita itu mempunyai wajah yang sangat mirip dengan Romeo dan tampak tegas.Pria itu maju beberapa langkah, lalu berhenti di depan vas bunga.Dia hanya memindahkan vas bunga itu sedikit, lalu lemari kamar bergeser. Sebuah pintu besi muncul di hadapan mereka dan di dalam pintu besi adalah lift modern.Romeo sudah lama tinggal di rumah ini, tapi dia tidak pernah sadar kalau ada lift di dalam ka

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1388

    "Sherman Knowles."Ketika mendengar nama Sherman, Nathan terdiam untuk beberapa saat."Sepertinya yang dipikirkan Tuan, Keluarga Knowles memang memiliki rahasia."Saat ini Nathan melihat komputer CCTV di depannya. Itu adalah gambar di hari Jacob melompat keluar dari jendela lantai dua.Gambar itu menunjukkan dengan jelas setelah Jacob pingsan sekitar satu menit, dia bangkit dari tanah dan menepuk debu-debu di pakaiannya.Setelah itu, Sherman melihat ke arah kamera CCTV.Lalu, Sherman menembak kamera CCTV menggunakan pistol dengan peredam suara."Penerus Keluarga Knowles memiliki kondisi kepribadian ganda. Kalau hal ini tersebar keluar, pasti akan menjadi heboh. Pantas saja Tuan Besar Knowles selalu memikirkan cara untuk merahasiakan hal ini.""Tuan, sebenarnya Sherman adalah musuh atau teman kita?""Untuk saat ini, sepertinya dia adalah musuh."Nathan diam untuk beberapa saat, kemudian berkata, "Suruh Charles dan yang lainnya pulang dulu.""Baik."Setelah Eddie keluar, baru Nathan mene

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1387

    Saat Romeo melihat Nicholas, dia berjalan ke arah lain. Dia menyerahkan Violet kepada Nicholas, kemudian berkata, "Hentikan pendarahannya. Jangan sampai dia mati."Nicholas mendongak, lalu melihat tatapan mata Romeo. Dia menatap Violet dan berpura-pura berkata dengan tenang, "Aku mengerti."Nicholas pun membawa pergi Violet.Isabella memelototi Romeo dan berkata, "Tuan Romeo, jangan-jangan kamu belum melupakan Violet? Kamu ingin sekali dia hidup. Sepertinya Tuan Romeo masih sangat mencintainya."Melihat Isabella sedang menyindirnya, Romeo pun melirik Isabella dengan sinis sambil berkata, "Kamu nggak punya hak untuk bersuara. Tutup mulutmu! Kalau kamu sudah nggak menginginkan mulutmu, aku bisa membantumu menjahitnya.""Kamu ...."Isabella ingin membalas, tapi pria di sebelah berkata, "Cukup. Violet memang belum boleh mati. Aku harus tahu keberadaan harta karun darinya.""Baik, Bos ...."Isabella melangkah mundur.Saat ini Nicholas sudah mengantar Violet ke dalam mobil. Dia segera membuk

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1386

    Sebelum Howard bisa merebut pistolnya, Glenn di sebelah bersiap untuk membantu Howard. Namun, dia belum sempat mengulurkan tangannya dan semua orang terdengar suara tembak.Violet meringis kesakitan.Darah pekat mengalir dari bahu Violet. Muka Violet langsung memucat dan keningnya mulai berkeringat karena dia sedang menahan sakit.Howard yang awalnya masih ingin menyerang langsung membeku.Raut wajah Charles tampak sangat masam. Dia sudah mengangkat lengannya dan mengarahkan pistol ke belakang kepala Sherman, tapi Sherman membelakangi Charles tanpa rasa takut."Charles, pikir baik-baik. Berikutnya ... bukan bahunya lagi."Karena perkataan Sherman, tangan Charles sedikit gemetar.Tadi semua orang telah melihat kemampuan Sherman. Kalau Sherman tidak melakukannya dengan sengaja, yang ditembaknya pasti bukan bahu Violet.Walaupun pikiran itu hanya tebersit sebentar di benak Charles, ketika dia tersadar, Sherman sudah membawa pergi Violet."Charles! Charles!"William terus mengguncang tubuh

