Share

BAB 45 BERPISAH?

Author: sugi ria
last update Last Updated: 2024-11-01 12:51:53

"Zi ... eh Tuan tunggu."

Gubrak! Aduh! Lea mengaduh dengan tangan menyentuh lututnya. Zio yang tadinya mau ke kamar mandi, urung melakukannya. Dia berbalik pada Lea yang terduduk di karpet.

Pria itu menarik tangan Lea untuk melihat luka di lutut sang istri. "Kau itu bisa diam tidak? Ini pasti kau keluyuran waktu di toko!"

"Eng-enggak kok," kilah Lea.

"Bohong aja!" Lelaki itu lantas berdiri lalu mengambil ponselnya.

"Arthur kemari, langsung naik ke kamarku. Lea lututnya infeksi, kayaknya harus diamputasi."

Lea memutar lehernya sangat cepat saat Zio mengatakan lututnya mau diamputasi. "Itu gak benar kan?"

Zio mengedikkan bahu. Dengan Lea langsung merinding takut. Amputasi? Dia bakal tidak punya kaki. Dia akan jadi cacat. Bapak! Lea nyaris menangis mendengar kakinya akan dipotong.

Lima belas menit kemudian, Lea benar-benar menangis saat pria yang Zio panggil Arthur benar-benar datang. Pria itu tanpa banyak kata memeriksa Lea. Saat Zio masuk ke walk in closet untuk berganti pakaian, Lea
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Abdi Utie
iih Lea...itu toko bunga kamu...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 46 MENCARI CELAH

    "Jadi janda dua kali?" Lea menggumamkan kalimat itu untuk beberapa kali. Helaan napas terdengar mengiringi. Akan jadi apa nasibnya jika hal itu terjadi. Lea terdiam untuk beberapa waktu, sampai akhirnya dia menyemangati dirinya. Meski jadi janda dia akan memiliki tempat untuk bergantung hidup. Perempuan itu mulai bersiap untuk ke toko. Sampai saat ini, baik Nancy maupun Inez belum tahu kalau Lea punya toko bunga. Mereka tahunya Lea keluyuran tidak jelas. Walau lututnya masih sakit, Lea sudah terasa lebih baik. Hari ini rencananya ada Erna yang mengantarnya. Lea sempat berpapasan dengan Nancy yang sempat-sempatnya menyunggingkan senyum penuh kemenangan. Nancy merasa kalau dirinya masih jadi orang yang paling dekat dengan Zio. Padahal yang dia lakukan hanya menyiapkan pakaian lelaki itu. "Aku pikir kau sudah harus mendepaknya dari kamarmu. Yang dia lakukan tidak pantas." Kata Zico yang bergabung dengan Lea di tangga lantai dua. "Aku punya hak apa kalau kakakmu menyukainya," balas

    Last Updated : 2024-11-01
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 47 AGRA ATTARVA

    "Apa kau tahu Agra mengenal Lea?" Pesan dari Zico seketika membuat Zio mengubah ekspresi wajahnya. Pria itu mengeratkan rahang dengan emosi jelas kentara di parasnya. Nancy langsung melihat perubahan itu."Ada apa?" tanya perempuan tersebut."Bukan urusanmu! Ayo Arch kita berangkat. Papa antar ya."Horeee, Arch bersorak gembira mendengarnya. Pria itu menggendong sang putra, membawa tas serta lembaran kertas milik Lea. Di belakangnya mengekor sang pengasuh Arch. Perempuan yang diam-diam memperhatikan Zio dan Arch.Pria itu melangkah keluar rumah dengan wajah kesal. Bagaimana Agra bisa mengenal Lea? Ini sungguh di luar pengetahuan Zio.Sementara itu di toko Lea, masih ada Zico yang sejak tadi beradu pandang dengan Agra. Pria yang punya tipe wajah serupa, sama-sama oriental. Zico jelas tak akan pergi sebelum Agra meninggalkan tempat itu.Tak sampai lima belas menit, Agra sudah menghilang dari pandangan Zico. "Kakak kenal dia?" cecar Zico segera.Sikap pemuda itu membuat Agni dan Puspa