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1385

    Saat melihat anak buah yang dibawa Howard, suasana langsung menjadi makin berat."Menyerahlah. Orang-orang kalian sudah ditahan oleh anak buahku. Mereka nggak akan bisa masuk dan melindungi kalian."Nada Howard terdengar sinis.Pria itu tertawa sinis, lalu berkata, "Setelah kalian repot-repot, ternyata ini untuk menjebakku. Anak muda sekarang benar-benar kurang ajar .... Sayangnya, kalian nggak benar-benar berpikir aku nggak melakukan persiapan, 'kan?"Saat Violet mendengar itu, dia tiba-tiba menyadari ada yang tidak beres.Namun, sebelum dia bisa bereaksi, moncong pistol telah diarahkan ke belakang kepalanya.Moncong pistol yang dingin membuatnya langsung menegang.Gwen di sebelah berkata dengan marah, "Sherman! Ngapain kamu?!"Ekspresi Howard langsung menjadi masam.Wajah Sherman terlihat datar. Ekspresi terkejut dari sebelumnya sudah tak terlihat kini, melainkan ekspresinya tampak penuh dengan arti."Kak!"Agnes juga tercengang.Charles di sebelah mengerutkan alisnya. Dia tanpa sada

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1384

    Setelah mendengar apa yang dikatakan pria itu, Romeo tanpa sadar memutar cincin di jarinya dan sorot matanya terlihat sedikit rumit."Ketemu! Ketemu!"William tiba-tiba berteriak. Semua orang pun menuju ke tempat William.William menunjuk sebuah rantai yang sedikit tua. Entah ada apa di bawah rantai, tapi itu membuat orang sedikit merinding."Aku saja."Jacob melangkah maju, lalu dia dan William menarik rantai itu dengan kuat.Rantai itu makin besar. Semua orang melihat tanah di depan mereka mendadak mulai bergerak.Agnes ketakutan dan bersembunyi di belakang Violet.Kemudian, muncul sebuah lubang besar di tanah itu."A ... apa itu?"Agnes menunjuk lubang besar itu.Sepertinya sudah lama orang tidak membukanya karena dalamnya bau apak."Bukankah itu sangat jelas? Itu lubang." Gwen berkata, "Sangat normal ada beberapa lubang saat menggali gunung. Tapi, Keluarga Edris nggak membangun kereta bawah tanah, jadi untuk apa lubang ini?"Violet berkata, "Ayo turun.""Aku jalan di depan."Charle

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1383

    "Kalian nggak usah mengerti. Kalian hanya perlu menemukan lokasi gerbang istana."Jacob bertanya dengan bingung, "Lokasi gerbang istana?""Dalam diagram, gerbang melambangkan api, yang berarti jantung pada tubuh manusia."Violet berkata, "Tempat ini dikelilingi oleh pegunungan dan air yang merupakan fengsui bagus untuk harta karun. Di depan adalah gunung, lalu di tengah adalah sungai yang berkelok-kelok."Gwen membungkuk untuk melihat gambar Violet, kemudian berkata, "Kalau menurut heksagrammu, bukankah gerbang ada di posisi ini?"Gwen menunjuk tepat arah selatan mereka.Semua orang menoleh ke arah selatan. Pegunungan di sana sudah berubah menjadi jalan.Dapat dilihat lokasi Keluarga Edris meratakan gunung berada tepat di gerbang istana."Tapi, nggak ada apa-apa di sini. Jangan-jangan ... benaran di bawah tanah?"Bulu kuduk Agnes berdiri.Di atas sini saja sudah begitu kacau, apalagi di bawah?Dia tidak akan turun meskipun dia dibunuh!Charles diam untuk beberapa saat, lalu berkata, "K

좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status