    Last Updated : 2024-11-01
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 48 PEREMPUAN KAMPUNG

    "Mak-maksud Tuan apa?" Lea bertanya dengan tubuh gemetar ketakutan. "Apa kau kenal Agra Attarva?" Zio mengulangi pertanyaannya. Kali ini mulutnya sampai berdesis menahan amarah.Bukannya segera menjawab, Lea justru makin memundurkan tubuh, dia mencoba kabur dari Zio. Satu hal yang membuat Zio naik pitam hingga tanpa ragu Zio langsung mencekik leher Lea.Bisa dibayangkan bagaimana syoknya Lea sebab tindakan Zio. Perempuan itu meronta, tangan mungilnya menahan dua tangan kekar Zio."Tu-tuan ...." Lea tersengal dengan wajah merah padam."Katakan! Apa hubunganmu dengan Agra Attarva?" tanya Zio sekali lagi."Tidak ada! Kami hanya pernah bertemu di makam nyonya Nika. Setelahnya dia datang ke toko untuk membeli bunga. Tuan sesak!"Lea setengah menjerit sampai Zio mengerjap pelan, baru dia sadar dengan perbuatannya. Pria itu hanya diam sambil memandang Lea yang terbatuk-batuk karena ulahnya."Kau dilarang bicara dengannya! Jangan pernah bertemu dengannya. Aku tidak suka!" Kata Zio penuh peri

    Last Updated : 2024-11-02
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 49 FITNAH

    Nancy melangkah masuk ke walk in closet, meski kesal sebab dia kembali ditolak, dia akan tetap menyiapkan pakaian untuk Zio. Sampai di tempat itu, Nancy membulatkan mata, sudah ada set pakaian untuk Zio. Nancy menggeram marah, tanpa ragu, dia mengembalikan pakaian itu ke lemari lalu memilih lagi."Dasar wanita kampungan ingin bersaing denganku rupanya. Jangan mimpi bisa menang dariku," cibir Nancy sambil memasukkan pakaian ke tempatnya.Selanjutnya jemari Nancy yang berkutek merah dengan lihai memilah, pakaian mana yang akan Zio kenakan. Melakukan hal itu membuat Nancy menggulung senyum."Kau bersikap seperti tadi pasti karena kau gengsi. Kau tidak mau menunjukkan kalau kau menyukaiku. Kau hanya menggunakan perempuan itu untuk membuatku cemburu," gumam Nancy percaya diri.Wanita itu masih saja tidak sadar jika Zio sejak dulu tak berminat padanya. Kalau lelaki itu sudah terpikat pada Nancy, pasti Zio akan menikahi adik iparnya itu. Nyatanya Zio lebih suka memenuhi wasiat terakhir Nika

    Last Updated : 2024-11-02
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 50 MINTA MAAF

    "Maksudnya apa ya?" Lea bertanya pada Rina. Apa maksud mantan mertuanya menyebut Lea masuk ke mobil mewah setelah dia diusir dari rumah. Tidak mungkin kan mama Rian melihatnya ditolong Zio. Dia sendiri saja tidak tahu kalau yang menolongnya adalah Zio, sampai dia Nika cerita mengenai hal itu."Maksudnya kau ini murahan pantas saja jika Mas Rian menceraikanmu," cibir Rina menjawab pertanyaan Lea.Lea baru saja akan membalas ucapan Rina ketika lonceng kembali berbunyi. Kali ini Vika dan Rina yang dibuat syok akan kedatangan Rian. Lelaki itu sendiri langsung gugup mendapati Rina dan Vika ada di sana."Apa yang Mas lakukan di sini?" Rina lebih dulu bertanya."Kalian sendiri apa yang kalian lakukan?" Rian balik bertanya saat sadar kalau Vika dan Rina bisa saja melakukan hal buruk pada Lea."Kita mau silaturahmi sama Lea. Kami dengar dia punya toko baru, jadi kami datanglah melihat-lihat. Boleh juga." Rina menjawab seraya melangkah ke arah display bunga di toko Lea.Beda Rina, beda pula Vi

    Last Updated : 2024-11-02
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 51 TIDAK SUKA

    Lea mematung di atas sepedanya. Ditatapnya pria yang saat ini berdiri dengan sebuket bunga terulur padanya. Bunga tulip putih dan anggrek entah jenis apa yang jelas warnanya juga putih, bunga yang tadi Lea rangkai."Untukmu, aku minta maaf."Datar sekali ucapannya, hingga terdengar macam bot dalam sebuah sistem. Sejatinya sebuah perjuangan bagi seorang Zio untuk mengucapkan maaf. Ingat, lelaki itu punya karakter dingin dan sombong yang dijadikan satu. Jadi bisa dibayangkan seperti apa kakunya Zio saat mengucapkan maaf.Frasa itu di lisan Zio berubah jadi seperti perintah, bukan permintaan maaf yang mampu meluluhkan hati orang lain. Pun dengan Lea alih-alih tersentuh akan permintaam maaf Zio, wanita itu malah jadi bingung sendiri."Maaf untuk apa?" Lea kali ini berani bertanya. Dia teringat baju yang kini dipakai Zio bukanlah pilihannya. Tapi pilihan nenek lampir, julukan yang Zico sematkan untuk Nancy. Jengkel tumbuh menjulang di hati Lea.Zio seketika kelabakan, dia mana pernah memb

    Last Updated : 2024-11-03
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 52 ADA MASALAH?

    Napas Lea serasa berhenti, saat Zio menunduk untuk mencium leher Lea yang semalam dia cekik. Ya Tuhan, Lea rasanya sampai lupa bernapas. Tubuh perempuan itu menegang kaku dengan jantung berdentam tidak karuan. Zio sendiri merasa aneh, dia biasanya sangat menjaga diri dari sentuhan dengan lawan jenis yang terlalu intim. Bahkan jabat tangan pun seperlunya saja. Namun dengan Lea semua batasan itu dia langgar.Apa karena status mereka yang sudah sah sebagai suami istri atau karena Zio memang menginginkan perempuan yang kini bak patung di bawah tubuhnya."Kau ini aneh sekali. Bukannya kau janda, kenapa reaksi tubuhmu selalu macam perawan kalau kudekati," ujar Zio setelah sempat mencuri cium bibir Lea.Demi mendengar ucapan Zio, Lea dengan segera mendorong tubuh besar Zio hingga dia terbebas dari kungkungan sang suami. "Bukan urusanmu!"Zio menyeringai, ini sangat mencurigakan. Perempuan yang sudah pernah menikah, biasanya akan mudah terbuai suasana meski hanya diberi sentuhan kecil. Tap

    Last Updated : 2024-11-03
  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 53 MENOLAK

    Arch mengulas senyum tiada henti saat Zio mau memasak untuknya. Dua maid tadi berujar kalau sang chef sudah pulang. Jam kerja juru masak di rumah Zio hanya sampai makan malam dihidangkan, setelahnya dia akan undur diri."Horee," teriak Arch menyambut sepiring telur dadar bercampur sayur yang diulurkan Zio. Sang lelaki juga menambahkan usapan di kepala Arch sekaligus mengecupnya sesaat.Nancy sejak tadi senyum-senyum sendiri melihat sikap manis Zio pada Arch. Dia dan Inez sempat membahas Lea yang kerap tak turun makan malam. Namun Zio tidak menanggapi, hingga topik kabur begitu saja. Tak berapa lama biang kerok lain datang. "Malam semua," sapa Zico ceria. Lelaki tanggung itu juga melakukan tos dengan Arch."Bagaimana?" Zico bertanya pada sang kakak."Apanya?" Zico mengerutkan dahi mendengar balasan Zio. Remaja tadi lantas menunjukkan sebuah foto di ponselnya. Kerutan kini berganti pada Zio."Kakak ipar memintaku memberi penilaian pada pakaian yang sudah dia siapkan untukmu. Itu foton

    Last Updated : 2024-11-03

Latest chapter

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 393

    "Tenang saja, Celio aman sama mama. Kalian bersenang-senanglah. Livi juga anteng kalau ada Arch."Lea memeluk Inez dan Anita bergantian. Merasa sangat beruntung memiliki dua wanita tersebut dalam kehidupannya.Dia disupport seratus persen dalam karier, dibantu dalam mengurus buah hati. Sungguh sebuah anugerah yang tak terganti oleh apapun.Lea mengulas senyum, dia berjalan menghampiri sang suami yang sudah menunggu."Persediaan ASI melimpah, nyonya siap diajak kencan," goda Zio sambil membuka pintu mobil "Memangnya mau ke mana?""Adalah. Kita kan belum pernah pergi kencan seperti ini."Lea kembali melengkungkan bibir. Iya, dia dan Zio dikatakan belum pernah pergi berdua, menikmati waktu tanpa diganggu. Boleh dikatakan ini adalah reward dari semua kesibukan Lea dan Zio selama ini. Juga kerelaan atas keduanya yang hampir tak pernah protes soal pekerjaan masing-masing.Saling percaya dan komunikasi adalah dua hal yang Zio dan Lea terapkan dalam rumah tangga mereka. Prinsip yang juga mu

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 392 ME TIME

    "Diem lu biji melinjo! Anak gue itu!" Hardik Zico."Bodo amat! Livi mana! Tante! Livi mana?!" Balas Arch tak takut oleh bentakan sang om."Lihat Kak Celio."Jawab Raisa setelah Arch mencium tangan Raisa juga mencium pipi wanita yang memang sudah Arch kenal dari dulu.Bocah itu melesat mencari Livi. Dengan Raisa lekas memeluk Lea yang balik mendekapnya."Terima kasih sudah bertahan sendirian selama ini. Kenapa tidak hubungi Kakak?"Raisa terisak lirih. Dia tahu mengarah ke mana pembicaraan Lea."Takut, Kak. Waktu itu kakak dan kak Zio masih musuhan. Kalau aku kasih tahu, mereka bisa war lebih parah.""Keadaannya akan berbeda, Sa. Mereka musuhan tapi tidak bisa mengabaikan keadaanmu. Lihat sekarang, mereka bisa akur. Agra malah yang kasih tahu banyak soal kesukaanmu."Raisa menerima detail konsep akadnya."Kak, serius ini?""Serius. Dia yang minta. Dan kakakmu setuju. Akan lebih baik jika begitu. Dia sudah siapkan semuanya."Lea dan Raisa melihat ke arah Zico yang tangannya sibuk bermai

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 391 PULANG

    "Baru juga nyetak satu, sudah mau dipotong. Kejam amat kalian," balas Zico santai.Inez dan Anita saling pandang. "Ndak mempan, Ta.""Iya, ya," sahut Anita heran."Sudah gak mempan dramanya. Dah kenalin, ini calon istri, sama anakku."Zico menarik tangan Raisa yang tampak bingung. Inez dan Anita memindai tampilan Raisa. Dari atas ke bawah. Dari bawah balik lagi ke atas."Screening-nya sudah deh. Kalian nakutin dia. Zico jamin dia lolos sensor. Kan sudah ada buktinya."Raisa makin gugup melihat ekspresi dua perempuan yang dia tahu salah satunya mama Zico."Co, mereka gak suka aku ya?" Bisik Raisa panik."Suka kok. Mereka lagi main drama. Jadi mari kita ikutan."Raisa tidak mengerti dengan ucapan Zico. Tapi detik setelahnya dia dibuat menganga ketika Zico berlutut di hadapan Inez dan Anita."Heh? Ngapain kamu?" Inez bingung melihat kelakuan sang putra."Mau minta maaf. Zico tahu salah. Tapi Zico janji akan memperbaiki semua. Zico bakal tanggung jawab."Ucap Zico dengan wajah memelas pe

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 390 BUCIN OTEWE GENDENG

    Agra tak habis pikir, Raisa bahkan membawa Livi ke pernikahan mereka. Tapi dia sama sekali tidak tahu. "Ini aku yang kebangetan atau dia yang terlalu pintar?" Agra bertanya ketika mereka sampai di apart Raisa. Sebuah tempat yang membuat dada Zio sesak. Bukan karena kurang mewah, atau kurang bagus. Namun di sini, dia bisa merasakan perjuangan seorang Raisa dalam merawat Livi.Dia kembali teringat bagaimana susahnya Lea hamil dan melahirkan. Beruntungnya Lea punya dirinya juga yang lain.Tapi Raisa, totally alone. Sendirian. Tidak terbayangkan bagaimana Raisa berlomba dengan waktu, kuliah, pekerjaan juga dirinya sendiri. Bisa tetap waras sampai sekarang saja sudah bagus."Biarkan dia makan sendiri." Suara galak Raisa terdengar ketika Zico coba menyuapi Livi."Dua-duanya. Kau bego dan adikmu terlampau smart," ceplos James yang sepertinya mulai akrab dengan Agra.Ingat, dua pria itu juga hampir adu tinju waktu itu."Sialan kau!" Agra menendang James, tapi pria itu berhasil menghindar."

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 389 PROTEKTIF

    Tujuh jam kemudian.Zio dengan didampingi James mendarat di bandara internasional Haneda. Mereka langsung menuju rumah sakit tempat Zico dirawat.Awalnya mereka kemari untuk mengurusi Zico, tapi siapa sangka yang mereka temui justru melebihi ekspektasi mereka.James sengaja ikut, sebab dia sudah diberi bisikan oleh Miguel. Mengenai garis besar persoalan Zico."Apa yang terjadi sebenarnya?" Itu yang Zio tanyakan begitu dia berhadapan dengan Agra."Duduk dulu. Kita bicara." Zio mengikuti permintaan Agra. Dua pria itu terlibat pembicaraan serius. Sangat serius sampai Zio memejamkan mata, coba menahan diri.Di tempat Raisa, perempuan itu hanya bisa diam, tertunduk tanpa berani melihat ke arah Zio. Sejak dulu, aura Zio sangat menakutkan bagi Raisa."Apa aku harus percaya begitu saja? Maaf bukan meragukanmu. Tapi Zico itu brengsek."Zio berujar sambil menatap Raisa."Soal Livi, apa kalian punya bukti otentik kalau dia anak Zico. Tes DNA contohnya." Agra bertanya pada sang adik."Zico punya

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 388 HURU HARA

    Setelah semalam merenung, menimang juga mempertimbangkan semua hal dari segala sisi. Pada akhirnya Agra memutuskan untuk menyerahkan permasalahan sang adik pada yang bersangkutan.Agra tidak ingin mendoktrin, apalagi memaksa Raisa soal apapun. Pun dengan Zico, Agra secara khusus minta bertemu. Dan Zico dengan segera menyanggupi.Dengan membawa Livi, Agra kembali dibuat yakin dengan keputusannya. Dia pasti Zico bisa lebih baik darinya. "Aku izinkan kau berjuang. Tapi dengan satu catatan. Jika dia menolak kau harus enyah dari hadapannya juga Livi."Zico menelan ludah. Ditolak Raisa dia bisa terima. Tapi berjauhan dengan Livi, Zico tidak akan sanggup. Tidak, setelah dia menjalani dua puluh empat jam full bersama sang putri. Zico tidak akan bisa berpisah dengan Livi. Tidak, sesudah dia menyadari betapa berharganya Livi baginya.Maka siang itu dengan harapan setinggi langit, Zico nekat melamar Raisa. Dia yakin lamarannya akan diterima."Sa, mari menikah."Suara Zio membuat Raisa kembali

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 387 LAMARAN

    "Apapa," sebut Livi dengan bibir bertekuk menahan tangis."Ndak apa-apa, Sayang. Apapa nakal jadi pantas dipukul. Tapi kamu gak boleh asal pukul orang."Livi melayangkan tatapan tajam penuh permusuhan pada Agra."He, bukan Om yang salah. Dia yang jahat."Livi menangis dengan tangan sibuk melempar apa saja yang ada di meja. Agra maju tidak terima dengan aksi sang ponakan. Sementara Zico dengan cepat mendekap Livi yang bibir mungilnya terus menyebut om jahat."Kau! Kau jangan mimpi bisa dapatin Raisa," ancam Agra."Agra, berhenti gak!" Pria itu kicep begitu sang istri bicara. Irene mendekati Raisa yang cuma duduk sambil memijat pelipisnya yang berdenyut. Dalam sekejap, Livi sudah jadi perisai hidup untuk ayahnya. Dipandangnya wajah Zico yang memar di beberapa tempat. Saat ini pria itu masih menenangkan Livi yang masih menebar aura permusuhan pada omnya."Ren ....""Jangan tanya, Mbak. Pusing aku." Irene mundur ketika Raisa angkat tanganAgra mendesah frustrasi. Pria itu berdiam diri d

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 386 BERANTAKAN

    "Apa kamu bilang? Zico ke Tokyo?" Lea mengutip ucapan Zio barusan."Lah kan aku sudah bilang kemarin. Abian kasih tahu kalau Zico ke Tokyo. Katanya kerjaannya berantakan, jadi mereka suruh Zico buat healing lagi."Zio berkata sambil mendekati Lea yang sedang menyusui Celio. Zio seketika jadi cemburu. Benda itu bertambah menggiurkan, tapi sekarang bukan lagi miliknya. Ada Celio yang memonopoli tempat favorit Zio."Dia ke Tokyo bukan healing tapi cari perkara. Lihat saja yang ada di sana. Bukannya Zico selalu sakit kepala kalau coba mengingat Raisa," Lea membetulkan posisi Celio supaya lebih nyaman."Kan beda kalau ketemu orangnya langsung. Boy, gantian napa. Dikit aja."Lea menepis tangan Zio yang selalu ingin mengganggu Celio. Bayi lelaki itu sudah bertambah montok dengan pipi seperti bakpao. Tingkahnya juga bikin satu rumah tertawa senang."Memangnya kau setuju kalau Zico dengan Raisa?""Enggak! Jauh-jauh dari yang namanya Agra," balas Zio cepat.Lea seketika memutar bola matanya je

  • ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA   BAB 385 JANGAN MENGELAK

    Livi menangis dengan tubuh Raisa turut gemetar, melihat bagaimana Zico menggelepar menahan sakit di kepala. "Tolong, Dok. Sakit!" Teriak Zico berulang kali.Dia pegangi kepalanya yang serasa mau pecah. Pria itu meringis, mendesis sementara tim medis sedang mencoba mengurangi kesakitan yang Zico rasa.Raisa susah payah berhasil membawa Zico ke klinik terdekat. Tubuh Zico yang tumbuh besar dan tinggi membuat Raisa kesulitan memapah. Ditambah dia sedang menggendong Livi yang sejak itu mulai menangis.Beruntungnya dia bertemu dua orang yang membantu Zico berjalan ke klinik. "Apapa!" Sebut Livi berulang kali. Balita tersebut tampak ketakutan, tapi juga menampilkan ekspresi sedih."Apa yang terjadi padanya?" Seorang dokter bertanya setelah Zico berhasil ditenangkan. Raisa melirik Zico yang mulai tenang, meski sesekali masih meringis kesakitan."Dia bilang pernah kecelakaan, lalu hilang ingatan. Tapi saya tidak tahu detail-nya.""Oke, kami paham. Kami akan memeriksanya lebih lanjut. Takut

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status